Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Wisata Heritage Dan Kalangan Milenial Muda Di Kota Bandung Era Purike; Nur Azizah; Kunto Ajibroto; Priatna Kesumah; Nana Sujana
TUTURAN: Jurnal Ilmu Komunikasi, Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 1 (2023): Februari: TUTURAN
Publisher : Institut Nalanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1355.311 KB) | DOI: 10.47861/tuturan.v1i1.109

Abstract

Sebanyak 54,8% wisatawan domestik berasal dari kelompok usia 15-34 tahun. Salah satu kota wisata yang diminati oleh 33% kalangan milenial muda yang berusia 15-28 tahun adalah Kota Bandung. Bandung yang dikenal sebagai Paris van Java yang menjadi pusat mode memberikan magnet tersendiri bagi generasi milenial. Selain menjadi pusat mode, Bandung juga memiliki banyak nilai sejarah yang menarik untuk diulas. Untuk mengetahui pemahaman generasi milenial terhadap wisata sejarah yang ada di Indonesia, penulis menggunakan metode penelitian kualitatif melalui wawancara terstruktur dengan menggunakan pertanyaan terbuka. Hal ini dimaksudkan agar responden lebih bebas mengungkapkan pengetahuan, pengalaman dan pemikiran mereka terhadap wisata sejarah yang ada di Kota Bandung. Sebesar 87,5% generasi milenial menyatakan bahwa wisata heritage di Kota Bandung merupakan wisata yang menarik. Sebesar 93,8% kalangan milenial memahami arti penting dari wisata heritage. Mereka tertarik untuk menjelajahi cerita di balik monumen, bangunan, dan situs yang mereka kunjungi, dan ingin terlibat dengan komunitas lokal untuk mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang hal tersebut.Hambatan pemasaran wisata heirtage adalah: (1) Kurangnya edukasi public (2) Atraksi seni dan budaya yang membosankan (3) Kurangnya tempat (spot) swafoto di lokasi wisata heritage (4) Komunikasi pemasaran yang tidak sesuai. Jika factor-faktor tersebut dapat diatasi dan disesuaikan dengan karakteristik kalangan milenial, maka wisata heritage dapat menjadi pasar yang sangat potensial memutar perekonomian.
STRATEGI MENGEMBANGKAN PERUSAHAAN MELALUI MERGER DAN AKUISISI Shinji Putri Rahmawati; Aliza Meidana Putri; Hisan Tsabit; Nelly Hikmahtul Hoeriah; Kunto Ajibroto; Linna Ismawati
JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN (EKO-BISMA) Vol 2 No 1 (2023): JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN (EKO-BISMA)
Publisher : PUBLISHER ABISATYA DINAMIKA ISWARA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58268/eb.v2i1.25

Abstract

Mergers and acquisitions are processes carried out by companies to combine the two companies with the aim of expanding market share, increasing profits generated, improving company performance and can be used as a strategy in developing a business. This study aims to find out what strategies companies should implement in developing their business through Mergers and Acquisitions. By using the literature study method and using secondary data through journals, theses, news and so on. The results of this study explain that a mature strategy is needed in the Merger and Acquisition process to achieve success. Analyzing and selecting suitable target companies, carrying out a due diligence process, reducing premium levels, integrating operations effectively and maintaining or increasing owned resources are some of the strategies needed in a successful merger or acquisition.
PENGARUH LAYANAN M-BANKING TERHADAP KEPUASAN NASABAH Angel Simatupang; Hani Hatimatunnisani; Hasdilla Syafitri; Rifki Paturohman; Kunto Ajibroto
JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN (EKO-BISMA) Vol 3 No 2 (2024): JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN (EKO-BISMA)
Publisher : PUBLISHER ABISATYA DINAMIKA ISWARA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58268/eb.v3i2.123

Abstract

The aim of this research is to analyze the influence of M-Banking services on customer satisfaction. The type of research used is quantitative with descriptive methods. A sample of 56 respondents was taken randomly using a questionnaire. The results show that M-Banking services have a positive and significant effect on customer satisfaction. The existence of M-Banking services helps customers speed up transactions, so that the process can be carried out more flexibly and efficiently. However, service provider banks need to pay better attention to user security and handling online complaints in order to increase customer satisfaction.