Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pendampingan Guru Pendamping Khusus untuk Meningkatkan Kompetensi Pengelolaan dan Penanganan Perilaku pada Anak Berkebutuhan Khusus Fitriatun, Erna; Muliyani, Sri Erny; Susilawati, Indri; Mulyajaya, Muhammad Satria; Sukarman, Sukarman
Jurnal Ilmiah Pengabdian dan Inovasi Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pengabdian dan Inovasi
Publisher : Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jilpi.v4i2.732

Abstract

This article examines a mentoring program for Special Education Support Teachers (Guru Pendamping Khusus / GPK) aimed at improving competencies in behavior management and intervention for Children with Special Needs (CSN) at Buah Hati Learning Center in Mataram. The mentoring program focuses on strengthening GPKs’ practical skills in implementing effective, consistent, and scientifically grounded behavioral intervention strategies. The program seeks to enhance GPKs’ capacity to understand the behavioral characteristics of CSN, conduct systematic behavioral observations, analyze behavioral triggers, and apply positive behavior intervention strategies, while simultaneously reinforcing behavior management systems at the institutional level. The mentoring was implemented using a Participatory Action Research (PAR) approach, encompassing stages of needs identification, action planning, conceptual training, individual coaching, structured observation, and collaborative reflection. Data were collected through interviews, observations, field notes, and documentation of classroom practices. The results indicate a significant improvement in GPK competencies, particularly in the application of positive reinforcement, ABC (Antecedent–Behavior–Consequence) behavioral analysis, management of challenging behaviors, and the development of individualized behavior intervention plans. Positive impacts were also observed among CSN, including a reduction in maladaptive behaviors, improved ability to follow instructions, and the creation of a more conducive learning environment. At the institutional level, the program generated strategic recommendations, including the development of standard operating procedures (SOPs) for behavior management, strengthened supervision mechanisms, and the creation of internal behavior management modules.
METODE ROTATIONAL THROW MENINGKATKAN HASIL BELAJAR LEMPAR CAKRAM SISWA MTS Muhlas, Wildan; Mujriah, Mujriah; Susilawati, Indri
ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/action.v5i4.10989

Abstract

ABSTRACT Discus throw learning in schools still faces various challenges, including limited facilities, low student participation, and the use of less varied teaching methods, resulting in suboptimal learning outcomes. This study aimed to improve discus throw learning outcomes through the implementation of the rotational throw method for eighth-grade students at MTs Al-Islahussibyan Dopang in the 2023/2024 academic year. The study employed a classroom action research method conducted in two cycles, consisting of planning, action implementation, observation, and reflection stages. The research subjects consisted of 30 eighth-grade students. Data were collected through learning outcome tests covering psychomotor, cognitive, and affective aspects, student activity observation sheets, and documentation. The data were analyzed using descriptive quantitative techniques based on the average scores and the percentage of students’ learning mastery in each cycle. The results showed that the implementation of the rotational throw method gradually improved students’ discus throw learning outcomes. Students became more active, more confident, and better able to understand the coordination of discus throw movements through systematic and repetitive practice. Students’ learning mastery increased significantly and exceeded the predetermined success indicators. These findings indicate that the rotational throw method can serve as an effective and adaptive alternative for athletics instruction, particularly in schools with limited learning facilities. ABSTRAK Pembelajaran lempar cakram di sekolah masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan sarana, rendahnya partisipasi siswa, dan penggunaan metode pembelajaran yang kurang bervariasi sehingga hasil belajar siswa belum optimal. Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar lempar cakram melalui penerapan metode rotational throw pada siswa kelas VIII MTs Al-Islahussibyan Dopang Tahun Pelajaran 2023/2024. Penelitian menggunakan metode penelitian tindakan kelas (classroom action research) yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 30 siswa kelas VIII. Pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar pada aspek psikomotor, kognitif, dan afektif, lembar observasi aktivitas siswa, serta dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif berdasarkan rata-rata nilai dan persentase ketuntasan belajar siswa pada setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode rotational throw mampu meningkatkan hasil belajar lempar cakram secara bertahap. Siswa menjadi lebih aktif, lebih percaya diri, dan lebih mudah memahami koordinasi gerakan lempar cakram melalui latihan yang dilakukan secara sistematis dan berulang. Ketuntasan belajar siswa meningkat secara signifikan hingga melampaui indikator keberhasilan yang telah ditetapkan. Temuan ini menunjukkan bahwa metode rotational throw dapat menjadi alternatif pembelajaran atletik yang efektif, adaptif, dan sesuai diterapkan pada sekolah dengan keterbatasan fasilitas pembelajaran.
Pengaruh Metode Dribbling Dinamis Side Inside Untuk Meningkatkan Kemampuan Dribbling Futsal Alkausari, Muhammad; Bausad, Andi Anshari; Susilawati, Indri
Gelora : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP Mataram Vol. 11 No. 2 (2024): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/gjpok.v11i2.20554

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjawab hipotesis bahwa metode variasi kombinasi dribbling dinamis side inside berpengaruh terhadap kemampuan menggiring bola pemain futsal Persegel FC tahun 2023. Premis utama penelitian adalah bahwa futsal menuntut penguasaan bola yang cepat, presisi, dan adaptif dalam ruang sempit, sehingga latihan dribbling tidak cukup diberikan secara tunggal, tetapi perlu dikembangkan melalui variasi kombinasi gerak yang menyerupai tuntutan permainan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan pre-eksperimen one group pretest-posttest design. Subjek penelitian berjumlah 20 pemain Persegel FC yang dipilih secara purposive karena mengikuti program latihan dan memiliki pengalaman turnamen. Instrumen yang digunakan adalah tes keterampilan dribbling futsal berbasis lintasan cone dengan pencatatan waktu tempuh. Perlakuan diberikan selama 16 sesi dalam enam minggu melalui kombinasi gerak inside-inside dan inside-inside roll ball sebagai inti dribbling dinamis side inside. Hasil menunjukkan penurunan waktu rata-rata dari pretest 15,5505 detik menjadi posttest 12,9040 detik, dengan selisih 2,6465 detik atau peningkatan efisiensi waktu 17,02%. Uji normalitas Shapiro-Wilk menunjukkan data pretest dan posttest berdistribusi normal. Uji paired sample t-test menghasilkan nilai t = 7,270, df = 19, dan Sig. (2-tailed) = 0,000 < 0,05, sehingga hipotesis alternatif diterima. Temuan ini menegaskan bahwa latihan dribbling dinamis side inside efektif meningkatkan kemampuan menggiring bola melalui penguatan kontrol sentuhan, koordinasi kaki, perubahan arah, dan adaptasi gerak pemain futsal. Studi ini memberi kontribusi praktis bagi pelatih futsal akar rumput untuk menerapkan latihan teknik berbasis variasi kombinasi yang progresif, spesifik, dan kontekstual. Kata Kunci: dribbling dinamis, futsal, menggiring bola, side inside, variasi kombinasi.
LATIHAN SAQ INTERVAL 1:1 MENINGKATKAN VO₂ MAX PEMAIN VOLI Akrom, Lalu Tri Mardika; Satrianingsih, Baiq; Susilawati, Indri
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i4.10966

Abstract

ABSTRACT VO₂ Max is an important indicator of cardiorespiratory endurance in volleyball players because it plays a role in the recovery process following explosive activities during rallies. The problem identified among volleyball players at SMA Negeri 1 Terara, East Lombok, was the suboptimal endurance capacity that caused players to experience decreased performance during prolonged training sessions and matches. This study aimed to analyze the effect of Speed, Agility, Quickness (SAQ) training with a 1:1 interval ratio on improving the VO₂ Max of high school volleyball players. The study employed a quasi-experimental method using a one group pretest-posttest design. The sample consisted of 20 players, including 8 male and 12 female athletes, selected through a purposive sampling technique. The treatment was administered through a six-week SAQ training program with a 30-second work and 30-second rest ratio. The research instrument used was the Multistage Fitness Test or Bleep Test, while data analysis was conducted using descriptive statistics, the Shapiro-Wilk normality test, and the paired sample t-test. The results showed that the average VO₂ Max increased from 36.97 to 39.75 ml/kg/min, with a percentage increase of 7.53%. These findings indicate that SAQ training with a 1:1 interval ratio is effective in improving the cardiorespiratory capacity of volleyball players and can be implemented as a practical, measurable, and game-specific conditioning program in school sports environments. ABSTRAK VO₂ Max merupakan salah satu indikator penting dalam daya tahan kardiorespirasi pemain bola voli karena berperan dalam proses pemulihan setelah aktivitas eksplosif selama rally berlangsung. Permasalahan yang ditemukan pada pemain bola voli SMA Negeri 1 Terara Lombok Timur adalah kemampuan daya tahan yang belum optimal sehingga pemain mudah mengalami penurunan performa saat latihan dan pertandingan berlangsung lama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan Speed, Agility, Quickness (SAQ) dengan interval 1:1 terhadap peningkatan VO₂ Max pemain bola voli tingkat SMA. Penelitian menggunakan metode eksperimen semu dengan desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 20 pemain yang terdiri atas 8 pemain putra dan 12 pemain putri yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Perlakuan diberikan melalui program latihan SAQ selama enam minggu dengan pola kerja dan istirahat 30 detik : 30 detik. Instrumen penelitian menggunakan Multistage Fitness Test atau Bleep Test, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, dan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata VO₂ Max meningkat dari 36,97 menjadi 39,75 ml/kg/menit dengan persentase peningkatan sebesar 7,53%. Temuan ini menunjukkan bahwa latihan SAQ interval 1:1 efektif meningkatkan kapasitas kardiorespirasi pemain bola voli serta dapat diterapkan sebagai alternatif program conditioning yang praktis, terukur, dan sesuai dengan karakter permainan bola voli di lingkungan sekolah.