Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PENERAPAN BIM 5D PADA PELAKSANAAN PEMBANGUNAN GEDUNG C RUMAH SAKIT UPT VERTIKAL SURABAYA Rhendy Chandra Andika Pratama Pratama; Devi Zettyara; M. Khamim
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i3.6949

Abstract

Proyek Pembangunan Rumah Sakit UPT Vertikal Surabaya khususnya pada Gedung C yang berjumlah 12 lantai mempunyai lingkup pekerjaan yang cukup kompleks karena membutuhkan perencanaan yang matang dengan target waktu selesai pekerjaan 75% dari waktu kontrak sebesar 511 hari. Dalam proyek ini sering kali dihadapkan pada tantangan tidak beraturannya sequence pekerjaan struktur, sehingga berpengaruh dalam estimasi waktu dan biaya, kompleksitas tata letak proyek. Oleh karena itu untuk memperkecil resiko kerugian maka dibutuhkan perencanaan proyek Building Information Modeling (BIM) 5D yang meliputi Permodelan 3D, penjadwalan dan anggaran pelaksanaan. Visualisasi Building Information Modeling (BIM) 3D menghasilkan permodelan 3D berupa gambar 2D, 3D, dan volume untuk mengecek clash detection, WBS disusun berdasarkan tahap-tahap pekerjaan mulai dari pekerjaan persiapan, struktur, dan arsitektur, Visualisasi Building Information Modeling (BIM) 4D menghasilkan visualisasi urutan pekerjaaaan pada proyek mulai dari pekerjaan persiapan, struktur, dan arsitektur, total Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP) sebesar Rp 316.896.754.170,29 dengan deviasi sebesar 6% dari anggaran proyek yang sebesar Rp 336.495.696.788,64.
PROJECT PLANNING PEMBANGUNAN GEDUNG TOWER 3 PADA KAMPUS ITS SURABAYA Tutut Hariani Hariani; Devi Zettyara; Sumardi Sumardi
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i3.6952

Abstract

Proyek Konstruksi Pembangunan Gedung Tower 3 Pada Kampus ITS Surabaya berlokasi di Kampus ITS, Kecamatan Sukolilo, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur. Bangunan gedung ini memiliki 11 lantai + atap luas total ± 9.962 m². Proyek pembangunan ini memiliki tujuan untuk memajukan pengembangan pendidikan dan teknologi riset di Indonesia, dan khususnya pengembangan dan peningkatan kegiatan pendidikan perguruan tinggi di Kota Surabaya. Setiap pembangunan memiliki suatu rencana yang terstruktur yang disebut dengan project planning. Berdasarkan perencanaan yang disusun struktur organisasi yang digunakan berjenis fungsional. Site layout dianalisis sesuai dengan perhitungan safety index serta travelling distance, menggunakan sistem satu gerbang pada traffic management. Pengendalian mutu dibagi menjadi pekerjaan umum dan detail. Strategi yang digunakan adalah sistem zonasi. Dalam rencana memenuhi target zero accident di dalam proyek, diwajibkan untuk semua yang berada di lapangan memakai APD serta mengacu pada safety plan berupa IBPRP, membentuk organisasi K3 di lapangan, membuat program dan sasaran umum K3, membuat jadwal K3 dan mempersiapkan alat penunjang untuk keberhasilan target zero accident. Rencana durasi proyek 464 hari dengan rencana anggaran pelaksanaan sebesar Rp95.972.346.186 untuk pekerjaan persiapan, tanah, struktur bawah, struktur atas, arsitektur dan MEP.
ANALISIS KINERJA WAKTU DAN BIAYA PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG X DI JAWA TIMUR Rifqi Milzan Shabirin; Devi Zettyara
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 4 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i4.8594

Abstract

Pelaksanaan Proyek Pembangunan Gedung X di Jawa Timur dilakukan untuk mendukung pengembangan sarana dan prasarana di bidang pendidikan. Namun, dalam pelaksanaannya, proyek ini mengalami beberapa ketidaksesuaian dengan rencana awal. Misalnya, pada minggu pertama, realisasi progres proyek tidak sesuai dengan target yang ditetapkan, dengan deviasi sebesar -0,042. Untuk itu, diperlukan penanganan yang tepat guna mengatasi permasalahan tersebut. Evaluasi dilakukan untuk menilai kinerja proyek secara menyeluruh agar pelaksanaannya berjalan sesuai rencana dari segi waktu, biaya, mutu, dan K3L, serta untuk memperkirakan waktu dan biaya penyelesaian proyek, mengidentifikasi penyebab penyimpangan, dan merumuskan solusi yang tepat. Evaluasi kinerja waktu dan biaya pada minggu ke-24 dilakukan dengan menggunakan metode Earned Value Analysis (EVA), berdasarkan data laporan mingguan hingga minggu ke-24. Kinerja K3L dievaluasi dengan menggunakan Metode IBPRP yang mengacu pada Permen PUPR No. 10 Tahun 2021 tentang Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) yang ditinjau pada minggu ke-24, kemudian untuk kinerja mutu beton dievaluasi dengan Analisis Kuat Tekan Karakteristik Beton menggunakan data RKS dan hasil uji kuat tekan beton. Hasil evaluasi pada minggu ke-24 menunjukkan bahwa kinerja waktu mengalami keterlambatan (over schedule) dengan nilai Schedule Performance Index (SPI) sebesar 0,972, dan kinerja biaya mengalami inefisiensi (cost overrun) dengan nilai Cost Performance Index (CPI) sebesar 0,964. Estimasi biaya akhir proyek mencapai Rp54.234.001.023,79, lebih tinggi dari anggaran awal sebesar Rp52.263.861.215,59. Evaluasi K3L menunjukkan bahwa sebelum pengendalian, mayoritas risiko berada pada kategori tinggi dan sangat tinggi, namun setelah pengendalian dilakukan, seluruh risiko turun menjadi sedang (76%) dan rendah (24%). Selama evaluasi tidak ditemukan kecelakaan kerja mayor maupun insiden lingkungan signifikan, yang mencerminkan efektivitas pengendalian risiko secara sistematis. Mutu beton struktur bawah juga memenuhi target perencanaan dengan kuat tekan sebesar fc′ = 24,9 MPa.