Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

ANALISIS KEPUASAN PENGGUNA JASA TERHADAP PENERAPAN MANAJEMEN REKAYASA KONSTRUKSI PROFESIONAL RUKO DI KAWASAN BUSSINESS PARK KOTA GORONTALO Sumaga, Arfan Usman
JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING Vol 3, No 1 (2013): JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan Bussiness Park Kota Gorontalo adalah pusat perbelanjaan terbesar di Gorontalo dan terletak pada kawasan Business Park Kota Gorontalo ini efektif dibuka untuk umum pada bulan Desember 2011. Seiring bertambahnya jumlah pengguna jasa di kawasan ini, berpotensi menimbulkan terjadinya penurunan kualitas manajemen konstruksi profesional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar tingkat kepuasan pengguna jasa terhadap penerapan manajemen profesional dan mengidentifikasi keluhan pengguna jasa terhadap penerapan manajemen konstruksi profesional ruko di kawasan Business Park Kota Gorontalo. Penelitian ini dilakukan dengan survei melalui penyebaran kuesioner responden. Setelah itu dilakukan pengujian validitas dan realibilitas kuesioner, lalu dilanjutkan dengan analisis data hasil penelitian. Analisis dilakukan dengan menghitung Customer Satisfaction Index (CSI) dan Importance Performance Analysis (IPA). Hasil penelitian diperoleh nilai indeks kepuasan pengguna jasa terhadap penerapan manajemen rekayasa konstruksi profesional adalah 63,94 persen dalam kriteria cukup puas. Atribut pelayanan yang menjadi keluhan pengguna jasa dan menjadi prioritas utama yang harus diperbaiki dan ditingkatkan kinerjanya antara lain: Ketepatan jadwal pelaksanaan, Hubungan antar Organisasi Lapangan, Layanan Informasi Progres Kegiatan, Pasangan/Plesteran, Finishing dan Pemeliharaan, Papan Informasi Pelaksanaan Pekerjaan. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu secara keseluruhan pengguna jasa merasa cukup puas dengan penerapan manajemen rekayasa konstruksi profesional di kawasan bussiness park Kota Gorontalo, akan tetapi ada beberapa atribut pelayanan yang harus diperbaiki dan ditingkatkan kinerjanya oleh pihak pengembang. Kata kunci: manajemen konstruksi profesional, customer satisfaction index, importance performance analysis, Business Park Kota Gorontalo
Pemberdayaan Masyarakat Desa Dalam Menghadapi Covid-19 Mohammad Yusuf Tuloli; Rifadli Bahsuan; Arfan Usman Sumaga
Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat) Vol 9, No 3 (2020): Jurnal Sbermas (Sinergi Bersama Masyarakat)
Publisher : Univeristas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sibermas.v9i3.8088

Abstract

Virus Covid-19 merupakan bencana yang telah mengganggu sendi-sendi kehidupan masyarakat dunia termasuk masyarakat di Provinsi Gorontalo. Perguruan tinggi melalui Tri Dharma perguruan tinggi dimana salah satunya melakukan pengabdian kepada masyarakat perlu berperan serta dalam mengurangi dampak dari virus tersebut baik dalam bidang ekonomi, sosial maupun pendidikan. Tujuan dari kegiatan ini adalah melakukan pendampingan belajar untuk anak-anak sekolah yang kurang bisa menyerap pelajaran dengan sistem online, melakukan sosialisasi mengenai Covid-19 kepada masyarakat Desa Dambalo di Kabupaten Pohuwato dan Pelatihan untuk penanganan Covid-19 yang sekaligus dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Metode yang dipakai adalah survey dan edukasi tentang Covid 19. Dari hasil kegiatan, terlihat terjadinya peningkatan tingkat pemahaman anak-anak sekolah terhadap pelajaran yang didampingi oleh peserta KKS, meningkatnya pemahaman masyarakat tentang Covid-19 serta meningkatnya keterampilan masyarakat dalam membuat alat cuci tangan dalam mereduksi penyebaran Covid-19 dimana hasil dari pembuatan alat ini dapat dijual sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat di masa pandemic ini.
Peduli Lingkungan, Adat dan Budaya di Desa Mohiyolo dan Pengembangan Kawasan Wisata Air Terjun Desa Bontula Jumiati Ilham; Muh Yusuf Tuloli; Arfan Usman Sumaga
Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat) Vol 11, No 4 (2022): Jurnal Sibermas (Sinergi Bersama Masyarakat)
Publisher : Univeristas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sibermas.v11i4.12256

Abstract

The implementation of the Thematic KKN this time is somewhat different from previous years, where according to the Term of Reference (TOR) the Work Program or program topic is not determined, but students will develop a work program based on the results of the assessment of village needs and the results of coordination with the community and village government. Therefore, the theme of the activities that become the Core Program of KKN will only be known after students conduct field observations and assessments. Based on the results of the community needs assessment, it was found that the core programs in 2 (two) villages were the locations of the KKN (Posko) namely: 1). Mohiyolo village, Asparaga sub-district, Gorontalo district, are: Caring for the Environment, Customs and Culture in Mohiyolo Village, and 2). Bontula Village, Asparaga District, Gorontalo Regency, carries the core program of Waterfall Tourism Area Development in Bontula Village. The implementation of the Thematic Community Service Program in Developing Villages has resulted in or can form: 1). Village cares for the Environment, Green and Free from flooding; 2) The community cares about customs and culture; 3) The younger generation thinks critically through concern for literacy; 4) Increasing village income through the development of tourism potential, especially the Bontula waterfall; 5) Increasing public knowledge regarding the importance of continuing education in order to create superior and educated human resources; 6) Increasing the number of people who carry out vaccinations to support government programs in accelerating mass vaccination; and 7) Increasing community participation related to environmental awareness through the construction of pilot waste bins.
EVALUASI PENENERAPAN SISTEM MANAJAMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (SMK3) PADA PROYEK KONSTRUKSI DI PROVINSI GORONTALO Maulin Wadipalapa; Moh. Yusuf Tuloli; Arfan Usman Sumaga
Jurnal Penelitian Jalan dan Jembatan Vol 2, No 1 (2022): Jurnal Penelitian Jalan dan Jembatan
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UP2M) Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/ptrkjj.v2i1.49

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan suatu bagian yang sangat penting yang perlu diperhatikan dalam pekerjaan konstruksi agar terciptanya kerja yang aman dan nyaman bagi para pekerja, untuk itu dilakukanya evaluasi penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) pada proyek konstruksi di Provinsi Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pengolahan data analisis deskriptif. Analisis deskriptif adalah statistic yang digunakan untuk menganalisa data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya tanpa bermaksud membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum atau generalisasi.Berdasarkan hasil penelitian untuk penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja(SMK3) pada proyek Pembangunan Rumah Susun Korem 133 NW/Kodam XIII Merdeka, Pembangunan Rumah Susun Pemda Gorontalo Utara Paramedis Rumah Sakit, Pembangunan Rumah Susun Polres Gorontalo Utara memiliki standar Penerapan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) tergolong sudah cukup baik sedangkan, proyek PLTU Anggrek penerapan (SMK3) tergolong sangat baik karena semua tahap-tahap penerapan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) sudah dilaksanakan semuanya dengan sangat baik tanpa ada yang terlewati dimulai dari dilaksanakannya pelatihan/seminar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), menyediakan Alat Pelindung Diri (APD) bagi para pekerja, memberikan pakaian kerja sesuai dengan pekerjaan dan memperhatikan asupan nutrisi para pekerja.
Analisis Efisiensi Material Pada Pelaksanaan Proyek Pembangunan Gedung Perkuliahan Terpadu IAIN Sultan Amai Gorontalo Atthabarani, Muhammad Alif; Sumaga, Arfan Usman; Tuloli, Moh. Yusuf
Composite Journal Vol. 4 No. 2 (2024): Composite Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/cj.v4i2.132

Abstract

Material merupakan elemen utama dalam konstruksi yang mempengaruhi kualitas dan ketahanan proyek. Berdasarkan hal tersebut maka dilakukan analisis efisiensi material guna mengurangi biaya, meningkatkan kualitas dan mempercepat penyelesaian proyek pembangunan Gedung Perkuliahan Terpadu IAIN Sultan Amai Gorontalo. Hasil analisis yang telah dilakukan menunjukkan pada pekerjaan bekisting plat lantai, kolom dan balok lantai 3 yang awalnya digunakan 1,5 kali pakai diubah mejadi 2 kali pakai setelah diefisiensi diperoleh penghematan anggaran sebesar Rp. 211.897.149,00. Pada pekerjaan plat lantai menghemat anggaran sebesar Rp. 60,599.149,00 atau 10,52% dari Rp. 674.577.191,97 menjadi Rp. 613.978.191,97 setelah diefisiensi. Sementara itu pekerjaan kolom menghemat anggaran sebesar Rp. 101.851.232,00 atau 16,46% dari Rp. 720.350.492,00 setelah diefisensi menjadi sebesar Rp. 618.499.262,00. Begitu pula pada pekerjaan balok anggaran sebesar Rp. 582.445.071,38 setelah diefisiensi sebesar Rp. 532.998.154,38 sehingga menghemat anggaran sebesar Rp. 49.446.971,00 atau 9,27%. Efisiensi material sangat penting untuk keberhasilan dan keberlanjutan, hal ini dipengaruhi oleh perencanaan, ketersediaan material, teknik konstruksi, dan pemenfaatan yang efektif. Dengan mengoptimalkan faktor-faktor ini dapat meminimalkan pemborosan, menghemat biaya, meningkatkan kualitas, memenuhi tenggat waktu proyek dan meningkatkan produktivitas.
Analisis Perbandingan Harga Satuan Pekerjaan Pasangan Bata Merah Pada Proyek Gedung Perkuliahan Iain Sultan Amai Gorontalo Wulan Ruftiani; Beby Sintia Dewi Banteng; Arfan Usman Sumaga
Composite Journal Vol. 4 No. 2 (2024): Composite Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/cj.v4i2.133

Abstract

Tahap perencanaan proyek adalah tahap yang sangat penting, di mana manajemen biaya berfungsi untuk menyusun estimasi biaya proyek. Pemilihan metode analisis yang tepat menjadi kunci utama sebagai dasar dalam penyusunan estimasi anggaran biaya proyek. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efisiensi harga satuan pekerjaan pasangan bata merah antara metode Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) Permen PU No. 8 Tahun 2023 dan metode lapangan pada proyek pembangunan Gedung Perkuliahan IAIN Sultan Amai Gorontalo. Penelitian ini mengukur produktivitas tenaga kerja, koefisien tenaga kerja dan bahan, serta membandingkan harga satuan pekerjaan dari kedua metode tersebut. Data penelitian diperoleh dari pengamatan langsung di lapangan serta data sekunder dari perencana proyek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode lapangan menghasilkan biaya yang lebih rendah dibandingkan dengan AHSP Permen PU No. 8 Tahun 2023. Total biaya menggunakan metode lapangan untuk pasangan bata merah sebesar Rp. 377,371,179, sementara menggunakan AHSP Permen PU No. 8 Tahun 2023 mencapai Rp. 408,009,535. Dengan demikian, metode lapangan lebih efisien dari segi biaya dibandingkan metode AHSP 2023.
Analisis Percepatan Waktu Pada Pembangunan Gedung Perkuliahan Terpadu IAIN Sultan Amai Gorontalo Menggunakan Crash Program Aisyah Rizki Putri; Arfan Usman Sumaga; Mohamad Yusuf Tuloli
Composite Journal Vol. 4 No. 2 (2024): Composite Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/cj.v4i2.134

Abstract

Penjadwalan mengatur jumlah waktu yang tersedia untuk menyelesaikan setiap aktivitas proyek yang diperlukan hingga mencapai hasil yang optimal dengan mempertimbangkan batas-batas yang ada. Keterlambatan sebuah proyek dapat menggunakan alternatif crash program berupa menambahkan sumber harian, seperti tenaga kerja atau peralatan, agar aktivitas proyek dapat selesai diwaktu yang lebih optimal. Pada penelitian ini alternatif yang digunakan pada proyek pembangunan Gedung Perkuliahan Terpadu IAIN Sultan Amai Gorontalo adalah dengan penambahan tenaga kerja untuk memperoleh waktu dan biaya optimal. Dari hasil analisis pada penelitian diperoleh efisiensi waktu sebesar 29% dengan pengurangan sebanyak 11 hari dari durasi normal 38 hari. Sementara total biaya berubah menjadi Rp. 1.867.028.999,60 sehingga mengalami pengurangan biaya sebesar Rp. 9.873.332,60 dari total biaya awal sebesar Rp. 1.876.902.332,20 dengan nilai efisiensi biaya 1%.
Analisis Manajemen Risiko Pada Pelaksanaan Pembangunan Rusun BPK RI Kota Gorontalo Melina Gobel Lina; Arfan Usman Sumaga; Mohammad Yusuf Tuloli; Rifadli Bahsuan
Composite Journal Vol. 5 No. 1 (2025): Composite Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/cj.v5i1.138

Abstract

Manajemen risiko pada pembangunan Rusun BPK RI Kota Gorontalo dianggap perlu untuk dapat mencapai tujuan proyek dengan biaya dan waktu yang tepat. Sehubungan dengan hal tersebut, maka perlu dilakukan kajian identifikasi dan analisis risiko konstruksi pada saat pelaksanaan pembangunan Rusun BPK RI Kota Gorontalo. Parameter yang dianalisis dalam penelitian ini adalah pengujian validitas dan reliabilitas menggunakan SPSS, severty index, metode probability impact matrict. Hasil analisis menunjukkan terdapat 36 variabel risiko pada proyek pembangunan Rusun BPK RI Provinsi Gorontalo yang telah dilakukan pengujian validitas dan reliabilitas semua terbukti valid dan reliabel. Variabel risiko diklasifikasikan menjadi 7 variabel yaitu Risiko Fource Majeure, Risiko Material dan Alat, Risiko Tenaga Kerja, Risiko Pelaksanaan, Risiko Desain dan Teknologi, Risiko Manajemen dan Dampak Lingkungan. Berdasarkan pengolahan data pada kuesioner, didapatkan tingkat risiko yang tinggi yaitu variabel risiko Fource Majeure, dengan nilai mean atau rata-rata probabilitas sebesar 40,56% dan dampaknya sebesar 47,78%, tingkat risiko tinggi yang didapatkan berdasarkan hasil wawancara yaitu variabel risiko Fource Majeure pada indikator risiko Cuaca Tidak Menentu.
Analisis Life Cycle Cost Pada Gedung Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Telaga, Gorontalo Indriani Kurniati Doda; Arfan Utiarahman; Arfan Usman Sumaga
Composite Journal Vol. 5 No. 1 (2025): Composite Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/cj.v5i1.139

Abstract

Keberadaan bangunan memegang peranan penting dalam kehidupan manusia. Setelah dibangun, diharapkan dapat menjalankan fungsinya sesuai dengan umur layanan yang direncanakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biaya pemeliharaan pada bagian dinding (pengecatan), plafond dan pelapis lantai/keramik pada gedung Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Telaga dan menganalisis komponen yang memiliki biaya pemeliharaan terbesar pada gedung tersebut. Analisis data meliputi identifikasi lokasi penelitian dengan observasi lapangan dan mengumpulkan data RAB bangunan yang digunakan untuk menganalisis Life Cycle Cost (LCC) bangunan. LCC aktual Gedung Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Telaga pada lantai 1, 2, dan 3 berdasarkan item yang ditinjau yaitu biaya awal sebesar Rp 642,015,564.75 (17.46%), biaya pemeliharaan dinding sebesar Rp. 977,724,531.43 (26.59%), biaya pemeliharaan lantai sebesar Rp. 809,013,395.252 (22%), biaya pemeliharaan keramik sebesar Rp. 96,316,033.733 (2.62%) dan biaya operasional sebesar 1,152,000,000.00 (31.33%). Sehingga didapat total LCC sebesar Rp 3,677,069,525.15. Berdasarkan perhitungan didapat total biaya pemeliharaan sebesar Rp. 1,883,053,960.40. Komponen lantai merupakan elemen dengan biaya pemeliharaan tertinggi mencapai 26.59% atau sebesar Rp. 977,724,531.43
Rekayasa Waktu dan Biaya Pada Pembangunan Gedung Bertingkat (Studi Kasus: Rumah Susun BPK RI Kota Gorontalo) Maghfirah Maulidyah Mantulangi Fira; Arfan Usman Sumaga; Mohammad Yusuf Tuloli; Rifadli Bahsuan
Composite Journal Vol. 5 No. 1 (2025): Composite Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/cj.v5i1.140

Abstract

Proyek dapat diartikan sebagai upaya atau kegiatan yang terstruktur untuk mencapai tujuan, sasaran dan harapan-harapan penting dengan menggunakan anggaran dana serta sumber daya yang tersedia, yang harus diselesaikan dalam jangka waktu tertentu. Suatu proyek membutuhkan manajemen proyek dalam membuat penjadwalan waktu yang efektif dan efisien agar pelaksanaan pekerjaan dapat berjalan sesuai dengan yang direncanakan sehingga tidak mengalami keterlambatan. Penelitian bertujuan untuk menganalisa manajemen waktu dan total biaya setelah dilakukan percepatan durasi dengan menambah jam kerja (lembur). Metode penelitian yang digunakan yaitu Crashing Program dengan penambahan jam kerja (lembur) pada lintasan kritis. Lintasan kritis diperoleh dari hasil network diagram yang ditampilkan secara otomatis oleh Microsoft Project 2021. Crashing dilakukan dengan menambahkan 1 sampai 3 jam kerja (lembur). Setiap uraian pekerjaan memiliki nilai cost slope serta nilai crash cost (peningkatan biaya akibat dipercepat) yang berbeda – beda pada setiap alternatifnya. Beberapa data yang diperlukan pada penelitian ini seperti RAB, Kurva S dan AHSP. Hasil penelitian menunjukkan biaya normal pada pekerjaan struktur lantai 4 (dak) sebesar Rp. 284.516.635,59 dengan durasi pekerjaan selama 26 hari, setelah dilakukan penambahan 1 jam kerja diperoleh total biaya sebesar Rp. 284.918.720,77 dengan durasi pekerjaan selama 25 hari, penambahan 2 jam kerja diperoleh total biaya sebesar Rp. 283.120.499,35 dengan durasi pekerjaan selama 24 hari, sedangkan pada penambahan 3 jam kerja diperoleh total biaya sebesar Rp282.442.842,251 dengan durasi pekerjaan selama 23 hari.