Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

ANALISIS PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO K3 PADA PELAKSANAAN PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG RUMAH SAKIT MITRA KELUARGA SIDOARJO Farikha Hafiz Istonirsya; Devi Zettyara
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v7i1.8736

Abstract

Penerapan manajemen risiko K3 menjadi aspek krusial dalam menjamin keselamatan dan keberlangsungan proyek konstruksi. Penulisan ini bertujuan untuk menganalisis penerapan manajemen risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada proyek pembangunan Rumah Sakit Mitra Keluarga Sidoarjo. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner. Fokus analisis mencakup tingkat penerapan K3, identifikasi dan evaluasi risiko berdasarkan dokumen IBPRP, pengaturan jalur evakuasi, serta estimasi biaya pelaksanaan K3. Hasil menunjukkan bahwa tingkat penerapan K3 berada pada kategori memuaskan dengan nilai sebesar 87,60%. Evaluasi risiko awal menunjukkan 17,76% pekerjaan tergolong risiko tinggi, yang seluruhnya berhasil ditekan menjadi 0% setelah pengendalian. Risiko sedang tercatat sebesar 28,50% dan risiko rendah sebesar 71,50%. Jalur evakuasi telah dirancang berdasarkan zona potensi bahaya, dengan titik kumpul dan alat pemadam kebakaran yang tersebar secara strategis. Estimasi biaya pelaksanaan K3 sebesar Rp2.340.306.800,00 mencakup sembilan komponen utama, seperti penyediaan APD, pelatihan, serta fasilitas evakuasi dan darurat. Penerapan manajemen risiko K3 dalam proyek ini dinilai efektif. Namun, evaluasi berkala dan optimalisasi penggunaan anggaran tetap diperlukan untuk menjamin keberlanjutan pelaksanaan K3 selama proyek berlangsung.
PENERAPAN BIM 5D PADA PERENCANAAN PEMBANGUNAN GEDUNG STUDENT CENTER UAJY KOTA YOGYAKARTA Muhammad Bagus Permana; Devi Zettyara; Suselo Utoyo
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v7i1.8784

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan Building Information Modeling (BIM) 5D pada pembangunan Gedung Student Center Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), yang sebelumnya menggunakan metode CAD konvensional. BIM 5D digunakan untuk meningkatkan efisiensi, mengurangi kesalahan, dan mengoptimalkan visualisasi serta estimasi biaya. Metode ini mencakup pemodelan 3D, penjadwalan proyek, dan rencana anggaran pelaksanaan (RAP). Data yang dibutuhkan terdiri dari gambar desain, spesifikasi teknis, harga satuan pekerjaan Kota Yogyakarta, dan Permen PUPR No. 4 Tahun 2023. Alat yang digunakan adalah Autodesk Revit 2022 untuk pemodelan dan RAP, Microsoft Project untuk penjadwalan, serta Autodesk Navisworks untuk visualisasi jadwal dan deteksi benturan (clash detection). Model BIM 3D menghasilkan visualisasi tiga dimensi dan data kuantitas yang membantu dalam deteksi benturan. Struktur Work Breakdown Structure (WBS) disusun dari tahap persiapan, struktur, hingga arsitektur. Hasil visualisasi BIM 4D menunjukkan bahwa durasi proyek bisa dipercepat menjadi 353 hari dari rencana awal 366 hari. Total biaya yang diperoleh dalam RAP adalah Rp 72,7 miliar, dengan deviasi 13% dari rencana anggaran awal sebesar Rp 83,6 miliar.
Perencanaan Anggaran Biaya Sistem Jaringan Distribusi Air Bersih Perumahan Aloha ke Jl. Raya S. Parman Sidoarjo Devi Zettyara; Mona Shinta Safitri
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 8 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v6i8.8562

Abstract

Access to clean water is an important indicator of community quality of life. This research aims to analyze budget planning for clean water distribution network systems from Aloha Housing to Jl. Raya S. Parman Sidoarjo in supporting Umbulan Regional SPAM operations. The research methodology uses a descriptive quantitative approach with Work Unit Price Analysis (AHSP) based on Sidoarjo Regency HSPK and current material price references. Primary data was obtained through field surveys and measurement of existing conditions, while secondary data included planning drawings and technical specifications. The results showed a total Budget Plan (RAB) of IDR 5,022,504,000 for a 2,827 km network length with a cost per meter of IDR 1,614,896. The cost structure is dominated by pipe and accessory procurement (57.20%), preparatory work (8.83%), and earthwork (8.32%). Sensitivity analysis revealed that 300 mm PVC pipes contribute 54.59% to total costs with high sensitivity to material price fluctuations. Benchmarking with PUPR HSPK shows positive deviations of 5-11% which can be explained by local factors. Project cost-effectiveness shows a cost per capita served of IDR 125,563/person with a 20-year projected ROI of 12.5% and a payback period of 8.2 years, indicating good economic feasibility. This research recommends optimization through integrated regional procurement, development of technical guidelines for construction methods, and improved spatial planning coordination to reduce inefficiency. The findings support achieving the 2030 universal clean water access target with a cost-effective and sustainable approach.
Studi pengembangan Sistem Jaringan Distribusi Air Bersih Perumahan Aloha ke Jl. Raya S. Parman Sidoarjo Mona Shinta Safitri; Devi Zettyara
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 8 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v6i8.8575

Abstract

The fulfillment of the need for clean water is an important indicator of the level of quality of human life. The Sidoarjo Regency Government in collaboration with PT. East Java Clean Water through the Umbulan regional SPAM project to meet the community's clean water needs. This study aims to analyze the planning of adding a clean water distribution pipeline network from Aloha Housing to Jl. Raya S. Parman using WaterCAD v8 hydraulic simulation. The research methodology includes population growth analysis using geometric methods, calculation of domestic and non-domestic water needs, and hydraulic simulation of piping systems. Population data was obtained from three villages, namely Pepelegi, Wage, and Sawotratap with a projection of the next 10 years. The results of the study show that the total water requirement is 88.75 lt/second to serve 54,753 residents. Hydraulic analysis using WaterCAD showed that the optimal pipe diameter was 300 mm with a residual pressure of 2 bar at the final junction. The simulation shows that the system is able to serve water needs at the minimum conditions, the first maximum (06.00), and the second maximum (18.00). This study provides technical recommendations for the development of effective and efficient clean water infrastructure in the study area.
Pembuatan Peta Kerawanan Salinitas di Wilayah Pesisir Kecamatan Panggungrejo Kota Pasuruan Mohamad Zenurianto; Mona Shinta Safitri; Devi Zettyara; R. A. Mariyana
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 7 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i7.7956

Abstract

Fenomena intrusi air laut, yaitu perembesan air asin ke dalam lapisan air tanah, menjadi perhatian serius di wilayah pesisir, termasuk Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, yang memiliki garis pantai berbatasan langsung dengan Laut Jawa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara jarak garis pantai dengan tingkat salinitas air tanah dan memvisualisasikan sebaran spasial salinitas di Kecamatan Panggungrejo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei lapangan dan pemetaan spasial berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Pengambilan sampel air tanah dilakukan pada 10 titik yang tersebar di wilayah pesisir Kecamatan Panggungrejo, meliputi sumur dangkal warga, sumber air, dan area tambak. Parameter yang diukur meliputi salinitas (ppt), konduktivitas listrik (EC), dan pH. Analisis spasial dilakukan menggunakan metode heatmap berbasis SIG untuk memvisualisasikan sebaran salinitas. Hasil penelitian menunjukkan nilai salinitas berkisar antara 0,1 hingga 0,8 ppt, dengan nilai tertinggi ditemukan pada titik yang berdekatan dengan kawasan tambak di bagian utara Kecamatan Panggungrejo. Analisis spasial menunjukkan adanya korelasi negatif antara jarak dari garis pantai dan nilai salinitas, di mana zona salinitas sedang (0,5–1,0 ppt) terkonsentrasi di bagian utara yang berdekatan dengan tambak, sedangkan zona salinitas rendah (<0,5 ppt) mendominasi bagian selatan wilayah penelitian. Peta kerawanan salinitas yang dihasilkan memberikan gambaran visual mengenai tingkat kerawanan dan arah persebaran pengaruh air asin dari pantai menuju daratan. Penelitian ini merekomendasikan pengendalian pemanfaatan air tanah, rehabilitasi mangrove, dan konservasi lingkungan pesisir untuk menjaga kualitas air dan keberlanjutan hidup masyarakat pesisir Kota Pasuruan.
STUDI KELAYAKAN PROYEK PEMBANGUNAN PERUMAHAN PURI JAYA RAJEG MULYA CLUSTER AMARTHA KABUPATEN TANGERANG Revandi Naufal Hardiyanto; Fadjar Purnomo; Devi Zettyara
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i4.5708

Abstract

Studi kelayakan memainkan peran krusial dalam memastikan keberhasilan proyek pengembangan perumahan. Proyek pembangunan Perumahan Puri Jaya Rajeg Mulya Cluster Amartha di Kabupaten Tangerang di atas lahan seluas 35.995 m² dan rencana pembangunan 299 unit rumah dengan dua tipe berbeda menjadi fokus kajian ini. Dengan tujuan mengoptimalkan penggunaan lahan secara efektif dan mencapai hasil terbaik dari kondisi eksisting, kajian ini melibatkan analisis menyeluruh pada aspek pasar, teknis, dan finansial. Analisis tersebut meliputi identifikasi tipe rumah yang paling diminati masyarakat melalui kuesioner, optimasi site plan dengan software Lindo 6.1, penilaian kelayakan teknis berdasarkan persyaratan lahan, kelayakan finansial melalui beberapa parameter (NPV, BCR, PBP, dan IRR), serta sensitivitas proyek terhadap perubahan kondisi. Hasil analisis pada aspek pasar menunjukkan bahwa tipe rumah 28/60 merupakan tipe yang paling diminati masyarakat. Site plan optimasi berdasarkan minat masyarakat menghasilkan rencana pembangunan 359 unit rumah. Aspek teknis dinyatakan layak dengan persyaratan lahan yang terpenuhi, sementara kelayakan finansial juga dinyatakan layak berdasarkan parameter yang memenuhi kriteria yaitu NPV lebih dari 0, BCR lebih dari 1, PBP kurang dari umur investasi dan IRR kurang dari WACC. Analisis sensitivitas mengindikasikan ketidaklayakan ketika pendapatan turun 10% dan pengeluaran naik 10% dalam kondisi eksisting, serta pendapatan turun 25% dan pengeluaran naik 30% dalam kondisi optimal.
ANALISIS PENJADWALAN DAN BIAYA BERBASIS BIM PADA PEKERJAAN STRUKTURAL PEMBANGUNAN GEDUNG RUMAH SAKIT KOTA KEDIRI Muhammad Ramadhan Bagus Fahreza; Devi Zettyara; Sutikno Sutikno
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i1.5711

Abstract

Proyek Pembangunan Gedung Rumah Sakit Kota Kediri mempunyai luas bangunan sebesar ±1198,60 m2 memiliki 6 lantai dengan ketinggian total +19,50 m. Pada pelaksanaanya, ditemukan terjadinya keterlambatan pada progres mingguan sebesar -0,160% dan ketidaksesuaian dari segi biaya dalam pelaksanaanya terutama pada pekerjaan pengecoran pernah terjadi over 3 m3. Sehingga tujuan dari pembahasan ini untuk mengetahui hasil analisis penjadwalan dan biaya pekerjaan struktural Proyek Pembangunan Gedung Rumah Sakit Kota Kediri. Metode analisis menerapkan Building Information Modeling (BIM) agar perencanaan lebih efisien dan saling terhubung. Software yang digunakan dalam penerapan BIM yaitu untuk desain elemen struktural dan menginput penulangan hingga mendapatkan hasil perhitungan kuantitas menggunakan Cubicost TAS dan TRB sedangkan untuk penjadwalan menggunakan Microsoft Project dan kemudian dalam merencanakan anggaran biaya menggunakan Cubicost TBQ. Berdasarkan analisis pembahasan tersebut diperoleh hasil kuantitas galian tanah sebesar 428,00 m3, kebutuhan titik pancang sebesar 173 titik, kebutuhan beton sebesar 2.081,39 m3, kebutuhan bekisting sebesar 13.221,07 m2, kebutuhan pembesian sebesar 447.057,70 kg. Sehingga dari hasil kuantitas tersebut didapatkan durasi pekerjaan struktural selama 157 hari atau sekitar 22 minggu dengan biaya Rp. 14.063.272.382,64 (empat belas milyar enam puluh tiga juta duaratus tujuh puluh dua ribu tigaratus delapan puluh dua rupiah).
ANALISIS FONDASI TIANG PANCANG BERDASARKAN DATA SPT PADA JEMBATAN DI TOL CIPULARANG KM 71 Imron Sahroni; Moch. Sholeh; Devi Zettyara
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i1.5953

Abstract

Proyek Pembangunan Jembatan Penghubung di Jalan Tol Cipularang KM 71 terletak di Kawasan Kota Bukit Indah Kabupaten Purwakarta Provinsi Jawa Barat. Pada kondisi eksisting proyek ini menggunakan jenis fondasi tiang bor. Hasil pengamatan pelaksanaan di lapangan terdapat beberapa kendala antara lain terjadinya kelongsoran pada lubang tiang dan adanya faktor air hujan yang dapat mempengaruhi mutu beton. Berdasarkan hal tersebut, maka dilakukan analisis tentang penggantian jenis fondasi eksisting tiang bor menjadi tiang pancang, dengan tujuan untuk mendapatkan desain rencana fondasi yang lebih efisien dan ekonomis. Analisis pembebanan dilakukan dengan alat bantu sotfware StaadPro V8i. Metode perhitungan daya dukung tiang menggunakan rumus dari Mayerhoff yang mengacu pada data SPT. Hasil analisis pembebanan struktur di bagian abutment sebesar 22324,5 kN dan dibagian pilar sebesar 48448,23 kN. Diameter fondasi yang paling efektif digunakan berdasarkan daya dukung, penurunan dan biayanya pada abutment adalah Ø 1,2 m dan pada pilar adalah Ø 1 m. Hasil daya dukung fondasi pada abutment dengan Ø1,2 m sebesar 24809,236 kN dengan penurunan fondasi 6,57 cm dan biaya sejumlah Rp 966.735.315,75; sedangkan daya dukung pada pilar dengan Ø1 m sebesar 50617,160 kN dengan penurunan fondasi 9,01 cm dan biaya sejumlah Rp 1.716.648.467,54. Metode pelaksanaan yang dipilih adalah pemanfaatan alat berat Hydraulic Jack In pada saat proses pemancangan dengan pertimbangan faktor keamanan dan kebisingan.
RISK ANALYSIS OF CONSTRUCTION WASTE FACTOR IN THE CONSTRUCTION PROJECT OF APARTMENT WESTOWN VIEW SURABAYA Aushaf Helmi Anwar Ismail; Fadjar Purnomo; Devi Zettyara
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i2.6496

Abstract

Construction waste refers to the depletion of resources resulting from activities that incur direct or indirect costs without add value to the final product or construction progress. This research aims to identify and analyze construction waste factors that influence the construction project of Apartment Westown View Surabaya. A quantitative approach through a questionnaire survey was applied, with respondents consisting of workers involved in the project. Data analysis was conducted using linear regression to determine the most influential factors, and the COSO ERM framework was used for risk management. The results revealed that the most influential factors on construction waste are: (1) Owner: X7.1; (2) Consultant: X2.3; (3) Contractor: X4.4; (4) All parties: X2.3. The overall project performance assessment shows: (1) approved cost increments, (2) approved time increments, (3) good quality of project performance, (4) sufficient level of satisfaction with project performance. The estimated risk mitigation costs are: (1) Owner: 2.76%, (2) Consultant: 2.07%, (3) Contractor: 1.96%, (4) All parties: 3.67% compared to contract value. This research offers important insights for construction project stakeholders to identify and mitigate factors that cause waste, with the aim of improving overall project efficiency and performance.
EVALUASI KINERJA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG APARTEMEN X DI JAKARTA SELATAN Syifa Fayza Balqist; Sitti Safiatus Riskijah; Devi Zettyara
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i2.6577

Abstract

Pelaksanaan Proyek Pembangunan Gedung Apartemen X di Jakarta Selatan dijadwalkan selesai dalam waktu 235 hari kalender dengan nilai kontrak sebesar Rp 54.678.291.146, namun menghadapi kendala pada pelaksanaan pekerjaan struktur sehingga tidak selesai sesuai rencana. Evaluasi kinerja yang komprehensif sangat diperlukan untuk memastikan penyelesaian proyek ini tepat waktu, sesuai anggaran, serta memenuhi standar mutu dan K3L. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja proyek pada Minggu ke-30 ditinjau dari kinerja waktu, biaya, mutu, dan K3L, perkiraan waktu dan biaya di akhir proyek, serta penyebab terjadinya penyimpangan dan solusinya. Evaluasi kinerja waktu dan biaya pada Minggu ke-30dengan Metode EVA menggunakan data laporan harian dan mingguan sampai singgu ke-30, RAB, dan jadwal rencana. Kinerja mutu beton dievaluasi dengan Analisis Kuat Tekan Karakteristik Beton menggunakan data RKS dan hasil uji kuat tekan beton pada pekerjaan struktur bawah, sedangkan kinerja K3L dievaluasi menggunakan Metode HIRARC berdasarkan data penerapan K3L. Hasil evaluasi pada minggu ke-30 menunjukkan bahwa kinerja waktu mengalami keterlambatan (SPI = 0,58), dengan estimasi waktu penyelesaian proyek adalah 37 minggu (3 minggu lebih lama dari rencana). Kinerja biaya mengalami underuncost(CPI = 1,35), dengan estimasi biaya di akhir proyek adalah Rp 52.547.086.400 (lebih rendah Rp 2.131.204.746 dari anggaran). Penyebab dominan penyimpangan yaitu kekurangan tenaga kerja, cuaca buruk, dan slowdown akibat keterlambatan pembayaran oleh pemilik proyek. Solusi yang diusulkan mencakup penambahan tenaga kerja terlatih, memaksimalkan pelaksanaan pekerjaan saat cuaca cerah, dan perbaikan komunikasi terkait pembayaran. Evaluasi mutu beton menunjukkan hasil sesuai dengan persyaratan, sementara evaluasi kinerja K3L menunjukkan hasil bahwa tingkat risiko pelaksanaan proyek sampai minggu ke-30 sebesar 38% dominan pada risiko moderat dan berubah menjadi 100% dominan pada risiko low setelah pengendalian diterapkan dan analisis ulang dilakukan.