Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Inspeksi sambungan las pada pipa steam generator menggunakan metode radiography teknik panoramic (studi kasus di PT. Tachi Jino) Muhammad Zaky; Syukran Syukran; Azwar Azwar
Jurnal POLIMESIN Vol 15, No 2 (2017): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jpl.v15i2.374

Abstract

Inspeksi Sambungan Las Pada Pipa Steam Generator Menggunakan Metode Radiography Teknik Panoramic (Studi Kasus Di PT. Tachi Jino) dengan membuat perhitungan Exposure Time menggunakan Komputasi. Tulisan ini membahas tentang Penyinaran menggukan teknik Panoramic pada sambungan las pada pipa steam generator yang berukuran 10 inchi (Schedule Pipe-40) yang ada pada PT. Cladteck Bi Metal, Batu Ampar, Batam, Kepualauan Riau. Tujuan dari Inspeksi ini adalah, melakukan Penyinaran dengan teknik panoramic, membuat kalkulasi menggunakan Komputasi pada perhitungan Radiography. Pengoprasian ini di lakukan dengan kamera Radiography tipe Gamma Ammersham 661 Co-60 yang berkapasitas 150 Ci. Dari hasil yang sudah diperhitungkan, waktu penyinaran (Exposure Time) yang digunakan adalah perhitungan dengan menggunakan Komputasi yaitu 81 detik dengan nilai film error 0,88 % lebih sedikit dibandingkan dengan menggunakan rumus teknik (manual) yaitu 71 detik dengan nilai film error sebesar 11,4 %. Pada proses penyinaran Radiography Operator menggunakan perhitungan Komputasi, dari hasil penyinaran yang diketahui bahwa pada posisi 0-15 terdapat Porosity yang cukup signifikan sehingga perlu adanya repair atau pengelasan kembali dan dinyatakan reject oleh Interpreter. Sedangkan pada posisi 15-30 memiliki las-lasan yang cukup memenuhi syarat, sehingga dinyatakan clear oleh Interpreter dan pada posisi 30-0 terdapat Lack Of Fusion yang cukup signifikan sehingga perlu adanya repair atau pengelasan kembali dan dinyatakan reject oleh Interpreter. Pada akhirnya hasil dari film sangat berpengaruh pada waktu Exposure Time.Kata Kunci : Steam Generator, metode radiography teknik panoramic, kamera gamma ammersham   661 Co 60, exposure time, lack of Fusion
Optimization of CNC machining parameters to improve surface roughness quality of the AL6061 material using the Taguchi method Bukhari Kasim; Azwar Yunus; Ilyas Yusuf; Mawardi Mawardi; Darmein Darmein
Jurnal POLIMESIN Vol 21, No 4 (2023): August
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jpl.v21i4.4039

Abstract

Surface quality is an important variable of a milling machining process. Therefore, choosing the best machining parameters is very important to arrange so that the best surface quality can be obtained. The purpose of this research is to optimize machining parameters by using surface roughness as a performance indicator variable. This research was carried out by making 9 surface roughness test specimens through a facing process on a TU-3A CNC milling machine. Each test specimen is made with a different level of machining parameters. Machining parameters used in this research are spindle speed, feed rate, and depth of cut. Surface roughness values obtained from 9 test specimens were analyzed using the Taguchi method, signal-to- noise ratio, and ANOVA. The Taguchi approach is also used to predict the best machining parameter configurations. The results of the signal-to-noise ratio analysis show that the surface quality is affected by spindle speed, depth of cut and feed rate, respectively. The results of measurements on 9 test specimens showed the best roughness values were 0.275µm. While the results of the Taguchi analysis show that the optimal surface roughness value can be obtained at 0.267µm for machining conditions with the parameters spindle speed 1100 rpm, feed rate 85 mm/min and depth of cut 0.25 mm. Furthermore, analysis of variance (ANOVA) yielded contribution values from spindle speed, feed rate and depth of cut to the surface roughness values of 51.80%, 36.88% and 10.72%, respectively
RANCANG BANGUN MESIN PENGADUK SERBUK KAYU DENGAN RESIN POLIMER MENGGUNAKAN PENGGERAK MOTOR LISTRIK Taufik Taufik; Azwar Azwar; Bukhari Bukhari
Jurnal Mesin Sains Terapan Vol 1, No 1 (2017): JURNAL MESIN SAINS TERAPAN
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jmst.v1i1.378

Abstract

Kayu merupakan bahan yang paling banyak digunakan untuk keperluan kontruksi, seperti bangunan rumah,skruktur jembatan, perahu, kapal laut, rel kereta api, bahan baku kertas dan lain-lain. Pengolahan kayu selalumenghasilkan sisa proses pemotongan/gergajian dalam berbagai bentuk dan ukuran. Seperti serbuk kayu yangselama ini tidak dimanfaatkan dengan baik, sehingga nilai ekonomisnya hilang. Padahal potensi serbuk kayu yangdihasilkan dari pengolahan kayu sangat besar dan bisa dimanfaatkan menjadi bahan baku untuk komposit. Olehkarena itu penulis merancang mesin pengaduk serbuk kayu dengan resin polimer untuk mengetahui daya yang diperlukan, dan kapasitas yang di butuhkan sehingga diharapkan serbuk kayu sebagai bahan utama untuk membuatkomposit dengan campuran resin polimerdapat tercampur dengan merata dengan waktu yang relatif lebih cepatbila dibandingkan dengan pengadukan manual. Hasil dari perancangan dan perhitungan, didapat mesin pengadukserbuk kayu dengan resin polimerdengan menggunakan daya motor 1 Hp dengan putaran 1420 rpm direduksimenjadi 483 rpm dengan kapasitas 8 kg dalam asumsi waktu menit.Kata kunci: serbuk kayu,mesin pengaduk, rancang bangun, komposit
ANALISA KEGAGALAN POROS POMPA SENTRIFUGAL EBARA TYPE 56-GA 4002 A MELALUI EVALUASI POLA PATAHAN SERTA PENGUJIAN KEKERASAN DAN METALOGRAFI Munawir Munawir; Azwar Azwar; Turmizi Turmizi
Jurnal Mesin Sains Terapan Vol 3, No 2 (2019): JURNAL MESIN SAINS TERAPAN
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jmst.v3i2.1226

Abstract

Pompa Raw Water Transfer Pump 56-GA4002 A yang terdapat di PT Pupuk Iskandar Muda berfungsi untuk memindahkan air sungai dari basin di water intake peusangan ke PT Pupuk Iskandar Muda. Kegagalan yang terjadi pada Pompa Raw Water Transfer Pump 56-GA4002 A ini adalah patahnya poros (shaft fracture). Adapun kasus awal yang terjadi ketika rusaknya pompa Raw Water Transfer Pump 56-GA4002 A ini adalah ketika pompa sedang beroperasi, tiba-tiba aliran listrik dari PLN yang digunakan oleh PT Pupuk Iskandar Muda terjadi blackout (mati) sehingga pompa tersebut berhenti beroperasi. Hasil dari analisa kegagalan patahnya poros pompa sentrifugal Ebara type 56 GA 4002 A disebabkan faktor fatik, dikarenakan pompa tersebut telah beroperasi melebihi dari ambang batas kelelahan yakni sebanyak 15.019.200 RPM per minggu, sedangkan batas aman maksimum dari fatik poros AISI 1020 tersebut sebanyak 10.000.000 RPM. Hasil pemeriksaan visual memperlihatkan bahwa poros tersebut dikategorikan patah getas karena pada daerah patahan tampak mengkilap. Hasil pengujian komposisi kimia menunjukkan bahwa poros yang digunakan pada pompa tersebut tergolong pada material AISI 1020 jenis baja carbon rendah sehingga sering mengalami patah, sedangkan pada data sheet menggunakan material poros S35C jenis baja carbon menengah. Hasil pengujian metalografi menunjukkan bahwa struktur mikro yang dimiliki pada patahan poros AISI 1020 didominasi oleh perlit dan sedikit ferit. Bentuk perlit agak lancip jika dibandingkan dengan permukaan penjalaran retak dan ukuran perlit juga terlihat lebih besar. Perbandingan struktur mikro tanpa patahan dengan struktur mikro pada area patahan terlihat tidak sama dikarenakan pada permukaan yang patah telah mengalami strain hardening.Kata Kunci : AISI 1020,  Metalografi, Fatik, Kekerasan, Positive Material Identification.
RANCANG BANGUN MESIN PENGEPRES KALENG MINUMAN BEKAS MENGGUNAKAN MEKANISME TORAK M. RIZKI MURIJA; ADI SAPUTRA ISMY; AZWAR AZWAR
Jurnal Mesin Sains Terapan Vol 6, No 2 (2022): JURNAL MESIN SAINS TERAPAN
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jmst.v6i2.3325

Abstract

Dengan semakin pesatnya perkembangan di dunia industri dan banyaknya penemuan dibidang ilmu pengetahuan dan teknologi, maka manusia selalu berfikir untuk dapat melakukan suatu pekerjaan dengan mudah dan praktis. Oleh karena itu kebutuhan-kebutuhan alat bantu untuk mempermudah pekerjaan manusia yang semakin banyak dibutuhkan, sedangkan alat-alat itu sendiri harus mengalami penyempurnaan, hal ini merupakan untuk memperlancar proses produksi. Pada proses pembuatan mesin pengepres kaleng minuman bekas diperlukan alat yang mampu bekerja dengan baik untuk proses mesin yang sempurna, oleh karena itu maka dilakukanlah proses pembuatan mesin pengepres kaleng minuman bekas menggunakan mekanisme torak. Proses ini dilakukan untuk memperlancar proses produksi dalam pengepres kaleng minuman bekas. Dengan demikian memakai sistem mekanisme torak untuk memudahkan manusia lebih efektif dalam proses pengerjaannya dan juga hasil yang dicapai lebih maksimal..Kata kunci : Rancang Bangun, Pengepres kaleng inuman, Mekanisme torak
27 RANCANG BANGUN MESIN PENGANGKAT SAMPAH SISTEM CHAIN CONVEYOR OTOMATIS Zawil Mubarrak; Azwar Azwar; Turmizi Turmizi; Nurlaili Nurlaili; Yuniati Yuniati
Jurnal Mesin Sains Terapan Vol 5, No 1 (2021): JURNAL MESIN SAINS TERAPAN
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jmst.v5i1.2140

Abstract

Kota Lhokseumawe yang pernah diklaim menjadi kota bebas sampah ini juga terkenal karena dua kali mendapatkan penghargaan Adipura oleh Presiden RI. Dalam hal mengelola sampah pada tahun 2009 dan 2010. Akan tetapi volume sampah yang ada di selokan dan di Waduk Lhokseumawe tentu permasalahan serius yang membutuhkan perhatian khusus. Kesadaran masyarakat akan kebersihan penulis rasa masih sangat kurang. Kedisiplinan dalam membuang sampah harusnya selalu di terapkan. Dengan terwujudnya mesin pengangkat sampah sistem chain conveyor otomatis ini dapat mengurangi penumpukan sampah diselokan maupun irigasi yang bisa menghambat air mengalir. Dalam pengoperasian mesin ini dimana sensor mendeteksi jarak sampah yang terdapat pada aliran air dengan jarak 1 cm diatas permukaan air, sensor memberikan sinyal kepada micro controller untuk mengaktifkan motor penggerak bucket yang mengangkat sampah yang terdeteksi oleh sensor ultrasonic untuk dimasukan ke dalam bak sampah yang terdepat pada mesin pengangkat sampah otomatis. Motor akan hidup dalam durasi 2 menit 30 detik (00:02:30), dan motor akan hidup kembali ketika sensor mendeteksi sampah berikutnya. Beban maksimal yang dapat diangkat oleh bucket 5 kilogram.Kata kunci: Mesin Pengangkat Sampah Sistem Chain Conveyor Otomatis.
Kajian Pengaruh Variasi Temperature Pemanasan, Holding Time Dan Agregad Media Karbon Tempurung Kelapa Pada Proses Pack Carburizing Mata Cangkul Azli, Ahlul; Azwar, Azwar; Marzuki, Marzuki
Jurnal Mesin Sains Terapan Vol 9, No 1 (2025): JURNAL MESIN SAINS TERAPAN
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jmst.v9i1.6641

Abstract

Carburizing adalah proses pengerasan lapisan permukaan baja dengan cara mendifusikan karbon pada penelitian ini Mata cangkul merek Corocodille kualitas rendah dan kualitas premium dengan temperatur pemanasan850 dan 9500C, holding time  60 menit, 90 menit dan 120 menit, media pendinging : air mineral dan ukuran agregad karbon tempurung kelapa 100 mesh dan 150 mesh pada pengujian kekerasan mikro vickers. Dari hasil uji kekerasan, nilai kekerasan tertinggi diperoleh pada temperatur 8500C dengan holding time 90 menit pada ukuran karbon 100 mesh, hal ini dipengaruhi oleh difusi karbon kedalam material pada temperatur temperatur 8500C dengan holding time 90 menit tersebut. Dari hasil uji kekerasan, nilai kekerasan pada mata cangkul kualitas rendah dengan menggunakan karbon 100 mesh paling baik pada holding time 90 menit dengan temperatur 8500C sedangkan pada karbon 150 mesh paling baik pada holding time 60 menit. Dari hasil uji kekerasan, semakin besar ukuran karbon maka semakin rendah nilai kekerasan. Dari hasil uji kekerasan, waktu holding time tidak berpengaruh terhadap nilai kekerasan, dimana semakin tinggi waktu holding time maka semakin rendah nilai kekerasan yang diperoleh.  Keywords: Carburizing, mikro vickers dan holding time
Reverse Engineering in the Manufacturing of Lorry Wheels in Palm Oil Processing Mahmud; Zulfadli; Hamdani; Azwar; Sariyusda
Jurnal Inotera Vol. 10 No. 1 (2025): January-June 2025
Publisher : LPPM Politeknik Aceh Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31572/inotera.Vol10.Iss1.2025.ID438

Abstract

The reverse engineering process in development is widely used to carry out the reverse engineering process for the design of certain products, in this study the reverse engineering process on the palm oil lorry wheel is to improve the design as well as a combination of materials to increase the life of the lorry wheel product in the palm oil processing. The process of scanning the surface of the lorry wheel using camera and the reverse engineering process is carried out by measuring the precision of the lorry wheel by measuring using a precision measuring instrument, data obtained by measurement and reconstruction model. data obtained by measurement and reconstruction model using CAD software and CAE software used to analyze the CAD and CAE software are used to analyze the design results after the reverse engineering process. reverse engineering process. So, it is necessary to develop a reverse engineering system design that will be useful in terms of efficiency and service life of the lorry wheel, in the design of this lorry wheel uses CAD and CAM software to model the lorry wheels with simulation and analysis systems. The next process is to modify and remanufacture the lorry wheel model using machine tools so that the prototype of the manufacturing process can be tested. so that the prototype of the manufacturing process can be tested on the lorry to see the durability of the reverse engineering product. to see the durability of the reverse engineering product. The results of this research showed that the reverse engineering data can be interpolated for further CAE process
Analisa Sifat Mekanik, Termal Dan Akustik Material Biokomposit Papan Partikel Dari Pencampuran Ampas Sagu Dan Resin Polyester Raihan, Muhammad; Saifuddin, Saifuddin; Azwar, Azwar
Jurnal Mesin Sains Terapan Vol 8, No 1 (2024): JURNAL MESIN SAINS TERAPAN
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jmst.v8i1.5077

Abstract

Serat tumbuhan lidah mertua sebagai penguat pada komposit merupakan suatu paradigma untuk menghasilkan suatu material papan partikel yang ramah lingkungan. Pemanfaatan serat fiberglass sebagai bahan komposit merupakan langkah yang baik guna meningkatkan fungsinya yang selama ini hanya digunakan untuk pembuatan perahu, mobil, tangki air, atap, perpipaan, pelapisan (coating), dan lain-lain.. Tujuan penelitian yang digunakan untuk mengetahui komposisi serat tumbuhan lidah mertua sebagai inti terhadap sifat mekanik dan untuk mengetahui pengaruh komposit sandwich serat tumbuhan lidah mertua dan serat fiberglass sebagai skin sebagai bahan papan partikel terhadap sifat mekanik dan sifat fisis. Metode ini diawali dengan pemilihan serat tumbuhan lidah mertua dan papan partikel dicetak dengan proses hand lay-up dengan komposisi 40% serat tumbuhan lidah mertua dan 60% resin polyster 30% serat tumbuhan lidah mertua dan 70% resin polyster dan dibuat komposit sandwich dengan serat fiberglass sebagai skin spesimen uji dibuat dengan mengikuti standar ASTM C 1341-06. Dari hasil penelitian diperoleh harga kekuatan bending dan regangan  tertinggi 92,27 Mpa dan 2,18% pada komposit sandwich, untuk daya serap air tertinggi 0,0333% dan untuk pengembangan tebal tertinggi 0,0190%. Keyword: Serat Tumbuhan Lidah Mertua, Serat Fiberglass, Polyster, Komposit Sandwich, Papan Partikel