Claim Missing Document
Check
Articles

PASAR DHUL MAJAAZ, MAJINNAH DAN MINA Suyanto, Mohammad
ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA 2008: HARIAN REPUBLIKA EDISI JANUARI - MARET 2008
Publisher : ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selain Ukaz, pasar yang sangat terkenal di Semenanjung Arabia di antara Mekah dan Taiif adalah Majinnah, Dhul-Majaaz dan Mina. Setelah 20 hari pasar di Ukaz, kemudian berpindah ke Majinnah sampai tanggal 30 Dhulqaidah. Ketika mereka melihat bulan baru untuk bulan Dhulhijjah, maka pasar berpindah lagi ke Dhul-Majaaz, yaitu pasar yang terletak antara Ukaz dan Mekah. Pasar tersebut diadakan pada 1 - 7 Dzu al-Hijjah.  Selain di pasar Ukaz, di pasar Majinnah, dan Dhul-Majaaz juga diadakan berbagai pertunjukan baik syair maupun nyanyian. Para penyair dan penyanyi datang ke Ukaz, Majinnah, dan Dhul-Majaaz untuk berpartisipasi dalam lomba syair dan nyanyian tersebut. Seperti halnya di Ukaz, Majinnah, dan Dhul-Majaaz tidak hanya merupakan pasar, tetapi pengunjung mempunyai banyak hal untuk dikerjakan disamping berbelanja. Mereka masing-masing juga memperoleh tantangan untuk membuktikan siapa yang terbaik sebagai pembuat syair di Arab. Mereka membanggakan prestasi sukunya dan mereka juga mencoba menyelesaikan perselisihan dan pertentangan antar suku. Sejak pasar dibuka, banyak aktivitas budaya di pasar tersebut membantu memelihara dan melindungi bahasa Arab, membantu menghasilkan syair-syair yang baik dan mendorong para penyair untuk menghasilkan syair lebih banyak. Akhirnya pasar di Dhul Majaz pindah ke Mina (sekitar 5 km dari Mekah) bersamaan dengan berlangsungnya musim haji (9-11 Dzu al-Hijjah). Baik di Arafah maupun di Mina tidak melakukan bisnis, sampai datangnya Islam, yang mengijinkan untuk berbisnis, seperti yang disebutkan dalam firman Allah :” Tidak ada dosa bagimu untuk mencari karunia (rezki hasil bisnis) dari Tuhanmu. Maka apabila kamu telah bertolak dari Arafah, berzikirlah kepada Allah di Masy’arilharam (Muzdalifah). Dan bezikirlah (dengan menyebut) Allah sebagaimana yang ditunjukan-Nya kepadamu dan sesungguhnya kamu sebelum itu benar-benar termasuk orang yang sesat {Al Baqarah:198}.   Kemudian para pedagang menuju Arafah yang berjarak kurang lebih 20 km dari Mekah, untuk menunaikan ibadah haji. Nabi Muhammad s.a.w. menjelaskan bahwa Ibrahim menjadikan hari Arafah sebagai bagian terpenting dari ibadah haji dan hari Arafah adalah ritus haji masa dahulu, yang merupakan napak tilas Nabi Ibrahim. Pada 8 Dzulhijjah atau hari Tarwiyah, Nabi pergi lembah Mina, diikuti para jamaah. Di tempat tersebut Nabi bermalam dan pada 9 Dzulhijjah,hari ibadah haji, Nabi pada saat matahari mulai merekah dengan menunggang untanya “Al-Qushwa” menuju bukit Arafah diikuti ribuan Muslimin, ada yang mengumandangkan talbiyah dan adapula yang mengumandangkan takbir. Beliau membiarkan mereka mengagungkan kebesaran Allah dengan caranya masing-masing. Kemah Nabi Muhammad s.a.w. berada di dusun Namirah, beliau tinggal di kemah hingga matahari mulai condong ke barat, kemudian beliau dengan mengendarai untanya hingga tiba di tengah lembah dan ada sebuah bukit  yang diberi nama Jabal Rahmah. Di bukit tersebut telah berkumpul sekitar 124.000 orang, diriwayat lain 144.000 orang dan Nabi berkotbah Setelah selesai kotbah, turunlah firman Allah :“ Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu dan telah Kucukupkan nikmat-Ku kepadamu dan telah Kuridhai Islam itu menjadi agama bagimu (Al Ma’idah : 3).             Ketika mendengar ayat itu, Abu Bakar menangis. Kemudian ada yang bertanya kepadanya, “Mengapa engkau menangis?” Dia menjawab, “Sesungguhnya setelah kesempurnaan itu yang ada adalah kekurangan.” Tiga bulan kemudian Rasulullah Muhammad  s.a.w. dipanggil menghadap Allah, Tuhan Yang Maha Tinggi.
MODALNYA KEAHLIAN Suyanto, Mohammad
ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA 2005: HARIAN KEDAULATAN RAKYAT JULI - SEPTEMBER 2005
Publisher : ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Keahlian yang Anda miliki merupakan modal yang cukup memadai. Jika Anda memang mempunyai keahlian apapun maka Anda dapat memulai bisnis dengan menjadi konsultan. Konsultan merupakan orang yang ahli dalam suatu bidang yang memberikan petunjuk atau nasihat kepada orang yang memintanya. Anda dapat menjadi konsultan dari berbagai bidang ilmu yang Anda miliki, mulai dari bidang taman, desain, bisnis, manajemen, komputer dan sebagainya. Misalnya Anda dalam bidang penataan taman. Pekerjaan yang Anda lakukan hanya memberikan desain taman lengkap dengan tanaman-tanaman yang Anda sarankan dan ornamen-ornamen penghias taman lainnya Kemudian mungkin Anda lengkapi dengan daftar pemasok di mana segala benda itu dapat diperoleh. Anda memndapatkan imbalan dari jasa desain Anda. Anda dapat pula tidak sekedar itu, tetapi juga sebagai pengawas dari pekerjaan tersebut, melakukan pemilihan kontraktor pelaksanan, tetapi segala transaksi terjadi antara pemberi kerja dengan pemasok secara langsung. Saat ini yang baru laris adalah penataan dekorasi yang dihiasi tanaman pada peristiwa pengantin. Jika Anda seorang arsitek, maka Anda dapat menjadi konsultan dari mulai interior rumah sampai interior hotel, restoran, perkantoran dan sebagainya. Dapat pula Anda menawarkan jasa desain yang selama ini Anda tekuni, mulai dari desain rumah, kantor sampai taman yang menyejukkan hati. Keahlian Anda sebagai modal awal Anda memulai bisnis. Transformations Consulting merupakan perusahaan yang didirikan menggunakan modal keahlian dari para manajer senior perusahaan Fortune 50. Pengalaman bekerja di perusahaan bisnis terbaik tersebut sebagai senjata untuk memasarkan produknya lewat internet dengan membuat situs web dengan alamat www.transformationsgroup.com. Patty Dogen, sebagai manajer kerjasama Transformationsgroup mengatakan bahwa mereka mendapat kontrak pertama kali setelah bekerja selama 60 hari. Saat ini pelanggan Transformationsgroup tidak hanya perusahaan-perusahaan kecil tetapi sudah merambah ke perusahaan-perusahaan besar miaslnya, Compaq, Digital Equipment, Honeywell, Kent State University, The American Health Care Management Company, The Corporation for Public Broadcasting, The Bureau of Land Management, The Public Broadcasting System dan Youngstown State University. Cara yang dilakukan Dogen yaitu menyediakan waktu 10 sampai 15 menit untuk menelpon calon pelanggan yang mengunjungi situs webnya dan yang telah meninggalkan alamat lengkap. Jika tidak mencantumkan telpon, ia menggunakan e-mail. Ia menjelaskan bagaimana konsultannya di Transformationsgroup memberikan konsultasi secara rinci dengan segala kekuatan dan keterbatasannya. ”Kita menjual pengalaman dan kehalian” kata Dogen.
JUAL BELI BUAH BELUM NYATA HASILNYA Suyanto, Mohammad
ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA 2009: HARIAN REPUBLIKA EDISI OKTOBER - DESEMBER 2009
Publisher : ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.692 KB)

Abstract

Rasulullah s.a.w. melarang menjual buah-buahan yang belum nyata hasilnya. Al-Laits berkata : Telah diriwayatkan dari Abu Az-Zinad bahwa Urwah bin Az-Zubair menceritakan dari Sahal bin Abi Hatsmah Al Anshari (dari bani Haritsah), dia telah menceritakan kepadanya dari Zaid bin Tsabit r.a., dia berkata, ”Orang-orang pada masa Rasulullah s.a.w. melakukan jual-beli buah-buahan. Apabila mereka telah panen dan tiba waktu membayar, maka pembeli berkata,’Sesungguhnya buahnya busuk, kena penyakit, layu…’(jenis-jenis penyakit yang mereka jadikan dalih). Maka Rasulullah s.a.w. bersabda ketika banyak terjadi perselisihan dalam hal itu, ’Jika begitu, janganlah tuan-tuan berjual beli hingga telah nyata benar buah itu baik.’ Selaku orang yang suka bermusyawarah (demokratis), beliau memimpinkan hal itu karena banyaknya terjadi pertikaian antara sesama mereka” (Bukhari). Kharijah bin Zaid bin Tsabit telah mengabarkan kepadaku bahwa Zaid bin Tsabit tidak menjual buah di kebunnya hingga terbit tsuraya, maka jelaslah mana yang kuning dan mana yang merah. Abu Abdillah berkata,” Riwayat itu telah dinukil oleh Ali bin Bahr, Hakkam telah menceritakan kepada kami, Anbasah telah menceritakan kepada kami dari Zakariya, dari Abu Az-Zinad, dari Urwah, dari Sahal, dari Zaid.” Menurut Ibnu Hajar Asqalani, tsuraya adalah bersamaan dengan terbit fajar. Abu Daud meriwayatkan melalui jalur Atha’ dari Abu Hurairah, Nabi s.a.w. bersabda :”Apabila bintang telah terbit di pagi hari, maka diangkatlah segala hama dari setiap negeri.” Sementara dalam riwayat Abu Hanifah dari Atha’ disebutkan. ”Hama diangkat dari buah-buahan.” Adapun bintang yang dimaksud adalah tsuraya. Munculnya bintang inni pada pagi hari terjadi pada musim panas, dimana saat itu cuaca sangat panas di Hijaz dan merupakan awal masa masaknya buah-buahan. Dengan demikian, yang menjadi pedoman adalah masaknya buah-buahan, sedangkan terbitnya bintang tsuraya menjadi tanda bagnya.  Dari Malik, dari Nafi’, dari Abdullah bin Umar r.a. bahwasannya Rasulullah s.a.w. melarang menjual buah-buahan hingga tampak masak. Beliau melarang penjual-pembeli (Bukhari). Juga dari Humaid Ath-Tawil, dari Anas r.a., sesungguhnya Rasulullah s.a.w. melarang menjual buah kurma hingga masak, Abdu Abdillah berkata, ”Maksudnya hingga memerah.”  Demikian pula dari Jabir r.a. katanya : ”Rasulullah s.a.w. melarang menjual buah-buahan, kecuali setelah menjadi (tampak) baik” (Bukhari dan Muslim). Juga dari Jabir bin Abdullah r.a., katanya : ”Nabi saw, melarang menjual buah-buah sebelum masak. Lalu ditanyakan orang kepada beliau, ”Bagaimanakah buah yang masak ?”Jawab Nabi saw., ”Kemerah-merahan, kekuning-kuningan dan dapat dimakan seketika” (Bukhari). Riwayat lain dari Anas bin Malik r.a, katanya : ”Sesungguhnya Rasulullah s.a.w. melarang menjual buah-buahan sebelum masak. Lalu ditanyakan orang kepada beliau, ”Bagaimanakah yang masak itu ?” Sabda Nabi s.a.w., ”Sehingga merah,” Kemudian beliau melanjutkan, ”Bagaimanakah jadinya kamu, apabila Allah telah melarang (menjual) buah-buahan (yang masih muda), dengan jalan mana seseorang kamu (seolah-olah) mengambil harta saudaranya.” (Bukhari). Selain melarang menjual buah-buah sebelum masak, Rasulullah s.a.w. melarang menjual kurma basah dengan kurma kering. Dari Abdullah bin Umar r.a. katanya : ”Rasulullah s.a.w.  bersabda : ”Janganlah kamu jual buah-buahan hingga nyata hasilnya, dan jangan kamu jual kurma basah dengan kurma kering” (Bukhari).
FULFILLMENT AND SUPPORT STRATEGY Suyanto, Mohammad
ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA 2007: HARIAN KEDAULATAN RAKYAT APRIL - JUNI 2007
Publisher : ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut Gary Hamel, fulfillment & support strategy merupakan elemen dari customer interface. merupakan elemen ketiga dalam konsep bisnis di era sulit. Elemen dari Fulfillment & support strategy mengacu pada strategi perusahaan memasuki pasar, bagaimana mencapai konsumen, jenis pelayanan pelanggan apa yang ditawarkan dan tingkat pelayanan bagaimana yang diberikan. Perusahaan yang melakukan revolusi strategi, misalnya Google.com, ThinkFree.com, Hotmail.com dan Nokia. Google.com merupakan fenomena luar biasa di Internet, dengan menyediakan mesin pencari yang gratis kepada konsumennya. Pendapatannya diperoleh dari iklan yang sangat mencengangkan. Di usia yang baru menginjak 10 tahun, perusahaan ini memiliki dana tunai lebih dari 8 milyar dolar dan kapitalisasi pasarnya mencapai lebih dari 100 milyar dolar yang boleh dikatakan lebih kaya dari negara-negara kecil. ThinkFree.com menggunakan strategi dengan membolehkan pemakainya menyimpan data penting di Web dan bekerja di dokumen Microsoft Office mereka melalui komputer mana saja. Hotmail.com memakai strategi dengan melakukan pelayanan e-mail gratis yang dapat diakses dari setiap komputer di mana saja dan untuk membuat perangkat lunak berfungsi dengan baik tidak perlu di-download.Dalam waktu 18 bulan beranjak dari 0 menjadi 10 juta pengguna, pertengahan 1999, layanan Hotmail mencapai 40 juta pengguna sekaligus mengungguli pemimpin sebelumnya, AOL yang hanya 18 juta pengguna.   Hotmail akhirnya diakuisisi oleh Microsoft dan pada awal Mei 2007 penggunanya telah mencapai 230 juta dan melayani e-mail 100 juta per hari. Strategi Hotmail saat ini dalam melayani e-mail mengandalkan kecepatan, kehandalan, kemudahan penggunaan dan integrasi yang mudah dengan pelayanan komunikasi dan internet lainnya. Saat ini Hotmail menjadi perusahaan yang terbesar dan terkenal dunia dalam pelayanan e-mail berbasis web. Nokia  merupakan perusahaan kecil yang tidak dikenal dan berasal dari pinggiran kutub utara yang sebelumnya hanya memproduksi ban salju dan karet sepatu boot. Nokia menggunakan strategi dengan mengubah teknologi analog menjadi digital dan mampu memahami pelanggannya yang pada 1994 penjualan hanya mencapai 26 juta, tetapi meledak menjadi 300 juta pada 1999, sehingga Nokia mampu mengunggulu Motorola yang menjadi pemimpin pasar sampai 1997. Pada 2006, penjualan Nokia mencapai 41,1 milyar euro dan keuntungan 5,5 milyar euro. Sekarang Nokia merupakan perusahaan teknologi tinggi dengan pertumbuhan tercepat di Eropa dan akhirnya menjadi nomor satu di dunia dalam bidang industri seluler.  
BISNIS ORANG SABA’ (1) Suyanto, Mohammad
ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA 2008: HARIAN REPUBLIKA EDISI APRIL - JUNI 2008
Publisher : ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Orang Saba’ sejak abad ketujuh Sebelum Masehi (SM) telah menempati Yaman. Orang Saba’ hidup dari 750 SM sampai 115 SM dengan satu kali perubahan gelar raja sekitar 610 SM. Pada periode pertama raja mereka bergelar Mukarrib. Dua mukarrib terdahulu adalah Yatsa’amar dan Karibail, disebutkan dalam kitab sejarah Assyiria dari Sargon II dan Sennacherib, yang memerintah pada abad ke 8 sampai abad ke 7 SM. dan Ibukota Saba’ ketika itu adalah Sharwah yang reruntuhan bangunannya di sebelah barat kota Ma’rib sejauh satu malam perjalanan ketika itu dan dikenal dengan nama Kharibah. Bangunan utamanya adalah kuil Almaqah- Sang Dewa Bulan. Pada periode pertama tersebut mulai dibangun bendungan Ma’rib yang menjadikan Saba menjadi daerah yang subur.  Di tanah Saba tumbuh pohon rempah-rempah, gaharu dan tumbuhan beraroma untuk penyedap masakan atau kemenyan untuk upacara kenegaraan atau keagamaan di gereja. Komoditas unggulan perdagangan kuno adalah cendana. Di pasar tersebut terdapat produk langka dan bernilai tinggi, seperti mutiara dari Teluk Persia, bumbu masak, kain dan pedang dari India, sutera dari Cina, budak, monyet, gading, emas, bulu burung unta dari Etiopia. Barang dagang yang diimpor meliputi kain berwarna ungu yang kasar dan halus, pakaian model Arab, dengan lengan polos, dibordir atau dirajut dengan emas, bubuk kunyit, daun pandan, kain muslin, rompi tebal, selimut yang polos atau yang dibuat berdasarkan model setempat, selempang dalam beragam warna, balsem beraroma dalam jumlah yang cukup banyak, minuman anggur dan gandum dalam jumlah yang tidak banyak. Orang Saba merupakan orang Phoenesia dari laut selatan. Mereka mengenal rute perjalanan, karang dan pelabuhannya, menguasai pergantian musim dan memonopoli perdagangan selama satu seperempat abad terakhir sebelum Masehi. Orang Saba membangun rute perjalanan darat antara Yaman dan Suriah di sepanjang pesisir barat semenanjung Arabia, yang mengarah ke Mesir, Suriah dan Mesopotamia. Jalur ke Suriah membuka pintu masuk ke Mediterania di Gazza (Gaza). Dari Hadramaut, yang kaya hasil wewangiannya, jalur kafilah mengarah ke Ma’rib, ibukota Saba dan dari Ma’rib bertemu dengan rute perdagangan yang utama. Di sepanjang rute selatan ke utara orang Saba membangun berbagai koloni mereka. Pada masa kejayaannya raja-raja Saba memperluas jajahan mereka ke seluruh kawasan Arab Selatan dan menjadikan kerajaan tetangganya Minea menjadi jajahannya. Negeri yang baik tersebut disebutkan dalam Al-Qur’an, Surat Saba’ ayat 15 : Sesungguhnya bagi kaum Saba’ ada tanda (kekuasaan Tuhan) di tempat kediaman mereka yaitu dua buah kebun di sebelah kanan dan di sebelah kiri (kepada mereka dikatakan): “Makanlah olehmu dari rezki yang (dianugrahkan) Tuhanmu dan bersyukurlah kamu kepada-Nya. (Negerimu) adalah negeri yang baik dan (Tuhanmu) adalah Tuhan Yang Maha Pengampun”.  
MENGUBAH KEMALANGAN DENGAN KESUKSESAN SEJATI Suyanto, Mohammad
ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA 2005: HARIAN REPUBLIKA EDISI OKTOBER - DESEMBER 2005
Publisher : ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Jatuh ditimpa kemalangan ibarat badan yang penuh kotoran. Bangkit kembali dan menyapu debu dari badan kita penuh dengan kotoran dan mulai dari awal lagi yang harus kita lakukan. Namun kearifan seperti itu bertentangan dengan budaya yang ada di perusahaan saat ini. Tidak boleh melakukan kesalahan, tidak boleh melebihi anggaran yang telah ditetapkan secara ketat dan tidak boleh tidak sampai mencapai target yang telah ditentukan. Jika target tidak terpenuhi maka tidak ada bonus. Saat ini tidak ada perusahaan yang memberikan bonus kepada kesalahan. Karena dalam perusahaan, etos kerja yang ada adalah kalau kamu membuat kesalahan, kamu akan mendapat sanksi. Inilah salah satu alasan utama tersebarnya atmosfir ketakutan yang mendominasi budaya perusahaan, demikian tulis Zohar dan Marshal dalam Spiritual Capital.      Lebih mendalam lagi, mengambil manfaat dari kemalangan menuntut pengakuan akan sebuah fakta tragis bahwa tidak semua masalah memiliki solusi, tidak semua perbedaan bisa didamaikan, biarpun demikian, kita harus mampu tp melangkah maju.Pengakuan semacam ini memberikan kearifan mendalam dan kematangan, sebuah perasaan bahwa saya telah berdamai dengan kehidupan atau minimal perasaan bahwa saya telah memberikan perlawanan yang hebat terhadap kehidupan. Pada gilirannya, menghadapi dengan ringan tragedi atau kegagalan akan membantu membangun kepercayaan mendasar pada kehidupan dan karena itu membantu meningkatkan kemampuan untuk hidup bersama ketidakpastian.           Sebaliknya orang yang tidak bisa menggunakan kemalangan secara positif biasanya teperosok ke dalam sikap mengasihani diri sendiri, merasa dikorbankan, atau menyalahkan orang lain. Perusahaan yang suka mencari-cari kambing hitam yang bisa disalahkan atau dipecat menunjukkan gejala ini. Ketidakmampuan untuk menerima kegagalan atau penderitaan akan menimbulkan keputusasaan dan perasaan kalah. Ini semua menyebabkan kerusakan lebih lanjut berupa pembelaan dan sinisme permanen, alih-alih menyebabkan perbaikan. Ini bisa menyebabkan berulang-ulangnya kesalahan yang sama.           Kemalangan dapat diubah dengan kesuksesan sejati seperti yang dilakukan oleh Nabi Musa ketika dipanggil Tuhan ke Gunung Thursina: ”Wahai Tuhan, manakah di antara tempat-tempat di dalam syurga yang paling Engkau sukai?”. Allah berfirman: ”Hai Musa, Hazhiratul Qudsi.” Kemudian Nabi Musa bertanya ”Wahai Tuhan, siapakah yang tinggal di sana?”. Allah berfirman ”Orang-orang yang mengalami kemalangan”. ”Wahai Tuhan sebutkan sifat-sifat mereka kepadaku” permintaan Nabi Musa. Allah berfirman ”Hai Musa, mereka adalah orang-orang yang apabila ditimpa cobaan, mereka bersabar, sedangkan apabila mereka ditimpa kemalangan maka mereka mengatakan sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepadaNyalah kami kembali. Mereka itulah orang-orang yang tinggal di Hazhiratul Qudsi (Ar-Raudhah).  
ETIKA BISNIS : NIAT YANG TULUS Suyanto, Mohammad
ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA 2009: HARIAN REPUBLIKA EDISI JANUARI - MARET 2009
Publisher : ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.481 KB)

Abstract

             Semua orang yang beriman menginginkan sebuah bisnis yang menguntungkan, baik menguntungkan di dunia maupun di akhirat kelak. Seperti dalam Al Qur’an surat Ash Shaff ayat 10 - 12:  Hai orang-orang yang beriman, sukakah kamu Aku tunjukkan suatu perniagaan (bisnis) yang dapat menyelamatkan kamu dari azab yang pedih? (yaitu) beriman kepada Allah dan Rasul-Nya-lah dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagi kamu jika kamu mengetahuinya. Niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosamu dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai dan (memasukkan kamu) ke tempat tinggal yang baik di dalam surga ’Adn. Itulah keberuntungan yang besar.                   Etika bisnis yang sesuai syariah berlandaskan iman kepada Allah dan Rasul-Nya atau menjalankan segala perintah Allah dan Rasul-Nya dan menjauhi larangan Allah dan Rasul-Nya. Dengan demikian perilaku dalam bisnis hendaknya sesuai dengan yang dianjurkan oleh Allah dan Rasul-Nya, mengindari yang dilarang Allah dan Rasul-Nya serta menjauhi produk yang dilarang oleh Allah dan Rasul-Nya.                                                         Strategi bisnis yang sesuai syariah adalah berupaya dengan sungguh-sungguh di jalan Allah dengan mengelola sumberdaya secara optimal untuk mencapai tujuan yang terbaik di sisi Allah, baik di dunia maupun di akhirat. Sedangkan tujuan bisnis yang sesuai syariah adalah mendapat keuntungan yang besar baik di dunia maupun di akhirat. Etika bisnis Nabi Muhammad s.a.w. meliputi perilaku bisnis yang diperbolehkan Allah dan Rasul-Nya, perilaku bisnis yang dilarang Allah, Rasul-Nya dan produk yang dilarang Allah dan Rasul-Nya.
KIAT SUKSES MENJADI ENTREPRENEUR BAGI ORANG BIASA (25) Suyanto, Mohammad
ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA 2009: HARIAN KEDAULATAN RAKYAT OKTOBER - DESEMBER 2009
Publisher : ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.176 KB)

Abstract

Keunggulan dalam bidang multimedia merupakan senjata bagi AMIKOM Yogyakarta, meskipun hanya sesuatu yang sangat sederhana. Untuk melengkapi keunggulan tersebut, saya membuat dua buku multimedia yang berjudul “Multimedia alat untuk meningkatkan Keunggulan Bersaing” dan “Analisis dan Desain Aplikasi Multimedia untuk Pemasaran” yang diterbitkan Andi Yogyakarta. Alhamdulillah kedua buku tersebut menjadi buku Best Seller.  Buku tersebut tersebar pada toko buku besar di seluruh Indonesia dan pada sampulnya memuat logo dan tulisan nama penerbit dan AMIKOM Yogyakarta, sehingga merupakan alat promosi gratis di toko-toko buku besar, yang menjadikan senjata pemasaran yang luar biasa. Untuk memperkuat kompetensi multimedia ini, kami mendirikan perusahaan yang bergerak dalam bidang pemasaran khususnya multimedia, bernama PT. Mataram Surya Visi. Perusahaan didirikan dengan memulai bisnis tanpa uang. Perusahaan tersebut juga dipakai untuk magang mahasiswa. Kami menyebutnya sebagai Laboratorium dunia kerja. Kami berharap, mahasiswa yang telah magang di perusahaan tersebut, setelah lulus mereka professional di bidang multimedia. Proyek-proyek multimedia selalu melibatkan dosen dan mahasiswa, sehingga dosen mempunyai karya professional dan mahasiswa telah mempunyai karya yang banyak sebelum selesai, sebagai portofolionya.  Mahasiswa yang telah mempunyai portofolio yang banyak dalam karya multimedia ini, biasanya setelah lulus sangat mudah untuk mendapatkan pekerjaan. PT.Mataram Surya Visi pada awalnya hanya bergerak dalam bidang multimedia dan periklanan, tetapi sekara berkembang ke bidang pemasaran yang lebih luas. Pada bidang multimedia, pada awalnya proyeknya adalah membut profil Katon Bagaskara. Itulah yang membuat PT. PT.Mataram Surya Visi dikenal di masyarakat. Kemudian mulai mendapat proyek untuk presentasi Seminar Internasional Matematika yang diadakan FMIPA dan Seminar Internasional tentang Kulit oleh Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada.  Proyek-proyek berikutnya mulai mengalir, mulai dari pembuatan iklan televisi, beberapa perguruan tinggi, termasuk AMIKOM Yogyakarta sendiri. Profil beberapa perguruan Tinggi di Jakarta, Profil BAPPENAS, Profil Direktorat Pendidikan Tinggi, Profil Hutan di Daerah Istimewa Yogyakarta dalam multimedia dan Film pendek berjudul “Pelangi Senja” dari Departemen Kehutanan sampai proyek dari Kementrian Lingkungan Hidup berupa film animasi berjudul “Aku Cinta Lingkungan” (ACIL). PT.Mataram Surya Visi  mulai berkembang menjadi perusahaan yang bergerak dalam bidang pemasaran, mulai dari periklanan cetak, periklanan televisi, periklanan outdoor dan periklanan internet. Juga mengembangkan diri untuk memproduksi film animasi. Film animasi yang pertama diproduksi adalah JATAYU, kemudian Petualangan ABDAN yang saat ini telah mencapai 14 episode. Direncanakan 26 episode, saya sebagai penulis ceritanya. Petualangan Abdan berjudul “Pahlawan Kecil” sebagai finalis INAICTA Award 2008, “Hadiah Kejujuran” sebagai Juara II Profesional Depatemen Perindustrian dan Perdagangan dan Petualangan Abdan berjudul “Layang-layang”  memperoleh penghargaan sebagai Nominator Urbanimation International Festival.  Film animasi berjudul “Goodbye World” mendapatkan Merit Winner pada INAICTA 2009 di Jakarta. Saat ini sedang mempersiapkan film untuk pasar Hollywood dengan judul “AJISAKA The Chronicle of Java Island”. PT. Mataram Surya Visi selalu berdampingan dengan AMIKOM Yogyakarta. Sinergi  anak perusahaan dan induknya dalam menggapai  prestasi, juga ikut mengangkat nama AMIKOM Yogyakarta.  Itulah salah satu cara sederhana mengangkat “citra” dengan menghasilkan karya profesional agar kita diakui oleh para professional.
DUNIA DAMAI DAN SEJAHTERA Suyanto, Mohammad
ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA 2007: HARIAN KEDAULATAN RAKYAT OKTOBER - DESEMBER 2007
Publisher : ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit hati yang kedua adalah penyakit hati yang tidak menimbulkan sakit seketika. Orang yang terkena penyakit ini tidak merasakan apa-apa. Penyakit hati ini yang sangat menonjol adalah kebodohan dan hawa nafsu. Penyakit inilah sesungguhnya penyakit hati yang terbesar dan paling berbahaya, karena hati telah rusak sehingga tidak dapat merasakan apa-apa. Hal ini disebabkan mabuk kebodohan dan hawa nafsu menghalangi untuk mengetahui penyakit tersebut. Menu- rut Ibnu Qayyim, sesungguhnya seluruh penyakit hati berasal dari nafsu, menyebar ke seluruh tubuh dan yang diserang yang pertama kali adalah hati. Dengan demikian manusia berdasarkan hawa nafsu dapat dikelompokkan menjadi dua macam. Pertama, manusia yang dikalahkan nafsunya sehingga ia bisa dikuasai dan dihancurkan nafsunya serta tunduk dan patuh pada perintah nafsunya. Kedua, manusia yang dapat mengalahkan dan memaksakan nafsunya sehingga, nafsu itupun tunduk pada perintahnya. Nafsu menyeru kepada kedurhakaan dan mengutamakan dunia, sedangkan Tuhan menyeru hamba-Nya agar takut kepada-Nya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya. Dalam asumsi ekonomi sistem kapitalis, sumberdaya itu terbatas dan keinginan manusia (nafsu) tidak terbatas serta harta adalah milik individu yang bersifat mutlak tidak dapat diganggu gugat. Untuk menuju kesejahteraan manusia harus memaksimalkan keinginannya. Ukuran pendapatan merupakan ukuran kesejahteraan yang utama. Penduduk Amerika Serikat dalam 30 tahun pendapatannya meningkat 16%, tetapi tingkat kebahagiaannya turun 13%, yaitu dari 39% menjadi 26% penduduk yang bahagia. Dari data tersebut menunjukkan, ternyata semakin tinggi pendapatannya, tidak semakin bahagia. Bahkan kebahagiaannya menurun. Jika kita hidup di dunia ini semata-mata harta yang kita kejar, maka kita tidak akan memperoleh kebahagiaan. Negara-negara besar berusaha dengan segala cara untuk menguasai ekonomi negara kecil sampai rela membunuh anak-anak, para wanita dan orang-orang yang tak berdosa. Hal ini dilakukan karena mengikuti hawa nafsunya. Mereka berdalih untuk menegakkan demokrasi, tetapi menurut Bung Karno dalam Buku Di Bawah Bendera Revolusi, masalahnya adalah masalah untung atau rugi, masalah ekonomi atau masa-lah kehidupan, bukan penegakan demokrasi atau yang lainnya. Kita berdoa kepada Allah mudah-mudahan setelah selesai sekolah pada bulan Ramadan ini kita dan para pemimpin dunia mampu mengendalikan nafsu.
BISNIS KAUM GASSAN (1) Suyanto, Mohammad
ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA 2008: HARIAN REPUBLIKA EDISI JULI - SEPTEMBER 2008
Publisher : ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kaum Gassan atau Bani Gassan (Gassanids) merupakan selompok suku Arab Selatan kuno yang bermigrasi dari Yaman ke Hauran dan al Baqa di selatan Syiria dan Yordania, ketika bendunga Ma’rib jebol pada abad ketiga masehi. Suku dari Yaman ini menggantikan keturunan Saleh, orang Arab pertama yang mendirikan kerajaan di Suriah, dan memantapkan keberatan mereka di sebelah tetangga Damaskus ujung utara rute perjalanan utama yang menghubungkan Ma’rib dengan Damaskus. Sedikit demi sedikit, seiring berlalunya waktu, Banu Gassan menjadi bangsa Suriah. Mereka juga mengadopsi bahasa Aramaik yang merupakan bahasa bangsa Suriah tanpa meninggalkan bahasa Arab yang menjadi bahasa asli mereka. Seperti halnya suku-suku Arab lainnya di daerah Bulan Sabit Subur, mereka menguasai dua bahasa sekaligus. Sekitar akhir abad kelima, mereka menjadi bagian dari kekuasan politik Bizantium, dan digunakan sebagai tameng untuk membendung serangan orang-orang Badui, posisinya mirip dengan Yordania di bawah kekuasaan Inggris. Karena lokasinya strategis, sebagai rute perdagangan rempah-rempah dari Arab Selatan, maka kaum Gassan mencapai kemakmuran. Disamping itu kaum Gassan bertindak sebagai sumber dari pasukan Bizantium. Pada mulanya, Ibu kota mereka berupa perkemahan yang bisa berpindah-pindah, kemudian mereka menjadikan al-Jabiyah di Dataran Tinggi Golan, sebagai ibu kota tetap mereka, meski kadang-kadang pindah ke Jlliq. Secara geografis kerajaan Gassan mencakup Syiria, Palestina dan Hijaz Utara yang berbatasan dengan Yathrib (Medinah). Gassan merupakan kerajaan Arab yang dikenal sebagai jajahan dari Kekaisaran Bizantium pada abad ke enam. Kaum Tadmur (Palmyra) di utara, kaum Nabasia di selatan, kaum Ghassan di tengah-tengah antara keduanya. Kerajaan Gassan mencapai kejayaannya selama abad keenam Masehi. Pada abad ini, al-Harits II, Ibn Jabalah dari Gassan (sekitar 529-569 M.) dan al-Mundzir III, Ibn Ma’ al-Sama’ dari Hirah (Alamundarus, w 554 M) mendominasi sejarah Arab Al-Harits ini (yang dijuluki al-A’raj, si cacat oleh para penutur sejarah Arab) adalah nama pertama yang paling otentik dan sejauh ini dianggap sebagai nama paling kondang dalam catatan sejarah Jafna. Sejarah tentangnya bisa dibandingkan dengan berbagai rujukan dari Yunani. Sebagai hadiah atas keberhasilannya mengalahkan musuh besarnya dari kerajaan Lakhmi, al-Mundlir III, Raja Bizantium, Justine melantiknya (529) sebagai penguasa atas seluruh suku Arab di Suriah, dan mengangkatnya sebagai patrik dan raja kecil jabatan tertinggi setelah raja. Dalam bahasa Arab, gelar itu sama dengan malik, raja. Pada 563, al-Harits melakukan kunjungan ke istana Justine I di Konstantinopel. Kedatangan raja kecil badui ini meninggalkan kesan yang mendalam di hati pengiring raja. Ketika berada di Konstantinopel, ia membuat kesepakatan rahasia dengan sukup Monofisir, Jacob Baradeus (Ya’qub al-Barda’i) dari Edessa Jacob sangat bersemangat menyebutkan keyakinannya sehingga gereja Monofisir Suriah dikenal dengan namanya, Gerja Yakobus.