Claim Missing Document
Check
Articles

BEKERJA DENGAN BAIK Suyanto, Mohammad
ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA 2009: HARIAN REPUBLIKA EDISI APRIL - JUNI 2009
Publisher : ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.53 KB)

Abstract

  Bekerja merupakan segala usaha maksimal yang dilakukan manusia dengan menggunakan akal atau anggota tubuhnya untuk menambah kekayaan, baik dilakukan secara perorangan ataupun secara kelompok, baik untuk pribadi atau untuk orang lain. Orang lain dapat berupa majikan, perusahaan swasta atau lembaga pemerintah. Pekerjaan dapat dilakukan dalam perdagangan (bisnis), perindustrian, perkebunan, dan bidang lainnya baik sebagai pimpinan perusahaan atau karyawan biasa atau bahkan buruh kasar. Allah menganjurkan untuk bekerja mencari karunia Allah di muka bumi ini. Al Qur?an surat At Taubah ayat 105 : Dan katakanlah : ?Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan?.  Dalam surat An Naba? ayat 11 : Dan kami jadikan siang untuk mencari kehidupan. Bekerja merupakan tugas kekhalifahan manusia, menjaga diri dari maksiat dan selalu bersyukur untuk meraih tujuan yang lebih besar. Dalam surat Al A?raaf ayat 10 : Sesungguhnya Kami telah menempatkan kamu sekalian di muka bumi dan Kami adakan bagimu di muka bumi itu (sumber) penghidupan. Amat sedikitlah kamu bersyukur. Bekerja merupakan bagian dari ibadah dan jihad yang harus dilaksanakan setelah menunaikan shalat serta akan mendapat keuntungan, jika selalu mengingat Allah. Seperti dalam surat Al Jumu?ah ayat 10 : Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung. Rasulullah s.a.w. menganjurkan untuk bekerja sebaik-baiknya. Rasulullah s.a.w. bersabda : Sesungguhnya apabila seseorang di antara kamu semua itu mengambil talinya kemudian mencari kayu bakar dan diletakkan di punggungnya, hal itu lebih baik daripada ia mendatangi seseorang yang telah dikaruniai Allah dari keutamaan-Nya, kemudian meminta kepada kawannya itu, adakalanya diberi adakalanya ditolak (Bukhari dan Muslim). Rasulullah s.a.w. juga bersabda : Sebaik-baik pekerjaan adalah ialah usahanya seseorang pekerja apabila berbuat sebaik-baiknya (Ahmad). Dengan bekerja seseorang menjaga harga dirinya, dapat memenuhi kebutuhan hidupnya, mencukupi kebutuhan keluarganya dan berbuat baik kepada kerabat dan tetangganya. Dengan demikian, maka bekerja merupakan bagian dari ibadah dan jihad, yang ditunjukkan oleh umat Islam pada zaman keemasannya yang mampu memakmurkan bumi dan menyejahterakan bangsa.  
PEMIMPIN YANG MULIA Suyanto, Mohammad
ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA 2004: HARIAN REPUBLIKA EDISI OKTOBER - DESEMBER 2004
Publisher : ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keangkuhan eksekutif perusahaan salah satu penyebab jatuhnya perusahaan. Pada 2002, telah diketahui ambruknya perusahaan minyak Enron, karena eksekutifnya perilakunya menjijikan tehadap karyawan dengan memecat karyawannya secara besar-besaran, tetapi dibalik itu dilaporkan perusahaan masih mampu menemukan dana $200.000 untuk mendanai peti kemewahan pada apa yang dulunya bernama Enron Field. Perusahaan Polaroid, dilaporkan membatalkan tunjangan kesehatan pensiunan-pensiunan perusahaan menjelang petisi, sebaliknya manajemen dilaporkan mengajukan petisi kepada pengadilan kebangkrutan agar diijinkan untuk memberikan $19 juta sebagai bonus kepada para eksekutif supaya tidak meninggalkan perusahaan.  Demikian juga perusahaan Webvan yang membayar CEO-nya yang mengundurkan diri $375.000 pertahun seumur hidup, sebelum perusahaan tersebut menghentikan operasinya yang mem-PHK karyawan. Berkat insiden-insiden yang dipublikasikan secara heboh tentang keserakahan dan kesombongan eksekutif, Amerika kini tidak lagi percaya pada perusahaan-perusahaan besar untuk tingkat yang baru. Amerika menjanjikan Ekonomi Baru dan era kemakmuran baru yang tidak terbatas. Namun semuanya ternyata isapan jempol, tulis Mark Ingebretsen dalam bukunya Why Companies Fail.   ?Banyak eksekutif puncak cenderung membangun jarak dengan lini depan. Semakin besar perusahaan, semakin besar kemungkinan eksekutif-eksekutif puncak kehilangan kontak dengan lini depan. Ini bisa menjadi factor tunggal paling penting yang menghambat pertumbuhan perusahaan ?kata Jack Trout. . Tatapi sebaliknya, Sam Walton sebagai pendiri Wal-Mart, dengan bersahaja dan rendah hati mengunjungi lini depan (pramuniaga) dari setiap toko Wal-Mart sepanjang hidupnya. Dia bahkan mengabiskan tengah malamnya didok bongkar-muat dan berbicaran dengan kru. Gaya kepemimpinan Sam Walton yang dekat dengan karyawan tersebut mewarnai budaya perusahaan Wal-Mart hingga saat ini. Pada 2003, Wal-Mart terpilih sebagai perusahaan peringkat satu yang paling mengagumkan dunia, versi majalah Fortune. Demikian pula, tatkala Umar bin Khatab pergi ke Syam naik onta bersama dengan pembantunya. Umar bergiliran dengan pembantunya dalam menaiki onta. Bila Umar naik onta, maka pembantunya yang memegang talinya, sebaliknya bila pembantunya yang naik onta Umar yang memegang talinya, begitu seterusnya sampai di tempat yang dituju. Ketika sampai di Syam datanglah giliran Umar yang menarik tali, dalam perjalan tersebut Umar memegang tali onta dan mengepit sandalnya di bawah ketiak kiri. Gubernur Syam, Abu Ubadah mengetahui dan berkata ?Wahai Amirul Mukminin, para pembesar Syam telah keluar menjemput Anda, maka tidaklah pantas bila mereka melihat Anda seperti ini.? Umar berkata ?Sungguh dengan sebab Islam kita telah menjadi mulia, maka tidak peduli dengan omongan orang?.  Pemimpin yang memimpin dengan rendah hati tersebut merupakan pemimpin yang mulia baik di sisi Allah maupun di sisi manusia.
BISNIS KAUM HIMYAR (3) Suyanto, Mohammad
ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA 2008: HARIAN REPUBLIKA EDISI APRIL - JUNI 2008
Publisher : ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Para misionaris Suriah yang menyelamatkan diri dari hukuman mungkin masuk ke Yaman pada masa tertentu yang belum kita ketahui pasti, tapi duta Kristen pertama ke Arab Selatan sepanjang yang kita baca diutus oleh Raja Constantianus pada 356 di bawah pimpinan Theophilus Indus, seorang Aria. Motif sebenarnya di balik misi ini adalah kepentingan politik internasional masa itu dan persaingan antara kerajaan Romawi dan Persia untuk menanamkan pengaruhnya di wilayah Arab Selatan. Theophilus berhasil membangun sebuah gereja di ?Adan (Aden) dan dua gereja lainnya di daerah Himyar. Najran, yang mulai mengenal agama Kristen mazhab Monofisit yang dibawa oleh seorang pendakwah dari Suriah bernama Taymiyun (Phemion), memeluk agama baru ini sekitar 500 Masehi. Ibn Hisyam dan al-Thabari memaparkan kepada kita kisah tentang sang asketik ini, yang ditangkap oleh Kafilah Arab dan dibawa ke Najran. Ya?qub dari Saruj (w.521) menulis sebuah surat pelipur lara dalam bahasa Suriah kepada orang-orang Kristen Najran. ?Umar ibn Khaththab, khalifah kedua, mendeportasi (635-636 M.) ke Irak orang-orang yang enggan memeluk Islam. Agama Yahudi juga tersebar di Yaman pada masa pemerintahan Himyar. Dari sanalah kemungkinan awal penyebarannya ke Arab Utara, mungkin sebagai akibat dari penaklukan Palestina dan penghancuran Yarusalem oleh Titus pada 70 M. Berdasarkan nama-nama yang ada, kebanyakan orang Yahudi yang masuk agama yahudi, bukan keturunan langsung Ibrahim. Pada paruh pertama abad ke-6, agama orang Ibrani ini memiliki pengaruh besar di Yaman sehingga raja Himyar yang terakhir, Dzu-Nuwas (seorang keturunan Tubba? As?ad Kamil) juga memeluk agama Yahudi. Tampaknya, semua orang Yahudi di Yaman yang berjumlah ratusan ribu itu kemudia pindah ke Israel setelah 1948.             Persaingan antara para penganut dua agama monoteis baru di Arab Selatan ternyata memicu munculnya kekerasan. Tentu saja, Dzu-Nuwas, yang mewakili semangat kekuatan nasionalistik, mengasosiasikan orang-orang Kristen pribumi dengan pengusa Abissinia Kristen yang jelas-jelas merupakan musuh mereka. Penguasa Yahudi inilah yang diriwayatkan telah melakukan pembunuhan besar-besarn terhadap orang Kristen Najran pada Oktober 523 (Q.S. 85: 4-8). Menurut literatur Arab, Dzu-Tsa?laban (atau Tsu?luban) berhasil menyelamatkan diri dan meminta pertolongan kepada Raja Justin I, raja Bizantium saat itu yang dipandang sebagai pelindung orang-orang Kristen. Kemudian Justin I menulis surat kepada Negus (Najasyi) di Abissinia (dalam berbagai tulisan terkenal dengan sebutan Kaleb Ela Ashbeha), karena ia merupakan kekuatan Kristen yang paling dekat dengan tempat kejadian. Negus diriwayatkan mengirim 70.000 tentaranya melintasi Laut Merah ke daratan Arab di bawah pimpinan Asyat. Serangan itu termasuk dalam suatu jaringan politik internasional yang berlangsung saat itu: Bizantium meminta Abissinia mengirimkan suku-suku Arab yang berada di bawah pengaruhnya dan mengerahkan mereka untuk melawan Persia. Pasukan Abissinia memenangkan pertempuran pada 523 dan 525. Pemimpin pada kemenangan kedua adalah Abrahah yang mengawali kariernya sebagai perwira di bawah komando Aryat, tetapi kemudian berselisih dengan atasannya dan akhirnya menjadi komandan tertinggi. Menurut al-Thabari, Dzu-Nuwas, yang memacu kudanya dengan kencang, terjun ke dalam gelombang laut dan lenyap untuk selamanya. Begitulah runtuhnya kerajaan monarki Himyar yang terakhir, sekaligus menandai awalnya dominasi Aksum yang dipimpin Abrahah sampai 570.. Kenangan yang tersisa dari kebesaran Dinasti kemerdekaan Himyar kuno adalah nama sebuah suku di timur Aden, Himyar.
CUSTOMER EXPERIENCE MANAGEMENT (2) Suyanto, Mohammad
ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA 2007: HARIAN KEDAULATAN RAKYAT JANUARI - MARET 2007
Publisher : ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meyer dan Schwager menggambarkan bahwa Customer Experience Management (CEM) merupakan proses yang melibatkan tiga macam monitoring, yaitu monitoring pola yang lalu, pola sekarang dan pola potensial. Jika perusahaan memonitor transaksi yang terjadi dalam jumlah besar dan kompleks oleh pelanggan individual, maka perusahaan akan melihat pola yang lalu. Monitoring pola yang lalu adalah menangkap pengalaman sekarang yang dimaksudkan untuk memperbaiki pengalaman transaksi, mengikuti tren dan tujuan pengalaman, menilai dampak dari inisiatif baru dan mengindentifikasi isu yang sedang berkembang. Metode yang digunakan dapat dengan Web-Based, in person atau survai lewat telepon, menggunakan forum dan blog. Misalnya pelayanan setelah instalasi atau penggunaan produk, tindak lanjut pelayanan pelanggan atau tindak lanjut pembelian produk baru oleh pelanggan Monitoring pola sekarang mengikuti isu hubungan dan pengalaman saat ini dengan pandangan yang tertuju pada identifikasi peluang yang akan datang. Pola sekarang adalah menjaga pengamatan yang mendalam sebelumnya secara konsisten, melihat ke masa depan dan melihat ke belakang dan menggunakan lebih banyak isu dan menggunakan pelanggan yang kritis. Metode yang digunakan selain survai web-based juga kontak langsung dengan orang atau lewat telepon serta forum dan kelompok yang terfokus. Misalnya kajian rekening dua tahunan, mempelajari bagaimana pelanggan menggunakan produk di rumah dan sebagainya. Monitoring pola potensial adalah monitoring target yang diperlukan untuk memperkenalkan dan menguji peluang masa depan. Metodenya bergantung pada pelanggan yang khusus atau masalah yang bersifat unik, sangat terfokus dan melibatkan pengetahuan tentang hubungan pelanggan yang telah ada. Misalnya studi desain etnografis, studi pasar pengguna khusus dan kelompok khusus. Untuk mendukung CEM, semua yang ada dalam perusahaan harus berfungsi dengan baik. Bagian pemasaran berfungsi menangkap rasa dan standar setiap orang yang menjadi target pasarnya, menyebarkan pengetahuan tentang target pasarnya ke dalam perusahaan dan kemudian menyesuaikan komunikasi seluruh pelanggan sesuai dengan keinginannya. Bagian pelayanan menjamin bahwa proses, ketrampilan dan praktik pelayanan disesuaikan dengan setiap titik sentuh dengan pelanggan. Bagian pengembangan produk akan berusaha menciptakan keistimewaan atau fitur yang dibutuhkan pelanggan. Termasuk juga pengalaman desain setelah mengamati pelanggan menggunakan produk, pelayanan dan mempelajari bagaimana pelanggan menginginkan produk yang sesuai dengannya dan menggambarkan produk yang membuatnya frustrasi dan kecewa, sehingga dapat dihindari.Bagian teknologi informasi dapat mengumpulkan, menganalisis dan mendistribusikan data CEM, mengintegrasikan informasi dengan yang dihasilkan Customer Relationship Management dan memonitor kemajuannya dalam satu tempat. Data tersebut harus mudah dipahami oleh manajer dan analis sistem, sehingga dapat dipakai sebagai dasar pengambilan keputusan yang cepat.
Ikut Berbagai Pertandingan Suyanto, Mohammad
ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA 2010: HARIAN KEDAULATAN RAKYAT JANUARI-MARET 2010
Publisher : ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.268 KB)

Abstract

Salah satu strategi yang dipakai perguruan tinggi kecil agar dikenal di masyarakat adalah mengikuti berbagai pertandingan baik dalam bidang yang perguruan tinggi itu unggul atau bidang lainnya.  STMIK AMIKOM Yogyakarta menggunakan strategi ini, mengikuti berbagai kejuaraan yang berkaitan dengan bidang teknologi informasi dan komunikasi maupun yang tidak ada kaitannya dengan dengan bidang teknologi informasi dan komunikasi.  Perguruan tinggi kecil biasanya mempunyai mahasiswan yang secara intelektual realtif di bawah perguruan tinggi besar, tetapi di antara sebagian kecil dari mereka kalau kita dapat memotivasi, mereka juga dapat bersaing dengan mahasiswa di perguruan tinggi besar.  Setelah mahasiswa itu terpilih secara alami, kemudian diikutkan lomba. Di samping mahasiswa, dosen juga kita motivasi untuk menghasilkan karya professional. Karya professional dosen juga kita fasilitasi untuk mendapat penghargaan. Dari tempat lomba satu ke tempat lomba lain yang kita peroleh adalah kekalahan, bukan kemenangan, karena kita sebuah perguruan tinggi kecil yang belum berpengalaman dan belum banyak dikenal. Kekalahan demi kekalahan itulah yang membuat kita mendapatkan pengalaman yang sangat berharga, yang dapat kita pakai sebagai pelajaran dan memberikan kesempatan kepada kita untuk memperbaiki diri. Kita dapat belajar dari apa yang diinginkan dewan yuri agar memperoleh penghargaan dan juga dapat belajar dari para pemenangnya. Akhirnya kita dapat mengetahui kekuatan peruruan tinggi besar yang setahap demi setahap kita contoh dan kelemahan perguruan tinggi besar  yang menjadikan peluang bagi kita.
MODALNYA KTP Suyanto, Mohammad
ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA 2005: HARIAN KEDAULATAN RAKYAT JULI - SEPTEMBER 2005
Publisher : ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 KTP atau Kartu Tanda Penduduk merupakan kartu yang harus dimiliki setiap penduduk atau warga Negara yang bertuliskan nama, nomor, pekerjaan dan alamat jelas. KTP dapat Anda pakai sebagai modal yang cukup memadai. Masfuk, Sarjana Hukum dari Universitas Airlangga memulai usahanya dengan modal KTP. Dengan modal KTP, Masfuk berangkat ke Jepara ke tempat Pak Rohim, pemilik industri kecil pembuat monel. Masfuk meminta Pak Rohim memberi barang monel senilai Rp. 350.000,- dengan jaminan KTP. Ternyata Pak Rohim tidak keberatan dengan jaminan KTP tersebut. Setelah pamit Pak Rohim, Masfuk menuju Surabaya, kota yang telah ia kenal ketika masih kuliah dan langsung ke Supermarket Sinar, Jalan Jemursari Surabaya, untuk menyewa tempat. Karena tidak punya uang, ia menggunakan strategi pembayaran di belakang. Pihak Supermarket Sinar setuju, dengan dibayar dua atau tiga hari setelah berdagang dengan sewa Rp. 350.000,-. Kerja keras an doa Masfuk membawa hasil dalam tiga hari dapat terjual Rp. 1.200.000,-. Uang hasil jualan tersebut digunakan untuk membayar sewa dan melunasi hutang kepada pak Rohim. Usaha Masfuk bekembang dengan pesat, sehingga ia membuka counter lagi di Siola, Tunjungan Plaza, Pasar Anom dan Sinar Mayjen Sungkono. Dalam satu bulan, Masfuk mampu menjual Rp.3.000.000,- sampai Rp.4.000.000,-. Belum puas usaha di Surabaya, Masfuk bersama anak buahnya mengembangkan usaha monelnya ke Jakarta. Pada saat awal, ia menyewa satu kamar hotel murah dengan 4 kawannya untuk tidur bersama. Saat ini, Masfuk telah memiliki kantor pemasaran di Supermarket Mampang Prapatan, Cempaka Putih, Cipinang Jaya dan Kranji Bekasi.  Bahkan telah berkembang ke Bandung, Cirebon, Malang, Semarang, Solo dan Yogyakarta. Di Surabaya, Masfuk saat ini telah mempunyai Eka Silver dan Gold Jewelry, di Jalan Kemayoran sebagai cantor pusat. Ia telah punya industri logam di areal 1,2 hektar Wonosari lor Surabaya. Omsetnya telah mencapai Rp. 5,5 milyar pada 1995. ?Allah mengatur umatnya yang mau bekerja keras. Saya dilarang jadi Hakim, rupanya diberi kesempatan menjadi pengusaha monel. Satu hal yang membuat saya bangga, saya mampu memberi kesempatan pada adik-adik saya seperti pesan kedua orangtua? kata Masfuk. Demikian pula ketika saya masih mahasiswa, usaha yang saya tekuni pertama kalinya adalah penjual buku. KTP yang sangat berharga, sebagai modal saya sebagai jaminan untuk dapat mengambil buku dari salah satu perusahaan penyalur buku yang ada di Jalan Kusuma Negara. Dengan  kepercayaan dari perusahaan penyalur buku tersebut, saya mecoba membuktikan bahwa saya dapat menjual buku tersebut. Meskipun tidak mudah, tetapi kesulitan-kesulitan itu dapat saya lalui. Dihina, diremehkan dan tidak diperlakukan dengan baik harus saya terima dengan lapang dada dan itulah sesungguhnya modal dari Allah yang susah dicari tandingannya.  Kesemuanya dimulai dari modal KTP.
DIIMPOR DARI SYIRIA DAN IRAK : MINYAK ZAITUN Suyanto, Mohammad
ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA 2008: HARIAN REPUBLIKA EDISI OKTOBER - DESEMBER 2008
Publisher : ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Syiria, menjelang datangnya Islam masih di bawah Kekaisaran Bizantium dari 395 ? 632 Mesehi. Meskipun pejuang Islam mengambil Syiria dari Kaisar Heraclius, tetapi Syiria dibawah Khalifah Umar bin Khattab diambil alih dari Bizantium dengan perang Yarmuk pada 636 Masehi. Produk yang diimpor dari dari Syiria (Syam) dan Irak menjelang datangnya Islam berupa minyak, bahan makanan, padi-padian, anggur, pakaian dan senjata. Minyak yang diimpor dari Syiria adalah minyak zaitun (olive), yang merupakan minyak buah-buahan diperoleh dari olive (Olea europaea, keluarga Oleacea), tanaman pohon tradisional dari lembah Mediterania. Minyak zaitun biasanya digunakan untuk memasak, kosmetik, farmasi, sabun dan untuk minyak lampu. Selain itu, minyak zaitun digunakan untuk kebutuhan ritual. Pada masa Yunani kuno, para atlet secara ritual menggosokkan minyak zaitun ke seluruh tubuhnya dan digunakan dengan meneteskan minyak tersebut pada tulang orang yang mati terhormat melalui lubang makam mereka. Orang Mediterania, menganggap minyak zaitun lebih dari hanya makanan, tetapi minyak zaitun mempunyai fungsi magis, obat, sumber pesona dan keajaiban yang tak pernah habis serta sumber kekuatan dan kesejahteraan.  Minyak minyak zaitun lebih menyehatkan dibandingkan dengan sumber lemak makanan lainnya, karena kandungan lemak tunggal tak jenuh dan polifenolnya. Orang Yahudi, menggunakan minyak zaitun hanya untuk bahan bakar. Dalam Islam, minyak zaitun dimuat dalam Al-Qur?an surat An Nuur ayat 35 : Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya Allah, adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang banyak berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di barat(nya), yang minyaknya saja hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing pada cahaya-Nya siapa yang Dia kehendaki, dan Allah memperbuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. Demikian pula firman Allah : Dan pohon kayu ke luar dari Thursina (pohon zaitun), yang menghasilkan minyak dan pemakan makanan bagi orang-orang yang makan (Al Mu?minun : 20). Pohon zaitun terdapat dalam dalam Al Qur?an surat An Nahl ayat 11 : Dia menumbuhkan bagi kamu dengan air hujan itu tanam-tanaman; zaitun, korma, anggur dan segala macam buah-buahan. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar ada tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang memikirkan). Sedangkan buah zaitun terdapat dalam surat Al An?aam ayat 99 : (Kami keluarkan pula) zaitun dan delima yang serupa dan yang tidak serupa. Perhatikanlah buahnya diwaktu pohonnya berbuah dan (perhatikanlah pula) kematangannya. Sesungguhnya pada yang demikian itu ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman. Al An?aam ayat 141 :Dan Dialah yang menjadikan kebun-kebun yang berjunjung dan yang tidak berjunjung, pohon korma, tanaman-tanaman yang bermacam-macam buahnya, zaitun dan delima yang serupa dan yang tidak sama. Minyak zaitun juga dipakai oleh Rasulullah s.a.w dengan sabdanya : Pakailah minyak zaitun dan minyakilah tubuhmu karena itu berasal dari pohon yang diberkahi. Dalam sabda beliau yang lain, bahwa minya zaitun dapat mengobati 70 penyakit.
STRATEGI MERANCANG KEMASAN (1) Suyanto, Mohammad
ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA 2007: HARIAN KEDAULATAN RAKYAT APRIL - JUNI 2007
Publisher : ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produk fisik atau berwujud membutuhkan kemasan agar tercipta manfaat-manfaat tertentu seperti misalnya perlindungan, kemudahan, manfaat ekonomi dan promosi. Para pemasar sebaiknya mengembangkan suatu konsep pengemasan dan kemudian mengujinya dari segi fungsi dan psikologi, agar tercapai tujuan yang ingin diraih, serta sesuai dengan kebijaksanaan atau peraturan pemerintah. Kemasan harus menarik perhatian, karena kemasan menggambarkan citra merek. Kemasan harus dapat memberikan informasi struktur produk, manfaat, dan informasi tambahan, sehingga mendorong konsumen untuk mencoba membeli, mendorong untuk membeli ulang dan menyediakan cara pemakaian produk. Pembentukan kemasan yang baik harus memiliki empat keistimewaan. Untuk mengevaluasi empat keistimewaan kemasan-kemasan tersebut dapat digunakan model Visibility, Information, Emotional appeal, Workability (VIEW). Visibilitas (Visibility) terkait dengan kemampuan untuk menarik perhatian. Tujuan visibilitas adalah untuk memiliki suatu kemasan yang menonjol dibanding yang lainnya misalnya warna cerah, ukuran, grafik dan bentuk yang baru, seperti teh botol Sosro dengan botol bening yang khas, sehingga kelihatan warna tehnya dan pada botolnya bertuliskan Sosro di atas lingkaran merah serta di bawahnya bertuliskan Teh botol beserta simbol R di dalam lingkaran putih serta tulisan Milik Sosro. Terdapat pula tulisan SNI, Komposisi: ekstra teh, gula, air, tanpa zat warna, tanpa pengawet. Tutup botolnya berwarna merah bertuliskan Sosro berwarna putih. Informasi (Information) berhubungan dengan instruksi pemanfaatan produk, berbagai keunggulan, slogan-slogan, serta informasi tambahan yang dituliskan pada kemasan. Informasi dalam kemasan berguna untuk merangsang pembelian uji-coba, mendorong perilaku membeli ulang dan menyediakan berbagai instruksi. Misalkan kemasan plastik dari Nu Green Tea dilapisi stiker berwarna hijau muda kekuning-kuningan. Di dekat leher botol terdapat lingkaran merah yang melingkari botol bertuliskan Total Hadiah Langsung 1.000.000.000 dan tulisan Ribuan hadiah uang tunai total 1 Milyar Rupiah berwarna putih. Di bawah lingkaran tersebut ada tulisan Nu berwarna merah Green Tea Minuman Teh Hijau berwarna hijau, di bawahnya terdapat tulisan Madu dan gambar lebah dengan sarangnya, terdapat pula bahan-bahan yang digunakan dan label HALAL. Di sebaliknya juga ada tulisan Nu berwarna merah Green Tea berwarna hijau dan di bawahnya terdapat tulisan Nu Kejutan 1 Milyar serta tulisan Raih 3 hadiah utama Rp 100.000.000 dan ribuan hadiah langsung tanpa diundi serta tulisan cara untuk memperoleh hadiah tersebut. Informasi lain, misalnya informasi teknologi yang digunakan, informasi nilai gizi, logo perusahaan, alamat situs webnya dan nomor telepon customer service-nya. Tutupnya berwarna oranye, jika tidak mendapatkan hadiah, maka di balik tutup tersebut ada tulisan Jangan Nyerah.
BISNIS DENGAN KEUNTUNGAN BERLIPAT (1) Suyanto, Mohammad
ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA 2005: HARIAN REPUBLIKA EDISI JULI - SEPTEMBER 2005
Publisher : ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Untuk mendapat keuntungan berlipat banyak dilakukan dengan mengotak-atik pendapatan dan biaya.  Karena rumus keuntungan adalah pendapatan dikurangi biaya. Langkah pertama yang dilakukan dengan menggenjot pendapatan dengan melakukan pemasaran yang agresif. Pendapatan merupakan perkalian antara harga dengan volume penjualan. Bermacam-macam strategi pemasaran digunakan untuk meningkatkan volume penjualan, mulai dari strategi kepemimpinan biaya secara menyeluruh sampai strategi diferensiasi. Tidak cukup dengan itu ditambah lagi strategi fokus, baik fokus kepemimpinan biaya secara menyeluruh maupun fokus diferensiasi.   Strategi kepemimpinan biaya secara menyeluruh  menonjolkan keunggulan harga dibandingkan pesaing dan   strategi diferensiasi menonjolkan keunggulan produk, personal, pelayanan, saluran dan citra dibandingkan pesaing. Sedangkan untuk mengurangi biaya dengan melakukan efisiensi habis-habisan di segala lini. Bahkan kadangkala lini pada pengembangan sumberdaya manusia, seperti fasilitas pendidikan, pelatihan, tunjangan kesehatan dan sebagaya dipangkas habis. Tetapi justru pemangkasan pada biaya pengembangan sumberdaya manusia yang malah menjatuhkan perusahan itu, karena berpengaruh pada pendapatan perusahaan secara keseluruhan. Hal ini disebabkan jatuhnya semangat bisnis para karyawan. Ada cara lain untuk meningkatkan keuntungan yang berlipat seperti yang dilakukan Ali bin Abi Thalib. ?Wahai wanita, apakah kamu mempunyai sesuatu yang bisa dimakan suamimu?? tanya Ali kepada istrinya Fátimah. ?Demi Allah aku tidak mempunyai sesuatu sedikitpun, Namur ini ada uang 6 dirham dari hasil upahku memintal bulu. Uang tersebut akan aku belikan makanan untuk Hasan dan Husain? jawab Fatimah. ?Wahai wanita yang mulia, berikan uang 6 dirham itu kepadaku? kata Ali. Fátima lalu memberikan uang 6 dirham itu kepada Ali bin Abi Thalib. Sesudah uang diterima, Ali ke luar rumah dengan maksud membeli makanan untuk kedua  putranya. Tiba-tiba di tengah jalan ia bertemu seorang yang berkata ?Siapa yang mau meminjami Allah, Dzat Yang Menguasai dan pasti Dia akan menepati Janji-Nya?. Akhirnya Ali mendekati orang tersebut dengan menyerahkan uang 6 dirham yang dibawanya dari rumah yang sedianya dibelikan makan untuk anaknya. Setelah uang diberikan Ali langsung pulang. Ketika Fátima mengetahui kepulangan suaminya ke rumah tanpa membawa makanan apa-apa, ia terus menangis. Melihat istrinya menangis, Ali langsung bertanya ?Wahai wanita mulia, apa yang menyebabkan engkau menangis??. ?Wahai putra paman Rasulullah, aku melihat engkau pulang dengan tanpa membawa makanan sedikitpun? jawab Fátimah. ?Wahai wanita mulia, aku telah menghutangkan uang 6 dirham tadi kepada Allah? kata Ali. ?Kalau itu yang engkau lakukan aku setuju? kata Fatimah.
STRATEGI BISNIS PEDAGANG ANGKRINGAN (4) Suyanto, Mohammad
ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA 2009: HARIAN KEDAULATAN RAKYAT JANUARI - MARET 2009
Publisher : ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.447 KB)

Abstract

 Aturan baru yang dilakukan pedagang angkringan juga dilakukan banyak perusahaan top dunia. Product terbaik 2008 yang menggunakan aturan baru adalah Hulu, yang merupakan situs video yang diprakarsai oleh perusahaan besar antara lain Fox, NBC, MGM, Sony, dan Warner Brothers. Hulu merupakan pesaing baru dari YouTube. Demikian pula Facebook, Flock, Wikipedia, Mozilla Firefox, Flicker, Google menggunakan aturan baru dengan konsep gratis. Tanpa menggunakan aturan baru sulit untuk dapat bersaing di masa revolusioner. Hal ini didukung dengan pernyataan Bill Gates, bahwa ?Microsoft selalu dua tahun jauhnya dari kegagalan?. Apa yang dikatakan Bill Gates menunjukkan bahwa persaingan pada saat ini membuat siklus hidup produk semakin menyempit, demikian pula siklus hidup strategi juga semakin pendek. Dengan demikian konsep bisnis apapun, bahkan yang luar biasapun akan segera kehilangan efisiensi ekonomi. Perbedaan antara menjadi pemimpin dan pengekor dalam industri tidak dapat lagi diukur dengan dasa warsa atau sepuluh tahun, tetapi sudah harus dalam tahun atau bulan. Saat ini tidak bisa lagi strategi untuk satu dasa warsa, tetapi strategi hanya untuk tahun demi tahun yang mengikuti putaran persaingan yang semakin cepat. Pendatang baru yang lain yang mempunyai aturan permainan baru, misalnya adalah Hotmail. Strategi Hotmail untuk merebut jutaan peselancar dunia maya, dengan melalui e-mail yang didukung iklan gratis untuk menempatkan situs web di Hotmail tersebut. Hal ini sangat berbeda dengan yang dilakukan oleh American On Line (AOL) pada saat pertama kali meraih konsumennya, yaitu dengan besar-besaran melalui disket pendaftaran ke AOL. Dana yang lebih besar dan kemampuan yang lebih tidak di AOL tidak cukup untuk memenangkan persaingan dengan Hotmail. AOL hanya meraih 18 juta pelanggan. Sedangkan Hotmail dari 0 menjadi 10 juta pelanggan. Pada pertengahan 1999, menggelembung menjadi 40 juta dan akhirnya Hotmail menjadi sasaran akuisisi utama Microsoft. Charles Schwab dan Fidelity mengubah permainan baru dalam bidang keuangan dan perbankan yaitu dengan menganggap bahwa nasabah bank tersebut bukan hanya nasabah tetapi juga investor. Maka yang terjadi dalam dasa warsa terakhir, bank-bank kehilangan hampir separuh pangsa pasar pada aset finansial rumah tangga direbut pemain baru, seperti Charles Schwab dan Fidelity. Kata seorang CEO ?Dulu, saya menghabiskan sebagian besar waktu tentang bagaimana-bagaimana kami mengerjakannya? Bagaimana kami mengoperasikannya? Bagaimana efisiensi kami?.   Sekarang saya lebih banyak menghabiskan waktu memikirkan apa-kesempatan apa yang dapat dikejar? Aliansi apa yang dapat dibentuk? Teknologi apa yang bisa mendukung? Eksperimen apa yang harus dimulai? Inti utamanya adalah ketika perusahaan telah memeras hingga 5 % atau sampai nol efisiensi terakhir dengan bagaimana, maka orang lain akan menciptakan apa yang baru atau membuat aturan permainan baru. Itulah revolusi strategi untuk meraih kemenangan di era persaingan pada dasa warsa terakhir ini yang penuh dengan kesulitan.