Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Program Pembinaan Remaja melalui Aktivitas Renang Berbasis Pengembangan Keterampilan Hidup Juhrodin, Juhrodin; Priana, Ari; Subekti, Nuriska; Narlan, Abdul; Mulyadi, Agus
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat (JPOM) Vol 6, No 3 (2025): November 2025
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v6i3.25224

Abstract

Program pembinaan remaja di Galunggung Aquatic Club Tasikmalaya menghadapi permasalahan belum terintegrasinya pengembangan keterampilan hidup (life skills) secara terprogram dalam pelatihan renang. Program pelatihan yang ada masih terfokus pada aspek teknis dan prestasi tanpa mengembangkan life skills secara sistematis. Tujuan pengabdian ini adalah mengembangkan dan mengimplementasikan model pembinaan remaja melalui aktivitas renang yang terintegrasi dengan delapan komponen life skills meliputi teamwork, goal setting, time management, emotional skills, interpersonal communication, social skills, leadership, dan problem solving and decision making . Metode yang digunakan adalah service learning tipe direct service dengan tahapan inisiasi, perencanaan, identifikasi kebutuhan, aksi, serta monitoring dan evaluasi. Program dilaksanakan selama 16 minggu dengan frekuensi 3 kali per minggu, melibatkan 40 atlet remaja dan 6-8 pelatih. Hasil uji Paired Samples t-Test menunjukkan peningkatan signifikan kemampuan life skills atlet remaja dengan mean difference 82,833, nilai t hitung -13,331, dan signifikansi 0,000 (p 0,05). Program menghasilkan luaran berupa peningkatan keterampilan renang dan life skills atlet, modul pembinaan terintegrasi, pelatih terlatih dengan kompetensi ganda, instrumen evaluasi berbasis kerangka Cronin, serta model program berkelanjutan. Program ini membuktikan bahwa integrasi life skills dalam aktivitas renang efektif meningkatkan pengembangan holistik remaja ketika dirancang secara terstruktur dan sistematis.
Eksplorasi Nilai Karakter Moral Pasca Penerapan Pendekatan Intentionally Structuring dalam Pembelajaran PJOK Studi Kualitatif pada Implementasi Kurikulum Merdeka Juhrodin, Juhrodin; Subekti, Nuriska; Mulyadi, Agus; Narlan, Abdul
Journal of SPORT (Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training) Vol 9, No 3 (2025): Journal of S.P.O.R.T
Publisher : Pendidikan Jasmani Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/sport.v9i3.16909

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi nilai karakter moral peserta didik pasca penerapan pendekatan Intentionally Structuring dalam pembelajaran PJOK pada Kurikulum Merdeka. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus kolektif, penelitian dilakukan di SMA Kecamatan Cineam Kabupaten Tasikmalaya selama delapan bulan. Subjek penelitian meliputi dua guru PJOK, dua peserta didik, dan satu kepala sekolah. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, fokus grup diskusi, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan tematik Braun dan Clarke. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada empat nilai utama: tanggung jawab (85%), kerjasama (82%), sportivitas (78%), dan integritas (71%). Lima fase pembelajaran yang terstruktur berhasil menciptakan lingkungan student-centered dan contextual. Model ideal yang dikonstruksi mengintegrasikan enam komponen strategis: kurikulum spiral, teknologi-enhanced learning, collaborative ecosystem, holistic assessment, peer mentoring, dan sustainability mechanisms, dengan transfer learning efektif ke pembelajaran lainnya.
EKSPLORASI PERAN GURU PJOK DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN PROFIL PELAJAR PANCASILA ELEMEN BERNALAR KRITIS Purnama, Selly; Juhrodin, Juhrodin; Mulyadi, Dwi Yulia Nur
Journal of SPORT (Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training) Vol 9, No 3 (2025): Journal of S.P.O.R.T
Publisher : Pendidikan Jasmani Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/sport.v9i3.16923

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi peran guru PJOK dalam mengimplementasikan elemen bernalar kritis Profil Pelajar Pancasila di SMP Negeri 2 Sukamanti, Kabupaten Ciamis. Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur dengan guru PJOK, Wakasek Kurikulum, dan dua siswa, serta analisis dokumen kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan pemahaman bernalar kritis terkonstruksi bertingkat sesuai peran stakeholder pendidikan. Implementasi pendekatan Teaching Games for Understanding (TGfU) yang diintegrasikan dengan problem-based learning dan pembelajaran kooperatif terbukti efektif mengembangkan kemampuan bernalar kritis dengan menekankan pemahaman taktik sebelum teknik. Faktor pendukung meliputi kebijakan Kurikulum Merdeka, antusiasme siswa, dan kolaborasi guru, sedangkan penghambat mencakup keterbatasan waktu, jumlah siswa besar, dan kebiasaan pembelajaran konvensional. Dampak positif implementasi terlihat pada peningkatan partisipasi aktif, kemampuan problem solving, pemahaman konseptual mendalam, dan transformasi pembelajaran holistik yang mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotor.
Integrasi nilai-nilai universal olahraga ke dalam pendidikan jasmani: kerangka Pengembangan Pemuda Positif (PYD) Juhrodin, Juhrodin; Munanjat Saputra, Yudha; Ma’mun, Amung; Yudiana, Yunyun
Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran Vol 9 No 2 (2023): Jurnal SPORTIF: Jurnal Penelitian Pembelajaran
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/js_unpgri.v9i2.19859

Abstract

The value given to sports to be taken and applied, especially in the physical education process, to support the development of students' adolescent character, this study aims to integrate the universal values of sports into the seven spheres of physical education learning materials to encourage positive adolescent development. The research method used is quantitative, with a quasi-experimental design. The sampling technique uses purposive sampling techniques, with certain considerations from researchers, including students who do not participate in extracurricular sports, with 60 students. The instrument used was a questionnaire of 73 items designed to measure a universal scale of sports scores with validity tests obtained less stable scores = 0.254. Data analysis techniques describe statistical data, normality tests using Shapiro Wilk, homogeneity tests using Leene tests, and hypothesis testing using paired sample t-tests. The result of this study is that the universal values of sport can be well integrated into every physical education lesson in schools. Students can develop social and emotional skills fundamental to success by utilizing these principles in life inside and outside school. Incorporating these values can also help young people cope with the demands of competitiveness and focus on personal growth, not just winning or losing.
MENGINTEGRASIKAN NILAI SOSIAL KEDALAM KOMUNITAS SEPEDA PEREMPUAN Dwi Yulia Nur Mulyadi; Juhrodin Juhrodin; Nuriska Subekti; Agus Mulyadi
Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga Vol 8, No 1 (2025): Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/rjpo.v8i1.18874

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas integrasi nilai-nilai sosial dalam komunitas sepeda perempuan. Menggunakan desain The Matching-Only Pretest-Posttest Control Group Design dengan 18 responden yang dibagi dalam kelompok eksperimen dan kontrol. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang mengukur lima dimensi keterampilan sosial: cooperation, communication, connecting with others, trust, dan team work. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen yang menerima perlakuan integrasi nilai sosial dengan kelompok kontrol (p < 0,05). Kelompok eksperimen menunjukkan peningkatan signifikan pada semua dimensi keterampilan sosial dengan variasi skor yang lebih rendah, mengindikasikan konsistensi pemahaman antar anggota. Dapat disimpulkan bahwa integrasi nilai-nilai sosial dalam komunitas sepeda perempuan efektif meningkatkan keterampilan sosial anggotanya dan berpotensi menjadi platform transformasi sosial serta pemberdayaan perempuan.
Efektivitas Multimedia terhadap Pembelajaran Penjas di Sekolah Dasar : Literatur Review Asep Marpu; Cucu Hidayat; Juhrodin Juhrodin
Jurnal Keolahragaan Vol 12, No 1 (2026): Jurnal Keolahragaan
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkor.v12i1.22203

Abstract

ABSTRACTThis study aims to analyze the effectiveness of multimedia in Physical Education learning at the elementary school level through a narrative literature review of 15 selected articles published between 2010 and 2025. The synthesis indicates that various forms of multimedia—including audiovisual materials, interactive videos, educational websites, PowToon animations, and Construct 2 applications—consistently enhance students’ motor skills, learning motivation, and understanding of movement techniques. Clear visual representations, the ability to replay content, and integrated audio–visual formats enable students to learn sports techniques more accurately than through conventional teacher demonstrations. Moreover, multimedia creates engaging learning experiences that align with the developmental characteristics of young learners, thereby increasing attention, interest, and participation. However, most previous studies focus only on short-term effects, employ quasi-experimental designs, and utilize relatively basic multimedia technologies. Therefore, further research is needed to incorporate advanced technologies such as AR/VR, conduct long-term evaluations, and develop multimedia systems with automatic feedback features to support the transformation of Physical Education learning in line with the Merdeka Curriculum. Keywords: Multimedia; Physical Education; Elementary School ABSTRAKPenelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas multimedia dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani di Sekolah Dasar melalui literature review naratif terhadap 15 artikel terpilih dari tahun 2010–2025. Hasil sintesis menunjukkan bahwa multimedia—meliputi audiovisual, video interaktif, website pembelajaran, PowToon, dan Construct 2—secara konsisten meningkatkan keterampilan motorik, motivasi belajar, serta pemahaman teknik gerak siswa SD. Representasi visual yang jelas, kemampuan pengulangan materi, serta integrasi audio–visual memungkinkan siswa mempelajari teknik olahraga dengan lebih akurat dibanding metode demonstrasi konvensional. Selain itu, multimedia menciptakan pengalaman belajar yang menarik dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak, sehingga meningkatkan perhatian, minat, dan partisipasi siswa. Kendati demikian, penelitian sebelumnya masih terbatas pada dampak jangka pendek dan teknologi sederhana, serta didominasi desain quasi-eksperimen. Oleh karena itu, diperlukan penelitian lanjutan yang mengintegrasikan teknologi mutakhir seperti AR/VR, evaluasi jangka panjang, serta pengembangan multimedia dengan fitur umpan balik otomatis untuk mendukung transformasi pembelajaran PJOK sesuai tuntutan Kurikulum Merdeka. Kata Kunci:       Multimedia,Pendidikan Jasmani, Sekolah Dasar
STRATEGI GURU PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR Asep Zaini Ansharullah; Cucu Hidayat; Juhrodin Juhrodin; Kamarudin Kamarudin; I Kadek Suardika
Jambura Health and Sport Journal Vol 8, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/jhsj.v8i1.35648

Abstract

Motivasi belajar siswa sekolah dasar memiliki peran penting dalam keberhasilan pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK), terutama di sekolah pedesaan yang sering menghadapi keterbatasan sarana dan kondisi lingkungan yang menantang. Guru dituntut untuk menerapkan strategi pembelajaran yang adaptif, kreatif, dan sesuai dengan karakteristik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi yang digunakan guru PJOK dalam meningkatkan motivasi belajar siswa, mendeskripsikan proses implementasinya dalam pembelajaran, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat yang memengaruhi efektivitas strategi tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, yang memungkinkan peneliti menggali makna pengalaman mengajar guru PJOK secara mendalam. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan tiga guru PJOK di Sekolah Dasar Negeri Desa Bojongsari, Kecamatan Culamega, Kabupaten Tasikmalaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan berbagai strategi seperti pendekatan permainan, penggunaan media sederhana dan alat modifikasi, pemberian Reward, variasi metode, dan diferensiasi pembelajaran. Implementasi strategi dilakukan secara terstruktur mulai dari perencanaan, apersepsi, demonstrasi, pengelolaan lapangan, pemberian umpan balik, hingga refleksi penutup. Faktor pendukung pembelajaran meliputi antusiasme siswa, dukungan sekolah, dan pengalaman guru, sedangkan hambatannya mencakup keterbatasan sarana, cuaca, heterogenitas siswa, dan jumlah siswa yang besar. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan pentingnya kreativitas dan fleksibilitas guru PJOK dalam menciptakan pembelajaran yang memotivasi dan kontekstual, serta memberikan kontribusi bagi pengembangan praktik pembelajaran PJOK di sekolah dasar pedesaan.
EKSPLORASI SARANA DAN PRASARANA PJOK DALAM MENDUKUNG PROSES PEMBELAJARAN: STUDI KUALITATIF Gun Gun Gunawan; Gumilar Mulya; Juhrodin Juhrodin
Jambura Health and Sport Journal Vol 8, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/jhsj.v8i1.35679

Abstract

Sarana dan prasarana merupakan komponen penting dalam mendukung kualitas pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), namun banyak sekolah masih menghadapi keterbatasan fasilitas sehingga proses pembelajaran tidak berlangsung secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kondisi aktual sarana dan prasarana PJOK, pola pemanfaatannya oleh guru, kendala yang dihadapi selama pelaksanaan pembelajaran, serta strategi optimalisasi yang dilakukan sekolah di Kecamatan Kadipaten. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi, melibatkan empat guru PJOK sebagai informan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis fenomenologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sarana dan prasarana di empat sekolah masih berada pada kategori terbatas, ditandai dengan kondisi lapangan yang tidak layak, peralatan yang aus dan jumlahnya tidak mencukupi, serta fasilitas pendukung yang kurang terawat. Guru memanfaatkan fasilitas secara adaptif melalui rotasi kelompok, penggunaan alat alternatif, improvisasi bahan lokal, serta pemanfaatan ruang-ruang alternatif untuk menjaga keberlangsungan pembelajaran. Kendala utama meliputi keterbatasan anggaran, kerusakan alat yang sering terjadi, pengaruh cuaca, keterbatasan ruang penyimpanan, serta hambatan administratif dalam pengadaan fasilitas. Strategi optimalisasi dilakukan melalui kerja sama dengan komite sekolah dan masyarakat, kegiatan gotong royong, pembuatan alat sederhana, serta pelatihan internal guru. Penelitian ini menegaskan perlunya dukungan kebijakan, alokasi anggaran yang memadai, dan sistem pemeliharaan fasilitas yang terstruktur untuk meningkatkan kualitas pembelajaran PJOK secara berkelanjutan.
Program Pembinaan Remaja melalui Aktivitas Renang Berbasis Pengembangan Keterampilan Hidup Juhrodin, Juhrodin; Priana, Ari; Subekti, Nuriska; Narlan, Abdul; Mulyadi, Agus
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat (JPOM) Vol 6, No 3 (2025): November 2025
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v6i3.25224

Abstract

Program pembinaan remaja di Galunggung Aquatic Club Tasikmalaya menghadapi permasalahan belum terintegrasinya pengembangan keterampilan hidup (life skills) secara terprogram dalam pelatihan renang. Program pelatihan yang ada masih terfokus pada aspek teknis dan prestasi tanpa mengembangkan life skills secara sistematis. Tujuan pengabdian ini adalah mengembangkan dan mengimplementasikan model pembinaan remaja melalui aktivitas renang yang terintegrasi dengan delapan komponen life skills meliputi teamwork, goal setting, time management, emotional skills, interpersonal communication, social skills, leadership, dan problem solving and decision making . Metode yang digunakan adalah service learning tipe direct service dengan tahapan inisiasi, perencanaan, identifikasi kebutuhan, aksi, serta monitoring dan evaluasi. Program dilaksanakan selama 16 minggu dengan frekuensi 3 kali per minggu, melibatkan 40 atlet remaja dan 6-8 pelatih. Hasil uji Paired Samples t-Test menunjukkan peningkatan signifikan kemampuan life skills atlet remaja dengan mean difference 82,833, nilai t hitung -13,331, dan signifikansi 0,000 (p 0,05). Program menghasilkan luaran berupa peningkatan keterampilan renang dan life skills atlet, modul pembinaan terintegrasi, pelatih terlatih dengan kompetensi ganda, instrumen evaluasi berbasis kerangka Cronin, serta model program berkelanjutan. Program ini membuktikan bahwa integrasi life skills dalam aktivitas renang efektif meningkatkan pengembangan holistik remaja ketika dirancang secara terstruktur dan sistematis.