Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search
Journal : Bernas

GROWTH RESPONSE AND YIELD OF KAILAN (Brassica Oleraceae) AGAINST WATER HYACINTH BOKASHI AND SOME TYPES OF LIVESTOCK URINE APPLICATION Irwanto Irwanto; Cik Zulia; Deddy Wahyudin Purba
Bernas : Jurnal Penelitian Pertanian Vol 14, No 1 (2018): Bernas February 2018
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.915 KB)

Abstract

Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Asahan, Kabupaten Asahan, Propinsi Sumatera Utara dengan topografi datar dan tinggi tempat ± 15 m dpl. Penelitian dilaksanakan pada bulan April sampai bulan Mei 2017. Bahan yang digunakan dalam percobaan ini antara lain benih sawi kailan, bokashi eceng gondok, berbagai urin ternak (urin sapi dan urin kambing), insektisida Matador 25 EC, fungisida Dithane M-45, dan air. Alat yang digunakan selama percobaan ini adalah cangkul dan garu yang digunakan untuk mengolah tanah,baby polibag untuk penyemaian benih, patok, tugal, tali rapia, meteran, digunakan dalam pembuatan plot dan penanaman,kep sprayer yang digunakan untuk aplikasi pupuk, penggaris, timbangan, alat tulis, ember dan gembor digunakan untuk penyiraman. Penelitian ini disusun berdasarkan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 2 faktor perlakuan dan 3 ulangan. Faktor pertama, pemberian bokashi eceng gondok, terdiri dari 4 taraf : G0 = 0 kg/plot, G1 = 1,44 kg/plot, G2 = 2,88 kg/plot dan G3 = 4,32 kg/plot. Faktor kedua pemberian berbagai urin ternak (T), terdiri dari 3 taraf, yaitu T0 = tanpa perlakuan, T1 = urin sapi dan T2 = urin kambing. Hasil penelitian bahwa Pemberian bokashi eceng gondok berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, produksi per sampel dan produksi per plot, dengan dosis terbaik pada perlakuan 4,32 kg/plot (G3), menghasilkan produksi 2,84 kg. Pemberian berbagai jenis urin ternak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, produksi per tanaman sampel dan produksi per plot, dengan perlakuan terbaik adalah urin kambing (T2) menghasilkan produksi 2,56 kg. Interaksi antara pemberian bokashi eceng gondok dan berbagai jenis urin ternak terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman sawi kailan menunjukan pengaruh yang tidak nyata terhadap seluruh parameter yang diamati.
RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN TERUNG UNGU (Solanum melongena L.) TERHADAP PEMBERIAN PUPUK FESES KELINCI DAN PUPUK NPK BOOS 324 Siti Rahayu; Safruddin Safruddin; Deddy Wahyudin Purba
Bernas : Jurnal Penelitian Pertanian Vol 16, No 1 (2020): Bernas February 2020
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.048 KB)

Abstract

The study was conducted at the Experimental Garden of the Faculty of Agriculture, Asahan University, Kisaran Naga Village, Kota Kisaran Timur Subdistrict, Asahan Regency, North Sumatra Province with a flat topography and a height of ± 25 m above sea level, with sufficient water sources with sandy clay texture. The study was conducted in April to June 2018. This study was arranged based on Factorial Randomized Block Design (RBD) with two treatment factors and three replications, the first factor was the dose of rabbit feces fertilizer (K) consisting of 4 levels, namely K0 (without treatment), K1 (0.29 kg / plot) , K2 (0.58 kg / plot), and K3 (0.87 kg / plot), and the second fator is NPK BOOS 324 (N) fertilizer consisting of 3 levels namely N0 (control), N1 (10.8 g / plot), and N2 (21.6 g / plot). The results showed that the treatment of rabbit feces fertilizer had a significant effect on the growth and production of purple eggplant plants. The best treatment was at a dose of 0.87 kg / plot (K3) resulting in plant height of 53.26 cm, number of fruit 8.33 fruit, production per plant 1.13 kg and production per plot of 17.00 kg. NPK BOOS 324 fertilizer treatment significantly affected the growth and production of purple eggplant plants. The best treatment was found in the treatment of 21.6 g / plot (N2) resulting in the highest plant height of 53.26 cm, number of fruits of 8.00 fruit, production per plant of 1.00 kg and production per plot of 15.63 kg. The interaction of giving rabbit feces fertilizer and NPK BOOS 324 fertilizer did not show a significant effect on the growth of purple eggplant.
RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN KACANG TANAH (Arachis hypogaea L) TERHADAP PEMBERIAN PUPUK GRAND-K DAN ZPT HANTU Happy Syahfitri A; Elfin Efendi; Deddy Wahyudin Purba
Bernas : Jurnal Penelitian Pertanian Vol 15, No 1 (2019): Bernas February 2019
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.082 KB)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Asahan, dan ketinggian tempat ± 22 m di atas permukaan laut dengan topografi datar. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai Maret 2018. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 2 faktor dan 3 ulangan.  Faktor pertama adalah dosis pupuk Grand-K dengan  4 taraf yaitu: G0 = 0 g/plot, G1 = 13 g/plot, G2 = 26 g/plot dan G3 = 39 g/plot.  Faktor kedua adalah konsentrasi ZPT HANTU dengan 3 taraf yaitu H0 = 0 ml/liter air, H1 = 4 ml/liter air dan H2 = 8 ml/liter air.Hasil penelitian menunjukkan pemberian pupuk Grand-K dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi kacang tanah. Perlakuan yang terbaik pada dosis 39 g/plot (G3) menghasilkan tinggi tanaman 40,61 cm, jumlah polong per tanaman 126,44 polong, jumlah polong berisi per tanaman 109,11 polong, produksi per tanaman 111,89 g, produksi per plot 1,50 kg dan berat 100 biji 58,00 g.  Perlakuan ZPT HANTU dengan konsentrasi 8 ml/liter air (H2) menghasilkan tinggi tanaman 40,03 cm, jumlah polong per tanaman 101,63 polong, jumlah polong berisi per tanaman 86,96 polong, produksi per tanaman 88,44 g, produksi per plot 1,14 kg dan berat 100 biji 57,83 g.  Interaksi antara pemberian pupuk Grand-K dan ZPT HANTU menunjukkan tidak berpengaruh nyata terhadap semua parameter yang diamati.
RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN PAKCHOY (Brassica rapa L.) TERHADAP PEMBERIAN MULSA SERBUK GERGAJI DAN PUPUK NPK Elfin Efendi; Deddy Wahyudin Purba; Sumain Sumain
Bernas : Jurnal Penelitian Pertanian Vol 13, No 3 (2017): Bernas Oktober 2017
Publisher : Bernas : Jurnal Penelitian Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.414 KB)

Abstract

Penelitian dilaksanakan di Lahan Penelitian Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Asahan Kelurahan Kisaran Naga Kecamatan Kota Kisaran Timur, Kabupaten Asahan Propinsi Sumatera Utara dengan bentuk topografi datar dan tinggi tempat ± 15 m dpl, dengan sumber air yang mencukupi dengan tekstur tanah liat berpasir. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret hinggabulan Mei 2017. Bahan bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah benih pakchoy (Varietas Green Fut Choy), pupuk NPK Mutiara, mulsa serbuk gergaji, Insektisida Matador 25 EC bahan aktif Lamda Sihalotrin (25 g/l), fungisida Dithane M-45 WP bahan aktif Mankozwd 80%, dan bahan lain yang mendukung...Alat alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah parangbabat, cangkul, garu dan parang bacok digunakan untuk membersihkan areal penelitian. gergaji, tang, papan, kuas, cat, paku dan palu digunakan untuk membuat plank dan papan plot penelitian. ember untuk membuat larutan pestisida, gembor dan hand sprayer sebagai alat penyiram,meteran untuk mengukur areal penelitian, ukuran plot dan tinggi tanaman dan alat tulis dan alatalat yang kebutuhannya disesuaikan. Penelitian ini disusun berdasarkan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 2 faktor perlakuan dan 3 ulangan. Faktor pertama adalah pemberian dosis mulsa serbuk gergaji (G) dengan 4 taraf yaitu : G0 0 kg/plot, G1 = 1 kg/plot, G2 = 2 kg/plot dan G3 = 3 kg/plot. Faktor kedua adalah pemberian dosis pupuk NPK Mutiara (M), dengan 4 taraf yaitu M0 = 0 g/plot, M1 = 2,5 g/plot, M2 = 5 g/plot dan M3 = 7,5 g/plot. Hasil penelitian Pemberian mulsa serbuk gergaji menunjukkan berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman sawi pakchoy. Perlakuan terbaik diperoleh pada dosis 3kg/plot (G3) menghasilkan tinggi tanaman 25,79 cm, jumlah daun 16,00 helai, produksi per tanaman 148,75 g dan produksi per plot 3,72 kg. Pemberian aplikasi pupuk NPK Mutiara menunjukkan berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman sawi pakcho. Perlakuan terbaik diperoleh pada dosis 7,5 g/plot (M3) menghasilkan tinggi tanaman 25,33 cm, jumlah daun 15,17 helai, produksi per tanaman 141,42 g dan produksi per plot 3,54 kg. Interaksi antara pemberian mulsa serbuk gergaji dan NPK Mutiara terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman sawi pakchoy menunjukan pengaruh tidak nyata terhadap seluruh parameter yangdiamati.