Claim Missing Document
Check
Articles

MODALNYA PERHIASAN MILIK ISTRI Suyanto, Mohammad
ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA 2005: HARIAN KEDAULATAN RAKYAT JULI - SEPTEMBER 2005
Publisher : ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Perhiasan merupakan benda yang dipakai sebagai hiasan. Perhiasan yang dipakai istri kita dapat berupa kalung, cincin atau anting-anting. Perhiasan tersebut biasanya bahannya terbuat dari emas.  Istri memperoleh perhiasan tersebut dari mahar (emas kawin) ketika menikah atau dari pemberian orang tuanya atau hadiah dari sang suami tersayang. Perhiasan merupakan modalm yang dapat digunakan untuk memulai bisnis. Haji Ate Tohi dari Desa Sukagerang Garut memulai bisnisnya dari modal kalung, gelang dan anting-anting milik istrinya. ?Saya merayu istri saya agar merelakan  kalung, gelang dan anting-anting untuk modal. Saya sebenarnya malu untuk mengungkapkan, karena perhiasan tersebut saya berikan untuk istri saya, tidak dijual untuk modal? kata Ate Tohi. Meskipun mertuanya sebagai pengusaha kulit yang cukup kaya tetapi ia malu untuk meminta modal dari mertuanya. Dengan modal perhiasan  tersebut ia memulai bisnis dalam bidang perkulitan, karena mendapat dorongan dari teman dan keluarganya secara tidak sengaja. Ate Tohi sejak muda telah memahami seluk beluk kulit dari kakaknya sebagai penyamak kulit. Strategi yang dilakukan pada awalnya adalah mengikuti pameran di Jakarta pada 1990-an dengan menumpang pada stand milik kawannya, karena belum mampu menyewa stand sendiri. Setelah pameran tersebut, mulai banyak pelanggan yang datang ke tempat Ate Tohi, bahkan banyak pelanggannya dari orang asing. Pada saat krisis justru perusahaannya mendapat keuntungan besar. Bahkan industri mengalami booming saat terjadinya krisis, karena nilai dolar melonjak tajam, $US 1  menembus angka Rp.16.000,-. Ia mengubah pangsa pasar 80 % local menjadi ekspor. Strategi lain yang membuat ia sukses adalah strategi dalam mengelola keuangan. Ia menggunakan prinsip yang dipakai etnis Tionghoa, yaitu selalu mengendalikan pengeluaran paling banyak 50 % dari keuntungan.  Saat ini perusahaan Ate Tohi yang didirikan lebih dari 15 tahun yang lalu telah mempunyai omset lebih dari Rp. 5 milyar perbulan dan telah melakukan ekspor mempunyai karyawan lebih dari 500 orang. Pabrik penyamakan kulit dari Ate Tohi telah berkembang menjadi 2,4 hektar dan akan dikembangkan dengan produksi dua kali lipat. Ia melakukan investasi tersebut, karena ia memandang bahwa bisnis kulit masa depannya cerah dan pasarnya luas.             Demikian juga yang saya alami. ?Saya meneteskan air mata  ketika menjual cincin 2 gram yang bertuliskan M.Suyanto?  kata istri saya pada saat menjual cincin emas kawin kami di toko emas, sehingga saat ini kami tidak mempunyai cincin kawin. Cincin itu untuk mengatasi kesulitan dalam mengarungi bisnis yang hasilnya belum menentu. Memang untuk memulai bisnis, istri kita harus berkorban. Perhiasan milik istri sebagai modal yang mengagumkan. Semoga Allah membalasnya.
ATURAN BARU BISNIS Suyanto, Mohammad
ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA 2007: HARIAN KEDAULATAN RAKYAT APRIL - JUNI 2007
Publisher : ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Organisasi harus melakukan perubahan untuk dapat menyesuaikan dengan lingkungannya yang kompetitif. Perubahan bersangkut-paut dengan perihal membuat sesuatu dengan lain. Teknologi, persaingan, kejutan ekonomi, perubahan sosial, perubahan ekologi, angkatan kerja dan politik dunia merupakan kekuatan yang merangsang perubahan. Teknologi informasi yang canggih dapat mengubah cara bersaing, sehingga dapat meningkatkan keunggulan bersaing perusahaan. Keberadaan internet membuat batas-batas geografis nyaris tidak berarti. Dalam industri manapun, apakah industri domistik atau internasional, apakah menghasilkan barang atau jasa, aturan persaingan tercakup dalam lima faktor persaingan, yaitu masuknya pendatang baru, ancaman produk substitusi, daya tawar-menawar pembeli, daya tawar-menawar pemasok dan persaingan di antara para pesaing yang ada (Porter,1985). Persaingan ala Porter ini perlu diubah dengan aturan persaingan yang baru yang perlu diwaspadai yang terdiri dari tiga hal. Pertama, ekonomi baru atau ekonomi digital, yang membuat pasar digerogoti perusahaan revolusioner, misalnya Amazon.com yang dahulunya hanya toko buku, tetapi sekarang berjualan bermacam-macam produk. eBay dahulu hanyalah lelang di internet, tetapi sekarang berbagai produk dijual. Bahkan beberapa fasilitas ditambahkan, misalnya PayPal, yang memungkinkan individu atau perusahaan membayar secara online. Fasilitas Skype yang memungkinkan berkomunikasi suara dan video secara gratis antara pengguna yang menggunakan perangkat lunak Skype. Shopping.com sebagai fasilitas yang memungkinkan pengguna membandingkan harga dalam berbelanja. Rent.com merupakan fasilitas yang melayani sewa apartemen di Amerika Serikat dan melintas ke negara lain. Online Claaified dirancang untuk orang-orang saling bertemu, saling bertukar ide, saling berbisnis pada tingkat lokal. Kedua, lepasnya para pekerja terbaik, misalnya karyawan yang dahulu bekerja di perusahaan besar, seperti AT&T, IBM, Xerox berpindah ke Google, Amazon, eBay dan sebagainya. Ketiga, perusahaan revolusioner merampas aset terbaik, misalnya eBay yang dahulu hanya perusahaan kecil, sekarang mampu mengakuisisi Butterfield & Butterfield yang merupakan rumah lelang terbesar ketiga di Amerika Serikat. Vodafone yang baru berusia 12 tahun mampu membeli perusahaan tertua, terbesar dan paling membanggakan di Jerman. Google yang sebaya dengan Vodafone telah mempunyai kapitalisasi pasar lebih dari 900 miliar dolar dan telah mengakuisisi banyak perusahaan. Barangkali kita tidak mengenal perusahaan seperti Akamai Technologies, iMergent, Palomar Medical Technologies, Intergital Communications, CyberSource, Perficient, Lam Research, Ceradyne, F5 Networks dan Armor Holdings. Padahal perusahaan tersebut merupakan 10 perusahaan dengan pertumbuhan paling cepat di dunia.
ALAT ANALISIS JATUH DAN BANGUNNYA NEGARA Suyanto, Mohammad
ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA 2005: HARIAN REPUBLIKA EDISI JULI - SEPTEMBER 2005
Publisher : ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

   Alat analisis yang masih cukup ampuh untuk mengetahui jatuh bangunnya suatu negara dikemukakan oleh Ibnu Khaldun pada 808 H.(1406) dalam bukunya Muqaddimah. Ibnu Khaldun memberikan sumbangan tentang prinsip-prinsip ekonomi dengan lintas disiplin model dinamik (Chapra, 2000). Keseluruhan model Ibnu Khaldun dapat diringkas dalam nasihatnya kepada para raja sebagai berikut : (1) Kekuatan kedaulatan (al-mulk) tidak dapat dipertahankan kecuali dengan mengimplementasikan syariah, (2) Syariah tidak dapat diimplementasikan kecuali oleh sebuah kedaulatan (al-mulk). (3). Kedaulatan tak akan memperoleh kekuatan kecuali bila didukung oleh sumber daya manusia (ar-rijal). (4). Sumber daya manusia tidak dapat dipertahankan kecuali dengan harta benda (al ?mal). (5). Harta benda tidak dapat diperoleh kecuali dengan pembangunan (al ? imarah). (6). Pembangunan tidak dapat dicapai kecuali dengan keadilan (al-adl).  (7) Keadilan merupakan tolok ukur (al-mizan) yang dipakai Allah untuk mengevaluasi manusia dan (8) Kedaulatan mengandung muatan tanggung jawab untuk menegakkan keadilan. Nasihat ini, dalam ucapan Ibnu Khaldun sendiri, terdiri dari, delapan prinsip (kalimat hikamiyyah) dari kebijaksanaan politik , masing-masing dihubungkan dengan yang lain untuk memperoleh kekuatan, dalam sebuah alur daur di mana permulaan dan akhir tidak dapat dibedakan. Hal ini mencerminkan karakter dinamik dan lintas disiplin dari analisis Ibnu Khaldun. Ia bersifat lintas disiplin karena menghubungkan semua variabel politik dan sosioekonomi yang penting, seperti Syariah (S), otoritas politik atau wazi (G), manusia atau rijal (N), harta benda atau mal (W), pembangunan atau imarah (g) dan keadilan atau al-adl (j), dalam sebuah daur perputaran interdependen, masing-masing mempengaruhi yang lain dan pada gilirannya akan dipengaruhi oleh yang lain pula. Mengingat operasi daur ini terjadi dalam sebuah reaksi berantai dalam suatu perioede yang panjang  suatu dimensi dinamisme dimasukkan ke dalam keseluruhan analisis dan membantu menjelaskan bagaimana faktor-faktor politik, moral, sosial dan ekonomi berinteraksi terus menerus dan mempengaruhi kemajuan dan kemunduran atau jatuh dan bangunnya suatu peradaban. Dalam suatu analisis jangka panjang seperti ini, tidak berlaku anak kalimat ceteris paribus karena tak ada variabel yang konstan (tetap). Salah satu varibel bertindak sebagai mekanisme pemicu dan yang lain dapat bereaksi dalam cara yang sama, keseluruhan dalam salah satu sektor tidak akan merembes kepada variabel yang lain dan ini mengakibatkan kemungkinan diperbaikinya sektor yang tengah mengalami kerusakan seiring dengan perjalan waktu atau kemerosotan peradaban akan terjadi secara pelan. Akan terjadi sektor-sektor yang lain itu bereaksi pada arah yang sama dengan mekanisme pemicu, keseluruhan akan memperoleh momentum melalui suatu reaksi berantai yang saling berhubunghan sedemikian rupa sehingga sulit mengindentifikasi sebab dari akibat. Daur sebab akibat ini dinamakan Daur Keadilan yang dapat dipakai sebagai alat analisis yang cukup ampuh.
SEKOLAH BISNIS TERBAIK (3) Suyanto, Mohammad
ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA 2007: HARIAN KEDAULATAN RAKYAT OKTOBER - DESEMBER 2007
Publisher : ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Puasa dapat membuat muridnya menjadi annas, yaitu murid yang mempunyai kecerdasan emosi tinggi. Menurut Daniel Goleman, kecerdasan emosi meliputi kesadaran diri, pengaturan diri, motivasi, empati dan ketrampilan sosial. Kesadaran diri terdiri dari kesadaran emosi, penilaian diri secara akuran dan percaya diri. Untuk meningkatkan kesadaran emosi yang harus dilakukan adalah mengetahui lebih jauh emosi diri dan mengapa dapat terjadi emosi, menyadari keterkaitan antara perasaan dengan yang dipikirkan, diperbuat dan dikatakan, mengetahui bagaimana perasaan dapat mempengaruhi kinerja dan mempunyai kesadaran akan nilai-nilai dan sasaran-sasaran pribadi. Puasa dapat mengubah emosi yang meledak-ledak menjadi lembut dan mengubah nilai dan sasaran pribadi yang serakah menjadi peka terhadap nilai dan sasaran kelompok dalam harmoni dan kebersamaan serta mengubah kesombongan menjadi kerendahan hati. Seseorang tidak mengenal rasa sakit karena dimarahi, kecuali orang yang pernah dimarahi. Seseorang tidak memahami kesulitan kecuali orang yang pernah ditimpa kesulitan. Seseorang tidak mengenal bawahan dengan baik, kecuali pernah menjadi bawahan. Tidak akan mengetahui rasa kecewa, kecuali orang yang pernah kecewa. Tidak tidak mengenal kegagalan, kecuali yang pernah gagal. Demikian pula tidak peka terhadap orang miskin, kecuali pernah menjadi orang miskin. Kesadaran diri terhadap penggunaan indra kita. Puasa dapat mengubah mata yang digunakan untuk melihat hal yang diharamkan agama dan melihat orang lain dengan mengejek menjadi mata yang dapat melihat keajaiban ciptaan Allah, menyaksikan amalan baik agar dapat mencontohkannya dan melihat Kitab Allah dan Sunnah Rasul untuk membaca dan menelaah agar mendapat nasihat, peringatan, petunjuk dan manfaatnya. Puasa dapat menjadikan lisan yang berdusta, mengumpat orang lain, memfitnah, menghina, menusuk perasaan menjadi lisan yang berkata jujur dan dapat dipercaya, mengajarkan hal yang baik, memberikan rasa senang, mendamaikan orang yang berselisih dan selalu berzikir kepada Allah. Perut yang penuh dengan kerakusan dan makan makanan haram seperti yang diasumsikan dalam sistem ekonomi kapitalis bahwa nafsu manusia tak terbatas melebur menjadi perut yang terjaga dari kerakusan dan makanan haram serta menolak kejahatan dan kesombongan sesuai dengan yang dituntunkan oleh Allah. ?Allah SWT membanggakan kepada para malaikat, orang yang sedikit makannya. Dia berfirman: Lihatlah hamba-Ku. Aku mengujinya dengan makanan dan minuman di dunia, ia meninggalkannya karena-Ku. Persaksikanlah, wahai para malikat-Ku, tidak ada makanan yang ditinggalkannya kecuali Aku mengganti untuknya derajat-derajat di surga?, sabda Rasulullah Shollallohu alayhui wa sallam.
Kekuatan Penetapan Sasaran Suyanto, Mohammad
ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA 2006: HARIAN KEDAULATAN RAKYAT JANUARI - MARET 2006
Publisher : ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

STUDI terhadap para lulusan Yale University pada 1953 dengan menggunakan wawancara ditanyakan apakah mereka mempunyai sasaran-sasaran yang jelas, yang spesifik, yang dituliskan dengan sebuah rencana untuk mencapainya. Hanya 3% yang mempunyai sasaran tertulis. Dua puluh tahun kemudian pada 1973, para periset kembali mewawancarai yang masih hidup dari lulusan 1953 tersebut. Mereka menemukan bahwa 3% yang mempunyai sasaran tertulis itu jauh lebih kaya daripada gabungan 97% sisanya. Para periset juga mengukur secara subjektif kebahagiaan dan suka cita mereka, ternyata yang 3% dengan sasaran tertulis tersebut lebih unggul dibandingkan yang 97% yang tidak menulis sasaran-sasarannya. Steven Spielberg juga pernah menulis ?Steven Spielberg. Director (Sutradara)? di sebuah trailer yang tidak dipakai di Universal Studio. Saat ini Steven Spielberg, sebagai sutradara ternama di dunia. Pengalaman pribadi saya mengajarkan bahwa menulis cita-cita dapat memotivasi diri untuk meraih cita-cita tersebut. Saya pernah menulis nama saya dengan ?Prof Dr M Suyanto MA.? Tulisan tersebut saya pandangi yang membuat saya tersenyum malu. Saat itu seperti tidak mungkin saya dapat meraih gelar sepanjang itu. Langkah yang harus saya tempuh hanya ingin seperti paman saya Drs Mohammad Kamal MSc, yang menjadi dosen dan mempunyai gelar Drs, MSc. Tetapi saya yang hidup di desa Banjarsari yang terletak di lembah Gunung Wilis tersebut seperti tidak akan mungkin. Tetapi peluang mulai muncul dengan Paman saya Sutarjo membawa saya ke Yogyakarta untuk pindah sekolah dari SMA 1 Madiun ke SMA 2 Yogyakarta, ketika naik kelas 2. Kata Paman saya agar saya dapat kuliah di UGM. Saya harus meninggalkan nenek saya yang telah membesarkan saya sejak dari usia 3 tahun. Saya hanya bisa menciumi nenek dan menangis, demikian juga nenek saya juga sebenarnya tidak tega melihat saya. Sebenarnya nenek saya ingin mengasuh saya sampai ia dipanggil menghadap Allah. Saya meniti karir di Yogya sebagai salesman buku, salesman bahan pengkilap mobil, salesman telex lewat telepon dan salesman komputer, sehingga seakan-akan cita-cita yang saya tulis tersebut sangat jauh menyimpang. Apalagi saya kemudian sebagai pengusaha, bukan sebagai dosen ataupun ilmuwan. Meskipun saya sebagai pengusaha, kata yang pernah saya tulis tersebut selalu muncul di benak saya tanpa sadar. Saya masih mempunyai cita-cita suatu saat menjadi dosen atau ilmuwan. Cita-cita itu menguat saat saya menjadi Guru di SMP dan SMA Muhammadiyah Kasihan Bantul. Saat ini tidak terasa, kata yang pernah saya tulis itu sudah cukup dekat untuk saya raih. Saya berdoa mudah-mudahan Allah mengizinkan untuk meraih gelar itu dua tahun lagi, jika itu baik bagi saya. Tetapi kalau Allah menghendaki lain, barangkali itu yang terbaik bagi saya. Saya hanya akan mengatakan bahwa dengan menulis apa yang kita inginkan dapat menimbulkan kekuatan yang luar biasa. Jika yang kita tulis itu kita iringi dengan doa dan kerja keras, Insya Allah apa yang kita inginkan itu dapat kita capai
CARA BISNIS NABI Suyanto, Mohammad
ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA 2007: HARIAN REPUBLIKA EDISI JANUARI - MARET 2007
Publisher : ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Perusahaan kecil lnnya yang dapat memenangkan persaingan dengan perusahaan besar lebih dari 50 tahun adalah Belbin. Bahkan sekarang ada pelanggan yang sudah menjanda dan hidup sendirian yang menelpon Belbin setiap minggu. Perusahaan milik keluarga Belbin ini serupa dengan Caviston, yaitu  pelanggannya sampai anak cucu mereka. Belbin melakukan bisnis in sesungguhnya hanya melanjutkan bisnis dari kakeknya, saudara laki-laki dan sepupunya. Mereka kenal Belbin karena kualitas layanan dan perhatian terhadap pelanggan. Pelanggan diperlakukan dengan hormat dan diberi pelayanan terbaik tanpa memperdulikan banyak uang mereka belanjakan. Spesialisasi Belbin adalah menghantar belanjaan pelanggan sampai rumah pelanggan. Bagi pelanggan yang menggunakan jasa penghantaran ini dapat dilakukan melalui telpon, fax, bahkan lewat website dari Belbin. Meskipun demikian juga ada pelanggan yang tgetap menyukai belanja di toko Belbin.  Hubungan yang bersifat pribadi dengan pelanggan tersebut yang menyebabkan Belbin dapat berkembang pesat. Belbin juga mempunyai pelanggan yang dilayaninya secara teratur yang membutuhkan penghantaran ke rumah selama jam-jam kantor karena mereka bekerja purna waktu dan menghargai jasa penghantaran yang ditawarkan Belbin. Strategi yang berbeda yang dilakukan Belbin dengan toko lainnya adalah beberapa pelanggan potensial memberikan kunci rumah mereka pada Belbin. Kunci-kunci tersebut tersimpan aman dalam kotak yang tersimpan di kantor Belbin. Para personil yang menghantarkan pesanan sampai rumah yang seringkali juga pemilik toko tersebut dapat membuka kotak kunci tersebut dan menghantarkan belanjaan mereka sekaligus membuka rumah dan kulkas mereka. Seringkali mengatur barang yang ada dalam kulkas, bahkan membuang sayuran yang telah busuk yang tersimpan dalam kulkas, karena pemiliknya tidak sempat membersihkan kulkasnya sewaktu pulang kantor karena terlalu capek, sehingga pelanggan merasa terbantu dengan yang dilakukan para personil Belbin. Kadangkala para penghantar tersebut bila ketemu dengan pelanggannya, diajak minum the lebih dahulu, bercakap-cakap beberapa menit dan ikut mengatur belanjaan dimasukkan ke dalam kulkas. Apakah mendapat keuntungan dengan menghantar belanja ke rumah pelanggan ? ?Mungkin saya tidak mendapat keuntungan. Tetapi kami tidak akan berhenti. Kami berhutang kepadanya? kata Robert Belbin, sang pemilik toko tersebut. Tuan Belbin tidak melakukan hal yang istimewa, tpi melakukan yang biasa ia lakukan sejak dari kakeknya. Meskipun menghantanjaan secara finansial tidak menguntungkan, tapi itulah nilai yang dikenang pelanggan Belbin, sehingga mereka tetap loyal kepada Belbin sampa anak-cucu mereka. Selain itu mereka juga merekomendasikan kepada anak-cucu mereka pula. Dengan cara tersebut Belbin tidak kenal masa-masa ekonomi sulit dan persaingan yang sangat ketat, Belbin melenggang dengan caranya sendiri. Tingkat kepercayaan yang tinggi dari para pelanggan Belbin terhadap toko tersebut berkembang karena Belbin telah memperlakukan pelanggan dengan adil dan responsif selama bertahun-tahun. Sementara beberapa orang mengatakan bahwa situasi semacam ini sulit ditiru, tetapi sesungguhnya Belbin telah memberikan contoh terbaik toko kecil dapat bersaing dengan toko besar. Sesungguhnya situasi yang dikembangkan oleh Belbin adalah situasi seperti komunitas pedesaan yang antara pemilik toko dan pembelinya saling kenal dan saling berbicara dan saling memegang kepercayaan serta mudah dalam tawar menawar. Anas meriwayatkan bahwa Nabi pernah menawarkan sebuah kain pelana dan bejana untuk minum seraya mengatakan, ?Siapakah yang ingin membeli kain pelana dan bejana air minum?? Seorang laki-laki menawarnya seharga satu dirham dan Nabi menanyakan apakah ada orang yang akan membayar lebih mahal. Seorang laki-laki menawar padanya dengan harga dua dirham dan ia menJual barang tersebut padanya (Timidzi, Abu Dawud dan Ibnu Majah).
PEMIMPIN TERKUAT Suyanto, Mohammad
ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA 2005: HARIAN REPUBLIKA EDISI JANUARI - MARET 2005
Publisher : ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis diri dan lingkungan merupakan senjata ampuh yang harus dimiliki seorang pemimpin. Dalam buku The Art of War, Sun Tzu berkata ?Barang siapa mengenal dirinya sendiri dan mengenal musuhnya, ia senantiasa menang dengan mudah. Barang siapa mengenal langit dan bumi, ia menang atas segalanya.? Charlie Chaplin, aktor film kelahiran Inggris, pernah ikut dalam sebuah kontes Mirip Charlie Chaplin. Ternyata ia hanya menjadi pemenang ketiga. Masalah penting yang dapat diambil dari peristiwa ini adalah seberapa baik Anda mengenal diri sendiri dan membiarkan orang lain mengenal Anda? Dan seberapa trka dan seberapa jujurkah Anda dalam menghormati dan mendengarkan suara hati atau perasaan Anda? Tulis Robert. K Cooper dan Ayman Sawaf dalam Executive EQ. Winston Churchill mengataan ?Aku selalu siap belajar, meski aku tidak selalu suka untuk diajari?. Dalam buku CEO Logic, yang ditulis oleh C. Ray Johnson, Oracle dari Delphi mengatakan ?Kenalilah diri sendiri. Kenalilah kelebihan dan kelemahan Anda sendiri, tetaplah dekat dengan pelanggan dan pegawai Anda, dan memberi wewenang pada staff lain dalam hal-hal yang Anda rasakan sebagai kekurangan Anda. Tetaplah selalu memikirkan hal-hal tersebut sehingga Anda tidak mempunyai persoalan lagi. Anda memiliki kesempatan untuk menjadi pemimpin yang besar .? Ketika sedang dalam kejayaan dan ketenarannya serta telah bertanding ke seluruh dunia, Muhammad Ali suatu hari berjalan kaki melewati sebuah distrik miskin di Harlem, New York, diikuti kerumunan wartawan. Pada saat sampai  di sebuah gang yang penuh sampah, ia melihat seorang gelandangan yang berbaring kecapaian di tepi nselokan. Setelah meminta agar para wartawan dan juru foto menjauh, Ali membungkuk dan berjongkok, untuk berbincang-bincang dengan orang itu. Setelah Ali mengucapkan salam perpisahan dan beranjak, seorang wartawan bertanya kepada gelandangan tadi tentang kesannya kepada ?Ali The Greate?. ?Dia memang Paling Hebat,? kata gelandangan itu. ?Mengapa Anda berpendapat demikian?? tanya wartawan. Gelandangan itu menjawab bahwa Ali menanyakan mengapa ia sampai menjadi gelandangan. Ketika ia menceritakan kisah sedih yang dialaminya, ia melihat air mata menggenang di pelupuk mata Sang Juara. Jadi, memandang Ali sebaai yang paling besar adalah ?Ketika aku menangis kepadanya. Ia balik menangis untukku.? Nabi Isa a.s. berkata kepada Yahya bin Zakarya a.s. ?Jika seseorang mengingatkanmu dengan sesuatu dan mengatakan mengenai dirimu dengan benar, maka bersyukurlah kepada Allah. Jika dia berkata dusta mengenai dirimu, maka tambahkanlah rasya syukur itu, karena hal itu telah menambah simpanan amalmu dan engkau menjadi orang yang tenteram. Maksudnya, bahwa kebaikan orang itu akan ditulis atas namamu dalam catatan amalmu.? Dikatakan kepada Rasulullah Muhammad s.a.w. tentang seorang laki-laki, bahwa dia adalah laki-laki yang kuat dan pemberani. Kemudian Rasulullah s.a.w. bertanya ?Bagaimana bisa seperti itu?? Orang-orang menjawab ?Dia lebih kuat dari siapapun, dan tidak ada seorangpun yang dia tantang bergulat kecuali dia dapat mengalahkan musuhnya itu.?. Rasulullah bersabda ?Orang kuat yang pemberani adalah orang yang dapat mengalahkan dirinya sendiri, bukan orang yang dapat  mengalahkan orang lain?. Peminpin yang terkuat adalah pemimpin yang dapat mengalahkan dirinya sendiri.
KREATIVITAS TOKOH-TOKOH DUNIA Suyanto, Mohammad
ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA 2006: HARIAN KEDAULATAN RAKYAT APRIL - JUNI 2006
Publisher : ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

          ?Kreativitas merupakan ciri dari tokoh-tokoh dunia yang telah mengaktualisasikan dirinya? kata Abraham Maslow. Sifat kreatif nyaris memiliki arti sama dengan kesehatan, aktualisasi diri dan sifat manusiawi yang lengkap. Sifat-sifang dikaitkan dengan kreativitas ini adalah fleksibilitas, spontanitas, keberanian, berani membuat kesalahan, keterbukaan dan rendah hati. Kreativitas tokoh-tokoh dunia ini dalam banyak hal mirip dengan kreativitas anak-anak sebelum mereka mengenal takut pada ejekan orang lain, mereka masih melihat masalah secara segar tanpa prasangka. Menurut Maslow sifat-sifat ini merupakat sifat-sifat yang sering hilang setelah orang menjadi dewasa.  Orang yang mengaktualisasikan diri tidak kehilangan pendekatan yang segar dan naïf ini, atau jika harus kehilangan, mereka akan mendapatkannya kembali dikemudian hari.  Hampir setiap anak mampu membuat lagu, puisi, lukisan, tarian, cerita atau permainan secara mendadak, tanpa direncanakan atau didahului oleh suatu maksud sebelumnya. George Land melaporkan dalam Break-Point and Beyond, bahwa kreativitas anak usia 5 tahun mencetak skor 98 %, anak usia 10 tahun mencetak skor 32 %, anak usia 15 tahun mencetak skor 10 %, dan orang dewasa usia 42 tahun mencetak skor hanya 2 %.           Spontanitas juga hampir memiliki arti yang sama dengan kreativitas. Orang-orang yang mengaktualisasikan diri lebih, tidak malu-malu karenanya, lebih ekspresif, wajar dan polos. Biasanya mereka tidak perlu menyembunyikan perasaan-perasaan atau pikiran-pikiran mereka atau tingkah laku yang dibuat-buat. Kreativitas menuntut kebranian, kemampuan untuk bertahan, mampu mengabaikan kritikan serta cemoohan dan mampu untuk menolak pengaruh kebudayaannya sendiri. Setiap tokoh telah memberikan bukti tentang unsur keberanian yang dibutuhkan dalam saat-saat penciptaan yang sunyi, saat mengukuhkan sesuatu yang baru. Ini sejenis kenekatan, suatu lompatan ke depan sendirian, suatu pemberontakan atau suatu tantangan. Tokoh-tokoh tersebut juga mengalami rasa takut, tetapi rasa takut tersebut dapat diatasi agar terbuka kemungkinan ke arah penciptaan. Skalipun rendah hati terhadap gagasan baru serta cepat mengakui ketidaktahuan maupun kesalahan, tetapi tetap mempunyai pendirian teguh dan rela mengorbankan popularitasnya demi membela sebuah gagasan baru. Mereka penuh percaya diri dan memiliki harga diri, sehingga dapat lebih memusatkan perhatian pada tugas yang harus diselesaikan daripada mempertahankan ego mereka sendiri.           Mereka tidak takut melakukan kesalahan-kesalahan, termasuk kesalahan bodoh. Mereka berpikir ?gila-gilaan? sebagai orang yang kreatif.  Mereka fleksibel, mampu menyesuaikan diri bila situasinya berubah, mampu menghentikan kebiasaan-kebiasaan yang tidak baik, mampu menghadapi kebimbangan serta perubahan-perubahan kondisi tanpa mengalami ketegangan yang tidak perlu dan tidak merasa terancam oleh apapun dan siapapun. Mereka pekerja keras, mempunyai banyak inspirasi dan menghasilkan karya nyata yang mendunia. Mereka selalu bekerja keras, disiplin dan latihan.   Menjadi anak-anak yang tanpa dosa, melihat dunia dengan mata lebar, tidak mengenal rasa takut pada ejekan, kesalahan kegagalan yang dipandu oleh kecerdasan spiritual akan menjadikan Anda sebagai orang yang sangat kreatif di level tertinggi.
DENGARLAH ISTRI ANDA Suyanto, Mohammad
ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA 2003: HARIAN KEDAULATAN RAKYAT EDISI OKTOBER-DESEMBER 2003
Publisher : ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Walt Elias Disney lahir pada 5 Desember 1901 di Chicago, Illinois. Ia mulai mencintai menggambar dan mengatur mempekerjaan seninya pada saat berusia 7 tahun.  Ia juga sangat tertarik pada fotografi.  Sebagai remaja ia pergi kesekolah pada siang harinya dan pergi ke Akademi Seni pada malam harinya. Ketika pecah perang dunia I, ia mencoba untuk bergabung dengan tentara, tetapi masih terlalu muda. Maka ia diletakkan di Palang Merah, karena usianya dan dikirim ke luar negeri dengan menaiki ambulan yang dihiasi dengan karakter kartun. Setelah selesai perang, Walt Elias Disney mengadu nasib ke  Hollywood dengan bekal kemampuan menggambar dan uang $40. Ia memulai bisnis dengan saudara laki-lakinya membuat film animasi dan menjadi terkenal dengan cepat di Hollywood. Di 1920, Disney pindah ke Kansas City, ia bekerja sebagai animator UB Iwerks. Perusahaan tempat ia bekerja, yaitu Laugh O Gram Company bangkrut. Di 1923, ia meninggalkan Kansas City menuju Los Angeles untuk mencari pekerjaan di bisnis perfilman. Pada awalnya tidak sukses, kemudian ia tetap gigih tinggal di Los Angeles menyewa kamera, membangun stan animasi dan membuat studio di garasi pamannya. Ia memulai bisnis bersama kakaknya Roy. Film pertamanya Alice tidak membuat perusahaan bertambah maju, demikian juga film keduanya Oswald the Rabbit yang diluncurkan pad 1927. Kegagalan itu berubah menjadi kesuksesan setelah Tikus itu di buat dengan mendengarkan nasehat istrinya.             ?Saya berharap tidak pernah mengabaikan bahwa semuanya ini berawal dari seekor tikus?, kata Walt Disney di tahun-tahun akhir hidupnya. Diceritakan suatu ketika di awal karirnya, Disney berteman dengan satu keluarga tikus di kantornya. Seringnya tikus-tikus itu muncul di atas papan gambarnya menghasilkan inspirasi. Sebuah cerita yang mengesankan. Kenyataannya tikus yang menjadi pertanyaan itu memulai kehidupannya sebagai Mortimer Mouse. Istri Walt Disney, Lilly tidak setuju dengan nama itu dan mengusulkan Micky sebagai gantinya.  Walt mendengarnya. Apakah sekedar hanya untuk menyenangkan istrinya atau dalam hatinya Walt Disney juga mengakui bahwa Micky adalah nama yang ideal untuk meluncurkan sebuah kekaisaran bisnis, tidak ada yang tahu. Nama Micky merupakan nama yang lebih bersahabat dan lebih informal, yang mempunyai hubungan dengan orang biasa. Pada1928, Mickey Mouse diciptakan dan dibuat pemunculan dalam dunia kartun untuk pertama kali menggunakan suara.. Pada 21 Desember,1937, animasi dengan musik istimewa yang pertama, Snow White and the Seven Dwarfs, diperkenalkan di Los Angeles. Itu dibuat dengan biaya di atas satu juta dolar, yang merupakan uang yang banyak. Selama lima tahun kemudian,Walt Disney memproduksi, animasi klasik seperti Pinocchio, Fantasia, Dumbo dan Bambi.
Muhaqalah, Muzabanah, Mukharabah, Mu’awamah dan Tsun-ya Suyanto, Mohammad
ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA 2009: HARIAN REPUBLIKA EDISI OKTOBER - DESEMBER 2009
Publisher : ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (84.704 KB)

Abstract

Rasulullah s.a.w. melarang jual beli muhaqalah, muzabanah dan mukhabarah. Diriwayatkan dari Zaid bin Abu Unaisah, ia berkata :? Kami pernah diberitahu oleh Walid Al Makkiy ketika dia sedang duduk di sisi Atha? bin Abu Rabbah, dari Jabir bin Abdullah r.a., bahwasannya Rasulullah s.a.w. melarang penjualan hasil panen dengan cara muhaqalah, muzabanah dan mukhabarah, serta melarang penjualan buah kurma kecuali setelah isyqah. Isyqah adalah buah kurma yang telah memerah atau menguning atau sudah bisa dimakan sebagiannya. Muhaqalah adalah menyewakan kebun dengan pembayaran makanan (bahan makanan) dalam takaran yang ditentukan. Muzabanah adalah menyewakan kebun kurma dengan pembayaran beberapa ausuq  kurma kering. Mukhabarah adalah menyewakan kebun atau ladang dengan pembayaran 1/3 atau 1/4 hasil panennya atau seberapa?. Kata Zaid : ?Aku tanyakan kepada Atha? bin Rabbah, Apakah kau pernah mendengar Jabir bin Abdullah menuturkan hadis ini dari Rasulullah s.a.w.?? Dia menjawab : ?Ya pernah? (Bukhari dan Muslim).