Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

MANAJEMEN INTERVENSI NYERI PADA PLANTAR FASCIITIS: LAPORAN KASUS Erfan Efendi; Hairrudin Hairrudin; Sugiyanta Sugiyanta; Zahrah Febianti; Ika Rahmawati Sutejo
Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 5 No 3 (2022): Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Plantar fasciitis memiliki manifestasi klinis nyeri tumit yang disebabkan oleh peradangan pada plantar fascia. Penderita nyeri akut yang berkembang menjadi kronis tidak hanya menimbulkan masalah medis, melainkan juga masalah individu serta sosial. Penanganan nyeri kronis dengan manajemen intervensi berkembang sangat cepat dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir. Seorang perempuan berusia 57 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan nyeri pada telapak kaki kiri sejak kurang lebih 4 bulan yang lalu. Nyeri terutama dikeluhkan saat bangun tidur pagi dan dipakai berjalan. Anamnesis dan pemeriksaan fisik lebih lanjut mengarahkan pada diagnosis plantar fasciitis. Manajemen intervensi nyeri dilakukan dengan memblok nervus tibialis posterior untuk mengurangi rasa nyeri pada daerah telapak kaki bagian medial dan lateral. Selanjutnya, pasien mendapat injeksi lokal proloterapi kombinasi lidokain dan dextrose pada plantar fascia. Tindakan dilakukan dengan panduan ultrasonografi (USG). Follow up dilakukan setelah 2 minggu. Penderita menyatakan perbaikan dengan tidak adanya nyeri, serta dapat melakukan kegiatan sehari-hari secara optimal. DOI : 10.35990/mk.v5n3.p321-331
Efektivitas Terapi Adjuvan Injeksi Platelet-Rich Plasma pada Osteoarthritis Sendi Lutut yang mendapatkan NSAIDs Ika Rahmawati Sutejo; Dimas Zabirrurohman Putra; Cholis Abrori
Majalah Kedokteran Andalas Vol 46, No 1 (2023): Online Januari 2023
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i1.p37-44.2023

Abstract

Osteoartritis (OA) memengaruhi 303 juta orang di dunia dan menjadi salah satu masalah kesehatan yang harus diwaspadai. Terapi penyembuhan OA secara total belum ada. Platelet-rich plasma (PRP) saat ini menjadi target peneliti untuk penanganan pasien OA. Tujuan: Mengetahui efektivitas terapi adjuvan injeksi PRP pada pasien OA sendi lutut yang mendapatkan NSAIDs. Metode: Studi observasional dengan pendekatan cohort retrospektif dilakukan pada pasien osteoartritis sendi lutut di Rumah Sakit Jember Klinik dan Rumah Sakit Daerah Balung. Jumlah sampel yang didapatkan sebanyak 16 pasien. Penelitian ini membandingkan terapi non-steroidal anti-inflammatory drugs (NSAID) tunggal dan NSAID dengan adjuvan PRP. Evaluasi terapi dengan menilai perubahan derajat keparahan gambaran klinis menggunakan kuesioner Western Ontario and Mcmaster Universities Osteoarthritis Index (WOMAC). Uji Fisher’s exact digunakan untuk membandingkan efektivitas terapi. Hasil: terdapat perubahan derajat keparahan gambaran klinis dari 16 sampel pasien. Sebanyak 11 pasien mengalami penurunan derajat keparahan gambaran klinis, dengan rincian 8 pasien (72,7%) dari kelompok terapi NSAIDs dengan adjuvan PRP dan 3 pasien (27,3%) dari kelompok pasien OA yang mendapatkan NSAIDs tanpa adjuvan PRP. Simpulan: Terapi adjuvan injeksi PRP pada pasien OA yang mendapatkan NSAIDs lebih efektif memperbaiki derajat keparahan gambaran klinis penyakit dibandingkan dengan pasien OA yang mendapatkan NSAIDs tanpa adjuvan injeksi PRP.
The impact of Pesticides and Workload on Osteoarthritis Incidence in Farmers: A Narrative Review Lailatul Maghfiroh; Heni Fatmawati; Ika Rahmawati Sutejo
Jurnal Ilmiah Kedokteran Wijaya Kusuma Vol 11, No 1 (2022): MARET 2022
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/jikw.v11i1.1441

Abstract

An osteoarthritis is a group of pathologies in joints that include cartilage degradation, bone remodeling, osteophyte formation, and synovial inflammation which in turn can cause pain, stiffness, swelling, and loss of normal joint function. The increasing prevalence of osteoarthritis is associated with jobs that require physical strength (physically demanding) or heavy work, one of which is agriculture. This is in line with the World Health Organization's statement, farming for 1-9 years increases the risk of osteoarthritis 4.5 times. Besides, farming for 10 years or more increases the risk of osteoarthritis by 9.3 times. The purpose of this study was to determine the association between pesticide use and workload (which includes work attitude, working period, and heavylifting) and the incidence of osteoarthritis in farmers. This study uses a narrative review method on journals of the last 10 years. The results of this study indicate that pesticides are not associated with osteoarthritis, based on studies on osteoarthritis patients that show no difference in serum concentrations of organophosphate, pyrethroid, and nenonicotinoid pesticides and their metabolites. Conversely, work attitude and working period are associated with osteoarthritis in farmers. The work attitude associated with osteoarthritis especially knee osteoarthritis is the squatting and kneeling posture. Meanwhile, the heavylifting did not have a significant relationship with osteoarthritis, especially knee osteoarthritis among farmers. The conclusion of this study is there is no relationship between the use of pesticide and osteoarthritis. However, there is a relationship between work attitudes & working period and osteoarthritis in farmers.
Ekstrak Metanol Biji Asam Jawa (Tamarindus Indica) Memperbaiki Kerusakan Histopatologi Ginjal Tikus yang Diinduksi Aluminium Anang Dwi Atmoko; Al Munawir; Ika Rahmawati Sutejo
Jurnal Ilmiah Kedokteran Wijaya Kusuma Vol 9, No 2 (2020): SEPTEMBER 2020
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/jikw.v9i2.849

Abstract

Aluminum is the most widely used metal in everyday and the exposure of aluminum can be accumulate in kidney tubular cells, which cause tubular cell degeneration through oxidative stress because of nephrotoxicity. Tamarindus indica seeds contain high polyphenolic compounds and high antioxidant potential. This study aimed to investigate whether the methanolic extract of Tamarindus indica seeds repair histopathological damage of aluminum-induced kidney rat assessed by the parameters of tubular cell degeneration and necrosis. This experimental study was conducted at the Faculty of Medicine, University of Jember for 10 weeks using 30 male Wistar rats. Rats were divided into 5 groups; 1) K: control group was given a mixture of aquabides-saline (NaCl 0.9%), 2) K (-): negative control group was given aluminum solution (AlCl3), 3) P1: first treatment group was given aluminum solution (AlCl3) and extract (25 mg/kg b.w., po),  4) P2: second treatment group was given aluminum solution (AlCl3) and extract (50 mg/kg b.w., po), 5) P3: third treatment group was given aluminum solution (AlCl3) and extract (100 mg/kg b.w., po). Aluminum solution is given in a dose of 300 mg/kg b.w. po. After being terminated, the rat’s kidney histology were examined to a scoring damage process. Based on cell degeneration parameter, all groups get 5 in score of damage. Meanwhile based on cell necrosis parameter, all group get different score of damage. Based on the cell necrosis parameter, the methanolic extract of Tamarindus indica seeds repair histopathological damage of rat kidney induced by aluminum chloride
Identifikasi dan Konseling Pemakaian Alat Pelindung Diri pada Petani Gayasan B Desa Jenggawah Kabupaten Jember sugiyanta, sugiyanta; Hairrudin, Hairrudin; Efendi, Erfan; Febianti, zahrah; Sutejo, Ika Rahmawati; Septyawati, Ratna; Nurfahimi, Yudriani; Rayyan, Muhammad Isra Rafidin
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Indonesia Vol 2 No 1 (2023): Februari: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Indonesia
Publisher : Universitas Gajah Putih, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/jppmi.v2i1.240

Abstract

Indonesia merupakan negara Agraris dengan sektor pertanian menjadi salah satu kunci utama. Peningkatan produksi pertanian berkorelasi positif dengan penggunaan pestisida. Jika tidak bijak, pestisida menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Untuk mencegah dan mengurangi efek buruk paparan pestisida, penting untuk menggunakan alat pelindung diri (APD) pada petani. Kegiatan ini bertujuan mengidentifikasi perilaku kepatuhan dan memberikan edukasi penggunaan APD untuk menghindari paparan pestisida. Kegiatan dilakukan melalui kerjasama FK Universitas Jember, pemerintah desa dan puskesmas Jenggawah. Kegiatan dilaksanakan di balai Dusun Gayasan B pada 18-19 Juni 2022, pukul 07.30-13.00 WIB. Jumlah sasaran dalam dua hari sebanyak 300 peserta. Tim pelaksana terdiri atas dosen, mahasiswa dan tenaga pendukung kegiatan, yang berjumlah 20 orang. Kegiatan terdiri atas pemeriksaan TTV, antropometri, anamnesis, identifikasi dan konseling mengenai penggunaan APD dilakukan oleh mahasiswa, dan konseling kesehatan dilakukan oleh dosen. Jumlah warga yang hadir dalam 2 hari mencapai 317 orang, dengan jumlah petani sebanyak 134 orang. 62 dari 134 petani menggunakan APD. Jenis APD yang sering digunakan oleh para petani adalah masker, baju lengan panjang dan sarung tangan. Melalui kegiatan ini diharapkan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran petani terkait pentingnya APD, sehingga terbentuk masyarakat agrikultur yang sehat dan diharapkan visi Agromedis Fakultas Kedokteran Universitas Jember terimplementasi riil sebagai salah satu tri dharma perguruan tinggi.
Increased levels of IL-4 in the Spleen of BALB/c Mice after 65.5 kDa Pili Protein Klebsiella pneumoniae Immunization Putra Uta, Diego Rafi; Mufida, Diana Chusna; Sutejo, Ika Rahmawati; Agustina, Dini; Suswati, Enny; Shodikin, Muhammad Ali
Medical Laboratory Technology Journal Vol. 10 No. 1 (2024): June
Publisher : Poltekkes Kemenkes Banjarmasin Jurusan Analis Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31964/mltj.v10i1.575

Abstract

Pneumonia is an infection of the lung parenchyma caused by Klebsiella pneumoniae, resulting in a high mortality rate of millions each year. To reduce these deaths, one potential solution is to create a vaccine that utilizes virulence factors of this microorganism, such as pili. During the early phase of infection, these antigens have a crucial role and can stimulate the production of memory b cells. These cells are activated by IL-4 (interleukin-4) in lymphoid organs, such as the spleen. Pathogen exposure such as virulence factors can stimulate the secretion of IL-4 in the spleen organ. This study aims to investigate the role of Klebsiella pneumoniae pili in this process. The research conducted from May to December 2023 at the Microbiology Laboratory, Faculty of Medicine, University of Jember was purely experimental, using Balb/c mice with IL-4 levels in the spleen organ as variables. The study used 15 mice, divided into control (K1), adjuvant (K2), and antigen (K3) groups. The research data were analyzed using non-parametric tests, specifically the Kruskal-Wallis and Post Hoc tests. The Kruskal-Wallis test revealed significant differences (p=0.003). In the Post Hoc test, a significant difference was found between the control and antigen groups (p=0.002). The results conclusively demonstrate that induction of Klebsiella pneumoniae pili protein 65.5 kDa significantly increases IL-4 levels in the spleen. Future studies should consider adding serum specimens to provide additional information.
ANALISIS POLA KONSUMSI KOPI TERHADAP INDEKS MASSA TUBUH DAN LINGKAR PERUT PETANI DESA JENGGAWAH KABUPATEN JEMBER Pratikno, Dela Putri; Sutejo, Ika Rahmawati; Adji, Novan Krisno
Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 7 No 3 (2024): Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Obesitas sebagai salah satu faktor risiko penyakit tidak menular memiliki angka kejadian tinggi di Indonesia. Salah satu populasi yang dapat mengalami obesitas adalah petani. Sekalipun petani memiliki aktivitas fisik tinggi dan identik dengan pola makan sehat, ternyata angka kejadian obesitas pada petani meningkat beberapa tahun terakhir. Hal ini dikarenakan mekanisasi pekerjaan dan mudahnya akses konsumsi makanan maupun minuman. Salah satu minuman yang dikonsumsi petani adalah kopi. Kopi memiliki efek antiobesitas karena kandungan zat bioaktifnya berperan dalam metabolisme lipid. Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan desain studi cross sectional untuk mengetahui hubungan konsumsi kopi dengan ukuran indeks massa tubuh (IMT) dan lingkar perut pada petani Desa Jenggawah Kabupaten Jember. Sebanyak 113 petani yang memenuhi kriteria penelitian melalui proses purposive sampling dilakukan pengukuran dan diwawancarai. Karakteristik konsumsi kopi yang diteliti adalah jenis, frekuensi minum, dan tambahan gula pada kopi dengan variabel terikat IMT serta lingkar perut. Uji bivariat Spearman dan koefisien kontingensi menunjukkan variabel frekuensi kopi berhubungan signifikan terhadap lingkar perut (p=0,043) dengan kekuatan hubungan lemah dan arah hubungan negatif (rho=(-0,069)). Sedangkan jenis kelamin berhubungan signifikan terhadap lingkar perut (p=0,00) dengan kekuatan hubungan sedang dan arah positif (rho=0,411). Kata kunci: IMT, kopi, lingkar perut, obesitas, petani DOI : 10.35990/mk.v7n3.p231-241
Pengukuran Antopometri Sebagai Deteksi Dini Faktor Risiko Penyakit Metabolik Masyarakat Curah Buntu Desa Jenggawah Kabupaten Jember Ika Rahmawati Sutejo
Alamtana: Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataram Vol 3 No 2 (2022): Edisi Agustus 2022
Publisher : LPPM UNIVERSITAS NAHDLATUL WATHAN MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jaltn.v3i2.1026

Abstract

Sindroma metabolik menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia. Sepertiga orang dewasa di Indonesia menderita sindroma metabolik. Salah satu kondisi sindroma metabolik yang paling mudah dideteksi dan dilakukan intervensi modifikasi gaya hidup adalah berat badan berlebih atau obesitas. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dengan metode pengukuran indeks antropometrik (berat badan, BMI, dan lingkar perut) untuk identifikasi obesitas dan konseling/pemberian edukasi pola hidup yang baik untuk mencegah kondisi penyakit metabolik serius. Meskipun mayoritas sasaran pengabdian bekerja sebagai petani, hampir separuh warga masuk dalam kriteria berat badan lebih dan obese, sehingga perlu mendapat edukasi. Kegiatan ini diharapkan meningkatkan pengetahuan dan taraf kesehatan masyarakat. Masyarakat dengan kondisi fisik optimal akan meningkatkan produktivitas kerja sehingga mendukung status ekonomi dan sosialnya.Sindroma metabolik menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia. Sepertiga orang dewasa di Indonesia menderita sindroma metabolik. Salah satu kondisi sindroma metabolik yang paling mudah dideteksi dan dilakukan intervensi modifikasi gaya hidup adalah berat badan berlebih atau obesitas. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dengan metode pengukuran indeks antropometrik (berat badan, BMI, dan lingkar perut) untuk identifikasi obesitas dan konseling/pemberian edukasi pola hidup yang baik untuk mencegah kondisi penyakit metabolik serius. Meskipun mayoritas sasaran pengabdian bekerja sebagai petani, hampir separuh warga masuk dalam kriteria berat badan lebih dan obese, sehingga perlu mendapat edukasi. Kegiatan ini diharapkan meningkatkan pengetahuan dan taraf kesehatan masyarakat. Masyarakat dengan kondisi fisik optimal akan meningkatkan produktivitas kerja sehingga mendukung status ekonomi dan sosialnya.
Association between Platelet-Lymphocyte Ratio and Troponin-I in NSTE-ACS Patient Riyanti, Rini; Sutejo, Ika Rahmawati; Arif, Dina Rizky Amalia
INDONESIAN JOURNAL OF CLINICAL PATHOLOGY AND MEDICAL LABORATORY Vol. 31 No. 2 (2025)
Publisher : Indonesian Association of Clinical Pathologist and Medical laboratory

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24293/ijcpml.v31i2.2166

Abstract

Non-ST segment elevation acute coronary syndrome (NSTE-ACS) accounts for 2/3 of cases of acute coronary syndrome in the hospitals in United States. Acute coronary syndrome causes myocardial ischemia, which results in the release of cellular elements like cardiac troponin into interstitial and intravascular spaces. Troponin-I is a marker of heart muscle damage with high sensitivity and specificity. Researchers were interested in analyzing the relationship between Troponin-I and the inflammatory biomarkers Platelet-Lymphocyte Ratio (PLR). Complete blood count is a routine test, which provides information about red and white cells as well as platelets and lymphocytes. This study aimed to determine the correlation between PLR and Troponin-I in a patient presenting NSTE-ACS using cross-sectional design and medical records data of patients presenting NSTE-ACS at Slamet Martodirdjo Hospital, Pamekasan from January to December 2022. The correlation between variables was analyzed using Spearman correlation tests. The Spearman test results showed a p-value of 0.132, indicating a very weak positive correlation between PLR and Troponin-I in NSTE-ACS patients at Slamet Martodirdjo Hospital (r= 0.150, very weak correlation). Receiver Operating Characteristic (ROC) curve analysis of PLR to determine infarct (NSTEMI) in NSTE-ACS patients showed a cut-off of 139.5 for PLR with a sensitivity of 57.9% and a specificity of 59.3%.
PHYTOESTEROGEN COMPONENT OF ETHANOLIC ROOT EXTRACT OF FLAXSEED (Boehmeria nivea) DECREASES CHOLESTEROL SERUM LEVEL ON OVARIECTOMIZED RATS) Ika Rahmawati Sutejo
NurseLine Journal Vol. 1 No. 1 (2016): May 2016
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/nlj.v1i1.60070

Abstract

Dyslipidemia is a major cause of morbidity, mortality and high cost of treatment. Dyslipidemia associated with coronary heart disease (CHD), which causes 4 million deaths every year. Estrogen, a hormone produced by women during menarche protect
Co-Authors Adistha Eka Noveyani Adji, Novan Krisno Ain Yuanita Insani Al Munawir Alief Ilman Zaelany Alief Ilman Zaelany Anaditya Wahyu Kumudhaningsih Anang Dwi Atmoko Ancah Marchianti Angga Mardro Raharjo Annafira Yuniar Annafira Yuniar Arif, Dina Rizky Amalia Arifah Nur Hasanah Avita Lukmawati Baskoro Adi Prayitno Brilliant Givya Ariansari Cholis Abrori, Cholis Diana Chusna Mufida Dimas Zabirrurohman Putra Dini Agustina Dwita Aryadina Rachmawati EDY MEIYANTO Edy Meiyanto Edy Meiyanto Edy Meiyanto ENNY SUSWATI Erfan Efendi Erma Sulistyaningsih Fauqi Amalia Fuad Adi Prasetyo Hairrudin Hairrudin Handayani, Sri Hazmi Dwinanda Nurqistan Hazmi Dwinanda Nurqistan Heni Fatmawati Heri Puguh Widodo Herwandhani Putri Herwandhani Putri Herwandhani Putri Herwandhani Putri Hilyatul Fadliyah I Nyoman Insan Parisudha Ida Srisurani Wiji Astuti Imama Rasyada Imama Rasyada Jenie, Riris Istighfari Jenie, Riris Istighfari Kiky Martha Ariesaka Kiky Martha Arieska Kristianingrum Dian Sofiana Laila Auliya Noviyanti Lailatul Maghfiroh M. Ali Shodikin Meirizky Zulharini Mudzakkir Taufiqurrqhman Ni Nyoman Yuniasih Nunung Nurhasanah Nur Hasyimiyyah Nurfahimi, Yudriani Nurul Indah Saffanah Pratikno, Dela Putri Puput Sagita Mey Sandra Putra Uta, Diego Rafi Putri, Herwandhani Rakhmat Ramadhani Rayyan, Muhammad Isra Rafidin Rini Riyanti septa surya wahyudi, septa surya Septyawati, Ratna Siti Marissa Aisyah Sugiyanta Sugiyanta Tristira Urvina Viddi Agustian Rosyidi Viddi Rosyidi Viddy Agustian Rosyidi Wiwien Sugih Utami Yasmin Auralia Putri Zahrah Febianti