Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Pemanfaatan Tools AI dalam Pembuatan Materi Pengajaran bagi Guru- Guru di BPPK Bandung Sartika, Erwani Merry; Ratnadewi; Heri Andrianto; Agus Prijono; Aan Darmawan; Yohana Susanthi; Anthonius Chandra
Jurnal Atma Inovasia Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v4i4.9399

Abstract

Pendidik seperti guru perlu mengikuti perkembangan teknologi, namun juga tetap menginspirasi siswa agar teknologi dapat digunakan untuk tujuan positif dan produktif. Teknologi kecerdasan buatan (AI) saat ini banyak digunakan untuk membantu pendidik dalam mengembangkan materi pembelajaran. Pendekatan metode partisipatif yaitu masyarakat terlibat aktif dalam mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah berupa kebutuhan dari guru-guru di BPPK untuk dapat mengembangkan diri dengan mengikuti workshop tools AI ini. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 84% peserta dapat menyimak dan mengikuti pelatihan berupa workshop yang melibatkan peserta secara aktif dalam diskusi, praktik, dan pengembangan keterampilan secara langsung. Pengembangan metode pengabdian diperlukan sehingga guru-guru dapat mendapat mempelajari dan mempraktikkan materi yang diberikan dengan lebih baik.
Prototipe Pemantauan Tetesan Infus Berbasis Komputer Menggunakan Esp8266 Abdurrachman, Taufan; Andrianto, Heri; Khoirunnisa, Nurfitria
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.9157

Abstract

Prototype bertujuan agar tenaga medis dapat melakukan monitoring tetesan infus secara real time dengan melihat status yang ada di aplikasi komputer tanpa perlu berkeliling mengunjungi setiap ruang perawatan. Pada perancangan sistem ini terdiri dari ESP8266 dengan sensor photodiode sebagai masukan pada sistem monitoring infus. Berdasarkan pada hasil penelitian, alat ini mampu mendeteksi tetesan infus pada setiap menitnya dan mengirimkannya ke aplikasi berbasis desktop. Melalui analisis terhadap perangkat tersebut, diharapkan dapat mengurangi kesalahan pada proses terapi infus dan mendorong inovasi alat-alat berbasis teknologi lainnya. Diharapkan sistem ini dapat terintegrasi dengan sistem lain, seperti manajemen data pasien atau sistem peringatan dini untuk situasi darurat. Sementara itu terhubung dengan IoT, dapat memberikan informasi tambahan tentang kondisi lingkungan, seperti suhu tubuh, tekanan darah, kadar oksigen, denyut nadi, yang dapat mempengaruhi kesehatan pasien di ruangan tersebut. Integrasi antara teknologi IoT diharapkan dapat menciptakan solusi yang lebih holistik dan efektif dalam meningkatkan perawatan pasien.
Sosialisasi Penggunaan Listrik yang Aman dan Hemat bagi Ibu-Ibu Warga Desa Jatiendah Andrianto, Heri; Bailao, Dedi Anderias; Yapinus, Pin Panji; Meythi, Meythi
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 3 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i3.1069

Abstract

Penggunaan listrik di Desa Jatiendah, Kabupaten Bandung terus meningkat seiring dengan semakin banyaknya usaha masyarakat yang menggunakan listrik, tetapi tingkat pemahaman masyarakat mengenai penggunaan listrik yang aman dan efisien masih tergolong rendah. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan memperluas wawasan warga tentang pentingnya menggunakan peralatan listrik secara aman, sekaligus mendorong kebiasaan hidup hemat energi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi wawancara, menyusun modul materi penyuluhan, penyuluhan, dan evaluasi pemahaman peserta terhadap materi yang telah disampaikan. Rata-rata nilai pre-test peserta sebesar 48 meningkat menjadi 74 pada post-test. Hasil dari kegiatan ini mengindikasikan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap risiko bahaya listrik, pentingnya pemilihan peralatan listrik yang berkualitas dan hemat energi, serta praktik penggunaan listrik yang lebih aman dan efisien. Dengan demikian, penyuluhan ini diharapkan dapat meyakinkan masyarakat untuk menerapkan kebiasaan positif dalam penggunaan listrik sehari-hari sehingga dapat mengurangi risiko kecelakaan serta mendukung terciptanya lingkungan yang lebih aman dan berkelanjutan.
Peningkatan Kompetensi Guru Dalam Menghadapi Era Pembelajaran Berbasis Kecerdasan Buatan Untuk Guru Sekolah Guang-Ming Ratnadewi, Ratnadewi; Hangkawidjaja, Aan Darmawan; Andrianto, Heri; Prijono, Agus; Susanthi, Yohana; Fahlevi, Annisa Maizano; Sari, Puji Nabila; Rajagukguk, Meria Anisa; Tobing, Elisa Magdalena L.; Santoso, Andrew Jonathan Setio; Silaban, Indrawati; Sugiarto, Yossep
Abdimas Mandalika Vol 5, No 1 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i1.33846

Abstract

Abstract:  As artificial intelligence technology advances, teachers must become more proficient in addressing existing issues. Therefore, the goal of this program is to increase teachers' ability to meet the opportunities and challenges presented by the artificial intelligence-based learning era. As technology advances quickly, educators must become more creative, adaptable, and digitally literate, particularly when it comes to incorporating AI into the classroom. Kindergarten, elementary, middle, and high schools in the cities of Jakarta, Surabaya, Pekanbaru, and Jambi are overseen by the Pancaran Metta Paramita PKBM Foundation Guang Ming. Teachers at Guang Ming's school served as training participants in the creation of learning resources, the creation of questions, and the analysis of student work. The activity was carried out through the use of Participatory Action Research (PAR), in which participants received instruction and helpers to aid in their learning as they practiced. According to questionnaire results, participants felt that the PKM's content was in line with their needs, that the implementation period was excellent, that the speakers' content was excellent, that the participants understood the material, and that the PKM activity space was sufficient, receiving a very good rating of between 71.4% and 90.5%.Abstrak: Seiring kemajuan teknologi kecerdasan buatan, guru harus menjadi lebih mahir dalam mengatasi masalah yang ada. Oleh karena itu, tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan guru untuk memenuhi peluang dan tantangan yang disajikan oleh era pembelajaran berbasis kecerdasan buatan. Seiring kemajuan teknologi dengan cepat, para pendidik harus menjadi lebih kreatif, mudah beradaptasi, dan melek secara digital, terutama ketika datang untuk memasukkan AI ke dalam kelas. TK, SD, SMP, dan SMU di Kota Jakarta, Surabaya, Pekanbaru, dan Jambi diawasi oleh Yayasan Pancaran Metta Paramita PKBM Guang Ming. Guru di Sekolah Guang Ming menjabat sebagai peserta pelatihan dalam penciptaan sumber belajar, penciptaan pertanyaan, dan analisis pekerjaan siswa. Metode yang digunakan Participatory Action Research (PAR), di mana peserta menerima instruksi dan pembantu untuk membantu dalam pembelajaran mereka saat mereka berlatih. Menurut hasil kuesioner, peserta merasa bahwa konten PKM sejalan dengan kebutuhan mereka, bahwa periode implementasi sangat baik, bahwa konten pembicara sangat baik, bahwa para peserta memahami materi tersebut, dan bahwa ruang aktivitas PKM sudah cukup, menerima peringkat yang sangat baik antara 71,4% dan 90,5%.
Tak Mau Menyerah, Ibu-Ibu Warga Desa Jatiendah Belajar Editing Video dengan Capcut Ratnadewi, Ratnadewi; Pasodung, Aikho; Andrianto, Heri; Yapinus, Pin Panji; Meythi, Meythi
Jurnal Atma Inovasia Vol. 5 No. 6 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v5i6.11418

Abstract

Residents of RT 5, RW 3, Jatiendah Village, mostly earn as construction workers, open stalls, and sell food. The women in Jatiendah Village, who are primarily housewives dependent on their husband's income, they want to sell food. Limited income and small business capital make it difficult for them to rent a place to sell. High rental costs create an imbalance between income and expenses, ultimately causing their capital to dwindle as they incur losses. The problem that occurs is their inability to create video content to promote their sales. The purpose of this activity is to provide training for the women of Jatiendah Village on how to create video content using the CapCut application. The method used is Asset Based Community Development (ABCD) which develops the ability to make videos. As a result, the women were very enthusiastic about learning the new things. The conclusion of this activity is that Jatiendah villagers benefit from knowledge after being given training in video making and video editing with Capcut. Abstrak— Warga RT 5, RW 3, Desa Jatiendah, sebagian besar berpenghasilan sebagai pekerja bangunan, membuka warung, dan menjual makanan. Untuk ibu-ibu warga desa Jatiendah yang kebanyakan ibu rumah tangga dan bergantung pada penghasilan suaminya, membuat mereka ingin berjualan makanan. Penghasilan yang terbatas dan modal usaha yang kecil membuat mereka kesulitan untuk menyewa tempat berjualan. Sewa tempat yang mahal membuat pemasukan dan pengeluaran menjadi tidak seimbang. Akhirnya modal habis karena mereka merugi. Permasalahan yang terjadi adalah ketidak mampuan mereka untuk membuat konten video untuk mempromosikan jualannya. Tujuan kegiatan di sini adalah memberi pelatihan kepada ibu-ibu warga desa Jatiendah untuk membuat konten video dengan aplikasi Capcut. Metode yang digunakan adalah Asset Based Community Development (ABCD) yang mengembangkan kemampuan membuat video. Hasilnya ibu-ibu sangat antusias belajar hal baru yang mereka dapatkan. Simpulan dari kegiatan ini warga desa Jatiendah mendapat manfaat pengetahuan setelah diberi pelatihan pembuatan video dan editing video dengan Capcut.    
Penyuluhan Penggunaan Listrik yang Efisien dan Aman di Dusun Palintang, Cipanjalu, Cilengkrang, Kabupaten Bandung Heri Andrianto; Aikho Pasodung
Jurnal Atma Inovasia Vol. 5 No. 6 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v5i6.11643

Abstract

One of the prevalent issues in rural communities is the low awareness of efficient and safe use of electricity and electrical appliances, often resulting in hazards such as short circuits, electric shocks, and residential fires, particularly among housewives as the primary users. In response, an educational outreach was conducted on March 18, 2025, as part of the Community Service Program (KKNT) in Palintang Hamlet, Cipanjalu Village. The objective was to provide education and raise awareness about efficient and safe electricity use. Sixteen housewives participated, using the Participatory Action Research (PAR) method with a pre-test and post-test design. The content included electrical safety tips, demonstrations of proper cable installation, and best practices for using electrical appliances. To assess effectiveness, participants completed pre- and post-tests. Results indicated a significant knowledge improvement, with average scores increasing from 73 to 98. This demonstrates the training’s effectiveness in enhancing awareness and understanding of safe electricity use. Participants showed high engagement and expressed intentions to apply the knowledge in their households. This initiative highlights the potential of practical electrical education in rural settings to improve community safety.
Pelatihan Pemrograman Arduino bagi Siswa dan Siswi SMA BPK Penabur Holis Andrianto, Heri; Manurung, Daniel Alfagrace; Jarden, Jearim Jauhari
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 4 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i4.1110

Abstract

Mikrokontroler merupakan komponen penting dalam pengembangan berbagai perangkat pintar, dan perkembangannya terus meningkat seiring dengan hadirnya produk-produk baru dari berbagai vendor. Penguasaan pemrograman mikrokontroler menjadi kompetensi yang strategis, khususnya bagi pelajar sebagai generasi penerus yang diharapkan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Untuk mendukung tujuan tersebut, Program Studi Teknik Elektro Universitas Kristen Maranatha menyelenggarakan kegiatan pelatihan pemrograman Arduino bagi siswa sekolah menengah. Arduino merupakan platform open-source berbasis perangkat keras dan perangkat lunak yang banyak digunakan dalam pengembangan sistem elektronika berbasis mikrokontroler. Salah satu papan yang didukung oleh Arduino adalah ESP32, yang populer karena kemampuannya sebagai mikrokontroler 32-bit dengan fitur konektivitas Bluetooth dan Wi-Fi. Pelatihan ini diikuti oleh 128 siswa kelas X dari empat kelas dan dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada 12–13 Oktober 2023, bertempat di Laboratorium Komputer SMA BPK Penabur Holis. Kegiatan diawali dengan pemaparan materi teori secara singkat, kemudian dilanjutkan dengan praktik simulasi menggunakan aplikasi berbasis web (wokwi.com) untuk merancang rangkaian berbasis ESP32, menulis program Arduino, serta menjalankan simulasi sistem yang telah dibuat. Pada sesi akhir, peserta diperkenalkan pada konsep dasar robotika melalui demonstrasi robot line follower dan obstacle avoider. Secara keseluruhan, pelatihan berjalan sesuai rencana dan mendapat respons positif dengan tingkat antusiasme peserta yang tinggi.
Pelatihan Penggunaan Running Text sebagai Media Informasi di Masjid Jami Nurul Iman Desa Jatiendah Heri Andrianto; Dedi Anderias Bailao
Jurnal Atma Inovasia Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v6i1.12753

Abstract

The advancement of information technology has increasingly influenced various aspects of daily life, including the dissemination of information within places of worship such as mosques. One technological tool that can be effectively utilized for this purpose is a running text display, which can convey prayer schedules, announcements, and other relevant information in an efficient and organized manner. Jatiendah Village, located in the Cilengkrang District of Bandung Regency, is known for its devout community and active participation in religious activities. However, several mosques in the area have yet to adopt running text technology, primarily due to limited knowledge and technical skills related to its installation and operation. This community engagement initiative aimed to address this gap by providing training on the installation and use of running text displays to the management of Jami Nurul Iman Mosque in Jatiendah Village. The training methods included theoretical presentations, demonstrations, and hands-on practice. The outcomes of the program indicated that the participants successfully acquired the necessary knowledge and skills to install and operate running text systems, thereby enhancing the effectiveness of information dissemination within the mosque environment.