Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran Time Token Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Mata Pelajaran IPAS Bab 6 Topik B Kekayaan Budaya Indonesia Kelas IV SDN Naikoten Kupang Maria Imakulata Abuk; Suryadin Hasyda; Uslan
Mimbar PGSD Flobamorata Vol. 2 No. 2 (2024): Mimbar PGSD Flobamorata
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar-Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/mpf.v2i2.1771

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalah kurangnya pemahaman peserta didik terhadap materi IPAS di kelas IV SDN Naikoten 1 Kupang. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menerapkan model pembelajaran Time Token. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, yaitu Siklus I dan Siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Time Token dapat meningkatkan aktivitas peserta didik dalam pembelajaran IPAS. Pada Siklus I, aktivitas guru sebesar 76,75% dan aktivitas peserta didik sebesar 78,5%. Sedangkan pada Siklus II, aktivitas guru sebesar 96% dan aktivitas peserta didik sebesar 92%. Hasil belajar peserta didik pada Siklus I, 19,3% peserta didik mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM) dan 80,7% tidak mencapai KKM. Sementara pada Siklus II, 83% peserta didik mencapai KKM dan 16% tidak mencapai KKM. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penerapan model pembelajaran Time Token dapat meningkatkan aktivitas peserta didik dan hasil belajar.
Upaya Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Dan Kemampuan Memecahkan Masalah Siswa Melalui Model Problem Based Learning (Pbl) Di Kelas V SD Negeri Oeba 2 Tahun Ajaran 2023/2024 Notrianus Ilfan Seran; Julhidayat Muhsam; Uslan
Mimbar PGSD Flobamorata Vol. 2 No. 2 (2024): Mimbar PGSD Flobamorata
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar-Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/mpf.v2i2.1773

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dengan masih rendahnya kemandirian belajar peserta didik kelas V SD Negeri Oeba 2 pada mata pelajaran IPAS materi Bagaimana Kita Hidup Dan Bertumbuh. Berdasarkan pada rumusan masalah pada penelitian ini maka peneliti dapat menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Penelitian dapat menggunakan lembar observasi untuk mengukur aktivitas guru dan siswa, lembar soal tes untuk mengetahui hasil belajar siswa dalam belajar. Dari hasil penelitian siklus I dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learing hasil tes siswa memiliki perolehan nilai ketuntasan 50%. Maka peneliti dapat melanjukan penelitian ini pada siklus II dengan model pembelajaran Prblem Based Learning untuk meningkatkan Hasil belajar siswa. Dari hasil observasi siklus II yang sudah dilaksanakan pada tanggal 22 Mei 2024 di kelas V SD Negeri Oeba 2 Kupang memperoleh nilai rata-rata 66,75 % dengan kriteria sangat baik sehingga penelitian ini dengan menggunakan model problem based learning dapat meningkatka pada siklus II dan penelitian ini berakhir pada siklus II. Maka penelitian ini dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian yang dilaksanakan di SD Negeri Oeba 2 Kupang dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa yang dilihat dari tingkat ketuntasan hasil tes siswa pada siklus I memiliki perolehan nilai ketuntasan 50% dan pada silkus II memperoleh nilai 76,50% . Dengan kriteria ketuntasan yang sangat baik.
Penerapan Model Pembelajaran Contekstual Teaching And Learning (CTL) Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Pada Tema A Makna Negara Kesatuan Republik Indonesia Siswa Kelas IV SD Negeri Bertingkat Naikoten Kupang Tahun Ajaran 2023/2024 Sonya A.N.B Mnune; Uslan; Suryadin Hasyda
Mimbar PGSD Flobamorata Vol. 2 No. 2 (2024): Mimbar PGSD Flobamorata
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar-Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/mpf.v2i2.1775

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi masih rendahnya hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri Bertingkat Naikoten Kupang pada mata pelajaran PKn, dari hasil observasi prasiklus guru telah menggunakan model pembelajaran tetapi nilai siswa belum mencapai KKM 70. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dilakukan Penelitian Tindakan Kelas yanf bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa pada tema A makna negara kesatuan republik Indonesia kelas IV SD Negeri Bertingkat Naikoten Kupang melalui model pembelajaran Contekstual Teaching and Learning (CTL). Teknik penelitian tes pilihan ganda, observasi, dan dokumentasi. Pengumpulan data post-test dan pretest , lembar obsevasi, analisis data, data yang diperoleh baik data hasil observasi maupun data hasil tes, selanjutnya dolah dan dianalisis menggunakan Teknik deskriptif melalui perhitungan presentase. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata kelas yang di peroleh siswa sebelum penerapan model pembelajaran Contekstual Teaching and Learning (CTL), pada tahap pratindakan berdasarkan hasil observasi kemampuan berpikir kreatif sisea masih di bawah standar KKM 70. Pada hasil tes Siklus I rata-rata perolehan nilai siswa ialah 6,72%. Pada siklus II nilai rata-rata 8,06%. Hal ini mencapai kriteria ketuntasan yang sangat baik yang sudah mencapai indicator keberhasilan nilai rata-rata diatas KKM dari jumlah siswa 23 orang. Kesimpulan, bahwa model pembelajaran Contekstual Teaching and Learning (CTL) dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa pada tema A makna negara kesatuan republik Indonesia kelas IV SD Negeri Bertingkat Naikoten Kupang Tahun Ajaran 2023/2024.
Implementasi Model Pembelajaran Team Quis Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPAS Topik 7 Indahnya Keragaman Budaya Negeriku, Aku Dan Kebutuhanku Kelas IV SDK Kota Bone Tahun Ajaran 2023/2024 Yunita Luruk Fahik; Uslan; Suryadin Hasyda
Mimbar PGSD Flobamorata Vol. 2 No. 2 (2024): Mimbar PGSD Flobamorata
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar-Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/mpf.v2i2.1777

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Dan Sosial (IPAS) Pada topik aku dan kebutuhanku dikelas IV SDK Kota Bone tahun ajaran 2023/2024 melalui penerapan model Team Quis. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilakukan di SDK Kota Bone Kecamatan Weliman dari bulan mei 2024. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV di SDK Kota Bone Kecamatan Weliman tahun ajaran 2023/2024 yang terdiri dari 20 orang siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes hasil belajar, dan lembar observasi guru dan siswa dengan menggunakan model pembelajaran Team Quis. Serta perangkat pembelajaran berupa ATP, Modul Ajar, LKPD, dan Materi. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan hasil belajar siswa. Hasil belajar siswa setelah penerapan model pembelajaran Team Quis mengalami peningkatan. Pada pree test, ketuntasan belajar siswa 2,41 Setelah melakukan tindakan siklus I, ketuntasan belajar siswa meningkat menjadi 2,41 Kemudian padasiklus II ketuntasan belajar meningkat lagi menjadi 7,69 dengan nilai rata-rata 8,54 Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Team Quis dapat meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas IV SDK Kota Bone.
Pengembangan Bio-Booklet Melalui Pendekatan Morfologi Dan Kadar Klorofil Famili Leguminoceae Untuk Sumber Belajar Masna Wahid; Uslan Uslan; Ivo Basri K.
Jurnal Biosains dan Edukasi Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Biosains dan Edukasi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi - Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59098/biosed.v2i1.222

Abstract

Bio-Booklet dengan pendekatan morfologi dan kadar klorofil digunakan untuk sumber belajar mata kuliah morfologi dan fisiologi tumbuhan karena bentuknya yang sederhana dan bisa digunakan sebagai acuan tambahan untuk materi morfologi dan kadar klorofil bagi mahasiswa Biologi semester IV dan V. Pendekatan pengembangan dilakukan menggunakan model 3-D (Define (pendefenisian), Design (perancangn) dan Develop (pengembangan). Kajian data yang digunakan berdasarkan studi literatur, karakteristik serta angket. Analisis data yang dikembangkan melalui pendekatan data kualitatif dan juga analisis uji kelayakan Bio-booklet. Hasil penilaian kelayakan Bio-booklet dari ahli materi dan media untuk karakter morfologi memperoleh skor 81,3%, sedangkan Bio-booklet materi kadar klorofil memperoleh nilai rata-rata dari ahli materi dan media adalah 89,6% masuk dalam kategori sangat valid atau layak. Hasil karakteristik morfologi dan kadar klorofil famili leguminoceae diperoleh karakter fenotip antara kuantitatif dan kualitatif bervariasi. Total kadar klorofil famili leguminoceae pada penelitan ini jenis kacang gude 0,47, kacang hijau 0,33 dan kacang tunggak 0,32. Berdasarkan hasil dapat disimpulkan Bio-booklet dengan pendekatan morfologi serta kadar klorofil famili leguminoceae sangat layak dijadikan sumber belajar.
Validating The Problem-Based Learning Module Based on Local Wisdom Material to Improve Elementary School Students' Critical Thinking Skills in Natural and Social Science Education (IPAS) Uslan; Ummu Aiman; Minsih
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 8 (2025): August
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i8.12340

Abstract

The current research aims to validate a problem-based module based on local wisdom material to influence elementary school students' critical thinking skills. A mixed-method research design with quantitative descriptive analysis was used to explore the experts' validation, and observation was conducted to prove the influence of the module for students' critical thinking skills. The participants were two experts who were purposely selected to measure the module's appropriateness and ten students who were conveniently selected to prove the influence of the module on students critical thinking skill. The experts' validation considered several aspects, such as the accordance of the module to the syllabus, the overall appropriateness of the module, and the media acceptance of the module. Based on the module's accordance with the syllabus, the overall expert rating was 4.71, the pedagogical aspect of the module acceptance was 4.66, and the media characteristic of the module was 4.50, indicating the agreement of the experts on the appropriateness of the module. In terms of the impact of the module on students' critical thinking skills, observation was conducted measuring the students' ability in critical thinking throughout the learning process with the module. It was found most of the students were able to conceptualize a question, analyze arguments, clarify and answer questions, do observation and do evaluation based on the observation, make deductions and draw conclusions and evaluate the outcomes, and formulate inductions and evaluate them.