Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Mencegah Dampak Globalisasi Terhadap Isu Sara dan Hoax Bersosial Media Muhammad Khadafi; Erni Darmayantib
Lex Justitia Vol 4 No 1 (2022): LEX JUSTITIA VOL. 4 NO.1 JANUARI 2022
Publisher : LPPM Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22303/lj.4.1.2022.68-81

Abstract

Pancasila merupakan ideologi bangsa Indonesia yang dimana didalam pancasila terkandung nilai-nilai moral dalam bernegara atau hal yang menjadi fundamental dalam berdirinya bangsa Indonesia yang dimana nilai-nilai pancasila yaitu bersifat dinamis dalam perkemabangna zaman. Perkembangan Globalisasi sangat mempengaruhi moral terutama pada kaum muda yamg dimana Perkembangan global memiliki dampak positif dan negative terutama dalam bermedia sosial yang dimana dalam bermedia sosial setiap orang bebes mengakases apa yang di inginkan apalagi dalam memperoleh berita yang dimana berita yang diterima oleh masyarakat belum tentu berita yang diberitakan itu valid sehingga masyarakat awam gampang terdoktrin dari berita yang belum diketahui kebenaran berita tersebut.Menggunakan metode yuridis normatif adapun jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan. Sedangkan analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif, dengan menguraikan data dan dalam kalimat yang teratur, runtun, logis, tidak tumpang tindih dan efektif. Pentingnya penguatan Pemahaman dan pendalaman Pancasila untuk memperkuat rasa Tolerasnis antara sesame manusia sebagai mahluk sosial yang dimana dampak dari Globalisasi dalam bermedia sosial sangat merusak rasa toleransi dalam kerukunan dalam berbangsa dan bernegara sehingga dalam bermedia sosial banyak masyarakat awam gamnpang terpengaruh akibat berita Hoax yang mengandung SARA yang dapat terjad perpecahan bangsa Indonesia yamg dimana kita ketahui bangsa indoneisa adalah Negara Pluralisme yaitu memiliki beragam ras. Suku dan agama maupun warna kulit sehingga untuk mempererat rasa kesatuan perlu adanya pedalaman pemahaman Konsep Pancasila agar masyarakat tidak gampang untuk termakan Isu nohong oleh berita yang dilakuka oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.
PERLINDUNGAN KONSUMEN DALAM TRANSAKSI JUAL BELI TERHADAP PELANGGAN ASET KRIPTO ATAU CRYPTOCURRENCY Muhammad Khadafi; Edi Kristianta; erni darmayanri
Lex Justitia Vol 7 No 1 (2025): LEX JUSTITIA VOL. 7 NO. 1 JANUARI 2025
Publisher : LPPM Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan Bitcoin ataupun cryptocurrency di Indonesia sudah mulai dianggap sah secara hukum, bukan sebagai alat pembayaran yang sah, tetapi sebatas sebagai komoditi saja. Artinya, cryptocurrency baru dapat diperjualbelikan sebagai aset berjangka sesuai dengan ketentuan Pasal 1 Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 99 Tahun 2018 tentang Kebijakan Umum Penyelenggaraan Perdagangan Berjangka Aset Kripto (Crypto Asset). Jenis penelitian ini, yaitu penelitian hukum Yuridis normatif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu (1) pendekatan undang-undang (statute approah) dan (2) pendekatan konseptual (conceptual approach). Jenis dan Sumber datanya berasal dari data sekunder (data kepustakaan dan dokumen hukum), dan bahan hukumnya, yaitu bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Analisis bahan hukum menggunakan interpretasi (penafsiran) dan penyimpulan secara deduktif. Cryptocurrency bukanlah uang elektronik karena tidak memenuhi unsur dalam Pasal 1 Nomor 3 Huruf a Peraturan Bank Indonesia Nomor 20 Tahun 2018 tentang Uang Elektronik, yaitu didasarkan atas nilai uang yang disetor dan bukan sebagai alat pembayaran yang sah secara hukum positif.