Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Implementasi Peraturan Walikota Bogor Nomor 13 Tahun 2016 di Kawasan Seputar Kebun Raya Bogor Pamungkas, Chinoo Wanaputra; Suhardiyanto, Andi
Unnes Political Science Journal Vol 4 No 1 (2020): January
Publisher : Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peraturan dilaksanakan dengan tujuan untuk mengoptimalkan penggunaan jaringan jalan guna meningkatkan keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas. Jalan utama yang diberlakukan sistem satu arah adalah Jalan Otto Iskandardinata, Jalan Ir. H. Djuanda, dan Jalan Jalak Harupat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil Penelitian ini adalah 1) implementasi Peraturan Walikota Bogor Nomor 13 Tahun 2016 membahas Sistem Satu Arah dan 2) Standar Operasional Protokoler Sistem Satu Arah. Regulations are implemented with the aim of optimizing the use of the road network to improve safety, order, and smooth traffic. The main road used by the one way system is Jalan Otto Iskandarnata, Jalan Ir. H. Djuanda, and Jalan Jalak harupat. The research method used in this study is qualitative. Data collection techniques using observation, interviews, and documentation. The results of this study are 1) the implementation of Bogor Mayor Regulation Number 13 Year 2016 discusses the One Way System and 2) The Standard Operational Protocol of the One Way System.
Strategi Pemenangan H. Nuruddin Amin (Gus Nung) dengan Mengonstruksi Identitas Nahdlatul Ulama pada Pemilihan Legislatif 2019 di Jepara Nikmah, Choris Satun; Suhardiyanto, Andi
Unnes Political Science Journal Vol 5 No 1 (2021): January
Publisher : Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui strategi pemenangan H. Nuruddin Amin dengan mengonstruksi identitas NU pada Pileg 2019 di Jepara; dan (2) menganalisis faktor pendukung strategi pemenangan H. Nuruddin Amin (Gus Nung) dengan mengonstruksi identitas NU dalam Pileg 2019 di Jepara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Fokus penelitian adalah strategi pemenangan dan faktor pendukung yang digunakan Gus Nung dengan mengonstruksi identitas NU pada pemilihan legislatif di Jepara. Sumber data diperoleh dari informan dan dokumen pendukung. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Strategi pemenangan H. Nuruddin Amin (Gus Nung) dengan mengonstruksi identitas Nahdlatul Ulama terdiri dari strategi ofensif dan strategi defensif. Strategi ofensif , berupa membentuk Tim Sukses, menyusun program kampanye, membangun visi berbasis identitas NU, memperkuat image NU, dan segmentasi pemilih serta pengelolaan media. Sementara, Strategi defensif, yaitu silaturahmi melalui acara keagamaan, santunan Yatama, takziah, dan pembagian tunjangan hari raya. (2) faktor pendukung, yaitu: pertama, merawat Ketokohan dengan kredibilitas keluarga sebagai Tokoh Nahdlatul Ulama. Kedua, memantapkan kelembagaan dengan kontruksi image atau citra diri yang sama antara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Gus Nung, yaitu citra PKB sebagai partainya orang NU.Saran yang dapat peneliti rekomendasikan (1) Calon anggota legislatif diharapkan mampu mengelola waktu dengan baik, menjaga ketokohan, merawat kesan Tokoh Nahdlatul ulama dan menjaga komunikasi serta hubungan yang baik dengan masyarakat atau konstituen. (2) Tim pemenangan diharapkan bisa mengevaluasi dan memperbaiki program kampanye, serta membangun komunikasi yang lebih terorganisir antara tim pemenangan dengan alumni madrasah.
Marketing Politik Pasangan Hendrar Prihadi – Hevarita Gunaryanti Rahayu Dalam Pilkada Tahun 2015 Di Kota Semarang Larasanti, Firna; Susanti, Martien Herna; Suhardiyanto, Andi
Unnes Political Science Journal Vol 1 No 1 (2017): January
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/upsj.v1i1.19851

Abstract

Political marketing are all means used in political campaigns to influence voters' choices. The purpose of this study was to determine: 1) Political marketing applying pair Hendi - Ita in the elections of 2015 in the city of Semarang. 2) Supporting and inhibiting factors. Test the validity of the data using triangulation. Data analysis was performed through four grooves namely the collection, reduction, presentation and verification of data. The results showed that 1) Pair-ita Hendi can apply with good political marketing. This is evidenced in which the couple did not take a long time and is difficult to embed the political image as the figure that has been known by the public. The images-images that are sold in the nomination, campaign and political promises. 2) The supporting factors that figure and track record, the incumbent, the bearer party support for the winning team and a team of volunteers, to build a network-based organization and network with community leaders. Whereas the inhibiting factor that is limiting the open campaign. The proposed recommendation is 1) The election of pair-Ita Hendi as Mayor and Deputy Mayor of Semarang from 2015 to 2020 they had to run what has been promised. 2) Need to political education for the community that pilihanya according to the thinking and logical consideration.
Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Tahun 2015 Di Desa Dagan Kecamatan Bobotsari Kabupaten Purbalingga Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 112 Tahun 2014 P., Catur Teguh; Suhardiyanto, Andi; Setiajid, Setiajid
Unnes Political Science Journal Vol 1 No 2 (2017): July
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/upsj.v1i2.20084

Abstract

The village head is the figure of village leaders who have a very large role in leading the organization of village government, fostering the lives of villagers maintain peace and order in rural communities. Therefore, in selecting candidates for village chief should be selective and meets the requirements specified in the Regulation No. 112 of 2014. The purpose of this study is to investigate the implementation of village chief by Regulation No. 112 of 2014 on the election of village chief Dagan. This study used descriptive qualitative approach by using interactive analysis. The research location is in the village of Dagan Sub Bobotsari Purbalingga district. The focus of research is centered on the election of village chief in the village of Dagan of the stages of preparation, nomination, voting and determination. The results showed that at the early stages of the process of the election preparations village chief Dagan was in accordance with Regulation No. 112 of 2014, the stage of the nomination of the selection process of candidates Village Head up to the selection and administration according Regulation No. 112 of 2014 only on the campaign process is not appropriate regulations are still happening violation. In the voting process until the vote count goes according to Regulation No. 112 of 2014, on the stages of the establishment of the village chief is in conformity Regulation Number 112 of 2014. The existence of violations in the campaign that includes the installation of heads mounted before the appointed time and the distribution of money by the candidate Head the village through the Success team to the public. In term of the orderly administration of the election committee head should be scaled back. For the election of village chief Dagan next period, the Village Chief Election Committee is expected to be more transparent and decisive action, especially against a campaign that is not allowed in the regulations. The committee must remain neutral towards the prosecution of all violations that occur in the process of elections Village Chief. Coherence and transparency of the election committee village chief needed to maintain the integrity of democracy in the election of the chief.
Program Kerja Badan Kesbangpol dan Linmas Dalam Pengembangan Wawasan Kebangsaan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2016 Sembiring, Nota Vianta; Isdaryanto, Noorochmat; Suhardiyanto, Andi
Unnes Political Science Journal Vol 1 No 2 (2017): July
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/upsj.v1i2.20104

Abstract

Indonesia is a very diverse , so vulnerable to conflict in the community . Conflicts occurred in indonesia is religion conflict and terrorism by the radical. One of the provinces in indonesia with the number of cases related high religion conflict and terrorism is provincial central java , because last year 2016 according to the social studies and religion semarang ( elsa ) is 20 a case that occurred . Seen from the number of religion conflict and terrorism , it can be summed up the community in the central java has made their faded nationality insight. Indonesia has a special institution deal with associated nationality insight the national unity political and protect people.
Peran Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Grobogan dalam Upaya Relokasi Pasar Pagi Purwodadi Romadhon, Abdillah Ibnu; Suhardiyanto, Andi; Saputro, Iwan Hardi
Unnes Political Science Journal Vol 4 No 2 (2020): Juli
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/upsj.v4i2.26490

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui upaya Disperindag Kabupaten Grobogan dalam melaksanakan relokasi Pasar Pagi Purwodadi. (2) mengetahui faktor penghambat Disperindag Kabupaten Grobogan dalam upaya Relokasi Pasar Pagi Purwodadi. Metode Penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Latar Penelitian di Kantor Disperindag Grobogan dan Pasar Pagi Purwodadi. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dimulai dari analisis sebelum ke lapangan, pengumpulan data, teknik reduksi data, penyajian data, dan verifikasi atau kesimpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam merelokasi pasar pagi Purwodadi, Disperindag melakukan upaya-upaya seperti: (1) melibatkan pedagang dengan membentuk tim kecil yang terdiri dari unsur pedagang pasar dan Disperindag, (3) melakukan pendataan jumlah pedagang Pasar Pagi Purwodadi, (4) melakukan koordinasi dalam rangka pembangunan gedung pasar baru agar sesuai dengan standar, (5) bekerjasama dengan Satpol PP, Polres Grobogan, Kodim 1707 dalam hal keamanaan, (6) membangun pagar seng di area pasar lama (eks koplak) agar pedgang tidak kembali. (7) membangun gedung perluasan. Hambatan yang dihadapi yaitu: adanya penolakan dari pedagang pasar pagi Purwodadi dan anggaran dari Pemerintah Daerah masih kurang untuk mengupayakan relokasi pasar pagi Purwodadi dan memastikan pedagang tertampung semua. Saran dari peneliti adalah: (1) kepada pihak Disperindag Grobogan, menerapkan kebijakan relokasi di tempatkan yang lebih strategis dan melibatkan pedagang, (2) selalu melakukan pendataan pedagang secara berkala, agar perkembangan pedagang terkontrol dan juga untuk mengawasi lokasi pasar yang lama. The purpose of the research is: (1) find out the efforts of the Department of Industry and Trade of Grobogan Regency in carrying out relocation of the Purwodadi Morning Market. (2) knowing the inhibiting factors of the Ministry of Industry and Trade of Grobogan Regency in the effort to relocate Purwodadi Morning Market. The research method used is qualitative. Research Background at the Office of Disperindag Grobogan and Purwodadi Morning Market. Data collection techniques using observation, interview and documentation techniques. Data analysis starts from analysis before to the field, data collection, data reduction techniques, data presentation, and verification or conclusion of data. The results showed that in relocating the Purwodadi morning market, the Disperindag made efforts such as: (1) involving traders by forming a small team consisting of elements of market traders and Disperindag, (3) conducting data collection on Pagi Purwodadi Market traders, (4) conducting coordination in the framework of building a new market building to conform to the standards; (5) cooperating with the Satpol PP, Grobogan Regional Police, Kodim 1707 in terms of security, (6) building a zinc fence in the old market area (ex koplak) so the pedestrians do not return. (7) building expansion buildings. The obstacles faced are: the rejection of Purwodadi morning market traders and the budget from the Regional Government is still lacking to strive for the relocation of the Purwodadi morning market and ensure traders are all accommodated. Suggestions from researchers are: (1) to the Department of Industry and Trade of Grobogan, applying relocation policies that are placed more strategically and involving traders, (2) always collecting traders 'data, so that traders' development is controlled and also to oversee the old market location.
Implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Pemalang Nomor 6 Tahun 2008 Tentang Kawasan Pariwisata Pantai Widuri dalam Perspektif Edwards Syariffudin, Arif; Suhardiyanto, Andi; Seftyono, Cahyo
Unnes Political Science Journal Vol 2 No 1 (2018): January
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/upsj.v2i1.37374

Abstract

The development of beach tourism could increase original local income, in that case Pemalang Regency’s government made a Local Rregulation to optimize the potential of Widuri Beach tourism. The objective of this research is: (1) What are Pemalang Regency’s government policy corresponding to the Pemalang Regency’s Local Regulation Number 6 Year 2008 relating about Widuri Beach Tourism Area. (2) How is the implementation of Pemalang Regency’s Local Regulation number 6 year 2008 relating about Widuri Beach Tourism Area. The research methods that was used in this research is qualitative research. The type of data that was used is primary and secondary data. The data collecting technique was using observation technique, interviews and documentation. This research was using qualitative analysis which covers data reduction technique, data presentation and data conclusion. The result of this research shows that: (1) Pemalang Regency’s Government policy corresponding to Pemalang Regency’s Local Regulation number 6 year 2008 relating about Widuri Beach Tourism Area which are: (a) The policy of development of tourism facilities and infrastructure (b) Guidance, arrangement, supervision and control of tourism (2) The implementation of Pemalang Regency’s Local Regulation number 6 year 2008 relating about Widuri Beach Tourism Area based on Edwards’ perspective, which are: (a) Communication are done through direct meeting, coordination meeting and socialization (b) Resources, resources in the implementation of this local regulation, whether in the human resources or money resources, both are very limited. The money resources came from APBN and APBD. The limited human resources can be supported with the help of contract employee (c) Dispositions, the implementers do the task based on the directives of the local regulation and the leader (d) Bureaucratic structure, bureaucratic structure is not effective and efficient and cause the employee to be burdened, but the government can maximize that bureaucratic structure. The researcher suggests that: It is necessary to increase the budget from Pemalang Regency’s Government to support the regional development of Widuri Beach Tourism Area optimally and it is necessary to increase the human resources based on the fiels that needed.
Implementasi Peraturan Walikota Bogor Nomor 13 Tahun 2016 di Kawasan Seputar Kebun Raya Bogor Pamungkas, Chinoo Wanaputra; Suhardiyanto, Andi
Unnes Political Science Journal Vol 4 No 1 (2020): January
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/upsj.v4i1.43632

Abstract

Peraturan dilaksanakan dengan tujuan untuk mengoptimalkan penggunaan jaringan jalan guna meningkatkan keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas. Jalan utama yang diberlakukan sistem satu arah adalah Jalan Otto Iskandardinata, Jalan Ir. H. Djuanda, dan Jalan Jalak Harupat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil Penelitian ini adalah 1) implementasi Peraturan Walikota Bogor Nomor 13 Tahun 2016 membahas Sistem Satu Arah dan 2) Standar Operasional Protokoler Sistem Satu Arah. Regulations are implemented with the aim of optimizing the use of the road network to improve safety, order, and smooth traffic. The main road used by the one way system is Jalan Otto Iskandarnata, Jalan Ir. H. Djuanda, and Jalan Jalak harupat. The research method used in this study is qualitative. Data collection techniques using observation, interviews, and documentation. The results of this study are 1) the implementation of Bogor Mayor Regulation Number 13 Year 2016 discusses the One Way System and 2) The Standard Operational Protocol of the One Way System.
Strategi Pemenangan H. Nuruddin Amin (Gus Nung) dengan Mengonstruksi Identitas Nahdlatul Ulama pada Pemilihan Legislatif 2019 di Jepara Nikmah, Choris Satun; Suhardiyanto, Andi
Unnes Political Science Journal Vol 5 No 1 (2021): January
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/upsj.v5i1.44234

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui strategi pemenangan H. Nuruddin Amin dengan mengonstruksi identitas NU pada Pileg 2019 di Jepara; dan (2) menganalisis faktor pendukung strategi pemenangan H. Nuruddin Amin (Gus Nung) dengan mengonstruksi identitas NU dalam Pileg 2019 di Jepara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Fokus penelitian adalah strategi pemenangan dan faktor pendukung yang digunakan Gus Nung dengan mengonstruksi identitas NU pada pemilihan legislatif di Jepara. Sumber data diperoleh dari informan dan dokumen pendukung. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Strategi pemenangan H. Nuruddin Amin (Gus Nung) dengan mengonstruksi identitas Nahdlatul Ulama terdiri dari strategi ofensif dan strategi defensif. Strategi ofensif , berupa membentuk Tim Sukses, menyusun program kampanye, membangun visi berbasis identitas NU, memperkuat image NU, dan segmentasi pemilih serta pengelolaan media. Sementara, Strategi defensif, yaitu silaturahmi melalui acara keagamaan, santunan Yatama, takziah, dan pembagian tunjangan hari raya. (2) faktor pendukung, yaitu: pertama, merawat Ketokohan dengan kredibilitas keluarga sebagai Tokoh Nahdlatul Ulama. Kedua, memantapkan kelembagaan dengan kontruksi image atau citra diri yang sama antara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Gus Nung, yaitu citra PKB sebagai partainya orang NU.Saran yang dapat peneliti rekomendasikan (1) Calon anggota legislatif diharapkan mampu mengelola waktu dengan baik, menjaga ketokohan, merawat kesan Tokoh Nahdlatul ulama dan menjaga komunikasi serta hubungan yang baik dengan masyarakat atau konstituen. (2) Tim pemenangan diharapkan bisa mengevaluasi dan memperbaiki program kampanye, serta membangun komunikasi yang lebih terorganisir antara tim pemenangan dengan alumni madrasah.
PENANAMAN NILAI-MORAL ANAK DALAM KELUARGA SAMIN (SEDULUR SIKEP) KABUPATEN BLORA Tafricha, Alifa Nurul; -, Suprayogi -; Suhardiyanto, Andi
Unnes Civic Education Journal Vol 1 No 2 (2015)
Publisher : Civic Education Program, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai moral apa saja yang ditanamkan oleh keluarga (orang tua) Samin (Sedulur Sikep) pada anaknya, bagaimana penanaman nilai-moralnya, dan siapa saja yang berperan dalam penanaman nilai-moral pada anak dalam keluarga Samin di Desa Klopodhuwur Kecamatan Banjarejo Kabupaten Blora. Hasil dan simpulan penelitian menunjukkan bahwa orang tua Sedulur Sikep (Samin) menanamkan nilai-moral pada anaknya menggunakan pendekatan teladan atau contoh dan pembiasaan dalam perilaku. Pola sosialisasi yang digunakan dalam penanaman nilai-moral anak dalam keluarga Samin cenderung fleksibel antara pola otoriter, pola permisif, dan pola demokratis. Nilai-moral yang ditanamkan orang tua Sedulur Sikep (Samin) yang tergambar dari hasil interaksi antara orang tua dan anak meliputi nilai kejujuran , nilai kerukunan, nilai sopan santun , nilai disiplin , dan nilai kerjasama  yang sudah terlaksana dengan baik. Pihak yang berperan dalam penanaman nilai-moral pada anak dalam keluarga Samin adalah ibu, ayah, dan kakak dalam keluarga.