Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Data Mining Untuk Menganalisis Kategori Kompetisi Mahasiswa Menggunakan Algoritma Apriori Nurdin Nurdin; Cindy Cika Pradita; Fadlisyah Fadlisyah
Sisfo: Jurnal Ilmiah Sistem Informasi Vol. 7 No. 1 (2023): Sisfo: Jurnal Ilmiah Sistem Informasi, Mei 2023
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/sisfo.v7i1.12104

Abstract

Saat ini kompetisi IT merupakan salah satu kegiatan yang paling banyak diminati oleh mahasiswa. Kategori kompetisi yang diadakan cukup banyak, yang membuat para mahasiswa dapat memilih kategori kompetisi yang sesuai dengan kemampuannya. Prodi Teknik informatika Universitas Malikusaleh merupakan salah satu jurusan dibidang IT yang setiap tahunnya mengadakan kegiatan kompetisi IT.  Namun, kategori kompetisi yang cukup banyak ini tidak mungkin semua dapat didadakan di kampus, ditambah lagi keterbatasan kemampuan yang dimiliki mahasiswanya. Dengan memanfaatkan data quisioner mahasiswa yang pernah mengikuti kompetisi, dapat dilakukan analisa untuk menemukan kombinasi hubungan antara kategori kompetisi dengan keahlian, matakuliah, dan nilai matakuliah sehingga dapat menghasilkan informasi tentang kategori kompetisi yang sesuai dengan kemampuan yang dimiliki mahasiswa yang nantinya dapat dijadikan bahan pertimbangan untuk menentukan kategori kompetisi yang akan diadakan. Salah satu teknologi yang dapat digunakan untuk mewujudkannya adalah data mining. Algoritma yang digunakan adalah algoritma apriori yang merupakan jenis aturan asosiasi pada data mining yang digunakan untuk menentukan pola kombinasi antar itemset. Pada penelitian ini informasi yang ditampilkan berupa nilai support dan confidence dari masing-masing kategori kompetisi. Dari 100 data mahasiswa yang digunakan, dimana nilai thershold ditentukan 3, didapat  pola rule tertinggi yaitu Jika mahasiswa menyukai Komputasi Cerdas dan Multimedia maka akan mengikuti kategori kompetisi Game Dev dengan nilai support 13%dan nilai confidence tertinggi yaitu 61%.
Co-Authors Adani, Safira Agus Prayoga Alfi Fauzi Alfyansyah, Gusti Altharizka, Muhammad Aldonny Alzaky, Muammar Aris Munandar Aris Munandar Arnawan Hasibuan Aryandi Aryandi Aryandi, Aryandi Asmi, Nurul Annisa Asmirayani Asmirayani Asmirayani, Asmirayani Aulia Barus, M Farhan Azzahra, Dea Bustami Bustami Bustami Bustami Cindenia Puspasari Cindy Cika Pradita Cut Ita Erliana Cut Lika Mestika Sandy Dahlan Abdullah Dea Azzahra Dessayani Putri Eva Darnila Fahrozi, Mahlil Fajriana Fajriana Fajriana, Fajriana Fasdarsyah Fasdarsyah Fauzi, Alfi Fuadi, Wahyu Gusti Alfyansyah Gusti Alfyansyah Hafizh Al Kautsar Aidilof Hamdhana, Defry Hamdhana, Defry Helmi Imran Intan Nuriani Ira Safira Irhami, Putri Irma Mauliza Irwansyah, Defi Jalaluddin Jalaluddin Jalaluddin Jalaluddin Jihan Adila Kamilaini Kamilaini Kamilaini, Kamilaini Lidya Rosnita Maizuar Maizuar Mara Wahyu Alamsyah Pane Maryana Maryana Maryana Maryana Maryana Maryana, Maryana Mauliza, Irma Muammar Alzaky Muhammad Aldonny Altharizka Muhammad Fikry Muhammad Rivai Muhathir Muhathir Muhathir, Muhathir Muhathir, Muhathir Muhathir, Muhathir Mukti Qamal Mukti Qamal Muqarrabin, Khalis Al Mutammimul Ula Nasriah Nasriah Nasriah Nasriah Noor, Fredy Nurdin Nurdin Nurdin Nurdin Nurdin Nurdin Nuriani, Intan Nuriani, Intan Putri, Dessayani Putri, Husna Moetia Rahmatin Nisak Reyhan Achmad Rizal Riansyah, Muhammad Risawandi, Risawandi Rizal Rizal Rizal Rizal Rizal S.Si., M.IT, Rizal Rizki Suwanda Rizky Darma Putra Rofiq Harun Rozzi Kesuma Dinata Safari, T Mirzal Safira Adani Safwandi Safwandi Safwandi Safwandi, Safwandi Said Fadlan Ansari Said Fadlan Anshari Salahuddin Salahuddin Sari, Putri Amelia Sayed Fachrurrazi Siregar, M. Ali Akbar Sujacka Retno Syahputra, Dinur Syahrial Syahrial SYAHRIAL SYAHRIAL Syahriani Putri Ayu Taufik Ismail Simanjuntak Taufik Ismail Simanjuntak Taufiq Taufiq Tri Ramdhany Uliana, Lisa Wahyu Fuadi Widari, Liz Ayu Yasir Amani Yesy Afrillia Zahrul Mubarak Zara Yunizar Zarkasyi Zarkasyi Zikratul Maulana Zuhra, Elviza