Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Program Penyuluhan Perkebunan Berkelanjutan di Kabupaten Polewali Mandar M. Yasin; Muhammad Alwi
Macoa : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2024): Macoa : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPPM) Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan perkebunan secara berkelanjutan menjadi tantangan utama di pedesaan akibat kurangnya pengetahuan dan praktik ramah lingkungan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat di Desa Kuajang dalam mengelola perkebunan secara berkelanjutan melalui pendekatan penyuluhan partisipatif. Metode yang digunakan meliputi survei kebutuhan masyarakat, pelatihan terpadu, serta pendampingan langsung dalam implementasi praktik perkebunan berkelanjutan, seperti pengelolaan tanah, penggunaan pupuk organik, dan diversifikasi tanaman. Hasil program menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan masyarakat terkait teknik pertanian berkelanjutan, yang tercermin dari adopsi metode ramah lingkungan oleh sebagian besar peserta. Dampaknya meliputi peningkatan produktivitas kebun dan kelestarian lingkungan desa. Kesimpulan menunjukkan bahwa penyuluhan berbasis kebutuhan lokal efektif dalam mendorong perubahan positif pada praktik pertanian masyarakat pedesaan. Program ini merekomendasikan pengembangan model serupa di desa lain untuk memperluas dampak keberlanjutan.
Sosialisasi Peningkatan Kapasitas Anggota BPD dan Rakorcab ABPEDNAS Mardin; Muhammad Alwi
Macoa : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2024): Macoa : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPPM) Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan adanya Sosialisasi Rakorcab ABPEDNAS dan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Anggota BPD, agar dapat lebih memahami peran dan fungsinya sehingga mampu menjalankan tugasnya secara lebih efektif. Selain itu, memperkuat jaringan komunikasi dan kerjasama antar anggota BPD juga menjadi strategi penting. Dengan adanya dukungan dan kolaborasi di antara semua anggota BPD yang ada di Sulawesi Barat, dengan hadirnya organisasi ABPEDNAS setidaknya BPD akan menjadi lebih solid dan mampu mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi oleh BPD itu sendiri. Dimana Upaya untuk membangun hubungan yang baik antar anggota juga dapat meningkatkan motivasi dan semangat kerja dalam menjalankan tugas dan fungsi mereka. Namun, seringkali kapasitas anggota BPD belum optimal dalam menjalankan perannya. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor dan masalah, seperti kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam pengambilan keputusan, pengelolaan administrasi, dan pemahaman tentang regulasi yang berlaku, Serta masih berkurangnya Insentif BPD yang ada di Kabupaten Polewali Mandar. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kapasitas anggota BPD dalam hal pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah melalui Pelatihan dan Sosialisasi. Serta, Rapat Koordinasi antar Badan Permusyawaratan Desa.
Strategi Hukum dalam Mencegah Pernikahan Dini untuk Menanggulangi Stunting di Desa Rappang Barat Burhanuddin; Muhammad Alwi
Macoa : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2024): Macoa : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPPM) Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pernikahan dini merupakan masalah sosial yang dapat berdampak buruk pada kesehatan ibu dan anak, salah satunya adalah stunting. Stunting, yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis, memengaruhi perkembangan fisik dan otak anak, serta kualitas hidup mereka. Di Desa Rappang Barat, meskipun ada regulasi mengenai batas usia pernikahan, pernikahan dini masih terjadi. Oleh karena itu, pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang dampak pernikahan dini terhadap stunting dan pentingnya penegakan hukum untuk mencegahnya. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi melalui penyuluhan, diskusi kelompok, pelatihan keterampilan ekonomi keluarga, dan pendampingan hukum mengenai peraturan pernikahan yang berlaku. Kegiatan ini melibatkan aparat desa dan tokoh masyarakat dalam menyebarkan informasi yang benar dan mengajak masyarakat berperan aktif dalam pencegahan pernikahan dini. Diharapkan, hasilnya adalah meningkatnya pemahaman masyarakat, berkurangnya angka pernikahan dini, dan menurunnya prevalensi stunting di desa tersebut.
Pengembangan Industri Ekonomi Kreatif Seni Lukisan Bakar di Polewali Mandar Haidir Ali; Muhammad Alwi
Macoa : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2024): Macoa : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPPM) Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk memberikan kontribusi terhadap perkembangan sektor industri ekonomi kreatif, khususnya dalam bidang kerajinan tangan, dengan fokus pada usaha seni lukisan bakar (pyrography). Sebagai mahasiswa prodi kewirausahaan yang juga merupakan pemilik dari Boring Art, penulis berharap penelitian ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas, terutama bagi mahasiswa yang tertarik untuk terjun ke dunia industri kreatif. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan dan taraf hidup melalui penciptaan lapangan pekerjaan yang dapat meningkatkan produktivitas individu. Selain itu, usaha ini juga diharapkan dapat mendorong kemajuan perekonomian nasional secara mandiri, dengan memberikan wawasan baru tentang pentingnya pengembangan usaha seni sebagai potensi ekonomi yang dapat dikembangkan lebih lanjut di tingkat lokal maupun global.
Pengembangan Edukasi pada Pendidikan Sekolah Menengah Pertama dalam Menghadapi Era Digitalisasi : Studi Kasus SMP Negeri 3 Tapango Ahri Rahman; Muhammad Alwi
Macoa : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2024): Macoa : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPPM) Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan adalah sebuah proses yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan dan potensi siswa-siswi yang sudah ada. Proses ini bertujuan untuk membantu mereka mencapai prestasi yang lebih baik dan berkembang secara holistik, baik dalam aspek akademik, keterampilan, maupun karakter. Melalui berbagai program atau metode, pengembangan memastikan bahwa setiap siswa mendapatkan bimbingan yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuannya. Selain itu, pengembangan juga mencakup upaya membina siswa baru agar dapat beradaptasi dan berkembang dalam lingkungan belajar yang kondusif. Dengan pendekatan yang terarah, siswa baru dapat diarahkan untuk mencapai potensi maksimal mereka sejak dini. Proses ini melibatkan pendampingan, penilaian, dan pembinaan yang berkelanjutan sehingga semua siswa, baik yang lama maupun yang baru, dapat tumbuh menjadi individu yang kompeten dan berprestasi.Penentuan tujuan pelaksanaan kegiatan Dampak dalam kegiatan tersebut Penggunaan teknologi digital.Evaluasi dan monitoring Penerapan kegiatan . Penerapan teknologi digital di SMP Negeri 3 Tapango telah mulai mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran Beberapa perangkat teknologi yang digunakan Penerapan teknologi digital ini juga telah di terapkan pada saat kegiatan ulangan Tengah semester yang Dimana siswa dan siswi lebih mudah dalam mengerjakan soal soal yang diberikan dengan metode pembelajaran berbasis digital. Teknologi digital diterapkan di SMP Negeri 3 Tapango untuk mengintegrasikan pembelajaran. Mereka menggunakan komputer, proyektor, dan aplikasi pembelajaran digital. Sekolah ini juga menggunakan Google Classroom untuk mendukung pembelajaran jarak jauh. Namun, masih ada tantangan seperti akses internet dan perangkat yang kurang memadai. Guru menjadi fasilitator dalam mengembangkan keterampilan digital siswa. Pelatihan tentang teknologi digital penting bagi guru. Pembelajaran tidak terbatas pada ruang kelas fisik, era digital membutuhkan paradigma baru. Siswa diharapkan lebih mandiri dalam mencari informasi dan mengembangkan keterampilan digital. Manfaat digital bagi siswa SMP termasuk akses pendidikan yang lebih luas, namun juga ada dampak negatif seperti ketergantungan pada internet dan masalah kesehatan fisik dan mental. Cyberbullying dan risiko keamanan online juga merupakan dampak negatif. Pencegahan dilakukan dengan menyediakan edukasi tentang penggunaan gadget yang sehat, memfasilitasi kegiatan fisik dan kreativitas. Keterlibatan pemerintah dan masyarakat penting untuk kesuksesan pengembangan edukasi digital di sekolah. Meningkatkan literasi digital siswa penting untuk mempersiapkan mereka untuk masa depan.
Pendampingan Penyusunan Eletronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (E-RDKK) Pada Kelompok Tani di KecamatanBinuang Kabupaten Polewali Mandar Mardawati; Muhammad Alwi
Macoa : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2024): Macoa : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPPM) Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyusunan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) pupuk bersubsidi dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di kelompok tani Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar. Sektor pertanian di Indonesia, khususnya dalam subsektor tanaman pangan, memegang peranan strategis dalam perekonomian nasional. Namun, petani sering menghadapi kendala dalam akses terhadap pupuk bersubsidi, yang sangat penting untuk meningkatkan produksi pertanian. Oleh karena itu, penyusunan E-RDKK yang efektif dan efisien diperlukan untuk memastikan distribusi pupuk yang tepat sasaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan diskusi dengan petani dan penyuluh pertanian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi data antara aplikasi SIMLUHTAN dan E-RDKK dapat mempercepat proses pengajuan permohonan pupuk bersubsidi. Meskipun terdapat tantangan dalam implementasi, seperti keterlambatan pengumpulan data dan kurangnya pemahaman petani tentang teknologi, penggunaan google form sebagai alat pengumpul data terbukti efektif dalam mempercepat proses penyusunan RDKK. Penyusunan RDKK yang akurat sesuai dengan prinsip enam tepat (jumlah, jenis, waktu, tempat, mutu, dan harga) sangat penting untuk mendukung ketahanan pangan. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan perlunya upaya lebih lanjut dalam pelatihan petani dan penyuluh untuk memaksimalkan penggunaan teknologi dalam proses penyusunan E-RDKK, sehingga dapat meningkatkan efektivitas distribusi pupuk bersubsidi dan mendukung keberlanjutan pertanian di Indonesia.
KKN Profesi Mahasiswa dalam Mendukung Industri Berkelanjutan di Kawasan IMIP Herman; Muhammad Alwi; Nursan Safitri
Macoa : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2025): Macoa : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPPM) Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi merupakan salah satu upaya untuk menjembatani kesenjangan antara pendidikan tinggi dan dunia industri melalui praktik langsung di lingkungan profesional. Jurnal ini mendokumentasikan pengalaman mahasiswa selama melaksanakan KKN Profesi di Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP). Fokus utama kegiatan meliputi penerapan keterampilan profesional di sektor industri pengolahan nikel, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) lokal melalui berbagai program pelatihan, serta kontribusi dalam pengembangan praktik industri yang berkelanjutan. Melalui pendekatan kolaboratif antara mahasiswa, pihak industri, dan masyarakat lokal, kegiatan ini berhasil mengidentifikasi berbagai peluang dan tantangan dalam mewujudkan integrasi antara pendidikan tinggi dan praktik industri. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat tidak hanya bagi mahasiswa dalam meningkatkan kompetensi profesional mereka, tetapi juga bagi industri dalam meningkatkan efektivitas operasional dan keberlanjutan lingkungan.
KKN Profesi pada Usaha Percetakan Karya Foto di Pekkabata Polewali Mandar Rahmat Hidayat WB; Muhammad Alwi; Nursan Safitri
Macoa : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2025): Macoa : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPPM) Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kuliah kerja nyata profesi KKNP merupakan mata kuliah yang wajib ditempuh oleh mahasiswa yang telah diatur oleh undang-undang negara tentang Pendidikan. KKNP ini bertujuan agar mahasiswa untuk terjung langsung pada dunia industri atau profesi yang relevaan dengan bidang studi. Karya foto merupakan salah satu usaha yang telah bekerja sama dengan banyak sekolah SMK yang ada disulawesi barat. Dengan adanya tempat ini banyak anak PKL yang mendapatkan ilmu yang tidak didapatkan disekolah. Metode pelaksaanaan KKNP berlangsung selama 40 hari. Hasil dan pembahasan setelah melakukan KKNP ialah melakukan kegiatan seperti memasang bingka foto dan mengajari siswi PKL dalam pengoperasian aplikasi adapaun yang berdampak pada diri sendiri ialah mendapatkan peningkatan kemampuan dalam pengoperasian kamera dan peningkatakan kemampuan mengedit dalam aplikasi photoshop.
Peran Pemerintah Desa dalam Peningkatan Pelayanan Sosial di Desa Bakka-bakka Nurzahrani; Nursan Safitri; Muhammad Alwi
Macoa : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 3 (2025): Macoa : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPPM) Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59903/macoajurnalpkm.v2i3.242

Abstract

Pemerintah desa memiliki peran yang sangat penting dalam peningkatan pelayanan sosial di tingkat lokal, terutama di Desa Bakka-bakka. Sebagai entitas yang paling dekat dengan masyarakat, pemerintah desa bertanggung jawab untuk memastikan tercapainya kebutuhan dasar warga desa, termasuk pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan kesejahteraan sosial. Di Desa Bakka-Bakka, berbagai program sosial seperti pemberian bantuan langsung, program pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan akses terhadap layanan kesehatan dan pendidikan, telah diimplementasikan untuk mendorong kesejahteraan warga. Namun, tantangan seperti keterbatasan anggaran dan infrastruktur yang masih perlu dikembangkan menjadi hambatan utama dalam optimalisasi pelayanan sosial. Untuk itu, pemerintah desa di Bakka-bakka perlu melakukan inovasi dalam pengelolaan sumber daya dan melibatkan masyarakat secara aktif dalam perencanaan dan pelaksanaan program-program tersebut. Dengan pemanfaatan teknologi dan peningkatan kapasitas perangkat desa, pelayanan sosial di Desa Bakka-bakka dapat lebih efisien dan lebih mudah diakses oleh masyarakat. Sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan pihak-pihak terkait sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang lebih inklusif dan sejahtera bagi seluruh warga desa.