Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Analisis Perundungan Verbal Dengan Kecerdasan Interpersonal Siswa Kelas Tinggi Awaluddin Muin; Rosmalah Rosmalah; Risky kiki
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar (JPPSD) Vol 2, No 3 (2023)
Publisher : Universtas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pjppsd.v2i3.34985

Abstract

Penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif deskriptif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keterkaitan perundungan verbal dengan kecerdasan interpersonal siswa kelas tinggi. Subjek penelitian pada penelitian ini adalah siswa dan guru kelas tinggi SDN 26 Watang Palakka. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan membagikan angket kepada siswa, teknik wawancara dengan guru dan melakukan observasi. Instrument pendukung yang digunakan untuk mengumpulkan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pedoman wawancara, lembar pernyataan dan lembar observasi, yang diperoleh dianalisis dengan tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan Penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan beragam perundungan verbal yang terjadi diantaranya adalah mengejek, memberikan julukan negatif, kata-kata kasar dan sebutan kondisi fisik. Siswa yang cenderung mengalami perundungan verbal  memiliki kemampuan dalam berinteraksi yang  kurang baik. Siswa memiliki kemampuan yang kurang baik dalam bekerja kelompok, kurang Memiliki kemampuan dalam berinteraksi secara aktif dengan teman sebaya maupun dengan guru.  Dari dampak negatif bahwa terdapat keterkaitan antara perundungan verbal dengan kecerdasan interpersonal siswa kelas tinggi SDN 26 Watang Palakka Kabupaten Bone.
Penerapan Model Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS (Studi pada Siswa Kelas IV SDN 114 Manciri Kecamatan Ajangale Kabupaten Bone) Sitti Jauhar; Awaluddin Muin; Waode Ummu Kultsum
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar (JPPSD) Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Universtas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jppsd.v3i1.48313

Abstract

AbstrakPenelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan model pembelajaran berdiferensiasi untuk meningkatkan hasil belajar IPS. Pendekatan Kualitatif bersifat deskriptif. Setting penelitian adalah SDN 114 Manciri Kecamatan Ajangale Kabupaten Bone. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas IV yang berjumlah 19 siswa, terdiri dari 6 laki-laki dan 13 perempuan. Prosedur pengumpulan data dalam penelitian menggunakan observasi data dan tes. Teknik analisis data dalam penelitian adaalah reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan, baik pada akitvitas guru maupun siswa yang dibuktikan dengan nilai ketuntasan hasil belajar siswa pada siklus I yaitu 68,42% atau kategori Cukup (C) dan mengalami peningkatan nilai ketuntasan belajar pada siklus II yaitu 78,94% atau kategori baik (B). Dapat disimpulkan bahwa model berdiferensiasi dapat meningkatkan hasil belajar IPS.Kata kunci : Model Berdiferensiasi, Hasil Belajar IPS.
Penerapan Model Pembelajaran Koperatif Tipe Two Stay Two Stray Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar IPAS Siswa Kelas IV SD Inpres 12/79 Biru 1 Kabupaten Bone Anugrah Achmad Adiyaksa; Awaluddin Muin; Muhammad Ikhsan Sukaria
Journal of Primary Education Innovation and Research Vol 1 No 02 (2025): Journal of Primary Education Innovation and Research
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar IPAS siswa kelas IV SD Inpres 12/79 Biru 1 Kabupaten Bone melalui model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray. Masalah yang dihadapi yaitu rendahnya motivasi belajar siswa yang ditandai dengan kurangnya partisipasi, perhatian, serta interaksi selama proses pembelajaran, yang disebabkan oleh dominannya metode ceramah dan minimnya kesempatan bertanya atau berpendapat. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan angket. Teknik analisis data dalam penelitian ini meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perolehan motivasi belajar siswa pada siklus I terdapat 12 dari 20 siswa yang mencapai indikator keberhasilan dengan persentase 60% (Cukup), sedangkan pada siklus II terdapat 18 dari 20 siswa yang mencapai indikator keberhasilan dengan persentase 90% (Baik). Persentase aktivitas guru pada siklus I mencapai 76,19% (Cukup), dan pada siklus II mencapai 90,47% (Baik). Persentase aktivitas siswa pada siklus I mencapai 71,42% (Cukup), dan pada siklus II mencapai 85,71% (Baik). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Strayefektif dalam meningkatkan motivasi belajar IPAS siswa kelas IV SD Inpres 12/79 Biru 1 Kabupaten Bone
Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning dalam meningkatkan minat belajar mata pelajaran seni rupa siswa kelas VI SD Inpres 4/82 Pacing Awaluddin Muin; Justitianalubis, Yasmin
Journal of Primary Education Innovation and Research Vol 1 No 02 (2025): Journal of Primary Education Innovation and Research
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran Project Based Learning dalam meningkatkan minat belajar mata pelajaran seni rupa siswa kelas VI SD Inpres 4/82 Pacing. Dengan jumlah subjek 11 siswa . teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu menggunakan lembar observasi dan lembar angket. Teknik analisis data mengguanakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian serta penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan bahwa terdapat peningkatan minat belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran Project Based Learning. Hal tersebut dapat dilihat dari rata-rata nilai ketuntasan indikator keberhasilan minat belajar pada siklus I dan II. Hal ini dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Project Based Learning dapat meningkatkan minat belajar siswa dalam pembelajaran seni rupa.
Penerapan Model Pembelajaran Crossword Puzzle Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Seni Musik Siswa Kelas VI SD Inpres 4/82 Pacing Kabupaten Bone Andi Adelia Putri Ramadani; Awaluddin Muin; Muhammad Ikhsan Sukaria
Journal of Primary Education Innovation and Research Vol 1 No 02 (2025): Journal of Primary Education Innovation and Research
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar Seni Musik siswa kelas VI SD Inpres 4/82 Pacing Kabupaten Bone melalui model pembelajaran Crossword Puzzle. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan angket. Teknik analisis data penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perolehan motivasi belajar siswa pada siklus I terdapat 7 dari 12 siswa yang mencapai indikator keberhasilan dengan persentase 58,33% (Cukup), sedangkan pada siklus II terdapat 10 dari 12 siswa yang telah mencapai indikator keberhasilan dengan persentase 83,33% (Baik). Persentase aktivitas guru pada siklus I mencapai 72,72% (Cukup), sedangkan persentase pada siklus II mencapai 96,96% (Baik). Persentase aktivitas siswa pada siklus I mencapai 69,69% (Cukup), sedangkan persentase pada siklus II mencapai 96,96% (Baik). Hal ini dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Crossword Puzzle dapat meningkatkan motivasi belajar Seni Musik siswa kelas VI SD Inpres 4/82 Pacing Kabupaten Bone. 
Penerapan Model Pembelajaran ARCS Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPAS  Kelas V SD 12/79 Toro Kabupaten Bone Arni Sasmitasari; Awaluddin Muin; Firdaus
Journal of Primary Education Innovation and Research Vol 1 No 02 (2025): Journal of Primary Education Innovation and Research
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan model pembelajaran Attention, Relevance, Confidence, Statisfaction dalam Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Pada Siswa Kelas V Di SD 12/79 Toro Kabupaten Bone. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V yang berjumlah sebanyak 29 siswa dan guru wali kelas V. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi dan tes. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu mereduksi data, mendeskripsikan data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan aktivitas guru dalam menerapkan model pembelajaran Attention, Relevance, Confidence, Statisfaction pada siklus I mencapaikategori Cukup (C) dan pada siklus II mencapai kategori Baik (B). Adapun hasil belajar IPAS siswa pada siklus I menunjukkan sebanyak 68,96% atau 20 siswa memperoleh nilai rata-rata 75,51 dengan kualifikasi cukup (C) dan mengalami peningkatan pada siklus II sebanyak 86,20% atau 25 siswa dengan nilai rata-rata 80,31 dengan kualifikasi baik (B). Hal ini dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran ARCS dapat meningkatkan hasil belajar IPAS siswa.
Analisis Keterlaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) SD Negeri 19 Toro Kecamatan Tanete Riattang Timur Kabupate Bone Helmelia Putri; Awaluddin Muin; Mujahidah
Journal of Primary Education Innovation and Research Vol 1 No 02 (2025): Journal of Primary Education Innovation and Research
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan Keterlaksanaan Projek Penguatan profil Pelajar Pancasila (P5) SD Negeri 19 Toro Kecamatan Tanette Riattang Timur Kabupaten Bone. Pendekatan dan jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlaksanaan Projek Penguatan profil Pelajar Pancasila (P5) SD Negeri 19 Toro sudah terlaksana meskipun belum optimal. Hal ini disebabkan oleh beberapa kendala seperti kurangnya pelatihan guru, terbatasnya sarana dan prasarana, serta rendanya keterlibatan orang tua peserta didik. Namun, pelaksanaan P5 tetap berjalan dengan pendekatan tematik dan sistem blok, serta melibatkan peserta didik secara aktif dalam kegiatan yang relevam dengan tema yang diangkat. Evaluasi dilakukan melalui observasi langsung dan refleksi bersama antar guru. Secara keseluruhan keterlaksanaan P5 SD Negeri 19 Toro berada pada tahap berkembang diperlukan peningkatan dari segi pelatihan guru dan juga sarana pendukung P5 sehingga pelaksanaanya lebih efektif dan bermakna bagi peserta didik.
Workshop Seni Pertunjukan : Penguatan Literasi Budaya Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Sitti Rahmi; Ibrahim; Awaluddin Muin; Muhammad Ikhsan Sukaria; Andika Marsuki
MAMMIRI: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 3 (2025): Oktober 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi seni dan kemampuan ekspresi mahasiswa PGSD melalui workshop seni pertunjukan. Latar belakang kegiatan ini berangkat dari kebutuhan mahasiswa sebagai calon guru Sekolah Dasar untuk memiliki kompetensi dalam mengintegrasikan seni dalam pembelajaran agar lebih kreatif, komunikatif, dan menarik bagi peserta didik. Workshop dilaksanakan selama satu hari dengan tiga tahapan utama, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Pada tahap pelaksanaan, peserta mendapatkan pemaparan materi dasar seni pertunjukan, demonstrasi teknik, dan praktik langsung melalui latihan ekspresi, vokal, dan gerak, yang diakhiri dengan pementasan singkat sebagai bentuk aplikasi. Metode pelaksanaan mengutamakan pendekatan partisipatif agar mahasiswa aktif terlibat dalam setiap proses. Data hasil kegiatan diperoleh melalui observasi selama workshop dan umpan balik peserta pada akhir sesi. Hasil menunjukkan bahwa workshop dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap konsep seni pertunjukan, menumbuhkan rasa percaya diri, serta memberikan keterampilan praktis yang relevan untuk diterapkan dalam pembelajaran di sekolah dasar. Evaluasi kegiatan juga menunjukkan respons positif dari peserta yang merasa kegiatan ini menambah wawasan serta memperkaya kompetensi pedagogik mereka.
Sosialisasi Penggunaan Media Video Animasi Powton Guru SD Inpres 3/77 Panyili Kecamatan Palakka Kabupaten Bone Abd. Hafid; Awaluddin Muin; Rosmalah; Satriani DH; Hardianti Hafid
Jurnal Abdi Masyarakat Pendidikan Vol. 2 No. 02 (2025): Jurnal Abdi Masyarakat Pendidikan
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Kampus VI Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this Community Service Program is to improve the pedagogical competence of teachers.. The target of the socialization on the use of Powtoon animated video media is the teachers of SD Inpres 3/77 Panyili, Palakka District, Bone Regency, as the participants. This socialization activity includes understanding the concept of Powtoon animated video media, the steps for creating Powtoon animated videos, and their use in learning. During the socialization, participants were provided with a guideline file for using Powtoon animated video media, enabling them to gain understanding and inspiration to apply it in their teaching practices. The results of the activity received positive responses from the participants because they gained knowledge about the use of animated video media and its practical application, which can help improve their pedagogical skills—particularly in designing and using Powtoon animated video media according to the learning objectives in elementary schools. This allows students to become more motivated, interested, active, and achieving. The conclusion of this activity is that participants gave positive responses regarding the practical knowledge and hands-on experience in using Powtoon animated video media, which can be utilized in learning to motivate students and enhance their interest and learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN RADEC TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS EKSPLANASI SISWA KELAS V SD INPRES 6/75 PANCAITANA KABUPATEN BONE Abd. Hafid; Awaluddin Muin; Andi Risna Rabiul Duhaeni
MACCA : Science-Edu Journal Vol.2, No.3 (2025): Oktober 2025
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/msej.v2i3.4106

Abstract

This research is a quantitative study that aims to determine the effect of using the RADEC learning model on the ability to write explanatory texts of fifth grade students of SD Inpres 6/75 Pancaitana, Bone Regency. This type of research is Pre-Experimental design with One-Group Pretest-Posttest form. The independent variable in this study is the RADEC learning model (X), while the dependent variable is the ability to write explanatory text (Y) with a total of 21 students. The data collection technique used was a 2-time test to determine students' ability to write explanatory text before and after using the RADEC Learning model. Data analysis used descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis. The results of descriptive statistical analysis showed that before applying the RADEC learning model, the average student pretest score was 49.19 which was in the sufficient category and after applying the RADEC Learning model, the student posttest results increased with an average of 79.10 which was in the good category. From the results of inferential statistical analysis, the pretest and posttest data obtained by students were normally distributed and homogeneous, besides the results of hypothesis testing showed a difference in students' ability to write explanatory text before and after applying the RADEC learning model. The conclusion of this study is that there is a significant effect of the RADEC learning model on the ability to write explanatory texts of fifth grade students of SD Inpres 6/75 Pancaitana, Bone Regency.