Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI PROGRAM KAMPUNG KELUARGA BERENCANA DALAM MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP MASYARAKAT (Studi Kasus Desa Sumberkarang Kabupaten Mojokerto) Nila Anggraeni; Afifuddin Afifuddin; Suyeno Suyeno
Respon Publik Vol 14, No 1 (2020): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.396 KB)

Abstract

Kampung Keluarga Berencana sebagai salah satu program yang memberikan pelayanan kepada masyarakat yang bertujuan untuk menigkatkan kesejahteraan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap indikator di dalam teori tersebut yaitu (1) komunikasi yang berisikan sosialisasi berupa undangan sosialisasi di balai desa dan di berikan pembekalan mengenai kampung keluarga berencana (2) sumber daya yang berisikan sumber daya manusia dengan jumlah anggota yang dapat dibilang cukup banyak, sementara fasilitas yang diberikan yaitu berupa tempat kegiatan dan juga tambahan buku binaan untuk para kader(3) dan struktur birokrasi yaitu terdapat SOP yang mana menggunakan buku Kampung KB sebagai pedoman prosedur pelaksanaan Kampung KB. Ketiga indikator tersebut sudah dikatakan berjalan sesuai dengan tujuan kampung kb. sedangkan indikator lainnya, untuk indikator mengalami sebuah hambatan, dimana hambatan tersebut terletak pada implementor yaitu Kader yang kurang pengetahuan atau maksimal dalam pelaksanaan program Kampung KB, dan mengakibatkan terhambatnya program tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, teknik dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data penelitian terdiri dari data primer dan data sekunder. Pada penelitian metode analisis data yang dipergunakan adalah analisis kualitatif. Implementasi Kampung Keluarga Berencana berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 52 tahun 2009, yaitu tentang keluarga sejahtera. Implementasi program kampung keluarga berencana Desa Sumberkarang sudah baik dengan menrapkan SOP lalu ada pelatihan untuk para anggota kampung. Sedangkan faktor pendukung dari Implementasi Kampung KB inii yaitu dukungan dari pemerintah yang besar, sarana dan prasarana juga memadai. Faktor penghambat yaitu kurangnya partisipasi masyarakat. Kata Kunci : Implementasai, Kampung Keluarga Berencana, Kualitas Hidup Masyarakat
EFEKTIVITAS INOVASI PROGRAM PELAYANAN PUBLIK BERBASIS EGOVERNMENT (Studi Kasus Aplikasi “Dr.Kepo” Dokter Kependudukan Online di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Gresik) Herlina Wulandari; Afifuddin Afifuddin; suyeno suyeno
Respon Publik Vol 14, No 3 (2020): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.121 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) efektifnya pelayanan administrasi kependudukan melalui aplikasi Dr. Kepo di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Gresik, (2) faktor pendukung dan faktor penghambat pelayanan administrasi kependudukan melalui aplikasi Dr. Kepo di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Gresik. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Metode penelitian deskriptif kualitatif yaitu, penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian, dengan mendapatkan gambaran secara jelas dan nyata apa yang terjadi dilapangan secara menyeluruh. Peneliti juga menggunakan kepercayaan, keteralihan, ketergantungan dan kepastian yang bertujuan untuk mengecek keabsahan data penelitian. Analisis data pada penelitian ini menggunakan tiga komponen yakni antara lain reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Efektivitas inovasi aplikasi Dr. Kepo dalam pelayanan administrasi kependudukan melalui aplikasi tersebut dapat dibilang sudah efektif karena masyarakat merasa puas dan efektif adanya Dr. Kepo di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Gresik. (2) Faktor pendukung aplikasi Dr. Kepo adalah adanya kerjasama dengan pihak-pihak tertentu, dukungan sosialisasi melalui media, dan juga SDM yang memadai. Sedangkan faktor penghambat aplikasi Dr. Kepo adalah kurangnya sosialisasi face to face secara menyeluruh kepada masyarakat, dan permasalahan jaringan internet yang kurang memadai di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Gresik.Kata Kunci : Efektivitas, Inovasi, Pelayanan Administrasi Kependudukan, Aplikasi
REVITALISASI SMK BERBASIS TECHNOPARK SEBAGAI UPAYA OPTIMALISASI PELAYANAN PERCETAKAN UNTUK MASYARAKAT DI SMKN 4 MALANG Shinta Dwi Lestari; Slamet Muchsin; Suyeno Suyeno
Respon Publik Vol 15, No 10 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.395 KB)

Abstract

ABSTRAKRevitalisasi SMK merupakan inovasi dalam pendidikan program kejuruan sesuai dengan isi In struksi Presiden No. 9 Tahun 2016 guna mewujudkan tujuan pembangunan pendidikan nasional sesuai dengan amanat Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang sistem Pendidikan Nasional. Technopark salah satu inovasi dari revitalisasi SMK. Technopark merupakan suatu wadah sebagai display hasil dari masing-masing program keahlian berupa barang/jasa pelayanan. Penelitian ini di angkat dari permasalahan kualitas pelayanan dan bertujuan untuk mengetahui tentang kualitas pelayanan Technopark pasca Revitalisasi SMK secara rinci. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Metode ini dipilih untuk menyajikan data secara sistematis dan akurat untuk menggali fakta-fakta mengenai Revitalisasi SMK Berbasis Technopark Sebagai Upaya Optimalisasi Pelayanan Untuk Masyarakat di SMKN 4 Malang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1)Pelayanan sebelum revitalisasi hanya berupa UPJ kecil yang kemudian dikembangkan menjadi Technopark. Kualitas pelayanan di Technopark menggunakan aspek Tangible, Realibility, Responsivineess, Assurance dan Emphaty ada beberapa indikator yang belum berjalan sesuai keinginan masyarakat antara lain kurang sarana dan prasarana, ketepatan waktu, kerapihan dan kecermatan pegawai dalam melayani. Kemudian upaya yang dilakukan untuk optimalisasi pelayanan melalui pengadaan pelatihan untuk pegawai, meningkatkan beberapa sarana, dibangunkan ruangan yang lebih luas dan terpusat, memberikan bentuk informasi dan pelayanan jasa secara elektronik (2)Pendukung optimalisasi pelayanan ada pada sekolah dan Pemerintah Daerah tetapi kendala yang dihadapi dalam optimalisasi pelayanan melalui revitalisasi yakni kekurangan sumber daya manusia. Kata Kunci: Pelayanan, Kualitas Pelayanan, Technopark
IMPLEMENTASI E-SURADI (SURAT DIGITAL) DALAM MEWUJUDKAN GOOD GOVERNANCE DI KOTA MALANG (Studi Pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Malang) Adinda Kristyanita Yefani; M. Mas'ud Said; Suyeno Suyeno
Respon Publik Vol 15, No 5 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.514 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilakukan atas dasar adanya perkembangan teknologi informasi di era saat ini khususnya di lingkungan pemerintahan. Selain itu beberapa peraturan pemerintah hingga instruksi presiden menjadikan dasar dilaksanakannya sistem pemerintah berbasis teknologi yakni e-government. E-government dilaksanakan di pemerintahan Kota Malang berbasis aplikasi surat menyurat dengan nama e-suradi (surat digital). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi e-suradi (surat digital) dalam mewujudkan good governance di Kora Malang pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Malang beserta faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi e-suradi tersebut. Untuk mengetahuinya digunakan jenis penelitian deskriptif-kualitatif, dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi e-suradi yang berada di Kota Malang sudah sesuai dengan teori yang diungkapkan oleh George C. Edward III karena sudah memenuhi keempat variable dalam model implementasi kebijakan yang sudah diisyaratkan dalam hal pelaksanaan seperti halnya komunikasi, sumberdaya, disposisi atau sikap pelaksana dan struktur birokrasi. Selain itu e-suradi juga sudah sesuai dengan prinsip-pinsip dari good governance. Faktor pendukung dari implementasi e-suradi yakni komitmen pimpinan, dukungan dana anggaran, sarana dan prasarana. Sedangkan faktor penghambat yakni terjadinya perubahan regulasi, dan ketergantungan terhadap jaringan internet. Kata kunci : Implementasi kebijakan public, good governance, e-suradi (surat digital)
ANALISIS KEBIJAKAN PERAN PARIWISATA TERHADAP PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT KOTA BATU (Studi Kasus Pada Wisata Jatim Park Satu Kota Batu) Novia Fera Roza; Afifuddin Afifuddin; Suyeno Suyeno
Respon Publik Vol 16, No 1 (2022): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.019 KB)

Abstract

Untuk mengetahui peran kebijakan Pemerintah dalam pengelolaan wisata Jatim Park 1 di Kota Batu. Untuk mengetahui peranan wisata Jatim Park dalam meningkatkan Ekonomi masyarakat Kota Batu. Jenis penelitian ini adalah jenis metode deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif.Berdasarkan definisi dari beberapa ahli tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif adalah penelitian yang berlangsung secara fleksibel dan dalam situasi alamiah (natural setting) dengan data yang disajikan berupa narasi cerita, penuturan informan, dokumen-dokumen pribadi, catatan, dan lainnya. Pengelolaan objek wisata di Kota Batu oleh Dinas Pariwisata yaitu Pemerintah sebagai fasilitator.i. Pemerintah bertidak sebagai regulator dalam pariwisata. Pemerintah menerbitkan aturan-aturan yang berlaku pada objek wisata. Adanya wisata Jatim Park di Kota Batu menjadikan masyarakat sekitar semakin baik kehidupan nya. Kehidupan disini berarti meningkatnya perekonomian dan juga pendapatan yang di hasilkan oleh masyarakat. Bagi Pemerintah Kota Batu. Pemerintah Kota Batu sebaiknya meningkatkan sektor pendukung pariwisata di Kota Batu ,seperti membantu masyarakat local Batu dengan pemberian modal untuk membuka usaha Mengembangkan jalur transportasi umum dan fasilitas umum seperti jalur-jalur alternatif ,rest area, dan jalan tol agar tidak terjadi kemacetan Pemerintah Kota Batu dan pihak swasta sebaiknya bekerjasama dalam hal pengembangan lapangan pekerjaan untuk merencanakan program baru.
IMPLEMENTASI PROGRAM JADI PENGUSAHA MANDIRI DALAM PENANGGULANGAN KEMISKINAN (Studi Pada Desa Bendorejo Kecamatan Pogalan Kabupaten Trenggalek) Nur Khofifah; Nurul Umi Ati; Suyeno Suyeno
Respon Publik Vol 15, No 3 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.642 KB)

Abstract

Penelitian ini berisi tentang bagaimana implementasi program kemiskinan Jadi Pengusaha Mandiri di desa Bendorejo Kecamatan Pogalan Kabupaten Trenggaalek. Program ini berfokus pada pengentasan kemiskinan dengan pemberdayaan masyarakat  menjadi wirausaha muda dengan rentan usia 18 hingga 30 tahun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi program Jadi Pengusaha Mandiri di desa Bendorejo Kecamatan Pogalan Kabupaten Trenggalek juga peran program Jadi Pengusaha Mandiri sebagai upaya mengurangi kemiskinan pada desa Bendorejo Kecamatan Pogalan Kabupaten Trenggalek serta faktor pendukung dan penghambat implementasi program tersebut.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Dalam penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data seperti wawancara, observasi, serta dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer dan juga data sekunder, dengan menggunakan teknik analisis data yaitu model analisis interaktif dari Miles dan Huberman, yakni pengumpulan data (data collection), reduksi data (data reduction), penyajian data (data display) dan penarikan kesimpulan (Conclusions).Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program Jadi Pengusaha Mandiri pada desa Bendorejo Kecamatan Pogalan Kabupaten Trenggalek cukup baik dengan melalui tiga tahapan yakni 1) pendaftaran, 2) seleksi dan 3) pelatihan. Untuk peran program Jadi Pengusaha Mandiri sebagai upaya mengurangi kemiskinan di desa Bendorejo Kecamatan Pogalan Kabupaten Trenggalek dikatakan cukup berpengaruh baik dari segi ekonomi yang ditandai dengan adanya kenaikan penghasilan pada alumni program Japri, juga dari segi sosial dan pengalaman. Faktor pendukung pada implementasi program Jadi Pengusaha Mandiri pada desa Bendorejo Kecamatan Pogalan kabupaten Trenggalek adalah komunikasi, sumberdaya, disposisi, struktur birokrasi. Faktor penghambat implementasi program Jadi Pengusaha Mandiri adalah masyarakat yang masih acuh terhadap program serta anggaran yang terbilang kurrang untuk melanjutkan program Jadi Pengusaha Mandiri. Kata Kunci : Implementasi, Jadi Pengusaha Mandiri, Kemiskinan.
DAMPAK PEMBANGUNAN WISATA LEMBAH INDAH TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT (Studi Kasus Wisata Lembah Indah Dusun Gendogo Desa Balesari Kecamatan Ngajum Kabupaten Malang) Adelia Meita Utari; Nurul Umi Ati; Suyeno Suyeno
Respon Publik Vol 16, No 7 (2022): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.45 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan hasil penelitian yang menggambarkan dampak Pembangunan Lembah Indah terhadap Kesejahteran Masyarakat. Adapun yang melatar belakangi penulis tertarik untuk membuat skripsi ini didaskan pada hasil pengematan awal penulis melihat Dampak Pembangunan terhadap aspek ekonomi masyarakat sekitar, oleh karena itu penulis ingin mengetahui bagaimana dampak pembangunan wisata Lembah Indah dan faktor pendukung dan penghambat dalam pengembangan destinasi wisata pantai bentar. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yakni “Dalam ekonomi pembangunan pariwisata adalah dampak negatif atau dampak positif yang terjadi terjadap lingkungan ekonomi dalam kehidupan masyarakat sebagai akibat perkembangan pariwisata terhadap perubahan pekerjaan dan pendapatan masyarakat, pola pembagian kerja, kesempatan kerja dan berusaha Sukadijo (1997)” Metode penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif, yang merupakan gambaran peristiwa dan fenomena yang terjadi dilapangan, pada pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisi data dalam penelitian ini menggunakan tiga komponen yaitu pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Pembangunan Wisata lembah Indah memiliki dampak yang signifikan terhadap Kesejahteraan Masyarakat terutama pada sektor Ekonomi selain dampak Positif sesuai dengan Teori dari Sukadijo (1997) yaitu Kesempatan kerja, Pendapatan Masyarakat dan Kesempatan Kerja (2) mengetahui Faktor Pendukung Pembangunan wisata (1) Pelayanan Yang Baik (2) Letak Obyek Wisata Strategis (3) Tempat Yang Nyaman.Dengan demikian penliti menyimpulkan dari hasil observasi bahwasanya dampak eknomi yang terjadi karena adanya pembangunan wisata Lembah Indah ini sangat signifikan. Selain itu permasalahan dampak negative yang sudah terjadi pada linkungan sekitar juga sudah di lakukan perbaikan dan penanganan.  Selain itu factor-faktor penghambat seperti adanya covid-19 yang berimbas pada sector wisata juga perlu penangan dan perhatian khusus agar kedepannya wisata tetap bisa berkembang dan berajlan dengan efektif dan efisien.Dengan adanya pembangunan Lembah Indah diharapkan Wisata Lembah Indah dan masyarakat khususnya daerah sekitar bias memanfaatkan adanya peluang usaha yang lebih besar pada peningkatan ekonomi. Selain itu dengan adanya para karyawan juga diharapkan ada peningkatan keahlian karyawan agar pelayanan juga lebih baik dan lebih maksimal. Serta peningkatan sumberdaya masyarakat akan peluang dalam adanya pembangunan Lembah Indah ini.  Kata Kunci: Dampak, Pembanguan Wisata, Kesejahteraan Masyarakat
INOVASI PELAYANAN BIDANG PENDIDIKAN SISWA KURANG MAMPU DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 02 MALANG Risna Amalia; Slamet Muchsin; Suyeno Suyeno
Respon Publik Vol 13, No 4 (2019): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.047 KB)

Abstract

Saat ini, masih banyak anak – anak yang tidak bisa melanjutkan pendidikan dan terpaksa harus berhenti sekolah karena tidak adanya biaya. Biaya pendidikan yang semakin melambung tinggi membuat banyak sekali anak-anak yang mengalami putus sekolah dan bekerja untuk membantu orang tua. Hal itu membuat SMK Negeri 02 Malang mewujudkan keinginan masyarakat untuk memberikan keringanan biaya pendidikan kepada siswa yang kurang mampu. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data yang dikumpulkan terdiri atas data primer dan data sekunder. Yaitu dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara kepada informan yang dianggap berpotensi untuk memberikan informasi dan juga melalui observasi dan dokumentasi.Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan program bantuan siswa kurang mampu tersebut berjalan dengan baik sesuai dengan aturan yang telah direncanakan sebelumnya meskipun masih terdapat faktor-faktor penghambat dalam proses pengimplementasiannya. Kata kunci : Inovasi, implementasi, program
EVALUASI PROGRAM JKN DALAM MEMBERIKAN PELAYANAN ADMINISTRASI PASIEN RAWAT INAP (Studi Pada Puskesmas Kota Ende) Delfi Mardiana; Nurul Umi Ati; Suyeno Suyeno
Respon Publik Vol 15, No 1 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (54.086 KB)

Abstract

Kesehatan telah menjadi kebutuhan pokok bagi masyarakat, untuk itu perlu diselenggarakannya pembangunan kesehatan secara menyeluruh dan berkesinambungan, agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya. Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Indonesia yang dimulai sejak 1 Januari Tahun 2014 telah memberikan andil yang besar terhadap reformasi sistem pelayanan dan pembiayaan kesehatan di Indonesia. Sebagaimana diamanatkan Undang-Undang, JKN diharapkan dapat menjadi cara untuk mencapai Universal Health Coverage. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi  Pelayanan Administrasi Pasien Rawat Inap Program JKN di Puskesmas Kota Ende. Jenis data terdiri dari data primer yang diperoleh melalui wawancara dan observasi langsung di lapangan, sedangkan data sekunder bersumber dari data Puskesmas Kota Ende, dokumen-dokumen, peraturan-peraturan yang berkaitan dengan masalah yang akan diteliti. Peneliti menggunakan Prinsip pelayanan publik menurut MENPAN No.63/ KEP/M.Pan/ 7/ 2003 yang dijadikan peneliti sebagai indikator keberhasilan  yang digunakan oleh peneliti dalam mengevaluasi kebijakan program JKN dalam memberikan pelayanan admnistrasi kepada pasien rawat inap.. Kata Kunci: Pelayanan Administrasi, Pasien JKN, Puskesmas Kota Ende
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENANGANAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (Studi Pada Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan Dan Anak Kota Batu) Lailatul Maghfiroh; Suyeno Suyeno; Langgeng Rachmatullah Putra
Respon Publik Vol 16, No 8 (2022): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.453 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui permasalahan bagaimana implementasi kebijakan penanganan kekerasan dalam rumah tangga di Kota Batu. Serta faktor pendukung dan penghambat yang mempengaruhi implementasi kebijakan penanganan kekerasan dalam rumah tangga. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Jenis dan sumber data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari wawancara, sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumen-dokumen terkait dengan fokus penelitian. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah dengan melakukan pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi kebijakan penanganan kekerasan dalam rumah tangga pada P2TP2A di Kota Batu sudah berjalan dengan baik namun belum maksimal. Semua laporan yang masuk sudah ditangani dengan tuntas dan sudah sesuai dengan peraturan tidak ada biaya dalam pelayanan penanganannya. Namun ada beberapa hal yang kurang maksimal seperti petugas yang tidak setiap hari berada dikantor, dan sosialisasi yang melibatkan masyarakat secara langsung masih kurang. Yang menjadi faktor pendukung kebijakan ini adalah SDM yang berkualitas dan Kerjasama antar stakeholder. Faktor Penghambatnya tidak ada anggaran, sarana dan prasarana kurang memadai, sosialisasi kurang maksimal. Saran dari peneliti yaitu perlu adanya peningkatan sarana dan prasarana, serta optimalisasi sosialisasi, dan memaksimalkan aktifitasnya dengan menjadikan Unit Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak agar memiliki anggaran untuk memaksimalkan pelayanan dan Penanganan.  Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, Penanganan, KDRT.