Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Analisis Proses Produksi Program Halo Makassar di Celebes TV Makassar Iqbal Nur Aswad; Samsul Bahri; Muhammad Alwi
Jurnal E-bussiness Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar Vol 4 No 1 (2024): Jurnal E-bussiness Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat ITBM Polman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59903/ebussiness.v4i1.108

Abstract

Di era global ini, tentu kita tidak asing lagi dengan kata “teknologi informasi”. Salah satu jenis teknologi informasi itu adalah televisi, teknologi informasi yang satu ini umum digunakan oleh masyarakat. Baik dari masyarakat kelas atas, menengah, dan bawah baik di usia tua, muda, dan anak-anak. Kini telah muncul stasiun-stasiun televisi yang lebih segar dan menarik untuk ditonton, serta mengangkat dan menginformasikan budaya dan berita lokal daerah. Salah satu stasiun televisi lokal yang memiliki sajian menarik dan segar adalah Celebes TV Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses produksi program televisi Halo Makassar di Celebes TV Makassar. Program Halo Makassar merupakan salah satu acara unggulan yang menampilkan berbagai informasi dan hiburan seputar kota Makassar dan sekitarnya. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan tim produksi, serta analisis dokumentasi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses produksi program Halo Makassar melibatkan beberapa tahap utama, yaitu pra-produksi, produksi, dan pasca-produksi. Pada tahap pra-produksi, tim melakukan perencanaan, penulisan naskah, dan penyusunan jadwal. Tahap produksi meliputi kegiatan penayangan secara live di studio, serta pengelolaan teknis oleh crew MCR (Master Control Room). Tahap pasca-produksi mencakup penyuntingan video, penambahan efek visual dan audio, serta finalisasi tayangan untuk diupload di youtube Celebes TV. Penelitian ini juga menemukan beberapa tantangan yang dihadapi tim produksi, antara lain keterbatasan sumber daya, koordinasi dengan narasumber, serta kendala teknis yang sering muncul selama proses produksi. Meskipun demikian, tim produksi berhasil mengatasi tantangan tersebut melalui kerja sama yang solid dan kreativitas dalam mencari solusi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa keberhasilan produksi program Halo Makassar sangat bergantung pada perencanaan yang matang, koordinasi yang efektif, dan kemampuan teknis dari tim produksi.
Teacher Competence, Innovation, and Commitment in Improving the Quality of Language Learning in the Independent Curriculum Era Alwi, Muhammad; Safitri, Nursan
Journal La Edusci Vol. 6 No. 5 (2025): Journal La Edusci
Publisher : Newinera Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37899/journallaedusci.v6i5.2717

Abstract

This study aims to analyze the influence of teacher competence, innovation, and commitment on the quality of language learning in the Merdeka Curriculum era. The background of the study departs from the need to improve teacher quality in facing changes in the learning paradigm that emphasizes creativity, collaboration, and student independence. The research method used is a quantitative approach with a survey of 100 language teachers at the secondary school level. Data analysis was carried out using multiple linear regression with the help of SPSS version 26. The results showed that teacher competence had a significant effect on the quality of learning (t = 2.278; Sig. = 0.026), learning innovation was the most dominant factor (t = 4.126; Sig. = 0.000), and teacher commitment also had a significant positive effect (t = 2.531; Sig. = 0.013). Simultaneously, these three variables had a significant effect on the quality of learning (F = 38.957; Sig. = 0.000) with R² = 0.872. These findings confirm that competent, innovative, and highly committed teachers have a strategic role in increasing the effectiveness and relevance of language learning in schools.
Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Pengembangan Produksi Seni Lukis Bakar Boring ART Dalam Meningkatkan Kreatifitas Berwirausaha Resky Faradibah Suhab; Muhammad Alwi; Haidir Ali; Jamal; Muhammad Rizal; Zulfahri
Macoa : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2024): Macoa : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPPM) Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Pengembangan Produksi Seni Lukis Bakar Boring ART Dalam Meningkatkan Kreatifitas Berwirausaha Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) ini bertujuan untuk mengembangkan produksi seni lukis bakar "Boring ART" serta meningkatkan kreativitas berwirausaha mahasiswa. Melalui pelatihan teknik pirografi, desain seni, dan manajemen bisnis, para peserta program didorong untuk menghasilkan karya seni yang unik dan menarik serta merintis usaha di bidang ini. Hasil dari program ini diharapkan mencakup peningkatan keterampilan teknik pirografi dan kemampuan desain para peserta. Mereka juga diharapkan memiliki pemahaman tentang konsep-konsep dasar manajemen bisnis serta mampu menghasilkan produk-produk yang inovatif dan berkualitas tinggi. Melalui pameran hasil karya mereka serta promosi aktif produk-produk "Boring ART", sehingga peningkatan pemasaran dapat meningkat. Dengan kombinasi pelatihan teknis maupun manajerial serta promosi aktif hasil karya mereka, program ini dapat menciptakan generasi muda yang memiliki kemampuan wirausaha yang kuat sambil memberikan kontribusi positif pada perkembangan industri seni secara keseluruhan.
Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJTD) di UPTD SMA Negeri 1 Polewali Tahun 2024 Iqbal Nur Aswad; Samsul Bahri; Muhammad Alwi
Macoa : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2025): Macoa : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPPM) Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJTD) di UPTD SMA Negeri 1 Polewali tahun 2024 bertujuan untuk membekali siswa-siswi dengan keterampilan dasar jurnalistik, termasuk penulisan berita, teknik wawancara, etika jurnalistik dan fotografi jurnalistik. Kegiatan ini diikuti oleh 20 siswa dari kelas X hingga XII yang tergabung dalam organisasi Jurnalis Sekolah INFOS SMA NEGERI 1 POLEWALI. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini mencakup pemaparan teori dan praktik langsung di lapangan, dengan menghadirkan narasumber yang berpengalaman dalam bidang jurnalistik. Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pengalaman nyata kepada peserta dalam mengumpulkan informasi, dokumentasi, menulis laporan, dan mempublikasikan karya jurnalistik mereka. Peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dan merasa terbantu dalam memahami dasar-dasar jurnalistik. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong minat siswa dalam bidang jurnalistik dan menjadi bekal berharga bagi mereka di masa depan.
Pengembangan Diri Mahasiswa melalui Program “Festival Literasi dan Numerasi” di SD Negeri 018 Manding Resky Faradibah Suhab; Muhammad Alwi; Dian fahra irawati; Andi Nur Annisa; Mutmainnah deila alimin; Asmilah Indriani; ST. Nur Ahdia. R
Macoa : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2025): Macoa : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPPM) Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan diri mahasiswa adalah aspek penting dalam pendidikan yang bertujuan untuk mempersiapkan mereka menghadapi tantangan di dunia nyata. Program "Festival Literasi dan Numerasi" di SD Negeri 018 Manding merupakan salah satu upaya konkret untuk mencapai tujuan tersebut. Program ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa sekolah dasar melalui berbagai kegiatan kreatif dan interaktif. Selain itu, program ini juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan komunikasi, kepemimpinan, dan kerja sama tim. Partisipasi mahasiswa dalam program ini tidak hanya bermanfaat bagi siswa, tetapi juga memperkaya pengalaman belajar mahasiswa itu sendiri. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan literasi dan numerasi siswa, serta peningkatan keterampilan profesional mahasiswa
Perkembangan Digitalisasi sebagai Profesi Drafter pada Pekerjaan Desain Interior Muhammad Abdu; Muhammad Alwi
Macoa : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2025): Macoa : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPPM) Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Digitalisasi telah membawa dampak besar pada berbagai bidang industri, termasuk profesi drafter dalam desain interior. Artikel ini mengulas hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) yang dilakukan oleh mahasiswa Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar di CV. Media Kreasi, sebuah perusahaan konstruksi yang fokus pada renovasi interior. Dalam kegiatan ini, penulis berperan sebagai drafter pada proyek renovasi ruang kerja Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan di Jakarta Pusat. Sebagai drafter, peran utama adalah mengubah konsep desain menjadi gambar teknis yang rinci dan presisi untuk digunakan dalam proses konstruksi. Di era digitalisasi, profesi ini menghadapi tantangan berupa kebutuhan untuk beradaptasi dengan teknologi baru yang lebih efektif dibandingkan metode manual. Kendala sering muncul karena tidak semua drafter memiliki kemampuan teknologi yang memadai, sehingga proses kerja bisa terhambat dan membutuhkan pendekatan khusus untuk mengatasinya. Melalui program PKM, penulis mengaplikasikan berbagai strategi seperti riset digital, simulasi proyek menggunakan teknologi digital, serta diskusi dan sharing session untuk meningkatkan kemampuan teknis dalam pemanfaatan teknologi. Artikel ini mengulas langkah-langkah, hasil, dan evaluasi dari kegiatan tersebut, serta menggambarkan bagaimana digitalisasi dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas kerja seorang drafter di bidang desain interior.
Penerapan Standar Pelayanan Publik Pada Kelurahan Pekkabata Kabupaten Polewali Mandar Nurfaldinianti; Muhammad Alwi
Macoa : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2025): Macoa : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPPM) Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelurahan Pekkabata Polewali Mandar merupakan salah satu wilayah administratif di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Indonesia. Penerapan standar pelayanan publik di kelurahan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan yang diberikan kepada masyarakat setempat. Standar pelayanan publik yang diterapkan mencakup berbagai aspek, seperti kecepatan, ketepatan, keramahan, dan transparansi dalam memberikan pelayanan kepada warga kelurahan. Dalam implementasi penerapan standar pelayanan publik, Kelurahan Pekkabata Polewali Mandar bekerja sama dengan berbagai pihak terkait, termasuk instansi pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, dan komunitas lokal. Melalui kerjasama ini, diharapkan proses pelayanan publik dapat terkoordinasi dengan baik sehingga memberikan manfaat yang optimal bagi seluruh warga kelurahan pekkabata.
Program Penyuluhan Perkebunan Berkelanjutan di Kabupaten Polewali Mandar M. Yasin; Muhammad Alwi
Macoa : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2024): Macoa : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPPM) Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan perkebunan secara berkelanjutan menjadi tantangan utama di pedesaan akibat kurangnya pengetahuan dan praktik ramah lingkungan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat di Desa Kuajang dalam mengelola perkebunan secara berkelanjutan melalui pendekatan penyuluhan partisipatif. Metode yang digunakan meliputi survei kebutuhan masyarakat, pelatihan terpadu, serta pendampingan langsung dalam implementasi praktik perkebunan berkelanjutan, seperti pengelolaan tanah, penggunaan pupuk organik, dan diversifikasi tanaman. Hasil program menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan masyarakat terkait teknik pertanian berkelanjutan, yang tercermin dari adopsi metode ramah lingkungan oleh sebagian besar peserta. Dampaknya meliputi peningkatan produktivitas kebun dan kelestarian lingkungan desa. Kesimpulan menunjukkan bahwa penyuluhan berbasis kebutuhan lokal efektif dalam mendorong perubahan positif pada praktik pertanian masyarakat pedesaan. Program ini merekomendasikan pengembangan model serupa di desa lain untuk memperluas dampak keberlanjutan.
Sosialisasi Peningkatan Kapasitas Anggota BPD dan Rakorcab ABPEDNAS Mardin; Muhammad Alwi
Macoa : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2024): Macoa : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPPM) Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan adanya Sosialisasi Rakorcab ABPEDNAS dan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Anggota BPD, agar dapat lebih memahami peran dan fungsinya sehingga mampu menjalankan tugasnya secara lebih efektif. Selain itu, memperkuat jaringan komunikasi dan kerjasama antar anggota BPD juga menjadi strategi penting. Dengan adanya dukungan dan kolaborasi di antara semua anggota BPD yang ada di Sulawesi Barat, dengan hadirnya organisasi ABPEDNAS setidaknya BPD akan menjadi lebih solid dan mampu mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi oleh BPD itu sendiri. Dimana Upaya untuk membangun hubungan yang baik antar anggota juga dapat meningkatkan motivasi dan semangat kerja dalam menjalankan tugas dan fungsi mereka. Namun, seringkali kapasitas anggota BPD belum optimal dalam menjalankan perannya. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor dan masalah, seperti kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam pengambilan keputusan, pengelolaan administrasi, dan pemahaman tentang regulasi yang berlaku, Serta masih berkurangnya Insentif BPD yang ada di Kabupaten Polewali Mandar. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kapasitas anggota BPD dalam hal pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah melalui Pelatihan dan Sosialisasi. Serta, Rapat Koordinasi antar Badan Permusyawaratan Desa.
Strategi Hukum dalam Mencegah Pernikahan Dini untuk Menanggulangi Stunting di Desa Rappang Barat Burhanuddin; Muhammad Alwi
Macoa : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2024): Macoa : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPPM) Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pernikahan dini merupakan masalah sosial yang dapat berdampak buruk pada kesehatan ibu dan anak, salah satunya adalah stunting. Stunting, yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis, memengaruhi perkembangan fisik dan otak anak, serta kualitas hidup mereka. Di Desa Rappang Barat, meskipun ada regulasi mengenai batas usia pernikahan, pernikahan dini masih terjadi. Oleh karena itu, pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang dampak pernikahan dini terhadap stunting dan pentingnya penegakan hukum untuk mencegahnya. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi melalui penyuluhan, diskusi kelompok, pelatihan keterampilan ekonomi keluarga, dan pendampingan hukum mengenai peraturan pernikahan yang berlaku. Kegiatan ini melibatkan aparat desa dan tokoh masyarakat dalam menyebarkan informasi yang benar dan mengajak masyarakat berperan aktif dalam pencegahan pernikahan dini. Diharapkan, hasilnya adalah meningkatnya pemahaman masyarakat, berkurangnya angka pernikahan dini, dan menurunnya prevalensi stunting di desa tersebut.