Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Efektivitas Pembelajaran Membaca Puisi dengan Teknik Skema pada Siswa SMP Kelas VIII Taufik Taufik; Andang Andang
Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) Vol. 2 No. 3 (2021): Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah (elrispeswil)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/ainj.v2i3.72

Abstract

Peneltian ini medeskripsikan tentang efektivitas pembelajaran dalam membaca puisi dengan menggunakan teknik Skema. Pendekatan yang digunakan dalam pennelitian ini adalah pendekatan kuantintatif. Adapun Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data menggunakan teknik tes dan angket, sedangkan teknik analisis datanya menggunakan rumus analisis regresi linear sederhana dan pengujian hipotesis dengan menggunakan rumus uji T. Hasilnya menunjukan bahwa nilai a (kostanta) sebesar 0,856, nilai b (koefisien) sebesar 1,002, jadi Y = a+bx yaitu Y=0,856 + 1,002X. Yang berarti terdapat efektifitas yang positif dan signifikan antara pembelajaran membaca puisi dengan menggunakan teknik skema, kemudiian dilanjutkan dengan analisis hubungan korelasi antara pembelajaran membaca puisi dengan teknik skema menunjukan nilai rxy sebesar 0,926. Dilanjutkan dengan analisis koefiesien determinasi menunjukan nilai sebesar 85,74 dan dilakukan pengujian hipotesis dengan uji T menunjukan nilai Thitung = 12,24 dibandingkan dengan harga Ttabel dengan df = 27, pada taraf 5% diperoleh Ttabel = 1,703. Jadi Fhitung > Ftabel Ha di terima dan Ho di tolak. Simpulanya adalah ada efektivitas yang positif dan signifikan antara membaca puisi dengan menggunakan teknik skema di SMP Negeri 3 Dompu.
PKM – Pemanfaatan Jammer untuk Meminimalisir Kecanduan Smartphone pada Siswa di Kabupaten Dompu Andi Prayudi; Fathirma’ruf Fathirma’ruf; Taufik Taufik; Muh. Hijrah; Faujiah Faujiah
Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) Vol. 4 No. 3 (2023): Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah (elrispeswil)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/ainj.v4i3.310

Abstract

Salah satu sekolah yang menerapkan aturan penggunaan Smartphone pada proses kegiatan belajar mengajar di Kabupaten Dompu adalah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 02 Dompu. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra adalah (1) Banyaknya siswa yang melangggar aturan tentang penggunaan Smartphone pada saat proses KBM sehingga kurangnya efektif pembelajaran di sekolah tutur guru bimbingan konseling (BK) SMK Negeri 02 Dompu; (2) Sering kedapatannya siswa membuka situs dewasa di lingkungan sekolah. (3) Banyaknya siswa yang bermain game online yang mengakibatkan telatnya masuk pada jam pelajaran setelah istrahat. solusi yang terapkan adalah penerapan Jammer Signal. Metode pelaksanaan pada pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini yaitu (1) tahapan persiapan program; (2) tahapan pelaksanaan program dan; (3) tahapan monitoring dan evaluasi program keberlanjutan. Hasil dari PKM terdapat penurunan jumlah siswa yang membawa serta menggunakan smartphone disekolah sebesar 30%. Kesimpulan PKM ini adalah memberikan manfaat kepada mitra khususnya pengurangan penggunaan Smartphone pada siswa serta meningkatkan keilmuan dalam bidang elektronika, sehingga siswa mampu mempelajari komponen-komponen elektronika kemudian merakitnya bukan hanya rangkaian jammer tapi rangkaian elektronika lainnya.
Investigating Indonesian EFL preservice teachers Diana Purwati; Fathirma'ruf Fathirma'ruf; Amalia Lakehu; Taufik Taufik
Journal on English as a Foreign Language Vol 14 No 1 (2024): Issued in March 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Palangka Raya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/jefl.v14i1.7625

Abstract

The role of technology in learning English as a foreign language (EFL) remains significant. While numerous studies explored the effectiveness of technology in learning EFL, there is a paucity of research that examines EFL preservice teachers' digital technological awareness and their challenges in using technology in EFL learning. This study aims to investigate EFL preservice teachers' digital technological awareness and their challenges. This case study involved six EFL preservice teachers from the English Education Program at one of the higher colleges in West Nusa Tenggara Province, Indonesia. The data were garnered through in-depth interviews and observations. Thematic analysis was used to analyze the data. The result shows that teachers
Meaning-making and literary literacy in digital classrooms: Student engagement with local literature Taufik Taufik; Furqanul Hakim
LITERA Vol. 25 No. 2: LITERA (JULY 2026)
Publisher : Faculty of Languages, Arts, and Culture Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ltr.v25i2.95864

Abstract

Literature learning in digital classrooms presents opportunities and challenges for the development of literary literacy and student engagement. This study aims to explore students’ literary literacy and engagement and understand their meaning-making processes when interacting with local literature in digital literature learning. The study employed a mixed methods approach with an explanatory sequential design.  Quantitative data were collected through questionnaires administered to 78 eighth-grade students at SMP Negeri 2 Dompu between March and May 2025 to measure literary literacy, student engagement, and perceptions of local literature. Qualitative data were obtained through interviews, students’ digital written responses, and classroom observations, which were analyzed to elaborate the quantitative findings. The results indicate that students’ literary literacy and engagement are at moderate to high levels, with affective engagement being the most dominant dimension, while critical reflection and cognitive engagement are limited. Qualitative findings reveal that the depth of students’ meaning-making of local literature is correlated with their engagement levels and influenced by pedagogical design and multiliteracies practices within the digital classroom. The study highlights integrating local literature and reflective instructional design to enhance literary literacy in digital learning contexts.