Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran Time Token Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Mata Pelajaran IPAS Bab 6 Topik B Kekayaan Budaya Indonesia Kelas IV SDN Naikoten Kupang Maria Imakulata Abuk; Suryadin Hasyda; Uslan
Mimbar PGSD Flobamorata Vol. 2 No. 2 (2024): Mimbar PGSD Flobamorata
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar-Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/mpf.v2i2.1771

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalah kurangnya pemahaman peserta didik terhadap materi IPAS di kelas IV SDN Naikoten 1 Kupang. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menerapkan model pembelajaran Time Token. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, yaitu Siklus I dan Siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Time Token dapat meningkatkan aktivitas peserta didik dalam pembelajaran IPAS. Pada Siklus I, aktivitas guru sebesar 76,75% dan aktivitas peserta didik sebesar 78,5%. Sedangkan pada Siklus II, aktivitas guru sebesar 96% dan aktivitas peserta didik sebesar 92%. Hasil belajar peserta didik pada Siklus I, 19,3% peserta didik mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM) dan 80,7% tidak mencapai KKM. Sementara pada Siklus II, 83% peserta didik mencapai KKM dan 16% tidak mencapai KKM. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penerapan model pembelajaran Time Token dapat meningkatkan aktivitas peserta didik dan hasil belajar.
Upaya Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Dan Kemampuan Memecahkan Masalah Siswa Melalui Model Problem Based Learning (Pbl) Di Kelas V SD Negeri Oeba 2 Tahun Ajaran 2023/2024 Notrianus Ilfan Seran; Julhidayat Muhsam; Uslan
Mimbar PGSD Flobamorata Vol. 2 No. 2 (2024): Mimbar PGSD Flobamorata
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar-Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/mpf.v2i2.1773

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dengan masih rendahnya kemandirian belajar peserta didik kelas V SD Negeri Oeba 2 pada mata pelajaran IPAS materi Bagaimana Kita Hidup Dan Bertumbuh. Berdasarkan pada rumusan masalah pada penelitian ini maka peneliti dapat menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Penelitian dapat menggunakan lembar observasi untuk mengukur aktivitas guru dan siswa, lembar soal tes untuk mengetahui hasil belajar siswa dalam belajar. Dari hasil penelitian siklus I dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learing hasil tes siswa memiliki perolehan nilai ketuntasan 50%. Maka peneliti dapat melanjukan penelitian ini pada siklus II dengan model pembelajaran Prblem Based Learning untuk meningkatkan Hasil belajar siswa. Dari hasil observasi siklus II yang sudah dilaksanakan pada tanggal 22 Mei 2024 di kelas V SD Negeri Oeba 2 Kupang memperoleh nilai rata-rata 66,75 % dengan kriteria sangat baik sehingga penelitian ini dengan menggunakan model problem based learning dapat meningkatka pada siklus II dan penelitian ini berakhir pada siklus II. Maka penelitian ini dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian yang dilaksanakan di SD Negeri Oeba 2 Kupang dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa yang dilihat dari tingkat ketuntasan hasil tes siswa pada siklus I memiliki perolehan nilai ketuntasan 50% dan pada silkus II memperoleh nilai 76,50% . Dengan kriteria ketuntasan yang sangat baik.
Penerapan Model Pembelajaran Contekstual Teaching And Learning (CTL) Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Pada Tema A Makna Negara Kesatuan Republik Indonesia Siswa Kelas IV SD Negeri Bertingkat Naikoten Kupang Tahun Ajaran 2023/2024 Sonya A.N.B Mnune; Uslan; Suryadin Hasyda
Mimbar PGSD Flobamorata Vol. 2 No. 2 (2024): Mimbar PGSD Flobamorata
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar-Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/mpf.v2i2.1775

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi masih rendahnya hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri Bertingkat Naikoten Kupang pada mata pelajaran PKn, dari hasil observasi prasiklus guru telah menggunakan model pembelajaran tetapi nilai siswa belum mencapai KKM 70. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dilakukan Penelitian Tindakan Kelas yanf bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa pada tema A makna negara kesatuan republik Indonesia kelas IV SD Negeri Bertingkat Naikoten Kupang melalui model pembelajaran Contekstual Teaching and Learning (CTL). Teknik penelitian tes pilihan ganda, observasi, dan dokumentasi. Pengumpulan data post-test dan pretest , lembar obsevasi, analisis data, data yang diperoleh baik data hasil observasi maupun data hasil tes, selanjutnya dolah dan dianalisis menggunakan Teknik deskriptif melalui perhitungan presentase. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata kelas yang di peroleh siswa sebelum penerapan model pembelajaran Contekstual Teaching and Learning (CTL), pada tahap pratindakan berdasarkan hasil observasi kemampuan berpikir kreatif sisea masih di bawah standar KKM 70. Pada hasil tes Siklus I rata-rata perolehan nilai siswa ialah 6,72%. Pada siklus II nilai rata-rata 8,06%. Hal ini mencapai kriteria ketuntasan yang sangat baik yang sudah mencapai indicator keberhasilan nilai rata-rata diatas KKM dari jumlah siswa 23 orang. Kesimpulan, bahwa model pembelajaran Contekstual Teaching and Learning (CTL) dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa pada tema A makna negara kesatuan republik Indonesia kelas IV SD Negeri Bertingkat Naikoten Kupang Tahun Ajaran 2023/2024.
Implementasi Model Pembelajaran Team Quis Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPAS Topik 7 Indahnya Keragaman Budaya Negeriku, Aku Dan Kebutuhanku Kelas IV SDK Kota Bone Tahun Ajaran 2023/2024 Yunita Luruk Fahik; Uslan; Suryadin Hasyda
Mimbar PGSD Flobamorata Vol. 2 No. 2 (2024): Mimbar PGSD Flobamorata
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar-Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/mpf.v2i2.1777

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Dan Sosial (IPAS) Pada topik aku dan kebutuhanku dikelas IV SDK Kota Bone tahun ajaran 2023/2024 melalui penerapan model Team Quis. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilakukan di SDK Kota Bone Kecamatan Weliman dari bulan mei 2024. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV di SDK Kota Bone Kecamatan Weliman tahun ajaran 2023/2024 yang terdiri dari 20 orang siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes hasil belajar, dan lembar observasi guru dan siswa dengan menggunakan model pembelajaran Team Quis. Serta perangkat pembelajaran berupa ATP, Modul Ajar, LKPD, dan Materi. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan hasil belajar siswa. Hasil belajar siswa setelah penerapan model pembelajaran Team Quis mengalami peningkatan. Pada pree test, ketuntasan belajar siswa 2,41 Setelah melakukan tindakan siklus I, ketuntasan belajar siswa meningkat menjadi 2,41 Kemudian padasiklus II ketuntasan belajar meningkat lagi menjadi 7,69 dengan nilai rata-rata 8,54 Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Team Quis dapat meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas IV SDK Kota Bone.
Pengembangan Bio-Booklet Melalui Pendekatan Morfologi Dan Kadar Klorofil Famili Leguminoceae Untuk Sumber Belajar Masna Wahid; Uslan Uslan; Ivo Basri K.
Jurnal Biosains dan Edukasi Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Biosains dan Edukasi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi - Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59098/biosed.v2i1.222

Abstract

Bio-Booklet dengan pendekatan morfologi dan kadar klorofil digunakan untuk sumber belajar mata kuliah morfologi dan fisiologi tumbuhan karena bentuknya yang sederhana dan bisa digunakan sebagai acuan tambahan untuk materi morfologi dan kadar klorofil bagi mahasiswa Biologi semester IV dan V. Pendekatan pengembangan dilakukan menggunakan model 3-D (Define (pendefenisian), Design (perancangn) dan Develop (pengembangan). Kajian data yang digunakan berdasarkan studi literatur, karakteristik serta angket. Analisis data yang dikembangkan melalui pendekatan data kualitatif dan juga analisis uji kelayakan Bio-booklet. Hasil penilaian kelayakan Bio-booklet dari ahli materi dan media untuk karakter morfologi memperoleh skor 81,3%, sedangkan Bio-booklet materi kadar klorofil memperoleh nilai rata-rata dari ahli materi dan media adalah 89,6% masuk dalam kategori sangat valid atau layak. Hasil karakteristik morfologi dan kadar klorofil famili leguminoceae diperoleh karakter fenotip antara kuantitatif dan kualitatif bervariasi. Total kadar klorofil famili leguminoceae pada penelitan ini jenis kacang gude 0,47, kacang hijau 0,33 dan kacang tunggak 0,32. Berdasarkan hasil dapat disimpulkan Bio-booklet dengan pendekatan morfologi serta kadar klorofil famili leguminoceae sangat layak dijadikan sumber belajar.
Validating The Problem-Based Learning Module Based on Local Wisdom Material to Improve Elementary School Students' Critical Thinking Skills in Natural and Social Science Education (IPAS) Uslan; Ummu Aiman; Minsih
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 8 (2025): August
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i8.12340

Abstract

The current research aims to validate a problem-based module based on local wisdom material to influence elementary school students' critical thinking skills. A mixed-method research design with quantitative descriptive analysis was used to explore the experts' validation, and observation was conducted to prove the influence of the module for students' critical thinking skills. The participants were two experts who were purposely selected to measure the module's appropriateness and ten students who were conveniently selected to prove the influence of the module on students critical thinking skill. The experts' validation considered several aspects, such as the accordance of the module to the syllabus, the overall appropriateness of the module, and the media acceptance of the module. Based on the module's accordance with the syllabus, the overall expert rating was 4.71, the pedagogical aspect of the module acceptance was 4.66, and the media characteristic of the module was 4.50, indicating the agreement of the experts on the appropriateness of the module. In terms of the impact of the module on students' critical thinking skills, observation was conducted measuring the students' ability in critical thinking throughout the learning process with the module. It was found most of the students were able to conceptualize a question, analyze arguments, clarify and answer questions, do observation and do evaluation based on the observation, make deductions and draw conclusions and evaluate the outcomes, and formulate inductions and evaluate them.
Pemberdayaan Siswa Melalui Bimbingan Belajar Kelompok Oleh Mahasiswa PGSD: Implementasi Program Kampus Berdampak di SD Negeri 1 Naioni, Kota Kupang Nofianti Silfeto; Nur Qurotul Aini; Monica Kase; Tresly Lilan Tanehe; Engly M. J. Nahak; Adelviana Parera; Abner Lakapu; Uslan; Suryadin Hasyda; Ahmad Yani; Nuriyah
Jurnal Flobamorata Mengabdi Vol. 3 No. 1 (2025): JURNAL FLOBAMORATA MENGABDI
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/jfm.v3i1.2279

Abstract

Program Kampus Berdampak merupakan bagian dari upaya perguruan tinggi dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui kegiatan pengabdian oleh mahasiswa. Kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Muhammadiyah Kupang di SD Negeri 1 Naioni, Kota Kupang. Tujuan dari program ini adalah untuk memberdayakan siswa sekolah dasar melalui kegiatan bimbingan belajar kelompok guna meningkatkan hasil belajar secara efektif dan efisien, khususnya dalam pemahaman materi pelajaran. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tiga tahapan utama selama 72 hari, yaitu: (a) mendata siswa berdasarkan lokasi tempat tinggal untuk memudahkan akses ke titik bimbingan; (b) observasi dan pemetaan lokasi bimbingan belajar yang terbagi ke dalam tiga titik strategis; dan (c) pelaksanaan bimbingan belajar kelompok secara intensif oleh mahasiswa PGSD. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa tingkat partisipasi siswa dalam mengikuti bimbingan belajar cukup tinggi. Hal ini berdampak positif terhadap peningkatan kemampuan siswa dalam memahami materi pelajaran di sekolah. Meskipun demikian, pelaksanaan program juga menghadapi beberapa kendala, seperti ketidakteraturan kehadiran siswa dan rendahnya kemampuan literasi dasar pada sebagian peserta. Secara keseluruhan, program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran siswa, sekaligus memperkuat keterlibatan mahasiswa dalam pengabdian berbasis keilmuan dan kepedulian sosial di lingkungan sekolah dasar.
Edukasi Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) untuk Peningkatan Kesehatan Masyarakat Pedesaan di Kabupaten Kupang Asmiati Asmiati; Ihwan Ihwan; Mahfud Mahfud; Ernawati Ernawati; Nurjannah Nurjannah; St. Muthmainnah Yusuf; Nurdiyah Lestari; Uslan Uslan; Julaiha Djahamouw; Jamila Amir Masneno
Jurnal Flobamorata Mengabdi Vol. 3 No. 2 (2025): JURNAL FLOBAMORATA MENGABDI
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/jfm.v3i2.2645

Abstract

Tanaman Obat Keluarga (TOGA) merupakan salah satu sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan sebagai solusi alternatif dalam menjaga kesehatan masyarakat secara mandiri yang mudah diolah dan aman dikonsumsi. Di wilayah pedesaan seperti di Kabupaten Kupang, banyak tanaman obat yang tumbuh secara alami namun belum dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Desa Tesbatan 1 Kabupaten Kupang. Metode meliputi penyuluhan, demonstrasi, dan diskusi interaktif. Kegiatan dilaksanakan pada hari Kamis, 25 Mei 2017 dan diikuti oleh 52 orang peserta. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari masyarakat, dengan peningkatan pemahaman sebesar 49,6% dan ketertarikan untuk memanfaatkan TOGA secara mandiri. Selain itu, warga juga terdorong untuk menanam tanaman obat di pekarangan rumah sebagai langkah awal menuju kemandirian dalam menjaga kesehatan keluarga, menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya pengobatan tradisional berbasis kearifan lokal dan menjadi dasar bagi pengembangan TOGA secara berkelanjutan di masa depan. Kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan berbasis kearifan lokal.
The Intellectual Structure of Early Childhood Education Research: A Bibliometric Study Based on Scopus Database Nurhabibah Nurhabibah; Riska Ida Irawan; Muh. Thahirul Hakim; Ummu Fajariyah Akbari; Uslan Uslan
The Eastasouth Journal of Learning and Educations Vol. 4 No. 01 (2026): The Eastasouth Journal of Learning and Educations (ESLE)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/esle.v4i01.968

Abstract

This study aims to map the intellectual structure of early childhood education research through a bibliometric analysis of publications indexed in the Scopus. The data were collected using relevant keywords such as “early childhood education,” “preschool education,” and “early learning,” within a specified time frame. The bibliographic data were analyzed using VOSviewer to examine co-authorship networks, keyword co-occurrence patterns, citation structures, and the temporal evolution of research themes. The results reveal that early childhood education research is characterized by three major interconnected clusters: educational practices, child development and health, and epidemiological or longitudinal studies. The findings also indicate a clear shift in research focus over time, from health-oriented and developmental perspectives toward more education-centered themes such as teaching, preschool systems, and early learning environments. Density analysis further highlights core research areas alongside emerging topics, including mental health and gender, which remain relatively underexplored. This study contributes to the literature by providing a comprehensive and systematic overview of the knowledge structure and development of early childhood education research, offering valuable insights for researchers, educators, and policymakers in identifying research gaps and future directions.
Integrasi Etnopedagogik dalam Model Role Playing Berbasis LKS untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Sekolah Dasar Uslan; Ummu Aiman; Indo Upik
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i1.14944

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh integrasi etnopedagogik dalam model pembelajaran role playing berbasis Lembar Kerja Siswa (LKS) terhadap hasil belajar IPA siswa sekolah dasar pada materi suhu dan kalor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen (one-group pretest–posttest design). Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD Inpres Rumang yang berjumlah 18 orang. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan inferensial, meliputi uji normalitas, homogenitas, dan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata dari 56,56 pada pretest menjadi 79,33 pada posttest. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa. Dengan demikian, integrasi etnopedagogik dalam model role playing berbasis LKS efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPA siswa sekolah dasar.