Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Ketertarikan Arthropoda Pada Blok Refugia (Cosmos caudatus, Helianthus annuus L., Zinnnia acceraso) Di Lahan Mangga Alpukat Di Desa Oro-Oro Ombo Kulon, Rembang, Pasuruan Musarofa, Musarofa; Windriyanti, Wiwin; Rahmadhini, Noni
Agrium Vol 20 No 1 (2023)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v20i1.10621

Abstract

Mangga merupakan tanaman potensial untuk dikembangkan karena disukai oleh hampir semua lapisan masyarakat dan memiliki pasar yang luas. Permasalahan utama dalam pengembangan mangga adalah adanya serangan organisme pengganggu tanaman (OPT). Konsep pengendalian hama dengan menanam refugia pada sekeliling lahan tanaman berkemampuan memikat banyak musuh alami karena berfungsi sebagai sumber pakan maupun tempat perhentian. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang kertetarikan arthropoda pada blok refugia di Desa Oro-oro Ombo Kulon. Pola penanaman  refugia (C. caudatus, H. annuus L., Z. acceraso) yaitu dengan pola kombinasi tanam pinggir petak lahan (hedge rows) dan pola tanam sistem bank serangga (insectary bank). Pengamatan dilakukan dengan metode scan sampling yaitu dengan mengamati serangga yang hinggap pada refugia dengan menghitung jumlah spesies dan individu serangga pengunjung. Pengumpulan dan pengamatan serangga pada tanaman refugia di area tanaman mangga alpukat dilakukan dengan cara pengamatan secara langsung, menggunakan jaring ayun (sweep net), menggunakan yellow sticky traps, dan menggunakan pitfall trap. Data dianalisis secara kuantitatif dengan menghitung indeks keanekaragaman (H) dan indeks kelimpahan relatif (IKR%). Pada penelitian ini ditemukan sebanyak 16963 individu, yang terdiri dari 104 spesies, 56 famili, dan 12 ordo serangga sebagai hama, predator, penyerbuk, parasit, dan pengurai.
Pengaruh Pestisida Nabati Daun Kemangi Untuk Pengendalian Hama Spodoptera frugiperda (LEPIDOPTERA : NOCTUIDAE) Pada Tanaman Jagung Karuniadin Mukti, Ahmad Novarda; Rahmadhini, Noni; Triwahyu, Endang
Biofarm : Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 20 No. 1 (2024): BIOFARM JURNAL ILMIAH PERTANIAN
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/biofarm.v20i1.3840

Abstract

Abstrak Jagung termasuk bahan pangan kedua setelah beras. Penggunaan jagung sebagai bahan pangan dan pakan terus mengalami peningkatan sementara ketersediaannya terbatas.. Tanamanjagung termasuk salah satu makanan pokok di Indonesia dan juga digunakan sebagai bahan pakan ternak maupun bahan utama industri. Tingkat produktivitas tanaman jagung dapat dipengaruhi beberapa faktor, seperti serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) terutama ulat grayak (Spodoptera frugiperda). S. frugiperda dapat menyerang tanaman jagung berkisar 5-50% dan dapat menimbulkan kematian pada tanaman jagung. Pengendalian S. frugiperda dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti secara mekanis, hayati, dan kimiawi. Pengendalian menggunakan pestisida nabati daun kemangi yang berfungsi sebagai pestisida ramah lingkungan dan bebas bahan kimia sehingga tidak merusak lingkungan sekitar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektivitas pestisida nabati daun kemangi dalam mengendalikan S. frugiperda. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan setiap perlakuan diulang sebanyak 4 kali sehingga mendapatkan 24 satuan percobaan. Terdapat 6 perlakuan, yaitu Kontrol (A1), penyemprotan ekstrak daun kemangi dengan konsentrasi 25% (A2), konsentrasi 35% (A3), konsentrasi 45% (A4), konsentrasi 55% (A5), dan konsentrasi 65% (A6). Data yang didapatkan akan diuji dengan menggunakan Uji BNT 5%. Hasil yang didapat menunjukan bahwa pestisida nabati daun kemangi mampu mengendalikan populasi S. frugiperda dengan mortalitas tertinggi sebesar 77,5 % dengan LC50 konsentrasi larutan 65%. Kata kunci : Pestisida nabati daun kemangi. S. frugiperda, Jagung
EVALUATING THE LONG-TERM STORAGE TIME VIABILITY AND SIZE DYNAMICS OF BACILLUS SP. BIOENCAPSULATION IN SODIUM ALGINATE MATRIX Saputra, Mochammad Mirza; Wuryandari, Yenny; Rahmadhini, Noni; Lestari, Safira Rizka
Jurnal Bioteknologi & Biosains Indonesia (JBBI) Vol. 10 No. 2 (2023)
Publisher : BRIN - Badan Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/jbbi.2023.2549

Abstract

The use of biological agents such as Bacillus sp. bacteria has begun to be widely used by farmers as a new form of control. Bacillus sp. needs to require special methods in its application because it has certain living conditions, and Bacillus sp. is vulnerable to environmental pressures. Bioencapsulated formulation in the form of granules is considered effective as a form of bacterial application in soil because it is able to protect Bacillus sp. and maintain survival. This study aims to determine the best concentration of sodium alginate in maintaining the viability of Bacillus sp. at the in vitro stage and to see changes in the size of the beads. The beads were made using extrusion method by combining Bacillus sp. suspension and sodium alginate suspension at 1%, 1.5%, and 2% concentration. The concentration of sodium alginate was not a major factor in changes in bead size and viability test results experienced significant changes in each observation. 1.5% and 2% concentrations can reach the highest viability value of 3x106 CFU/mL and decreased during 1 month of observation. Changes in bead size and viability were caused by the alginase enzyme produced by Bacillus sp.