Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Faktor Determinan Pengembangan Kapasitas Perawat dalam Pelayanan Kesehatan Suprapto Suprapto; Trimaya Cahya Mulat; Ismail Ismail; Erlina Y Kongkoli
Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Vol 10 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Keperawatan Sandi Karsa (Merger) Politeknik Sandi Karsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35816/jiskh.v10i2.628

Abstract

Introduction; Health services are public services carried out by organizations or health service facilities as an effort to fulfill the basic needs of the community. Aim; determine the determinant factors in developing the capacity of nurses in health services. Method; This research is qualitative, the data sources used are primary and secondary data sources. Data were collected by observation, interviews, and document studies. The data analysis used was descriptive qualitative through in-depth interpretation and meaning by simplifying data, presenting data, and making conclusions, and validating by data triangulation. Results: That the determinant factors determine the capacity development of nurses as follows; leadership; commitment; resources; culture; spiritual; technology; Conclusion; that it can be stated that the research findings on the strategy of developing the capacity of nurses in health services can be realized by; education and training based on spiritual aspects and technological aspects in developing nurse capacity.
Hubungan Paparan Bising di Tempat Kerja dengan Gangguan Pendengaran pada Pekerja Pabrik Soraya; Sahabuddin; Trimaya Cahya Mulat; Devin Mahendika; M. Hamdani Silaban
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2955

Abstract

Paparan bising di lingkungan kerja merupakan salah satu masalah kesehatan kerja yang sering diabaikan, terutama pada industri manufaktur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat paparan bising di tempat kerja dengan gangguan pendengaran pada pekerja pabrik. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan jumlah sampel 120 pekerja dari tiga bagian produksi yang memiliki tingkat kebisingan berbeda. Data dikumpulkan melalui pengukuran intensitas bising menggunakan sound level meter dan pemeriksaan audiometri pada pekerja. Analisis menggunakan uji chi-square dan regresi logistik untuk melihat hubungan dan risiko relatif. Hasil penelitian menunjukkan 52,5% pekerja mengalami gangguan pendengaran ringan hingga sedang, dengan mayoritas bekerja pada area dengan tingkat kebisingan >85 dB. Uji statistik menunjukkan adanya hubungan signifikan antara paparan bising dengan gangguan pendengaran (p=0,001). Pekerja yang terpapar bising tinggi memiliki risiko 3,4 kali lebih besar mengalami gangguan pendengaran dibandingkan yang terpapar bising rendah. Studi ini menegaskan perlunya pengendalian kebisingan dan penggunaan alat pelindung diri (APD) seperti earplug atau earmuff untuk mencegah kerusakan pendengaran lebih lanjut.
Pelatihan Perawatan Lansia Dengan Demensia: Implementasi Asuhan Keperawatan Di Komunitas Sri Ariyanti; Rachmat Ramli; Trimaya Cahya Mulat; Rahmat Pannyiwi
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Desember)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v4i1.872

Abstract

The increasing elderly population in Indonesia has led to a rise in dementia cases, requiring special attention in caregiving. Families and communities play an essential role in maintaining the quality of life of older adults with dementia through community-based nursing care. This community service program aimed to improve family knowledge and skills in providing nursing care for elderly people with dementia in the working area of Puskesmas X. The methods used included interactive lectures, demonstrations, group discussions, and leaflet distribution. Participants consisted of 25 families caring for elderly individuals with mild to moderate dementia. The results showed an 82% increase in participants’ knowledge based on pre- and post-test evaluations. Participants were able to understand the basic concepts of dementia, effective communication techniques, and elderly care principles. This program strengthens the role of families in maintaining cognitive function and emotional well-being among the elderly in the community.
Kegiatan Skrining Gula Darah Dan Kolesterol Dalam Upaya Pencegahan Dini Diabetes Mellitus Imelda Appulembang; Sofyan Sofyan; Trimaya Cahya Mulat; Susi Susanti
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Desember)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v4i1.931

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) is a non-communicable disease with a steadily increasing prevalence, especially in Indonesia. One early prevention effort is detection through regular blood sugar and cholesterol screening, particularly in adults. This community service activity aims to raise public awareness of the importance of early screening as a form of preventing the risk of DM. The activity was conducted in Village X and involved 110 participants aged 30–65 years. The screening included random blood sugar (BGS), total cholesterol, blood pressure, body mass index (BMI), and counseling on a healthy lifestyle. The results showed that 28% of participants had a BGS above the normal limit (>140 mg/dL), 36% had high cholesterol (>200 mg/dL), and 42% had a BMI in the overweight-obese category. After the education, 85% of participants reported an increased understanding of DM risk factors and the importance of regular check-ups. This activity has proven effective as a promotive and preventive measure to reduce the risk of DM in the community.
Pelatihan Keluarga Sehat Tentang Imunisasi Sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Yang Dapat Dicegah Dengan Vaksin (PD3I) Trimaya Cahya Mulat; Rachmat Ramli
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Maret)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v4i2.1133

Abstract

ABSTRACT Immunization is an effective health intervention in preventing infectious diseases in children. Vaccine-preventable diseases (VPD3I) such as measles, diphtheria, tetanus, polio, and hepatitis B remain a health problem in several regions due to low immunization coverage. Lack of family knowledge about the benefits of immunization and inaccurate information about vaccines often lead to hesitation in immunizing children. This community service activity aims to increase family knowledge and awareness about the importance of immunization through healthy family training on immunization. Implementation methods included health education, interactive discussions, training on the child immunization schedule, and pre- and post-activity knowledge evaluations. The results of the activity showed an increase in family knowledge and positive attitudes toward immunization. The healthy family training has proven effective in raising public awareness about the importance of immunization as a preventative measure for vaccine-preventable diseases. Keywords: Immunization, PD3I, Health Promotion, Healthy Family ABSTRAK Imunisasi merupakan salah satu intervensi kesehatan yang efektif dalam mencegah penyakit menular pada anak. Penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I) seperti campak, difteri, tetanus, polio, dan hepatitis B masih menjadi masalah kesehatan di beberapa wilayah akibat rendahnya cakupan imunisasi. Kurangnya pengetahuan keluarga mengenai manfaat imunisasi dan adanya informasi yang tidak tepat mengenai vaksin seringkali menyebabkan keraguan dalam memberikan imunisasi kepada anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran keluarga mengenai pentingnya imunisasi melalui pelatihan keluarga sehat tentang imunisasi. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, pelatihan mengenai jadwal imunisasi anak, serta evaluasi pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan sikap positif keluarga terhadap imunisasi. Pelatihan keluarga sehat terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya imunisasi sebagai upaya pencegahan penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin. Kata Kunci: Imunisasi, PD3I, Promosi Kesehatan, Keluarga Sehat