Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Syntax: Journal of Software Engineering, Computer Science and Information Technology

ANALISIS SENTIMEN KOMENTAR YOUTUBE TERHADAP ISU KESEHATAN MENTAL MENGGUNAKAN ALGORITMA NAÏVE BAYES DAN K-NEAREST NEIGHBOR (KNN) Hayati, Nur; Tri Nowo, Suryandika; Suhardi, Bambang; Rosnelly, Rika
Syntax : Journal of Software Engineering, Computer Science and Information Technology Vol 6, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/syntax.v6i1.6060

Abstract

Kesehatan mental merupakan salah satu isu yang semakin mendapat perhatian di seluruh dunia. Masalah kesehatan mental sering kali diabaikan, namun dampaknya dapat merusak kualitas hidup individu dan masyarakat secara keseluruhan. Faktor lain yang mempengaruhi upaya penyuluhan kesehatan mental adalah pemahaman yang kurang baik dan kesadaran yang rendah tentang kesehatan mental. Dari penjelasan permasalahan tersebut maka perlu adanya analisis sentimen untuk mengetahui opini masyarakat terhadap kesehatan mental di media sosial youtube. Analisis sentimen merupakan suatu proses untuk memahami emosi atau sentimen dari suatu teks yang ditulis oleh pengguna baik berupa sentimen positif, netral ataupun negatif.  Proses pengambilan dataset dilakukan mengunakan platform Google Colab untuk crawling data dan terkumpul sekitar 2.703 komentar. Setelah dilakukan proses cleaning dan preprocessing jumlah data yang tersisa adalah sebanyak 1700. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan algoritma Naïve Bayes dan K-Nearest Neighbor (k-NN).  Dalam penelitian ini, dua metode yang digunakan yaitu pelabelan manual dan pelabelan otomatis menggunakan tools RapidMiner. Pada tahap pertama, pelabelan manual dilakukan pada 305 data menghasilkan nilai akurasi 95% untuk algoritma Naïve Bayes dan nilai akurasi 85.88% untuk algoritma k-NN. Pada tahap kedua, pelabelan otomatis digunakan dengan data latih sebanyak 305 data dan data uji 1.395 data menghasilkan nilai akurasi 68.01% untuk algoritma Naïve Bayes dan nilai akurasi 48.97% untuk algoritma k-NN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma Naïve Bayes memiliki akurasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan algoritma K-Nearest Neighbor dalam mengklasifikasikan sentimen dari komentar YouTube terkait isu kesehatan mental.
EKSPLORASI PADA PEMETAAN KLASIFIKASI RADIOGRAF TORAKS PENYAKIT PARU-PARU MENGGUNAKAN CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK (CNN) Zai, Andreas Rezeki; Suhardi, Bambang; Nowo, Surya Tri; Rosnelly, Rika; Setiawan, Adil
Syntax : Journal of Software Engineering, Computer Science and Information Technology Vol 6, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/syntax.v6i2.7296

Abstract

ABSTRAKAbstrak— Radiograf toraks (CXR) merupakan alat penting dalam diagnosis penyakit paru, namun interpretasinya memerlukan keahlian khusus dan berpotensi menimbulkan bias. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi kinerja lima arsitektur Convolutional Neural Network (CNN) berbasis transfer learning, yaitu VGG16, ResNet50, EfficientNetB0, DenseNet121, dan MobileNetV2, dalam mengklasifikasikan lima kelas penyakit paru-paru: bacterial pneumonia, COVID-19, tuberculosis, viral pneumonia, dan normal. Dataset yang digunakan dilengkapi dengan preprocessing CLAHE-RGB, augmentasi data, serta penanganan ketidakseimbangan kelas menggunakan class weighting. Evaluasi dilakukan dengan empat skenario epoch (5, 10, 15, dan 30), serta menggunakan metrik akurasi, precision, recall, F1-score, dan confusion matrix. Hasil menunjukkan bahwa model VGG16 pada epoch ke-15 memberikan performa terbaik dengan akurasi 93,95% dan F1-score 0,94. Penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi preprocessing yang tepat dan arsitektur CNN yang sesuai mampu meningkatkan akurasi klasifikasi penyakit paru secara signifikan. Kata Kunci— Convolutional Neural Network, Citra CXR, VGG16, Transfer Learning, CLAHE, Penyakit Paru. ABSTRACTAbstract— Chest radiography (CXR) is a vital tool in diagnosing pulmonary diseases, yet its interpretation often requires expert analysis and may involve subjectivity. This study explores the performance of five Convolutional Neural Network (CNN) architectures: VGG16, ResNet50, EfficientNetB0, DenseNet121, and MobileNetV2 for classifying five categories of lung conditions: bacterial pneumonia, COVID-19, tuberculosis, viral pneumonia, and normal. The dataset underwent preprocessing using CLAHE-RGB enhancement, data augmentation, and class balancing with class weighting. Each model was trained using four epoch scenarios (5, 10, 15, and 30) and evaluated based on accuracy, precision, recall, F1-score, and confusion matrix. The results indicate that VGG16 with 15 epochs achieved the best performance, reaching 93.95% accuracy and 0.94 F1-score. This study demonstrates that combining appropriate preprocessing techniques with suitable CNN architectures significantly enhances classification performance for pulmonary disease detection. Keywords— Convolutional Neural Network, CXR images, VGG16, Transfer Learning, CLAHE, Lung Disease.