Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Evaluasi Peraturan Walikota Pekanbaru Nomor 33 Tahun 2016 Tentang Kebijakan Kota Layak Anak Syaprianto, Syaprianto; Setiawan, Risky; Afrizal, Afrizal
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i1.2024.319-324

Abstract

Children are the next generation who have child protection is currently one of the most discussed issues. is currently one of the most discussed issues. The condition of children there are still many who need attention. Various problems and cases that making children as victims have occurred in recent years. These problems can include discrimination, violence, exploitation, unreachable education processes that result in the child's education process that is unreachable resulting in the child dropping out of school, and neglect of the child. dropping out of school, and child neglect. Therefore, the protection of children becomes very important. This research was conducted with the aim of to determine the implementation of the Pekanbaru mayor's regulation number 33 of 2016 concerning the decent city policy. This research uses qualitative research methods qualitative research method by using data collection techniques of observation, interview and documentation. documentation. From the results of the research, it shows that the policy on child-friendly cities in Pekanbaru city has been implemented, but it is considered not yet feasible. worthy of children in the city of Pekanbaru has been implemented, but it is considered not optimal because there are still children's rights that have not been maximized. because there are still children's rights that have not been not fully fulfilled, such as there are still many violations of children's rights, in addition to the limited budget that is owned in supporting the implementation of this program. 
Evaluation of Government Policy in Protecting Protected Animals in Tesso Nilo National Park, Pelalawan Regency Syaprianto, Syaprianto; Herman, Herman
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i1.2025.539-545

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlindungan terjadap satwa yang dilindungi di Taman Nasional Tesso Nilo Kabupaten Pelalawan.  Hutan Tesso Nilo merupakan habitat bagi satwa terancam punah yaitu harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) dan gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus). Harimau sumatra dan gajah sumatra termasuk ke dalam satwa yang dilindungi. Perambahan kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) terlah lama terjadi dan dikonversi menjadi perkebunan dan permukiman warga. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Perlindungan terhadap Satwa yang dilindungi di Taman Nasional Tesso Nilo Kabupaten Pelalawan Telah terlaksana, namun belum terlaksana secara efektif karena masih terjadi perburuan liar, penebangan hutan, dan berbagai aktivitas lain yang dapat mengancam kepunahan satwa tersebut. Beberapa hambatan yang dihadapi oleh Balai Taman Nasional Tesso Nilo dalam melindungi satwa yang dilindungi bersifat multidimensional, mencakup masalah internal seperti keterbatasan sumber daya dan anggaran, serta tantangan eksternal seperti perusakan habitat, perburuan liar, dan konflik dengan masyarakat. Untuk mengatasi hambatan-hambatan ini, diperlukan kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah, lembaga konservasi, masyarakat lokal, dan sektor swasta dalam upaya meningkatkan efektivitas perlindungan dan pengelolaan kawasan konservasi di TNTN
Evaluation of Motor Vehicle Tax Payments through the Electronic One-Stop Administration System (E-Samsat) at the UPT Revenue Management Kubang, Kampar Regency Syaprianto, Syaprianto; Sirait, Ester Melyana
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 6, No 2 (2022): Agustus, 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v6i2.2022.645-651

Abstract

In the current era of globalization, the government must quickly improve itself to increase public satisfaction with the services provided. One of the efforts to increase public satisfaction in making motor vehicle tax payments is by implementing the electronic one-stop single administration system abbreviated as (e-samsat). This study aims to evaluate the implementation of motor vehicle tax payments through the electronic one-stop single administration system (e-samsat) at the UPT Revenue Management Kubang, Kampar Regency. The research method used in this research is qualitative, focusing on analyzing empirical conditions. In contrast, the data collection techniques used in this study are interviews and documentation. In this study, researchers used evaluation theory, according to William N. Dunn (2003), with effectiveness, efficiency, adequacy, equity, responsiveness, and accuracy indicators. This research concludes that implementing online payments or e-samsara is still not optimal because many taxpayers still need to learn about online payments or use e-samsara. The inhibiting factors are the minimal knowledge of employees about e-samsat, the need for socialization, and inadequate facilities and infrastructure.
Pengawasan Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru terhadap Ketertiban Lalu Lintas Yulianti, Dwi Putri; Syaprianto, Syaprianto
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengawasan Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru dengan Satlantas Polresta Pekanbaru terhadap ketertiban lalu lintas. Penelitian ini merupakan penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru dengan Satlantasa Polresta Pekanbaru bahwa untuk meningkatkan kesadaran masyarakat maka perlu melakukan sebuah sosialisasi yang lebih baik lagi tentang aturan lalu lintas, serta untuk keterbatas anggaran, maka pemerintah mengalokasikan anggaran yang memadai untuk pemeliharaan infrastruktur lalu lintas guna memastikan keselamatan dan kelancaran lalu lintas.
Insights into National Park Governance based on Global Research Trends: A Lesson for Indonesia Syaprianto, Syaprianto; Fisdian Adni, Dita; Baharuddin, Tawakkal
Policy & Governance Review Vol 8 No 1 (2024): January
Publisher : Indonesian Association for Public Administration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30589/pgr.v8i1.911

Abstract

National park governance is urgent in preserving the broadness of biodiversity, nature conservation, and supporting the lives of local communities, demanding a sustainable approach based on global knowledge. This research uses bibliometric analysis to get an idea of global research trends on national park governance and take lessons that can be used in Indonesia. This study maximizes the bibliometric analysis approach with Scopus data sources. Analysis tools are also maximized, namely Nvivo 12 Plus and Vosviewer. The main findings of this research indicate that, through global research trends, national park governance needs to be studied in future research. The tendency of use of the term in biodiversity, nature conservation, conservation management, environmental management, and community participation proved this. Understanding this issue helps create possible governance means more effectively and sustainably, which can be an idea for Indonesia. Findings from global research also provide lessons for Indonesia: They tend to encourage adopting the principle, such as adaptive and collaborative governance in addressing these complex challenges. It can flow on the resolution of conflicts, the involvement of local communities, conservation goals, protection for the environment, the empowerment of indigenous communities, policy changes for and participatory bureaucracy, and satisfying local needs and conservation.
STRATEGI PENGEMBANGAN UMKM, MEMBANGKITKAN SPIRIT KEWIRAUSAHAAN DI KELURAHAN SUNGAI MEMPURA MENUJU ENTREPRENEURS VILLAGE Wahyudi, Septian; Syaprianto, Syaprianto; Safri, Indra
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 3 No. 2 (2023): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2023
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v3i2.3304

Abstract

Program pengabdian masyarakat dengan tema "Strategi Pengembangan UMKM: Membangkitkan Spirit Kewirausahaan di Kelurahan Sungai Mempura Menuju Entrepreneurs Village" telah berhasil membawa dampak positif yang signifikan pada kelurahan Sungai Mempura dan perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah tersebut. Hasil program mencakup peningkatan jumlah dan kualitas UMKM, peningkatan pendapatan, semangat kewirausahaan yang meningkat, pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan kolaborasi antara UMKM, pemerintah lokal, dan lembaga pendidikan. Program ini telah memberikan kontribusi penting dalam menghadapi tantangan dalam sistem perekonomian saat ini, membantu masyarakat bersaing di pasar global yang semakin kompetitif, dan mengurangi dampak dari arus produk asing di pasar domestik. Saran untuk menjaga dan meningkatkan dampak positif program meliputi kelanjutan dan difusi pengetahuan, diversifikasi program, pengembangan kemitraan lebih lanjut, evaluasi berkala, pengembangan infrastruktur, pelatihan ketrampilan digital, dan pemberdayaan perempuan. Program pengabdian ini merupakan langkah awal yang kuat menuju visi kelurahan Sungai Mempura sebagai Entrepreneurs Village yang berkelanjutan dan berdaya saing.
MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN BIDANG KEUANGAN DI DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU KOTA PEKANBARU Rifqi, Hibatullah; Syaprianto, Syaprianto
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 4 No. 2 (2024): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2024
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v4i2.3872

Abstract

Magang merupakan salah satu metode pembelajaran yang penting dalam menghubungkan dunia akademik dengan dunia kerja. Program magang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman praktis di luar ruang kelas dan mengembangkan keterampilan yang relevan dengan bidang studi mereka. Lokasi tempat magang di lakukan di kantor Dinas Penanaman modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Pekanbaru. Pelakasanaan kegiatan magang di lakukan pada bidang keuangan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Pekanbaru dan di mentori oleh salah satu staf pegawai di bidang keuangan DPMPTSP kota Pekanbaru yang di laksanakan selama kurang lebih 2 bulan dari 24 Juni – 24 Agustus 2024 . Pelaksanaan magang di harapakan menjadi salah satu modal bagi mahasiswa untuk memasuki dunia kerja.
PERANAN SATUAN POLISI PAMONG PRAJA KOTA PEKANBARU DALAM PENERTIBAN PEDAGANG KAKI LIMA DI KELURAHAN KAMPUNG DALAM KECAMATAN SENAPELAN Afriyoga, Nanda; Syaprianto, Syaprianto
Journal of Governance and Public Administration Vol. 3 No. 1 (2025): Desember
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jogapa.v3i1.2909

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peranan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru dalam penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kelurahan Kampung Dalam, Kecamatan Senapelan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam dimensi norma, penertiban telah memiliki dasar hukum yang jelas, namun implementasinya masih tidak konsisten. Dalam dimensi struktur sosial, koordinasi antaraktor belum berjalan optimal dan pelibatan masyarakat masih minim. Sementara pada dimensi individu, respons petugas dan pedagang terhadap kebijakan penertiban dipengaruhi oleh keterbatasan komunikasi dan sarana pendukung. Simpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa peranan Satpol PP belum efektif sepenuhnya dan masih memerlukan pendekatan yang lebih terstruktur, partisipatif, serta berbasis solusi agar kebijakan penertiban dapat dijalankan secara berkelanjutan.   Kata Kunci: Satpol PP, Pedagang Kaki Lima, Penertiban, Struktur Sosial, Kebijakan Publik