Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Tentang Hipertensi Dengan Edukasi Ebook EDH Score di Wilayah Kerja Puskesmas Teluk Melano Kabupaten Kayong Utara: Pengabdian Nurpratiwi; Uti Rusdian Hidayat; Ali Akbar; Debby Hatmalyakin; Fauzan Alfikrie; Defa Arisandi; Mimi Amaludin; Nur Annisa; Ihsan Angga Anjarwadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.4133

Abstract

Hipertensi sebagai salah satu permasalahan di dunia. Hipertensi tidak dapat disembuhkan melainkan dicegah sedini mungkin. Salah satu pencegahan hipertensi secara dini berupa penilaian awal menggunakan sistem skoring dalam memprediksi hipertensi berupa Early Detection of Hypertension Score. Sistem ini kemudian dikembangkan untuk masyarakat dalam bentuk ebook. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan pengetahuan masyarakat tentang hipertensi setelah diberikan edukasi dengan Ebook EDH Score. Kegiatan ini mengukur pengetahuan tentang hipertensi sebelum dan sesudah diberikan intervensi dalam bentuk Ebook EDH Score. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat didapatkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang penyakit hipertensi setelah diberikan edukasi. Peningkatan pengetahuan tentang hipertensi menjadi salah satu langkah menjadikan langkah menciptakan desa sehat
Optimalisasi Penerapan Sistem Informasi dan Administrasi Pembelajaran Penolong Pertama (Siapp) pada Program Edukasi BHD di SMKN 1 Sukadana Kayong Utara : Pengabdian Hidayat, Uti Rusdian; Hatmalyakin, Debby; Alfikrie, Fauzan; Arisandi, Defa; Akbar, Ali; Nurpratiwi, Nurpratiwi; Amaludin, Mimi; Anjarwadi, Ihsan Angga; Annisa, Nur; Iswara, Ruhil
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5448

Abstract

Dalam proses pengembangan kawasan pariwisata yang aman dan sehat, pihak pengembang tidak hanya mempersiapkan fasilitas yang mendukung namun sumberdaya manusianya harus didukung dengan pengetahuan pengelolaan objek wisata khususnya ketika menemukan kasus kegawatdaruratan di wilayah wisata atau sekitarnya. Masyarakat sekitar dituntut harus memiliki kemampuan dalam melakukan pertolongan pertama pada kasus kegawatdaruratan. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat telah dilaksanakan dengan berupa pembelajaran dengan penerapan sistem informasi dan administrasi pembelajaran penolong pertama (SIAPP) pada program edukasi bantuan hidup (BHD) dasar di SMKN 1 Sukadana Kayong Utara. Hasil pelaksanaan kegiatan didapatkan data terjadi peningkatan pengetahuan setelah melakukan pembelajaran dengan sistem informasi dan administrasi pembelajaran penolong pertama (SIAPP) pada program Edukasi BHD. Peningkatan pengetahuan ini diharapkan dapat membuat masyarakat lebih siap untuk menyambut dinamika desa wisata yang ramai pengunjung dengan segala resiko kegawatdaruratan yang mungkin bisa terjadi.
Edukasi SUPER (Semangat untuk Perawatan) Gagal Ginjal Kronis dan Populasi Berisiko di Puskesmas Teluk Melano : Pengabdian Akbar, Ali; Amaludin, Mimi; Nurpratiwi, Nurpratiwi; Arisandi, Defa; Hidayat, Uti Rusdian; Hatmalyakin, Debby; Alfikrie, Fauzan; Safitri, Dewin
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5593

Abstract

Meningkatnya jumlah penderita Penyakit Tidak Menular (PTM) menjadi isu permasalahan kesehatan nasional salah satunya penyakit Gagal Ginjal Kronis (GGK). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan lansia mengenai Edukasi SUPER (Semangat untuk Perawatan) Gagal Ginjal Kronis (GGK) dan populasi berisiko di Puskesmas Teluk Melano, Kabupaten Kayong Utara. Metode yang digunakan meliputi tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap persiapan dilakukan melalui analisis masalah kesehatan bersama pihak puskesmas. Tahap pelaksanaan berupa pemberian edukasi menggunakan media video berbasis mnemonic SUPER yang mencakup Skrining, Uremia, Pengelolaan asupan protein, Elektrolit seimbang, dan Renal terapi. Evaluasi dilakukan secara pre-test dan post-test menggunakan kuesioner pilihan ganda untuk menilai tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi. Kegiatan diikuti oleh 30 lansia, dengan mayoritas peserta perempuan (80%). Hasil menunjukkan bahwa sebelum edukasi sebagian besar peserta memiliki pengetahuan kategori kurang (50,0%), sedangkan setelah edukasi mayoritas meningkat menjadi kategori baik (83,3%). Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis video dan strategi mnemonic SUPER efektif dalam meningkatkan pengetahuan lansia tentang perawatan GGK serta berpotensi mendukung upaya pencegahan dan pengelolaan penyakit secara lebih optimal.
Pendekatan Edukatif dalam Pencegahan Penyakit Gagal Ginjal pada Anak di Puskesmas Teluk Melano: Pengabdian Amaludin, Mimi; Arisandi, Defa; Hatmalyakin, Debby; Akbar, Ali; Nurpratiwi, Nurpratiwi; Hidayat, Uti Rusdian; Alfikrie, Fauzan; Nurannisa
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5628

Abstract

Kasus gagal ginjal pada anak menjadi perhatian serius karena berdampak pada peningkatan morbiditas, mortalitas, serta kualitas hidup anak dan keluarganya. Kurangnya edukasi kesehatan di masyarakat, khususnya terkait pencegahan dan deteksi dini gangguan ginjal pada anak, menjadi salah satu faktor yang berpotensi memperburuk kondisi tersebut. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan orang tua, terutama ibu hamil dan ibu yang memiliki balita, mengenai pencegahan gagal ginjal pada anak melalui pendekatan edukatif. Metode yang digunakan meliputi tahap persiapan melalui koordinasi dan analisis kebutuhan, tahap pelaksanaan berupa ceramah interaktif disertai diskusi dan tanya jawab, serta tahap evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, dimana sebelum edukasi mayoritas peserta berada pada kategori kurang (60,0%) dan setelah edukasi mayoritas meningkat menjadi kategori baik (83,3%). Pendekatan edukatif terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman orang tua mengenai pencegahan gagal ginjal pada anak dan direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya promotif dan preventif di tingkat pelayanan kesehatan primer.
Program Pembelajaran E-Modul Interaktif dan Pengetahuan Imunisasi Covid-19 pada Lansia di Wilayah Pesisir Alfikrie, Fauzan; Hidayat, Uti Rusdian; Akbar, Ali; Arisandi, Defa; Nurpratiwi, Nurpratiwi; Hatmalyakin, Debby; Amaludin, Mimi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 2 (2026): Volume 9 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i2.24545

Abstract

ABSTRAK COVID-19 merupakan salah satu penyakit menular yang dapat menyebabkan gangguan berat pada sistem pernapasan terutama pada kelompok risiko tinggi. Lansia merupakan salah satu kelompok risiko tinggi tertular, karena penurunan dari fungsi system tubuh, sehingga lansia memerlukan upaya khusus untuk mencegah mereka dari infeksi berat penyakit ini. Salah satu upaya tersebut adalah lansia perlu mendapat imunisasi COVID-19 yang lengkap. Namun, sebagian besar lansia tidak melakukan imunisasi atau status imunisasinya tidak lengkap. Beberapa alasan seperti takut vaksin, vaksin menyebabkan sakit parah, merasa tidak perlu melakukan vaksinasi dan tidak mau vaksin karena takut sakit.  Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat pesisir tentang Imunisasi COVID-19. Metode pendekatan yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA), yaitu metode partisipatif yang melibatkan masyarakat secara aktif dalam seluruh tahapan kegiatan. Sasaran program adalah lansia, lansia menerima pembelajaran menggunakan metode ceramah diskusi dan tanya jawab dengan media e-modul serta dibantu oleh fasilitator. Sebelum pelaksanaan kegiatan dimulai, peserta dinilai tingkat pengetahuan tentang imunisasi COVID-19. Proses diskusi berlansung 30-45 menit. Statistik yang digunakan untuk menggambarkan perubahan tingkat pengetahuan lansia setelah mengikuti pembelajaran adalah statistik deskriptif. Setelah pembelajaran diberikan menunjukkan bahwa sebagian besar pengetahuan lansia meningkat dan memiliki tingkat pengetahuan cukup 66,7% tentang tentang imunisasi COVID-19. Pembelajaran interktif dengan media e-modul dapat meningkatkan pengetahuan lansia tentang COVID-19. Kata Kunci: E-Modul, Pengetahuan, Imunisasi, COVID-19, Lansia.  ABSTRACT COVID-19 is an infectious disease that can cause severe respiratory problems, especially in high-risk groups. The elderly are at high risk of contracting the disease due to decreased immune system function. Therefore, special efforts are needed to prevent severe infection. One such effort is for the elderly to receive complete COVID-19 immunizations. However, most elderly individuals are not immunized or have incomplete immunizations. Some of the reasons cited include fear of vaccines, the vaccine causing serious illness, feeling unnecessary vaccinations, and not wanting to get vaccinated due to fear of illness. This community service program aims to increase the knowledge of coastal communities about COVID-19 immunization. The approach used is Participatory Rural Appraisal (PRA), a participatory method that actively involves the community in all stages of the activity. The program targets the elderly. The elderly receive learning using lectures, discussions, and question-and-answer methods using e-modules, assisted by facilitators. Before the activity began, participants were assessed on their knowledge of COVID-19 immunization. The discussion lasted 30-45 minutes. The statistics used to describe changes in the level of knowledge of the elderly after participating in the learning were descriptive statistics. After the learning session, the majority of elderly people's knowledge increased, with 66.7% having sufficient knowledge about COVID-19 immunization. Interactive learning using e-modules can improve the elderly's knowledge about COVID-19. Keywords: E-Module, Knowledge, Immunization, COVID-19, Elderly.
Pengembangan Learning Management System First Aid Berbasis Mnemonic SAMBAS untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Pertolongan Pertama Hatmalyakin, Debby; Hidayat, Uti Rusdian; Nurpratiwi, Nurpratiwi
Khatulistiwa Nursing Journal Vol. 8 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : STIKes YARSI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53399/knj.v8i1.406

Abstract

Latar Belakang: Kasus kecelakaan lalu lintas menjadi salah satu permasalahan di dunia dengan angka kematian yang tinggi. Tingginya angka kematian korban kecelakaan lalu lintas berkaitan dengan lambatnya dan rendahnya kualitas pertolongan pertama yang dilakukan oleh penolong pertama. Oleh karena itu diperlukan peningkatan pengetahuan dan keterampilan penolong pertama dalam melakukan penanganan awal. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan learning management system First Aid dengan pendekatan mnemonic SAMBAS yang dapat digunakan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam melakukan pertolongan pertama pada kecelakaan. Metode: merupakan penelitian quasy experiment dengan pendekatan pretest-posttest without control group dengan kuota sampling. Hasil: Hasil uji statistik dengan uji wilcoxon test didapatkan nilai p = 0,000 (p < 0,05) pada pengetahuan maupun keterampilan dalam melakukan pertolongan pertama pada kasus kecelakaan dengan learning management system First Aid. Kesimpulan: Learning management system First Aid dapat dengan mnemonic SAMBAS dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam melakukan pertolongan pertama pada kasus kecelakaan.