Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Bimbingan dan Dukungan Mahasiswa, Sebuah Ilustrasi Kasus Mahasiswa Fakultas Kedokteran yang Terancam Putus Studi beserta Solusi dan Hasil Bimbingan Oktafany Oktafany
Jurnal Kedokteran Universitas Lampung Vol 1, No 2 (2016): JK UNILA
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jk unila.v1i2.1649

Abstract

Mahasiswa kedokteran menghadapi berbagai macam tekanan seperti terjadi pada mahasiswa jurusan lain pada umumnya. Seperti stress menghadapi ujian, beban akademik yang menumpuk, kompetisi, manajemen waktu, kesulitan keuangan, dan penyesuaian dengan teman atau dosen. Bimbingan dan konseling adalah proses pemberian bantuan secara sistematis dan intensif yang dilakukan oleh konselor kepada mahasiswa dalam rangka mencari cara pemecahan masalah demikelangsungan pendidikannya. Mahasiswa M merupakan mahasiswa FK Unila semester lima yang saat ini terancam putus studi. Sesuai dengan peraturan akademik, mahasiswa semester enam dengan IPK kurang dari dua akan dikeluarkan. Bila IP mahasiswa M semester lima dan enam kurang dari tiga, maka IPK mahasiswa M akan kurang dari dua. Masalah selanjutnya yang dialami mahasiswa M adalah masalah penyesuaian, baik itu penyesuaian terhadap lingkungan baru, interaksi dengan teman, interaksi dengan dosen. Berkaitan dengan masalah yang dihadapi mahasiswa M ini diatasi dengan melakukan pendekatan dengan teori motivasi. Menurut teori dari Vroom (1964) tentang cognitive theory of motivation menjelaskan mengapa seseorang tidak akan melakukan sesuatu yang ia yakini tidak dapat melakukannya, sekalipun hasil dari pekerjaan itu sangat ia inginkan. Motivasi menjadi motif bila kebutuhan untuk mencapai tujuan sangat mendesak dan merupakan perubahan energi dalam diri manusia yang dilatarbelakangi oleh perkembangan. Oleh karena itu dalam menghadapi permasalahannya tersebut kadangkala mahasiswa membutuhkan suatu proses bimbingan dan konseling. [JK Unila. 2016;1(2)]Kata kunci: bimbingan,konseling, teori motivasi
Minyak Jelantah Menyebabkan Kerusakan pada Arteri Koronaria, Miokardium, dan Hepar Tikus Putih (Rattus norvegicus) Jantan Galur Sprague dawley Muhartono Muhartono; M. Agung Yudistira P; Nindya Tiaz Putri; Tri Novita Sari; Oktafany Oktafany
Jurnal Kedokteran Universitas Lampung Vol 2, No 2 (2018): Jk Unila
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jk unila.v2i2.1949

Abstract

Minyak jelantah dapat berakibat buruk pada sistem organ. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian minyak jelantah terhadap gambaran histopatologi arteri koronaria, miokardium, dan hepar. Penelitian ini merupakan studi eksperimental dengan rancangan acak terkontrol dengan pola post test only control group design. Sebanyak 25 ekor tikus putih jantan Sprague dawley, dibagi dalam 5 kelompok perlakuan secara acak. Kelompok K (Kontrol) dan kelompok P1, P2, P3, dan P4 yang masing-masing diberikan minyak 1x, 4x, 8x, dan 12x penggorengan dengan dosis 1,5 mL/hari. Hasil penelitian didapatkan rerata diameter lumen arteri koronaria, K:147,02; P1:134,17; P2:126,16; P3:117,19 dan P4:98,28. Rerata skor kerusakan miokardium, K:0,16; P1:0,48; P2:0,96; P3:1,6; P4:1,84. Rerata skor kerusakan hepar, K:0; P1:0,2; P2:1,76; P3:2,88; P4:3,88. Hasil uji One Way Anova terhadap rerata diameter lumen arteri koronaria didapatkan p=0,001. Hasil uji Kruskal Wallis terhadap rerata kerusakan miokardium didapatkan p=0,003 dan rerata kerusakan hepar didapatkan p=0,001. Simpulan pemberian minyak goreng bekas berpengaruh buruk terhadap arteri koronaria, miokardium dan hepar. Kata kunci: arteri koronaria, hepar, minyak goreng bekas, miokardium
Hubungan Mindful Attention Awareness dan Self Efficacy Mahasiswa Tahun Pertama Fakultas Kedokteran Universitas Lampung Oktafany Oktafany; Dwita Oktaria; M. Panji Bintang
Jurnal Kedokteran Universitas Lampung Vol 2, No 2 (2018): Jk Unila
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jk unila.v2i2.1945

Abstract

Mahasiswa baru merupakan mahasiswa yang baru saja mengalami transisi dari masa sekolah menengah atas menuju lingkungan universitas. Sebagian besar mahasiswa baru, mampu beradaptasi dengan lingkungan universitas, namun sebagian kecil mahasiswa mengalami kesulitan dalam beradaptasi di lingkungan universitas. Self efficacy adalah kepercayaan diri individu terhadap segala aspek yang memengaruhi kemampuan untuk melakukan sesuatu. Self efficacy menentukan bagaimana orang berrpikir, merasakan, memotivasi diri mereka dan bertingkah laku. Self efficacy erat kaitannya dengan mindfulnes attention awareness suatu individu. Semakin tinggi self efficacy dan mindfulnes attention awareness individu maka semakin mudah individu tersebut untuk beradaptasi dengan lingkungan baru.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif cross sectionaldan bertujuan untuk mencari hubungan mindfulnes attention awareness dan self efficacy mahasiswa tahun pertama Fakultas Kedokteran Universitas Lampung.. Pengambilan data pada penelitian ini menggunakan alat bantu kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Sampel merupakan total sampling dari mahasiswa kedokteran FK Unila semester 1 sebanyak 223 sampel.Terdapathubungan bermakna antara mindfulnes attention awareness dan self efficacy mahasiswa tahun pertama Fakultas Kedokteran Universitas Lampung..Analisis chi square nilai p< 0,05. Pada uji statistik didapati nilai OR =11,43 yang berarti bahwa responden yang memiliki skor MAAS baik berpeluang sebesar 11,43 kali untuk memiliki skor GSE yang baik, bila dibandingkan dengan responden yang memiliki skor MAAS kurang.Kata Kunci: Mahasiswa Kedokteran, Mindfull Attention awreness,Self Efficacy
Analisis Cost Of Illness pada Pasien Skizofrenia di Poliklinik Psikiatri Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Lampung Farras Qanitah Rony; Nurmasuri Nurmasuri; Oktafany Oktafany; Citra Yuliyanda Pardilawati
Jurnal Kedokteran Universitas Lampung Vol 7, No 1 (2023): JURNAL KEDOKTERAN UNIVERSITAS LAMPUNG
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jkunila71%p

Abstract

Skizofrenia adalah penyakit kronis dan melumpuhkan yang ditandai dengan gejala psikotik yang mengubah persepsi, pikiran, dan perilaku seseorang. Skizofrenia bersifat multifaktorial, yang terjadi karena interaksi faktor genetik, psikologis,dan lingkungan. Skizofrenia menyerang kurang lebih 24 juta orang atau 1 dari 300 orang (0,32%) di seluruh dunia.Prevalensi skizofrenia di Indonesia mengalami kenaikan dari 2 per mil pada tahun 2013 menjadi 8 per mil pada tahun 2018. Sedangkan prevalensi atau angka kejadian pada Provinsi Lampung pada tahun 2018 adalah 6,01 per mil atau ada 6 orang penderita skizofrenia dalam 1000 penduduk. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran sosiodemografi pada pasien skizofrenia. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 115 pasien skizofrenia yang menerima perawatan di poliklinik psikiatri Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Lampung padaFebruari-Maret 2023. Metode pengambilan data dilakukan dengan metode constitutive sampling. Hasil pengolahan data dari wawancara didapatkan data pasien yang menjalani pengobatan di Poliklinik Psikiatri Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Lampung periode Februari-Maret 2023 sebagian besar adalah laki-laki 61,74%. Prevalensi skizofrenia lebih banyakditemukan pada rentang usia 36-45 tahun yakni 32,17%. Sebagian besar pasien memiliki tingkat pendidikan rendah yakni sebanyak 46,96%. Pasien yang tidak bekerja sebanyak 60,87% dan 92,17% pasien memiliki jaminan kesehatan. Persebaran pasien paling banyak ditemukan di Bandar Lampung sebanyak 32,17%.  Kata Kunci : Sosiodemografi, Poliklinik Psikiatri, Skizofrenia
Pengaruh Tingkat Prokrastinasi Akademik dan Kecanduan Smartphone terhadap Prestasi Akademik pada Mahasiswa Aktif Program Studi Farmasi Universitas Lampung Pasca Pandemi Covid-19 Zayatri Nurul Jannaty; Oktafany Oktafany; Citra Yuliyanda Pardilawati; Putu Ristyaning Ayu Sangging
Jurnal Kedokteran Universitas Lampung Vol 7, No 1 (2023): JURNAL KEDOKTERAN UNIVERSITAS LAMPUNG
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jkunila71%p

Abstract

Pandemi Covid-19 pada tahun 2020 hingga 2022 banyak mengubah perilaku belajar mahasiswa. Dampaknya yaitu tingkat kecanduan smartphone naik akibat kebutuhan teknologi penunjang pendidikan yang meningkat, sehingga membuat penggunaan smartphone juga meningkat. Penggunaan smartphone di luar fungsi akademik berpengaruh terhadapmeningkatnya perilaku prokrastinasi akademik, yaitu penundaan pekerjaan dan tugas akademik. Penelitian terdahulu banyak yang telah membuktikan bahwa perilaku prokrastinasi akademik dan kecanduan smartphone memiliki keterkaitan dan mempengaruhi prestasi akademik mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkatprokrastinasi akademik dan kecanduan smartphone terhadap prestasi akademik pada mahasiswa aktif Program Studi Farmasi Universitas Lampung pasca pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 209 responden. Alat ukur yang digunakan berupa Academic Procrastination Scale, Smartphone Addiction Scale-Short Version, dan data indeks prestasi kumulatif (IPK) dari situs akademik UniversitasLampung. Berdasarkan analisis korelasi dengan uji Rank Spearman, didapatkan bahwa tidak terdapat pengaruh bermakna antara prokrastinasi akademik dan prestasi akademik (p=0,997), serta tidak ditemukan pula pengaruh yang signifikan antara kecanduan smartphone dan prestasi akademik (p=0,137) pada mahasiswa aktif Program Studi Farmasi Universitas Lampung pasca pandemi Covid-19.  Kata Kunci: kecanduan smartphone, prestasi akademik, prokrastinasi akademik
Seorang Perempuan 21 Tahun dengan Autoimmune Hemolytic Anemia (AIHA) dan Systemic Lupus Erythematosus (SLE) Oktafany Oktafany; Deborah Natasha
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 4 No. 1 (2017): Jurnal Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Autoimmune anemia hemolytic (AIHA) adalah sebuah kelainan pada sel darah merah yang ditandai dengan kerusakan eritrosit oleh autoantibodi dalam tubuh pasien. AIHA bisa terjadi pada penderita-penderita Systemic Lupus Erythematosus (SLE). Seorang perempuan, 21 tahun datang ke Unit Gawat Darurat Rumah Sakit Jendral Ahmad Yani kota Metro dengan keluhan lemas seluruh tubuh disertai dengan gejala nyeri sendi, nyeri perut, nyeri kepala dan riwayat sindrom nefrotik berulang. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis, malar rash, nyeri pada regio epigastrium, limpa di Schuffner 3 dan nyeri ketika sendi digerakkan. Pada pemeriksaan laboratorium, Hemoglobin (Hb) pasien 7,6 g/dL, pada pemeriksaan morfologi apusan darah tepi ditemukan anemia normositik normokromik suggest anemia hemolitik, dan coombs test dengan hasil positif. Pasien disarankan untuk melakukan pemeriksaan profil ANA, haptoglobin. Pasien diterapi dengan IVFD RL 2000 cc/24 jam, methylprednisolone 125 mg/12 jam injeksi, transfusi PRC sampai dengan Hb 12 g/dL dan pengawasan saat transfusi serta pengukuran tanda-tanda vital berkala. Pasien dirawat selama satu minggu di ruang penyakit dalam dan hasil ANA test positif. Pasien pulang dengan perbaikan kondisi serta kadar Hb mencapai 12,5 g/dL .Kata kunci: AIHA, ANA test, Coombs test, SLE
Efektivitas Lidah Buaya (Aloe Vera) terhadap Konstipasi Elina Rahma; Oktafany Oktafany
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 5 No. 1 (2018): Jurnal Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konstipasi adalah keadaan dimana terjadi suatu penurunan frekuensi pergerakan usus yang disertai dengan perpanjangan waktu dan kesulitan defekasi. Konstipasi merupakan masalah kesehatan yang sering dialami orang di dunia. Konstipasi dapat terjadi pada semua umur, tetapi lebih sering terjadi pada anak-anak maupun usia lanjut. Faktor yang paling banyak menyebabkan konstipasi yaitu kurangnya asupan serat dan cairan yang dapat menyebabkan feses keras dan sulit buang air besar. Penanganan alternatif konstipasi yaitu dengan menggunakan lidah buaya (Aloe vera) yang memiliki efek laksan sama dengan laksansia golongan laksatif stimulan. Lidah buaya (Aloe vera) merupakan famili Liliaceae yang memiliki efek pencahar karena daun lidah buaya (Aloe vera) mengandung bahan aktif yaitu Aloe-emodin-anthrone dan Barbaloin. Mula kerja lidah buaya (Aloe vera) sama dengan laksansia golongan laksatif stimulan yaitu 6-12 jam setelah pemberian. Pemberian daging lidah buaya (Aloe vera) dengan dosis tertentu memiliki rata-rata frekuensi defekasi dan berat feses lebih tinggi dibandingkan dengan pemberian obat laksansia sehingga efektivitas daging daun lidah buaya (Aloe vera) juga lebih tinggi dibandingkan obat laksansia.Kata kunci: lidah buaya (Aloe vera), konstipasi
Hubungan Kesiapan Belajar Mahasiswa Tahun Kedua terhadap Nilai Ujian Praktikum Patologi Anatomi (PA) di Fakultas Kedokteran Universitas Lampung Rachel Junita Sitepu; Rika Lisiswanti; Susianti Susianti; Oktafany Oktafany
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 6 No. 2 (2019): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Self-Directed Learning Readiness (SDLR) merupakan kesiapan belajar mahasiswa terhadap lingkungan belajarnya dan kemandirian yang menuntut mahasiswa untuk belajar. Praktikum adalah bagian dari pengajaran yang bertujuan agar mahasiswa mendapat kesempatan untuk menguji dan melaksanakan teori yang telah diterima. Metode praktikum dapat dilakukan di laboratorium sehingga efektif untuk mencapaitiga keterampilan yaitu kognitif, efektif dan psikomotor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kesiapan belajar mandiri mahasiswa tahun kedua terhadap nilai ujian praktikum Patologi Anatomi(PA) di Fakultas Kedokteran Universitas Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Terdapat sebanyak 177 responden dengan menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner Self-Directed Learning Readiness (SDLR) yang diadopsi dari Zulharman. Berdasarkan hasil analisis univariat skor SDLR yang paling banyak dimiliki oleh responden yaitu skor tinggi sebanyak 67,2% dan skor sedang sebanyak 32,8%. Tingkat kelulusan pada ujian praktikum PA sebanyak 53,4% dan tidak lulus sebanyak 46,6%. Berdasarkan analisis bivariat dengan uji Chi-square didapatkan hasil bahwa tidak terdapat hubungan antara self-directed learning readiness dengan nilai ujian praktikum PA dengan nilai p= 0,192 (p>0,05).Kata kunci: laboratorium, praktikum, self-directed learning readiness (SDLR).
Hubungan Ko-infeksi Ascariasis dan Malaria Dengan Kadar Hemoglobin di Wilayah Kerja Puskesmas Hanura Periode Desember 2016 Khairul Anam; Jhons Fatriyadi Suwandi; Oktafany Oktafany
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 6 No. 2 (2019): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hemoglobin merupakan komponen penting dalam tubuh yang berperan dalam transpor oksigen. Kekurangan hemoglobin dalam tubuh dapat menyebabkan masalah kesehatan yang disebut anemia. Anemia merupakan masalah kesehatan masyarakat terbesar di dunia. Anemia pada umumnya terjadi diseluruh dunia, terutama di negara berkembang dan pada kelompok sosio-ekonomi rendah. Banyak faktor yang menjadi penyebab anemia salah satunya infeksi parasit. Terdapat Hubungan antara infeksi malaria dan kejadian anemia. Selain malaria, kejadian anemia dapat juga disebabkan oleh infeksi ascaris. Pada daerah dengan tingkat endemisitas tinggi dapat terjadi infeksi bersamaan antara parasit yang disebut ko- infeksi. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan ko-infeksi pada kadar Hb penderita. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode cross sectional, Sampel pada penelitian ini berjumlah 23 orang penderita malaria dan diambil dengan metode consecutive, sampel diperiksa feses dan darah untuk identifikasi infeksi ascaris dan kadar Hb. Data diolah dengan program analisi data dengan uji Unpaired T-test pada tingkat kemaknaan 95% (α=0,05) Dari 23 totalsampel berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium didapatkan 7 yang positif ko-infeksi malaria dan ascaris. Rerata kadar Hb dari 23 responden yang menderita malaria sebesar 12,40 g/dl dengan kadar Hb laki-laki lebih tinggi dari perempuan. Berdasarkan uji statistik didapatkan nilai p value sebesar 0,35. Secara statistik Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara ko-infeksi malaria ascariasis dengan kadar Hb.Kata kunci:, Infeksi Ascaris, Infeksi Malaria, Kadar Hb, Ko-infeksi.
Aktivitas Antibakteri Dari Tanaman Mangga (Mangifera indica L.): Tinjauan Pustaka Fragil Khoirul Basyar; Novita Carolia; Oktafany Oktafany; Rasmi Zakiah Oktarlina
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 9 No. 1 (2022): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Antibiotik merupakan zat yang dihasilkan mikroorganisme yang berguna memperlambat atau membunuh tumbuh kembangnya mikroorganisme lain. Saat ini, antibiotik digunakan secara massif. Penggunaan antibiotikyang besar-besaran dengan tujuan untuk terapi infeksi akan meningkatkan kemungkinan terjadinya resistensi antibiotik. Resistensi antibiotik dapat dihindari dengan penggunaan antibiotik alternatif. Salah satu tanaman yang digunakan sebagai antibiotik alternatif adalah mangga. Mangga mengandung senyawa makronutrieun, mikronutrieun dan fitokimia. Senyawa fitokimia yang terkandung dalam mangga seperti flavonoid, tanin, saponin, mangiferin, terpenoid dan alkaloid yang diduga senyawa-senyawa tersebut mampu menghambat tumbuhnya bakteri. Bagian-bagian mangga seperti daun, kulit, biji dan daging memiliki aktivitas antibakteri yang dapat menjadi alternatif penggunaan antibiotik sehingga dapat mencegah terjadinya resistensi antibiotik.Kata Kunci: aktivitas antibakteri, antibiotik, mangga, resistensi antibiotik.