Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengaruh Kualitas Produk Dan Harga Terhadap Keputusan Pembelian Produk Elektronik Di Tokopedia (Studi Kasus Pengguna Tokopedia Di Cimahi Utara) Ayi Muhiban; Firman Nugraha Prasetia
Jurnal Ekonomi Bisnis dan Manajemen Vol. 4 No. 1 (2026): EKOBIMA: Jurnal Ekonomi Bisnis dan Manajemen - Juni 2026
Publisher : POLITEKNIK LP3I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38204/ekobima.v4i1.2774

Abstract

This study aims to determine how Product Quality and Price influence the decision to purchase electronic products on Tokopedia (Case Study of Tokopedia Users in North Cimahi). This study uses a quantitative research method through a descriptive and associative approach by distributing questionnaires using Google Forms as a data collection method to 97 respondents. The research unit is Tokopedia users in North Cimahi. The sampling technique is Random Sampling Snowball Sampling technique. Sampling uses the Cochran formula. Based on the results of this study, it shows that Product Quality has an influence on the Decision to Purchase electronic products on Tokopedia users in North Cimahi by 17.9%. In addition, Price also has an influence on the Decision to Purchase electronic products on Tokopedia users in North Cimahi by 20.6%. And simultaneously Product Quality and Price have an influence on the Decision to Purchase electronic products on Tokopedia users in North Cimahi by 38.5%.
Membangun Kepercayaan Pasar melalui Pendampingan Sertifikasi Halal Bagi UMKM Eman Sulaeman Nasim; Helmi Qodrat Ichtiat; Yudiyanto Joko Purnomo; Ayi Muhiban; Dahlan Ramdhani; Herlina Herlina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): July- JPM
Publisher : PDPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58818/jpm.v4i2.213

Abstract

Sertifikasi halal merupakan salah satu instrumen strategis dalam meningkatkan daya saing, kepercayaan konsumen, dan akses pasar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Namun, masih banyak UMKM yang belum memiliki sertifikat halal akibat keterbatasan pengetahuan mengenai regulasi, prosedur pengajuan, serta kelengkapan dokumen yang dipersyaratkan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan pelaku UMKM dalam memperoleh sertifikasi halal sebagai upaya membangun kepercayaan pasar. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi mengenai pentingnya sertifikasi halal, pelatihan pengisian dokumen, pendampingan proses pendaftaran melalui sistem SIHALAL, serta konsultasi dan evaluasi terhadap kesiapan masing-masing UMKM. Peserta kegiatan merupakan pelaku UMKM yang bergerak di sektor pangan dan minuman di Desa Cikelet Garut. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep jaminan produk halal, persyaratan sertifikasi, serta manfaat sertifikasi dalam memperluas pangsa pasar. Selain itu, sebagian besar peserta berhasil melengkapi dokumen administrasi dan memulai proses pengajuan sertifikasi halal. Pendampingan yang dilakukan juga meningkatkan kesiapan UMKM dalam memenuhi standar produksi yang sesuai dengan ketentuan halal. Dengan demikian, program ini memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kapasitas UMKM, memperkuat kepercayaan konsumen, serta mendorong peningkatan daya saing produk lokal di pasar yang semakin kompetitif. Keberlanjutan pendampingan dan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan diperlukan agar semakin banyak UMKM yang mampu memperoleh sertifikasi halal secara berkelanjutan.
Implementation of Healthy Lifestyle and Balanced Diet in Pampang Village Community for Central Obesity Prevention Evy Nurachma; Nining Latianingsih; Upus Piatun Khodijah; Ayi Muhiban; Lisa Astria Milasari
Unram Journal of Community Service Vol. 7 No. 1 (2026): March
Publisher : Pascasarjana Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ujcs.v7i1.1467

Abstract

Central obesity is a primary risk factor for various non-communicable diseases (NCDs), such as type 2 diabetes mellitus and hypertension, with its prevalence steadily increasing due to sedentary lifestyles and imbalanced diets. The community in Pampang Village, Samarinda, faces challenges of nutritional transition characterized by high consumption of processed foods and low physical activity. This Community Service (PKM) activity aims to enhance nutritional literacy and community awareness of the prevention of central obesity by implementing the Isi Piringku (My Plate) balanced diet guidelines. The implementation method involved three stages: awareness through anthropometric health screening (BMI and waist circumference), capacity building through interactive counseling and local food demonstrations, and empowerment through active lifestyle mentoring. The activity involved 45 participants, predominantly from the productive age group and the elderly. Screening results revealed that 60% of participants (27 individuals) suffered from central obesity. The educational intervention significantly improved participants' knowledge, with the average score increasing from 55 (pre-test) to 88 (post-test). The study concludes that community-based health interventions utilizing personal screening and visual education are effective in enhancing community understanding of early detection and dietary changes to reduce the risk of central obesity at the village level.
The Effect of Halal Certification on SME Competitiveness Through Consumer Trust Faisal Amri; Ayi Muhiban; Sumarsid; Siluh Putu Sri Dia Utari
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol. 18 No. 1 (2026): Al-Amwal: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70095/alamwal.v18i1.23873

Abstract

Introduction: In the contemporary dynamics of the Islamic market, halal certification has transcended its theological roots to become a strategic instrument determining the economic viability of MSMEs, thus this study aims to dissect the influence of halal certification on business competitiveness by positioning consumer trust as a mediating mechanism. Methods: Utilizing a causal-explanatory quantitative approach, primary data were gathered from 150 respondents in the Banten region through purposive sampling and subsequently analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Results: The empirical analysis demonstrates that halal certification significantly contributes to fostering consumer trust while simultaneously accelerating MSME competitiveness, where the most critical finding confirms the role of consumer trust as a mediator that bridges the gap between legal compliance and market performance. Conclusion and suggestion: This underlines that while halal certification serves as a quality signal to reduce information asymmetry, its effectiveness in driving competitive advantage is heavily contingent upon how well that signal is internalized as a trust asset by the consumer. Consequently, the study suggests that the synergy between regulatory compliance and reputation management is a fundamental strategy for MSMEs to achieve sustainable business scalability within the halal economic ecosystem.
Workshop Pengembangan Profesional Berkelanjutan (32 JP) bagi Guru dan Dosen di Era Transformasi Digital: Studi Kasus di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat Edah Jubaedah; Octaviani Ratna Sari Santoso; Arus Reka Prasetia; Ayi Muhiban; Sumarsid
Jurnal Cendekia Mengabdi Berinovasi dan Berkarya Vol 4 No 3 (2026): Juni - September (IN PROGRESS)
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jenaka.v4i3.1854

Abstract

Pengembangan keprofesian berkelanjutan merupakan bagian penting dalam peningkatan kompetensi guru dan dosen, terutama dalam menghadapi transformasi digital pendidikan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kompetensi pendidik melalui Workshop Pengembangan Profesional Berkelanjutan (32 Jam Pelajaran/JP). Kegiatan dilaksanakan pada 3–6 September 2026 di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, melalui pendekatan partisipatif dan kolaboratif yang meliputi persiapan, sosialisasi, pelaksanaan pelatihan, praktik, dan evaluasi. Peserta berjumlah 48 orang, terdiri atas 18 guru SD, 14 guru SMP, 10 guru SMA/SMK, dan 6 dosen perguruan tinggi mitra. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test serta angket kepuasan peserta. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti kegiatan, sedangkan penilaian kepuasan menunjukkan skor rata-rata 4,5–4,8 pada lima aspek yang dievaluasi. Skor tertinggi terdapat pada kualitas interaksi dan sesi tanya jawab (4,8), sedangkan skor terendah pada kebermanfaatan praktik pemanfaatan teknologi digital (4,5). Hasil tersebut menunjukkan bahwa workshop 32 JP dapat menjadi bentuk kegiatan pengembangan profesional yang memberikan peningkatan pemahaman dan pengalaman praktik teknologi pembelajaran bagi guru dan dosen serta mendukung pelaksanaan pengembangan keprofesian berkelanjutan.
Pengaruh Pelatihan Dan Kompetensi Terhadap Kinerja Pegawai Di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Barat Dini Nurmeliani; Ayi Muhiban
Indonesian Journal of Economics Management and Accounting Vol. 3 No. 9 (2026): IJEMA - September 2026
Publisher : PT. INOVASI TEKNOLOGI KOMPUTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pelaksanaan pelatihan, kompetensi pegawai, dan kinerja kerja, serta dampak pelatihan dan kompetensi—baik secara parsial maupun simultan—terhadap kinerja kerja pegawai di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif dan asosiatif. Populasi penelitian terdiri dari 96 pegawai negeri sipil di BPSDM Provinsi Jawa Barat; metode pengambilan sampel jenuh digunakan sehingga seluruh populasi disertakan dalam sampel. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan regresi linear berganda dengan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan pegawai, kompetensi, dan kinerja kerja berada dalam kategori "cukup". Pelatihan (t = 6,630; sig. 0,000) dan kompetensi (t = 2,159; sig. 0,033) memiliki dampak positif dan signifikan terhadap kinerja kerja pegawai, masing-masing memberikan kontribusi sebesar 41,94% dan 10,96% terhadap total dampak. Pelatihan dan kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, dengan koefisien determinasi sebesar 52,9%, sedangkan 47,1% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak tercakup dalam penelitian ini.