Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PENINGKATAN KOMPETENSI TECHNOPRENEUR BERBASIS E-COMMERCE DALAM MENGEMBANGKAN KEUNGGULAN DAYA SAING PASAR GLOBAL PADA PELAKU BISNIS UMKM KOTA BANDUNG Nurani, Nina; Sutisna, Deden; Hermina, Nurul; Suratman, Maman; Suganda, Uce Karna; Yuaningsih, Lilis; Firdaus, Erwin
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 29 No. 4 (2023): OKTOBER-DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v29i4.50252

Abstract

UMKM memiliki dampak yang cukup besar terhadap perekonomian Indonesia. Walaupun UMKM telah melakukan ekspor berbasis e-commerce, UMKM masih mengalami berbagai kendala akibat minimnya kompetensi SDM, yaitu belum dapat memasarkan produk dengan maksimal. Oleh karena itu, pemasaran produk saat ini merupakan kendala bagi pelaku usaha UMKM. Peningkatan kompetensi bagi para technopreneur UMKM Kota Bandung diperlukan agar memiliki keterampilan yang terhubung satu dengan lainnya untuk dilatih dan dikembangkan lebih lanjut sehingga mampu menghasilkan kinerja ekspor terbaik dalam mengelola usahanya berbasis e-commerce. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang berupa pemaparan materi mengenai bisnis pasar global dilaksanakan pada 29 Mei 2022. Sebanyak 40 mitra UMKM KADIN Kota Bandung yang menghadiri kegiatan ini memiliki usaha di bidang kuliner, fashion, jasa dan perdagangan. Berdasarkan hasil evaluasi, kegiatan berjalan dengan baik dan materi pelatihan sesuai dengan kebutuhan kerja. Tindak lanjut dari kegiatan ini adalah diperlukannya program keberlanjutan dengan bantuan dosen Program Pascasarjana Magister Manajemen Universitas Widyatama dan KADIN Kota Bandung untuk membangun technopreneurship dan kebersamaan antar komunitas UMKM melalui Forum Informasi/ Komunikasi media. 
Pengaruh Keadilan Organisasi dan Stres Kerja Terhadap Counterproductive Work Behavior Dengan Leader Member Exchange Sebagai Variabel Moderasi (Studi Pada ID Express Area Cirebon-Indramayu) Rahayu, Ratih Sri; Sutisna, Deden
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Maret - April 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v6i4.4562

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh keadilan organisasi dan stres kerja terhadap counterproductive work behavior dengan leader member exchange sebagai variabel moderasi. Sampel penelitian adalah 118 karyawan ID Express area Cirebon-Indramayu. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui penyebaran kuesioner. Teknik analisis data menggunakan SPSS versi 26 untuk menguji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keadilan organisasi berpengaruh negatif signifikan terhadap CWB dengan kontribusi 18.8%. Stres kerja berpengaruh positif signifikan terhadap CWB dengan kontribusi 39.1%. Setelah dimoderasi LMX, keadilan organisasi meningkat menjadi 43.8%, sedangkan stres kerja justru menurun menjadi 14,2%. LMX terbukti memiliki efek strengthening moderation pada keadilan organisasi dan buffering moderation pada stres kerja, menunjukkan peran penting kualitas hubungan pemimpin-karyawan dalam menekan perilaku kontraproduktif.
Pengaruh Time Dynamic, Timing Dynamic dan Place Dynamic Terhadap Kinerja Pegawai di Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat Martalia, Martalia; Sutisna, Deden
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v6i1.7226

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Time Dynamic, Timing Dynamic, dan Place Dynamic terhadap kinerja pegawai di Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat. Ketiga variabel tersebut penting dalam manajemen dinamis, khususnya dalam pengelolaan waktu, penjadwalan, dan pemilihan lokasi pelaksanaan program kesehatan. Time Dynamic mencakup fleksibilitas serta efektivitas pengelolaan waktu untuk mendukung kegiatan organisasi. Timing Dynamic menitikberatkan pada penentuan waktu yang tepat untuk aktivitas guna meningkatkan efisiensi operasional. Sementara itu, Place Dynamic menyoroti pentingnya lokasi strategis dalam pelaksanaan program. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada pegawai Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat dan dianalisis menggunakan regresi berganda untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel terhadap kinerja organisasi. Hasilnya menunjukkan bahwa Time Dynamic, Timing Dynamic, dan Place Dynamic berpengaruh signifikan terhadap kinerja. Dari ketiganya, Time Dynamic memiliki pengaruh terbesar, disusul Timing Dynamic dan Place Dynamic. Temuan ini menegaskan bahwa pengelolaan waktu yang efektif, penjadwalan yang akurat, dan pemilihan lokasi strategis sangat penting dalam meningkatkan kinerja organisasi. Implikasi penelitian ini menunjukkan perlunya perhatian lebih terhadap aspek-aspek dinamis tersebut dalam perencanaan dan pelaksanaan program kesehatan. Selain itu, penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi dalam pengembangan teori manajemen dinamis dan praktik manajemen di sektor kesehatan.
The Influence of Organizational Culture, Leadership, And Digital Skills On Employee Performance In The Polyester Division of PT. Indo-Rama Synthetics Tbk Purwakarta Alfira, Risa; Sutisna, Deden
International Journal of Science and Environment (IJSE) Vol. 5 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : CV. Inara in Colaboration with www.stie-sampit.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijse.v5i4.206

Abstract

Organizational culture, leadership, and the use of digital technology are key factors that influence the success of organizational change. When managed properly, these aspects can have a positive impact on improving both organizational and individual performance. This study aims to determine the influence of organizational culture, leadership, and digital skills on employee performance in the Polyester Division of PT. Indo-Rama Synthetics Tbk, Purwakarta. The research method used is a descriptive quantitative approach. The population in this study consisted of all employees, totaling 1,580 individuals, with a sample of 319 respondents determined using the Slovin formula. Data were collected through questionnaires and analyzed using multiple linear regression. The results of the study indicate that, partially, the variables of organizational culture and leadership have a positive but not significant effect on employee performance. Meanwhile, digital skills have a negative and significant effect. Simultaneously, all three variables have a significant effect on employee performance. Digital skills contribute the most to employee performance, followed by organizational culture and leadership. This study recommends the need for targeted and adaptive improvement of employees' digital capabilities, as well as strengthening organizational culture and leadership styles that support productivity in order to enhance employee performance optimally.
Pengaruh Partisipasi Anggota dan Komitmen Organisasi Terhadap Kinerja Pengurus Koperasi Pegawai Republik Indonesia Mitra Sejahtera RSUD Majalengka Adhinugraha, Budi; Sutisna, Deden; Setiawan, Hanifatul Rahmati; Pasca, Yelsha Dwi
Journal of Innovation in Management, Accounting and Business Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/jimab.v4i3.2425

Abstract

Kinerja pengurus merupakan proses melakukan sebuah kegiatan atau pekerjaan dalam meningkatkan pendapatan dan kualitas supaya dapat memperoleh hasil yang memuaskan, hal ini akan terlaksana jika karyawan memiliki kinerja yang baik. Salah satu faktor yang mempengaruhi kinerja adalah partisipasi anggota dan komitmen organisasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh partisipasi anggota dan komitmen organisasi terhadap kinerja pengurus KPRI Mitra Sejahtera RSUD Majalengka. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey bersifat deskriptif-verifikatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Mitra Sejahtera RSUD Majalengka. sebanyak 637 orang, dengan jumlah sampel sebanyak 86 responden. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah simple random sampling. Prosedur pengumpulan data dalam penelitian ini adalah  wawancara, obeservasi, dokumentasi dan kuisioner. Pengujian instrumen menggunakan uji validitas dan reliabilitas. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis verifikatif dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan  partisipasi anggota, komitmen organisasi dan kinerja pengurus KPRI RSUD Majalengka termasuk dalam kategori sangat baik. Secara partial parisipasi anggota berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja pengurus KPRI RSUD Majalengka. Komitmen organisasi berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja pengurus KPRI RSUD Majalengka. Secara simultan parisipasi anggota dan Komitmen organisasi secara bersama-sama berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja pengurus KPRI RSUD Majalengka. Saran diajukan bagi Manjemen KPRI RSUD Majalengka agar meningkatkan partisipasi aktif anggota terhadap partisipasi organisasi salah satunya dapat dilakukan dengan cara mengedukasi anggota tentang keroganisasian dan menjadwalkan pergiliran apabila terdapat pelatihan untuk anggota sehingga semua anggota dapat mendapat pengalaman dan pemahaman dari pelatihan koperasi.
Pengaruh Program High Potential Employee terhadap Turnover dengan Beban Kerja, Psychological Empowerment, Job Commitment Sebagai Variabel Mediasi Rubianti, Tina Dwi; Sutisna, Deden
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i2.10087

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Program High Potential Employee (HPE) terhadap turnover karyawan dengan beban kerja, psychological empowerment, dan job commitment sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis explanatory research untuk menjelaskan hubungan kausal antarvariabel melalui pengujian hipotesis. Populasi penelitian adalah 215 karyawan peserta Program HPE PT Footwear Indonesia tahun 2025, dengan sampel sebanyak 140 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin pada tingkat kesalahan 5%. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, wawancara, dan observasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program HPE tidak berpengaruh langsung terhadap turnover karyawan. Namun, Program HPE berpengaruh signifikan terhadap turnover melalui beban kerja, psychological empowerment, dan job commitment, baik secara parsial maupun simultan. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengaruh Program HPE terhadap turnover sepenuhnya dimediasi oleh ketiga variabel tersebut. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa keberhasilan Program HPE dalam menekan turnover karyawan sangat bergantung pada pengelolaan beban kerja, peningkatan pemberdayaan psikologis, dan penguatan komitmen kerja karyawan.
The Mediating Role of Public Service Managerial Capability and Adaptive Service Innovation in the Relationship between Citizen Orientation and Public Entrepreneurship toward Public Service Performance: Evidence from Creative Public Service Organizations in West Java, Indonesia Asmala, Tuti; Kartawan, Kartawan; Sutisna, Deden; Pratminingsih, Sri Astuti
Jurnal Manajemen Pelayanan Publik Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Manajemen Pelayanan Publik
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jmpp.v10i1.68087

Abstract

This study examined how citizen orientation and public entrepreneurship affect public service performance through public service managerial capability and adaptive service innovation. Guided by the Resource-Based View, Dynamic Capabilities Theory, and Public Value Theory, it argued that citizen-centric and entrepreneurial orientations improved service outcomes when converted into managerial and innovative capacities. Using a quantitative explanatory design, data were collected from 334 managers and administrators in creative and cultural public service organizations across 27 cities and regencies in West Java, Indonesia. These included government cultural centers, vocational training institutions, creative economy agencies, and public-private partnerships. Structural Equation Modeling (SEM) with AMOS 24 tested the hypothesized relationships. The findings indicated that citizen orientation and public entrepreneurship significantly strengthen managerial capability and adaptive service innovation, which subsequently improve service performance. Both mediators exhibit significant partial and sequential mediation effects, confirming their joint role as dynamic mechanisms linking strategy to performance. The study expanded understanding of how creative public organizations can translate strategic orientations into improved service delivery and provides insights for policymakers and administrators to develop managerial capability and foster innovation in public service systems.
Kesejahteraan Mental Sebagai Investasi Strategis dalam Manajemen Sumber Daya Manusia Setiawan, Irvan; Sutisna, Deden; Dora, Yenny Maya; Hermina, Nurul
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 5 No. 2 (2026): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Februari 2026
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v5i2.5636

Abstract

The issue of employee well-being is increasingly becoming a major concern in human resource management as work demands and modern organizational dynamics increase. High work pressure, changes in work systems, and post-pandemic uncertainty have the potential to worsen the psychological condition of employees if not balanced with adequate work resources. This study aims to analyze the role of supervisor support, work-life balance, and meaningful work on employee well-being as a strategic investment in human resource management. This study uses a descriptive-exploratory qualitative approach with purposive sampling techniques. Data were collected through in-depth interviews and non-participant observation of employees and line managers, supported by secondary data in the form of relevant scientific literature and institutional publications. The results show that supervisor support plays an important role in creating psychological safety, work-life balance contributes to emotional stability, and meaningful work strengthens employee engagement and mental resilience. Simultaneously, these three variables function as complementary job resources in improving employee well-being, as explained in the Job Demands–Resources (JD-R) Theory framework. Meaningful Work acts as a “psychological anchor.” When organizational dynamics create uncertainty (such as changes in work systems), meaningful work ensures that employees remain connected to their professional identity, thereby preventing mental disorientation. This study concludes that strengthening psychosocial resources in the workplace is an effective strategy for improving employee well-being and supporting the sustainability of organizational performance and productivity.