Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pemanfaatan Pojok Baca Dalam Meningkatkan Minat Baca Siswa di SD Negeri 1 Baubau Azaz Akbar; Suarti Suarti; Manan Manan; Nasrullah Nasrullah
Journal on Education Vol. 7 No. 2 (2025): Journal on Education: Volume 7 Nomor 2 Tahun 2025 In Progress (Januari-Februari
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i2.8050

Abstract

This research aims to examine the use of reading corners in increasing students' reading interest in elementary schools. This type of research is descriptive qualitative which aims to reveal the context of the use of reading corners in fostering students' interest in reading at SD Negeri 1 Baubau. The results of this research show that the availability of a reading corner at SD Negeri 1 Baubau based on the research results shows that it has been implemented well, although there are still shortcomings such as data collection on reading books that have been read by students has not been carried out and the design of the reading corner has not been implemented in classes III and IV. . The Teacher's Role in Implementing and Utilizing Reading Corners. Based on the theory used and field conditions, both from observations and interviews with the homeroom teacher, the teacher has carried out his main duties well, but is hampered by a community environment that has minimal awareness of reading.
The Influence of School Environment on Student Character in Class VI of 96 Buton State Elementary School, Buton Regency Silvia Maharani; Suarti; Faslia
AIQU: Journal Multidiscipliner of Science Vol. 2 No. 2 (2024): JUNE, AIQU: Journal Multidiscipliner of Science
Publisher : Institute Journal and Publication Muhammadiyah University of Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem in this study is the influence of the school environment on the character of grade VI students of Elementary School 96 Buton. This study aims to determine the influence of the school environment on the character of grade VI students of Elementary School 96 Buton. The data collection instrument is in the form of a questionnaire. The sampling technique in this study is the saturated sampling technique with a sample size of 21 students. The results obtained in this study are that there is a significant relationship of 0.704 and the influence of the school environment on the character of students at Elementary School 96 Buton is in the high category with a correlation interpretation of 0.60-0.799. This is indicated by the results of the product moment calculation, which is 0.704. While through the t test, the t table is obtained at a significance level of 5% = 1.729, this means that the calculated t> t table with an accumulated value of 6.722> 1.729. Thus, the results of the study are significant between the school environment and student character.
Pentingnya Gerakan Literasi dan Numerasi dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Siswa di SD Negeri 2 Bone-Bone Suarti; Nita Sri Budiarti; Sinta Pertiwi; Wa Ode Hasti Amelia; Ciang; Nur Safitri Tomia; Nur Vita; Wanurmila
Permadani: Jurnal Pengabdian Riset Masyarakat Madani Vol. 2 No. 1 (2024): APRIL, Permadani: Jurnal Pengabdian Riset Masyarakat Madani
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/permadani.v2i1.6293

Abstract

Penerapan program litersi membaca ini berfungsi agar meningkatnya keterampilan literasi dan numerasi membaca peserta didik kelas bawah sampai kelas tinggi pada Sekolah Dasar Negeri 2 Bone-bone yang melatar belakangi siswa kelas 1-5 yang ada beberapa di antaranya yang belum lancar dalam membaca. Maka dari itu, mesti ada proses pelajaran dengan menerapkan strategi untuk mendidik dan memperluas kecakapan membaca anak-anak. Pengkajian ini bermaksud agar membangkitkan kecakapan membaca siswa yang belum mampu dalam belajar membaca. Jenis penelitian ini menggunaakan jenis penelitian kualitatif dan dokumentasi. Metode yang diterapkan dalam gerakan literasi dan numerasi di SD Negeri 2 Bone-Bone melibatkan pendekatan holistik yang mencakup kegiatan pembelajaran berbasis proyek dan permainan edukatif. Pendekatan ini dimulai dengan pemetaan kebutuhan literasi dan numerasi siswa melalui asesmen awal untuk menentukan area yang perlu diperkuat. Hasil pengabdian di SD Negeri 2 Bone-Bone bahwa mahasiswa PLP II Universitas Muhammadiyah Buton memberikan les tambahan kepada siswa yang belum lancar membaca. Penerapan program literasi dan numerasi membaca menggunakan metode kontekstual atau dengan di berikan buku bacaan yang di gemari siswa untuk di baca.
Analisis Situasi di SD Negeri 2 Wameo dalam Kegiatan Program Magang Suarti Suarti; Salna Zelika
Termasyhur: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): TERMASYHUR: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan kegiatan magang bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar adalah menyiapkan mahasiswa sebagai calon tenaga pendidik yang profesional, serta membangun landasan jati diri pendidik dan memantapkan kompetensi akademik kependidikan. Persiapan yang dilakukan dalam rangka kegiatan program magang meliputi pengajaran mikro, bpembekalan, observasi pembelajaran dan kegiatan persiapan mengajar. Pengelolaan kelas seringkali menimbulkan suatu permasalahan karena melibatkan seluruh anggota kelas yang mempunyai karakter yang berbeda-beda. Dalam hal ini, seorang guru harus dapat mengantisipasi, memahami, dan menemukan solusi untuk permasalahan tersebut dengan cepat, dan tepat. Situasi yang ditemukan dalam kelas seringkali berbeda jauh dari perencanaan yang sudah tertuang dalam RPP. Oleh karennya, seorang guru harus mempunyai rencana cadangan andai kata terjadi hal-hal diluar dugaan. Diperlukan kedekatan dengan siswa untuk mengetahui karakter-karakter siswa sehingga membantu dalam mengatasi masalah yang timbul pada saat pembelajaran. Pada saat menemui hambatan-hambatan, mahasiswa berusaha meminimalkan hambatan seperti menggunakan metode mengajar yang interaktif dan menarik sehingga siswa termotivasi untuk aktif di dalam kelas. Selain itu, mengantarkan materi harus relevan dan sesuatu dengan kehidupan peserta didik.
Pemberdayaan Literasi Al-Qur’an Melalui Program Mengaji Berbasis Metode Tartil di Lingkungan Masyarakat Desa Matawia Nurmin Aminu; Kamarudin; Hijrawatil Aswat; Wa Ode Dian Purnamasari; Suarti
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 10 No. 01 (2026): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v10i01.3861

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi Al-Qur’an melalui penerapan metode tartil pada kegiatan mengaji di lingkungan masyarakat Desa Matawia. Permasalahan rendahnya kemampuan membaca Al-Qur’an, terutama terkait ketepatan makhraj, panjang pendek bacaan, dan penguasaan kaidah tajwid, masih menjadi tantangan di berbagai kelompok usia sehingga diperlukan sebuah pendekatan pembelajaran yang sistematis, mudah dipahami, dan dapat diterapkan secara berkelanjutan. Melalui program ini, peserta dibimbing secara bertahap mulai dari pengenalan huruf hijaiyah, perbaikan bacaan melalui tahsin, penguatan pemahaman tajwid, hingga praktik tilawah yang dilakukan secara terstruktur sesuai kemampuan masing-masing. Proses pelatihan dilengkapi dengan pendampingan intensif dalam kelompok kecil, yang memungkinkan tutor memberikan koreksi langsung dan mendorong pembelajaran kolaboratif melalui model peer learning. Evaluasi dilakukan secara berkala melalui observasi bacaan dan tes prapost untuk mengetahui perkembangan kemampuan peserta secara objektif. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kelancaran membaca, ketepatan dalam menerapkan tajwid, serta meningkatnya rasa percaya diri peserta dalam membaca Al-Qur’an di hadapan pembimbing maupun kelompoknya. Secara keseluruhan, program ini membuktikan bahwa metode tartil tidak hanya efektif dalam memperkuat literasi Al-Qur’an, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan budaya keagamaan masyarakat melalui pembiasaan belajar yang terarah, terpadu, dan berkesinambungan.