Claim Missing Document
Check
Articles

EFEKTIVITAS KINERJA PENDAMPING LOKAL DESA DALAM PEMBANGUNAN DESA (Studi di Desa Kedok Kecamatan Turen Kabupaten Malang) Sassi Maimunah; Afifuddin Afifuddin; Suyeno Suyeno
Respon Publik Vol 15, No 3 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.381 KB)

Abstract

Pendamping Desa adalah sebuah jabatan dibawah Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Indonesia yang pembentukannya berdasarkan Undang-undang Desa yang bertugas untuk meningkatkan keberdayaan masyarakat di sebuah desa. Pendampingan ini bertujuan untuk mendampingi desa dalam perencanaan, pelaksanaan, pemantauan terhadap pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat desa juga melaksanakan pengelolaan pelayanan dasar, pengembangan usaha ekonomi desa, peningkatan kapasitas bagi pemerintah desa. Hal yang terjadi di Desa Kedok Kecamatan Turen Kabupaten Malang yaitu minimnya sumber daya manusia aparatur dan tingkat pendidikan masyarakat yang rendah, juga kinerja pendamping yang belum maksimal dalam mendampingi kegiatan pembangunan desa. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat efektivitas kinerja pendamping, serta faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi kinerja pendamping lokal desa di Desa Kedok Kecamatan Turen Kabupaten Malang. Dengan hasil penelitian tersebut terjawab bahwa tujuan pendampingan desa sesuai dengan Permendes Nomor 3 tahun 2015, pendamping juga menyesuaikan dengan atuaran yang dibuat desa melalui  Musdes RKPDes dan RPJMDes yang melibatkan masyarakat yang bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat desa, serta masih kurang memadainya sarana dan prasarana desa sehingga kurang menunjang kinerja pendamping desa. Dalam pengawasan program di desa dilakukan oleh pemerintah setempat maupun pendamping lokal desa kedok, pendamping kecamatan bersama PDTI (Pendamping Desa Teknik Infrastruktur). Kata Kunci : Efektifitas, Kinerja, Pendamping Desa, Pembangunan
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA MELALUI PROGRAM KAWASAN RUMAH PANGAN LESTARI DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT Nanik Mulyani Hidayah; Nurul Umi Ati; Suyeno Suyeno
Respon Publik Vol 15, No 9 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.501 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh masyarakat di Desa Kebontunggul yang di dominasi oleh masyarakat yang bermatapencaharian sebagai petani yang membawa desa Kebontunggul pada pemberdayaan Kawasan Rumah Pangan Lestari. Meskipun demikian kemiskinan di desa Kebontunggul disebabkan oleh beberapa aspek diantaranya adalah penghasilan rendah yang belum mencukupi kebutuhan dasar, produk unggulan belum terlembaga secara representatif, kemudian petani masih membutuhkan bimbingan dan fasilitas pola tanam dan infrastruktur yang baik, serta Usaha Mikro masih terkendala modal, kurangnya informasi pemasaran dan kurang keahlian dalam bidangnya. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui bagaimana peran aktor dalam pemberdayaan masyarakat desa melalui program Kawasan Rumah Pangan Lestari 2) Mengetahui manfaat pemberdayaan masyarakat desa melalui program Kawasan Rumah Pangan Lestari dan 3) Mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam melaksanakan pemberdayaan masyarakat desa melalui kegiatan Kawasan Rumah Pangan Lestari. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, penelitian yang bermaksud untuk memahamai fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian dengan orang-orang tersebut dalam pembahasan dan peristilahannya. Jadi data-data yang diperoleh adalah kata-kata (bukan angka-angka) yang berasal dari observasi, wawancara, catatan laporan, dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa peran aktor dalam melaksanakan pemberdayaan masyarakat melalui program KRPL ini sudah di laksanakan sesuai dengan perannya, yaitu BPTP JATIM sebagai dinamisator, Pemerintah desa Kebontnggul sebagai fasilitator, masyarakat desa Kebontunggul sebagai pelaku utama pemberdayaan,manfaat yang didapatkan dari pemberdayaan masyarakat melalui program KRPL bisa dilihat dari segi organisasional, sosial, dan ekonomi, untuk faktor pendukung meliputi Sumber Daya Alamnya yang sesuai dengan kegiatan KRPL, sarana dan prasarana, dan desa Kebontunggul sering mendapatkan kunjungan, serta faktor penghambat terletak pada motivasi masyarakat menurun, pemasaran produk yang dihasilkan. Kata kunci : Pemberdayaan Masyarakat, Program KRPL, Aktor, Kendala
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM KELOMPOK USAHA BERSAMA (KUBE) DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT (Studi KUBE Cempaka, Sukabumi Kecamatan Mayangan Kota Probolingggo) Reka Dwi Mashitoh; Nurul Umi Ati; Suyeno Suyeno
Respon Publik Vol 16, No 1 (2022): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.496 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan hasil penelitian yang menggambarkan program Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Cempaka: 1)  gambaran pemberdayaan masyarakat melalui program KUBE Cempaka. 2) faktor pendukung program KUBE Cempaka. 3) faktor penghambat program KUBE Cempaka. Dengan program ini dapat meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan keluarga serta memotivasi mereka membentuk kelompok usaha bersama guna membangun dirinya menjadi lebih mandiri dan maju. Latar belakang penulis membuat penelitian ini didasarkan pada hasil pengamatan. Metode penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan susunan metode deskriptif, yang menggambarkan atau mendefinisikan suatu keadaan berdasarkan kenyataan. Penelitian yang dilakukan berupaya mendeskripsikan bentuk pelaksanaan Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program KUBE Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat. Penelitian menggunakan perpanjangan pengamatan meningkatkan ketekunan, diskusi, analisis negative, membercheck yang bertujuan untuk mengecek keabsahan data penelitian. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan tiga komponen yaitu  pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa program KUBE sudah sejalan sesuai dengan apa yang sudah diharapkan, walaupun belum sepenuhnya namun indicatornya sudah mulai terlihat yang diantaranya: 1) kesejahteraan masyarakat yang mulai membaik dengan adanya program perberdayaan masyarakat sehingga output yang dihasilkan lebih maksimal yang berdampak terhadap pendapatan masyarakat. 2) penghambat dalam pemberdayaan masyarakat yang disebabkan oleh  dana/modal yang terbatas sehingga program yang sudah ada menjadi terhambat, ditambah lagi keadaan pasar yang sepi dan persaingan yang ketat, serta terbatasnya bahan baku lokal.
PERAN DINAS PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN MALANG DALAM PROMOSI WISATA CANDI (Studi Pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang) Laely Harum Puspitasari; Afifuddin Afifuddin; Suyeno Suyeno
Respon Publik Vol 13, No 1 (2019): RESPON PUBLIK
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.543 KB)

Abstract

ABSTRAK            Pariwisata di Indonesia merupakan hal yang sangat penting dan menjadi sektor utama dalam peningkatan pendapatan nasional maupun daerah. Salah satunya adalah wisata Candi. Promosi yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang tentunya tidak terlepas dari hambatan atau kendala yang dapat mengurangi keefektifan promosi. Kendala tersebut yaitu berupa minimnya dana atau anggaran yang diperoleh dari pemerintah daerah (pemda),  kemudian sulitnya untuk menguah pola fikir masyarakat akan adanya potensi wisata yang dimiliki, kemudian kendala lain yang dihadapi adalah berupa sarana dan prasarana yang kurang mendukung Selain itu karena letak candi mayoritas di pemukiman warga dan tidak ada penginapan seperti home stay untuk para wisatawan yang melakukan penelitian yang memerlukan waktu berhari hari untuk tinggal. Hal ini tentunya akan menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan dalam promosi pariwisata.          Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan Peran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang dalam Promosi Wisata Candi. Untuk Mencapai tujuan tersebut peneliti menggunakan penelitian deskritif kualitatif  yaitu dengan cara menggambarkan keadaan yang riil atau yang sebenarnya dan tentu saja berdasarkan pada fakta yang ada dan yang terjadi pada saat ini.Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Peran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang dalam Promosi Wisata Candi yaitu Dispabud mempunyai peran utama dalam promosi, promosi yang dilakukan menggunakan Bilodeline (Brousur, Buku dan pamflet) kemudian Bofdeline (media massa:koran media elektronik:tv dan radio). Melakukan sosialisasi workshop dan pelatihan-pelatihan serta terjun langsung ke lokasi yang ingin dituju. (2) Faktor Pendukung dan Penghambat Promosi Wisata Candi yaitu: Faktor pendukung, adanya kegiatan pameran dan promosi wisata di dalam negeri dan di luar negeri Faktor penghambat: Sekmentasi, SDM yang kurang, sarana prasarana, dan masyarakat yang kurang sadar akan adanya potensi wisata.Kata Kunci : Peran, Promosi, Wisata Candi
EFEKTIVITAS PELAYANAN PUBLIK BIDANG ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DI MASA PANDEMI COVID-19 (Studi Kasus Pada Kelurahan Samaan Kecamatan Klojen Kota Malang) Lintang Rahmawati; Nurul Umi Ati; Suyeno Suyeno
Respon Publik Vol 15, No 9 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.672 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilakukan atas dasar adanya pandemik virus covid-19 yang masuk di Indonesia mulai Bulan Maret 2020 lalu. Salah satu dampak dari adanya penyebaran virus covid-19 adalah pelayanan publik pada bidang administrasi khususnya pada Kelurahan Samaan Kecamatan Klojen Kota Malang. Pandemik covid-19 mengharuskan seluruh pegawai publik tetap melaksanakan proses pelayanan kepada masyarakat secara efektif dan efisien namun juga harus memperhatikan protokol kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelayanan publik bidang administrasi kependudukan di masa pandemik covid-19 pada Kelurahan Samaan Kecamatan Klojen Kota Malang beserta faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas pelayanan tersebut. Untuk mengetahuinya digunakan jenis penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 10 indikator efektivitas pelayanan public menurut Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara No. 62 Tahun 2003 diantaranya kesederhanaan, kejelasan, kepastian waktu, akurasi, keamanan, tanggung jawab, kelengkapan sarana dan prasarana, kemudahan akses, kedisiplinan, kenyamanan lingkungan sudah dilaksanakan dengan baik oleh pegawai Kelurahan Samaan dengan tujuan untuk pelayanan masyarakat. Faktor pendukung efektivitas pelayanan public bidang administrasi kependudukan di Kelurahan Samaan yakni sumber daya yang memadai, sarana dan prasaranan yang memadai, petugas pelayanan yang ramah dan kompeten. Sedangkan faktor penghambat efektivitas pelayanan publik bidang administrasi kependudukan di Kelurahan Samaan yakni kurangnya sosialisasi pada masyarakat, kurangnya pemahaman masyarakat akan kemajuan teknologi.  Kata kunci: Efektivitas, pelayanan publik, administrasi kependudukan, pandemik covid-19
EFEKTIVITAS KINERJA PEGAWAI DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN UJI KENDARAAN BERMOTOR (Studi Pada Dinas Perhubungan Kabupaten Ende) Irma Fatrunisah; Afifuddin Afifuddin; Suyeno Suyeno
Respon Publik Vol 15, No 4 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.246 KB)

Abstract

ABSTRAKPencapaian tujuan organisasi sangat ditentukan oleh efektivitas kinerja individu dan kelompok. Organisasi dikatakan efektif apabila mampu mencapai visi organisasi, mampu melakukan pengembangan sumber daya manusia dalam organisasi tersebut, serta mampu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Pelayanan pengujian kendaraan bermotor merupakan pemeriksaan pada kondisi kendaraan yang dilakukan oleh penguji apakah kendaraan tersebut layak jalan atau tidak, termasuk kelengkapan surat-surat kendaraan bermotor yang merupakan kewenangan dari Dinas Perhubungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sumber data penelitian terdiri dari data primer dan data sekunder. Metode analisis data yang digunakan yaitu model interaktif dari Miles, Huberman dan Saldana (2014). Efektivitas kinerja pegawai dalam memenuhi komponen standar pelayanan berdasarkan Peraturan Menteri PAN-RB Nomor 15 Tahun 2014 oleh Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Ende sudah cukup baik akan tetapi masih terdapat beberapa kekurangan. Faktor pendukung:Disiplin kerja, motivasi kerja. Faktor penghambat: kelengkapan alat uji, kurangnya sumber daya manusia, kurangnya kesadaran pengusaha angkutan dalam melakukan pengujian secara berkala, dan keterbatasan dana untuk alokasi alat uji Kata Kunci: Efektivitas, Kualitas Pelayanan, Pengujian Kendaraan Bemotor
EVALUASI KEBIJAKAN RENCANA TATA RUANG WILAYAH KOTA BATU TAHUN 2010-2030 Maziyatun Nafiah; Nurul Umi Ati; Suyeno Suyeno
Respon Publik Vol 16, No 6 (2022): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.609 KB)

Abstract

Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Batu berpedoman pada Perda Kota Batu No 7 Tahun 2011 tentang RTRW Kota Batu tahun 2010-2030. RTRW Kota Batu hingga saat ini telah memasuki tahun ke 12 setelah RTRW disahkan. Namun, seiring berjalannya waktu fenomena alih fungsi lahan di Kota Batu guna pembangunan perumahan, tempat wisata, hotel ataupun pembangunan lain guna menunjang kehidupan masyarakat Kota Batu terus mengalami peningkatan yang siginifikan. Terlepas dari peningkatan tersebut, masih dijumpai pembangunan yang belum memperhatikan akan tata ruang wilayah. Hal ini diketahui dari terjadinya kerusakan lingkungan akibat adanya alih fungsi lahan untuk pembangunan serta berkurangnya RTH Publik Kota Batu. Sehingga perlu dilakukannya evaluasi kebijakan penataan ruang di Kota Batu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Berdasarkan tahapan evaluasi konteks, input, proses dan produk, penerapan kebijakan penataan ruang di Kota Batu masih terdapat ketidaksesuaikan. Namun, mengenai peningkatan RTH Publik telah dilakukan sebagaimana arahan dari kebijakan penataan ruang. (2) beberapa kendala yang dihadapi dalam penataan ruang di Kota Batu diantaranya yaitu Kepastian Hukum, Topografi Wilayah, dan Minimnya Partisipasi masyarakat.  Kata Kunci: Evaluasi, Kebijakan, RTRW Kota Batu
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN FULL DAY SCHOOL DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PROSES BELAJAR MENGAJAR SISWA (STUDI PADA SDN BANDULAN 4 MALANG) Dahlia Sukur; Afifuddin Afifuddin; Suyeno Suyeno
Respon Publik Vol 13, No 2 (2019): RESPON PUBLIK
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.416 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Bagaimana implementasi kebijakan Full Day School di SDN Bandulan 4 Malang; 2) Bagaimana efektivitas sistem Full Day School terhadap proses belajar mengajar siswa di SDN Bandulan 4 Malang; 3) Apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi kebijakan Full Day School di SDN Bandulan 4 Malang. Metode pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dimana prosedur penelitian ini menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis maupun lisan orang-orang yang dijadikan sebagai informan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian iniadalah melalui wawancara mendalam, observasi partisipan dan kajian dokumen.Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa analisa data yang ditemukan adalah implementasai kebijakan Full Day School di SDN Bandulan 4 Malang sudah cukup baik. Namun perlu terus diimplementasikan dan perlu dievaluasi agar muncul inovasi-inovasi baru yang dapat diaplikasikan agar semuanya berjalan dengan baik dan sesuai dengan yang diharapkan oleh semua pihak.Kata kunci : Implementasi Kebijakan Full Day School
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM PRODUK UNGGULAN KAWASAN PEDESAAN (PRUKADES) DALAM UPAYA PENINGKATAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT (Studi di Desa Kebobang Kecamatan Wonosari Kabupaten Malang) Anis Widayati; Nurul Umi Ati; Suyeno Suyeno
Respon Publik Vol 14, No 2 (2020): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.359 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan : (1) Pelaksanaan pemberdayaan masyarakat di Desa Kebobang dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui Program PRUKADES: (2) Faktor-faktor pendorong dan penghambat Program PRUKADES di Desa Kebobang, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan subyek penelitian BPH dan masyarakat sebagai anggota Program PRUKADES. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik yang digunakan dalam analisis data adalah reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Triangulasi yang digunakan untuk menjelaskan keabsahan data dengan menggunakan sumber. Hasil penelitian menunjukkan : (1) Pemberdayaan masyarakat desa melalui Program PRUKADES di Desa Kebobang sudah sesuai dengan tahap pemberdayaan. Dimana tahapan pelaksanaan pemberdayaan yaitu perencanaan, pendampingan, evaluasi dan tindak lanjut. Perencanaan dilakukan melalui musyawarah yang meliputi identifikasi kebutuhan, latar belakang, tujuan, pembentukan struktur kepengurusan dan rekruitmen anggota anggota. Selanjutnya pendampingan dilakukan pada proses produksi dengan mempraktekan dan memantau cara pembuatan pot oleh BPH, evaluasi dilakukan dengan menargetkan hasil produksi yang akan berpengaruh terhadap penghasilan anggota, kemudian tindak lanjut yang dilakukan BPH yaiyu menyiapkan keterampilan lain dan diharapkan masyarakat bisa membuka usaha mandiri. Menurut ketua BPH Program PRUKADES kesejahteraan masyarakat Desa Kebobang dikatakan meningkat dilihat dari yang awalnya ibu-ibu di desa setempat tidak memiliki penghasilan sekarang memiliki penghasilan yang cukup membantu untuk kebutuhan sehari-hari mereka. (2) Faktor pendorong yaitu antusias masyarakat, bahan baku yang mudah didapatkan dan dukungan dari pemerintah Desa Kebobang, sedangkan faktor penghambat pemberdayaan melalui Program PRUKADES yaitu kurangnya keterampilan dari masyarakat setempat dan perubahan cuaca yang tidak pasti. Kata kunci : Pemberdayaan masyarakat,Program, Kesejahteraan masyarakat.
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PADA RENTAL MOBIL S.A.D SEJAHTERA BOULEVARD KOTA MALANG Moh. Shofwan; Afifuddin Afifuddin; Suyeno Suyeno
Respon Publik Vol 16, No 5 (2022): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.655 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan, harga, sistem penanganan keluhan sewa mobil terhadap keputusan menggunakan jasa sewa mobil di S.A.D Sejahtera Boulevard. Penelitian ini dilakukan di S.A.D Sejahtera Boulevard yang terletak di Perumahan Joyogran Depak III Diatas No. 48 Kota Malang. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian adalah kualitas produk dan sistem penanganan keluhan berpengaruh positif, sedangkan harga berpengaruh negatif terhadap keputusan penggunaan sewa mobil pada S.A.D. Sejahtera Boulevard. Secara bersamaan atau bersamaan kualitas produk, harga dan sistem penanganan sewa mobil di S.A.D Sejahtera Boulevard. Beberapa faktor penyebab kualitas baik dipengaruhi oleh kualitas produk, harga dan sistem penanganan keluhan sebesar 72,5% sedangkan sisanya sebesar 27,5% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak digunakan dalam penelitian. Kata Kunci : Kualitas Pelayanan, Kepuasan Pelanggan, Rental Mobil