Claim Missing Document
Check
Articles

SEDIMENT TRANSPORT IN THE BASIN OF PULAU BAAI PORT, BENGKULU Mihardja, D. K.; Supiyati, -; Suprijo, T.
Marine Research in Indonesia Vol 32 No 2 (2007)
Publisher : Research Center for Oceanography - Indonesian Institute of Sciences (LIPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (10240.165 KB) | DOI: 10.14203/mri.v32i2.438

Abstract

The 2D horizontal model has been simulated to investigate a sedimentation and erosion pattern in the basin of Pulau Baai port ? Bengkulu Sumatera. The model was verified with observed data from the Indonesian Research Center for Marine Geology (Arifin et al., 2001). The simulation results of the hydrodynamic model shows a good agreement with the observed data. In -regard to the elevation of sea level, the difference between simulation and the observed data is about 4.6 cm, giving averaged error of about 2.93 %, and the difference in velocity is 6.8 cm/s or in the order of error of about 20.1 %. The results of the model on sediment transport qualitatively show comparable values to the observed ones, although in some parts of the area, the model is still to be adjusted. Simulation results show that the strong current occurs in the harbor channel during the time of spring flood tide with a speed of about 95.4 cm/s, while the ebb current is 54.1 cm/s. The results of the model on sediment transport show that the erosion area occurs in the northeastern part of the basin and sedimentation takes place in the southwestern to southeastern of the channel. The channel port is generally eroded, and sedimentation occurs in the mouth and the western part of offshoreward of the channel, and erosion is identified in the eastern part of the offshoreward of the channel.
Pengenalan Teknologi dan Assembling Robotik RC Bagi Siswa dan Guru di MTs Alquran Harsallakum Kota Bengkulu Ekawita, Riska; Supiyati, Supiyati
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 7 No 1 (2020): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v7i1.708

Abstract

Kegiatan ekstrakurikuler robotik merupakan salah satu kegiatan yang banyak dikembangkan di setiap jenjang pendidikan sekolah. Begitu juga hal nya MTs Alquran Harsallakum Bengkulu memiliki ekstrakurikuler tersebut untuk mendukung mata pelajaran IPA. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan para siswa dan guru di MTs Alquran Harsallakum Bengkulu di bidang mata pelajaran IPA khususnya ilmu robotik sehingga selanjutnya dapat membuat projek sederhana yang dapat digunakan dalam mempermudah dalam kegiatan belajar mengajar. Metoda pelatihan diawali dengan ceramah, diskusi, praktek perakitan robot, pengontrolan atau uji robot dan evaluasi. Hasil kegiatan ini menunjukan peserta kegiatan pengabdian baik siswa dan guru dapat mengetahui ilmu dasar robotik dan beberapa komponen utama pembentuk suatu robot. Peserta kegiatan pengabdian telah dapat merakit robot sederhana dan membuat program script sederhana untuk memvariasikan gerak robot dan mengendalikan robot sederhana melalui aplikasi di telepon genggam (HP).
VARIABILITAS SPASIAL DAN TEMPORAL PARAMETER OSEANOGRAFI TERHADAP TANGKAPAN IKAN DI PERAIRAN LAUT BENGKULU Supiyati; Setya Pagestu; Alfan Sukmana Praja
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 11 No. 2 (2019): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (649.045 KB) | DOI: 10.29244/jitkt.v11i2.25729

Abstract

Perairan laut Bengkulu memiliki potensi perikanan cukup melimpah. Potensi tersebut dipengaruhi oleh beberapa parameter oseanografi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan variabilitas spasial dan temporal parameter oseanografi serta mengetahui hubungannya terhadap hasil tangkapan ikan selama lima tahun di perairan laut Bengkulu. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif berdasarkan visualisasi data kecepatan angin, suhu permukaan laut dan salinitas pada tahun 2011 – 2015. Analisis data dilakukan dengan menggunakan software GrADS, Panoply dan ArcGIS. Hasil penelitian menunjukan tangkapan ikan terbanyak 16.514 ton terjadi pada musim barat tahun 2015 dengan kecepatan angin 1,211 m/s, SPL 29,094 oC dan salinitas 33,623 psu. Sedangkan hasil tangkapan ikan terendah terjadi pada musim barat tahun 2012, yaitu sebesar 7.576,60 ton. Kondisi oseanografi perairan pada musim tersebut untuk parameter kecepatan angin 4,624 m/s, suhu permukaan laut 28,765 oC, dan salinitas rata-rata 33,987 psu. Hubungan kondisi oseanografi terhadap hasil tangkapan ikan secara umum yaitu hasil tangkapaan ikan cendrung rendah pada kondisi kecepatan angin dan salinitas yang tinggi, SPL rendah. Sebaliknya jika kecepatan angin dan salinitas rendah, SPL tinggi maka akan didapatkan hasil tangkapan ikan yang banyak.
Pembuatan Sistem Less Hand Touch sebagai Upaya Mengurangi Penyebaran COVID-19 Riska Ekawita; Supiyati Supiyati; Elfi Yuliza
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 24, No. 3, Juli 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/warta.v24i3.13517

Abstract

Penggunaan sabun dan air ataupun cairan pembersih tangan yang mengandung minimal  60 % alkohol mampu membunuh virus dan kuman. Oleh karena itu, rutin mencuci tangan menjadi salah satu protokol kesehatan yang diterapkan terutama pada masa pandemi COVID-19 dengan tujuan mengurangi penyebaran virus corona. Namun, sistem pencuci tangan yang tersedia terutama di fasilitas umum masih sangat terbatas dan membutuhkan kontak tangan agar sistem beroperasi. Oleh karena itu, pengabdian ini bertujuan untuk menyediakan peralatan pencuci tangan less hand touch yang ditempatkan pada fasilitas umum seperti kantor lurah, puskesmas dan masjid. Diharapkan dengan kegiatan ini dapat membantu masyarakat sekitar dalam mengurangi penyebaran virus corona. Pada tulisan ini diterangkan mekanisme pembuatan peralatan pencuci tangan less hand touch dan penyerahan sistem untuk digunakan di beberapa fasilitas umum. Peralatan less hand touch yang dibuat terdiri dari pencuci tangan otomatis, hand sanitizer otomatis dan pencuci tangan berbasis sistem pedal. Sistem pencuci tangan otomatis dibuat dengan memanfaatkan sensor ultrasonik dan arduino sebagai pengendali sistem. Sedangkan pencuci tangan berbasis pedal dengan memanfaatkan kaki pengguna sebagai kontrol pada proses mencuci tangan. Pembuatan peralatan ini dibagi menjadi 2 tahap, yaitu pembuatan bagian hardware dan bagian software. Peralatan yang telah dibuat selanjutnya ditempatkan pada fasilitas umum sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19. Penyerahan sistem pencuci tangan less hand touch siap pakai pada partisipan melibatkan beberapa partisipan dari berupa unsur kelurahan, unsur pengelola puskesmas dan pengurus masjid. Kemudian  juga dilakukan pelatihan penggunaan dan perawatan sistem yang diberikan kepada penanggung jawab yang ditunjuk oleh partisipan pada setiap unsur. Lebih lanjut, penyerahan peralatan ini dapat mendukung upaya yang dilakukan oleh pengelola fasilitas umum dalam menjalankan himbauan pemerintah terutama selama pandemic COVID-19.  
Analisis Tingkat Kecepatan Korosi Besi dengan Menggunakan Sinar Gamma Ashar Muda Lubis; Supiyati Supiyati
Jurnal Fisika FLUX Vol 6, No 2 (2009): Jurnal Fisika Flux Edisi Agustus 2009
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.003 KB) | DOI: 10.20527/flux.v6i2.3058

Abstract

In order to examinate rate of iron corrosion, we have conducted aresearch using apparatus Geiger-Muller Tube with sources radiation standardCo-60 as a source of Gamma ray. The samples, iron plate with diameter 2 cmand thichness 0.13 cm, were corroded by various media of corrosion i.e. water(H2O), solution of salt (NaCl) and sulphuric acid (H2SO4) with interval timecorrosion ± 5 days, 10 days, 15 days, 20 days, and 25 days. Firstly, weestimated intensity of Gamma ray before (Io) and after (I) passing through thesamples, and then we evaluated the absorption coefficient of samples. Weobtained that equation of absorption coefficient is A (water) = 0.0014t – 0.4608;R2 = 0.9184, A (salt solution) = 0.0015t – 0.4589; R2 = 0.8886 and A (sulphuricacid) = 0.0017t – 0.4532; R2 = 0.780. We calculated that the rate of corrosion forwater, salt solution and sulphuric acid is 0.0014 gr/cm2/day, 0.0015 gr/cm2/dayand 0.0017 gr/cm2/day respectively. The result shows the rate of corrosioncaused by sulphuric acid larger than corroded by salt and water. In addition, therates of corrosion of iron depend on interval time of corroding iron plate andmedia of corrosion. Another factor which may be related to rate of iron corrosionsuch as temperature, humidity and concentration of media of corrosion should beconsidered for next future.
Prediksi Jangka Pendek Debit Aliran Irigasi Seluma dengan Menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan Supiyati Supiyati; Syamsul Bahri; Iwan Erdi
Jurnal Fisika FLUX Vol 6, No 2 (2009): Jurnal Fisika Flux Edisi Agustus 2009
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (50.553 KB) | DOI: 10.20527/flux.v6i2.3057

Abstract

Penelitian mengenai prediksi jangka pendek debit aliran irigasiSeluma dengan menggunakan jaringan syaraf tiruan telah dilakukan. Perangkatlunak dibuat dengan Matlab, dan untuk arsitektur jaringannya menggunakanmetode propagasi balik. Penelitian ini bertujuan untuk memperkirakan debitaliran irigasi jangka pendek, debit bulan atau tahun yang akan datang yangnantinya bisa diolah sebagai acuan peningkatan daerah irigasi tersebut. Darihasil penelitian debit aliran irigasi terbesar terjadi pada bulan Desember denganketinggian 72,75 m3/s sedangkan untuk debit paling kecil terjadi pada bulan Junidengan besar debit 24,71 m3/s. Perbedaan hasil prediksi dengan data lapanganmemiliki keakuratan data 82,80%.
ANALISIS FRONT SALINITAS BERDASARKAN MUSIM DI PERAIRAN PANTAI BARAT SUMATERA Supiyati Supiyati; Suwarsono Suwarsono; Nissa Astuti
BERITA BIOLOGI Vol 15, No 3 (2016)
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/beritabiologi.v15i3.2245

Abstract

Technology of the marine sciences, especially the potential  resources of fish can be evalute from front area identification. The aim of this research is to identify front salinity area based on seasonal variation in the west coastal of Sumatra. The method involved modeling by ODV  (Ocean Data View), Fortran, Transform, and Matlab software. We used salinity data what obtained from NOAA (National Oceanic and Atmospheric Administration). The result showed that vertically, front areas in coastal West of Sumatera for all off season was in depth of ± 41.6 meters, 83.2 meters and 124.8 meters. In the North West Monsoon, salinity front area was around of the Nias, Simeulue, Northwest and southeast  of Enggano islands. On the first of transition period was in West of Simeulue, southeast of Nias, and East Enggano Islands. In the South East Monsoon was in the Northeast of Simeulue, the East of Mentawai, Southeast and Northwest of Enggano Islands. On the second transition period was in the Eastern of Nias and Mentawai Islands. Salinity changes of fourth monsoons on this front area is ± 0,5 psu.
Peningkatan Skill dan Pengetahuan Masyarakat tentang Instalasi Panel Surya sebagai Sumber Energi Listrik Alternatif Riska Ekawita; Supiyati Supiyati; Elfi Yuliza
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2020): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v6i1.1364

Abstract

Bengkulu city has abundant solar energy that has not yet been utilized to optimize. Bengkulu people, especially the Muara Bangkahulu district, do not yet have the skills and knowledge to use solar panels to meet their daily electricity needs. In this activity, the workshop was carried out on the use and solar panel installation technique that could be used as an alternative source of electricity. Participants were the residents of RT.20/01, Pematang Gubernur sub-district, Muara Bangkahulu district, Bengkulu City. The workshop consisted of three main parts; they were filling out the questionnaire, presentation, and practice of installing a solar panel. The questionnaire was given at the time before and after the material and practice were done. Some household products that are using solar energy were delivered during the presentation. The next step was the installation practice of solar panels and their components. The questionnaire result shows that participants are attracted to use the solar panel as alternative electric energy. In addition, the community who initially has a limitation of knowledge to install a solar panel, after the workshop is carried out, they have the skill for that installation.
Penerapan Pompa Tanpa Listrik (Heron’s Fountain) untuk Hidroponik DFT (Deep Flow Technique) di Kelurahan Sukamerindu Kecamatan Sungai Serut Kota Bengkulu Nanang Sugianto; Irkhos Irkhos; Supiyati Supiyati; Helfi Eka Saputra
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 5 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1561.798 KB) | DOI: 10.30653/002.202051.248

Abstract

THE APPLICATION OF NON-ELECTRIC PUMP (HERON’S FOUNTAIN) FOR DFT HYDROPONIC (DEEP FLOW TECHNIQUE) IN SUKAMERINDU, SUNGAI SERUT, BENGKULU CITY. Science and technology-based community engagement about the application of non-electric pump (Heron’s Fountain) for DFT hydroponics (Deep Flow Technique) have been carried out for mother group (respondent) in Sukamerindu, Sungai Serut, Bengkulu City. The aim of this activity is to apply the Appropriate Technology like hydroponics and Heron’s Fountain pumps. The methods of this activities are carried out by training which include socialization and field practice. This program produces 5 hydroponics which are equipped with Heron’s Fountain pumps and brief guidebook about of technologies. The application of the Heron’s Fountain pump for DFT hydroponics was effective in circulating nutrients for hydroponic plants. The Heron’s Fountain pump works temporarily for 45 minutes (10 liters). It was considered sufficient to circulate nutrients for hydroponic plants as evidenced by the same quality for all plants. All plants grow optimally and more yields than initial estimates. The planting period to harvest using hydroponic technology and the Heron’s Fountain pump is quite short, which is approximately 2.5 months. The use of these two technologies helps partners to start farming without using soil media. The cost of making and operating both systems so as to increase the interest of respondent to implement them independently.
PENDAMPINGAN PEMBUATAN KRAN LESS CONTACT UNTUK MENGURANGI PENYEBARAN COVID-19 DI MASJID FATHUL JANNAH Supiyati Supiyati; Elfi Yuliza; Riska Ekawita
Al-Khidmat Vol 5, No 1 (2022): Jurnal Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jak.v5i1.14764

Abstract

Fasilitas umum tempat wudhu dan mencuci tangan di Masjid Fathul Jannah masih menggunakan kran biasa, padahal banyak jamaah menggunakan fasilitas mencuci tangan ini, yang dimungkinkan akan menjadi tempat penularan covid-19. Tujuan dari kegiatan ini adalah  memberikan edukasi cara penggunaan fasilitas cuci tangan/ wudhu yang tepat pada jamaah untuk mencegah penularan covid-19, memberikan pengetahuan dan keterampilan serta pendampingan pada pengurus masjid Fathul Jannah mengenai teknologi sederhana cara merangkai dan membuat program sistem kran less contact, beserta instalasinya. Metode dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah pelatihan dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukan bahwa kegiatan pengabdian pada masyarakat dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar. Berdasarka free test dan post test yang telah dilakukan terjadi peningkatan pengetahuan para peserta 95%.  Peserta dengan didampingi tim pengabdi sudah berhasil merangkai dan memogram dua set kran less contact . Peserta juga telah berhasil memasang instalasi  kran less contact di masjid Fathul Jannah dan sudah dapat digunakan oleh jamaah masjid untuk cuci tangan dan wudhu tanpa menyentuh kran, sehingga usaha untuk mengurangi penyebaran covid-19 telah berhasil dilaksanakan.