Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

OPTIMASI DAN UJI AKTIVITAS NANOEMULGEL EKSTRAK SURUHAN (Peperoma pellucida.L) PADA BAKTERI MRSA Anwar, Hasrianti; Aminah, Ibtisamatul; Syamsuriyati, Syamsuriyati
Pharmacology And Pharmacy Scientific Journals Vol. 3 No. 2: Desember, 2024, PAPS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/papsjournals.v3i2.681

Abstract

Nanopartikel adalah salah satu teknologi yang dikembangkan untuk meningkatkan efisiensi penghantaran obat dan banyak digunakan dalam berbagai aplikasi biomedis, termasuk terapi antibakteri. Ekstrak suruhan diketahui memiliki aktivitas antibakteri, antijamur, dan antiinflamasi, sehingga berpotensi digunakan dalam perawatan luka. Nanoemulsi memiliki ukuran partikel yang sangat kecil, berkisar antara 50-1000 nm, dengan sistem penghantaran obat yang mampu menembus lapisan epidermis kulit, sehingga meningkatkan bioavailabilitas zat aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formula nanoemulsi yang optimal dan mengevaluasi efektivitas sediaan nanoemulgel. Data yang dianalisis meliputi uji %transmitansi dan ukuran partikel dari sediaan nanoemulsi ekstrak suruhan, menggunakan perangkat lunak Minitab 19 dengan metode desain faktorial DOE. Efektivitas nanoemulgel dievaluasi melalui pengukuran panjang zona hambat bakteri. Hasil optimasi formula menunjukkan bahwa penggunaan Tween 80 sebanyak 22,5 ml dan minyak isopropil miristat sebanyak 2 ml menghasilkan ukuran partikel sebesar 12,13 nm dengan %transmitansi mencapai 99,12%. Panjang zona hambat bakteri digunakan untuk mengevaluasi daya hambat ekstrak suruhan terhadap pertumbuhan bakteri. Berdasarkan analisis statistik, nanoemulgel ekstrak suruhan terbukti memiliki aktivitas antibakteri dengan kategori sedang. Formula yang paling optimal adalah formula FA, dengan konsentrasi 15% menghasilkan rata-rata zona hambat sebesar 16 mm (kategori sedang).
Pengaruh Pemberian Madu dan Tablet Fe Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Pada Remaja Putri Ridni Husnah; Syamsuriyati; Fitriani; Angellisa Lammabue Panjaitan
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.162

Abstract

Anemia merupakan keadaan tubuh dengan jumlah sel darah merah yang sedikit sehingga mempengaruhi kadar hemoglobin dan berada di bawah batas normal. Remaja menjadi salah satu kelompok rentan mengalami anemia karena remaja sedang berada dalam fase di mana pertumbuhan dan perkembangannya berlangsung dengan cepat, sehingga kebutuhan tubuh akan zat besi pun mengalami peningkatan. Salah satu cara untuk mengurangi anemia dengan memberikan pengertian pada remaja mengenai pentingnya meminum tablet Fe ketika mengalami menstruasi dan menganjurkan remaja rutin mengkonsumsi madu. Madu merupakan salah satu cara untuk meningkatkan hemoglobin dan tidak memiliki efek samping dalam mengonsumsinya. Madu memiliki kandungan besi 1 gram dalam setiap 100 gram. Metode Penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan menggunakan Desain Penelitian Pre and Post-Test With Countrol Group. Sampel yang digunakan adalah Remaja Putri yang Anemia sebanyak 30 dipilih secara perposive sumpling. Peneiltian dilaksanakan di Universitas Awal Bros dengan hasil penelitian dan analisis data yang telah dilakukan tentang Perbandingan Pemberian Madu dan Tablet Fe Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin (Hb) Pada Remaja Putri didapatkan kesimpulan : Terdapat perbedaan kadar Hemoglobin sebelum dan setelah pemberian Madu dan Tablet Fe pada kelompok intervensi yang meningkat secara signifikan. Tujuan untuk mencegah anemia pada remaja putri dengan pemberian Madu dan Tablet Fe
Pengaruh Marketing MIX 7P Terhadap Minat Kunjungan Ulang Pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Mamuju Polda Sulbar Wattimena, Jans Goldman; Latu, Saparuddin; Basir, Muhammad; Syamsuriyati, Syamsuriyati; Amir, Arfenti; Patarai, Muhammad Idris
INHEALTH : INDONESIAN HEALTH JOURNAL Vol. 3 No. 1 (2024): INHEALTH JOURNAL
Publisher : CV. Eureka Murakabi Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56314/inhealth.v3i1.353

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh marketing mix 7P (product, price, place, promotion, people, process, dan physical evidence) terhadap minat kunjungan ulang pasien Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Bhayangkara Mamuju Polda Sulawesi Barat. Desain penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel sebanyak 97 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square dan regresi logistik dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki persepsi positif terhadap variabel 7P. Variabel yang memiliki pengaruh signifikan terhadap minat kunjungan ulang pasien adalah product, price, place, promotion, people, process, dan physical evidence (p<0,05). Sebanyak 89,7% responden menyatakan berminat melakukan kunjungan ulang. Kesimpulan: marketing mix 7P secara bersama-sama berpengaruh terhadap minat kunjungan ulang pasien IGD. Penelitian ini merekomendasikan pihak rumah sakit untuk meningkatkan kualitas layanan, strategi promosi aktif, dan fasilitas pendukung guna memperkuat loyalitas pasien.