Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Analisis dan Desain Sistem Pengolahan Bioetanol dari Sabut Kelapa dengan Pendekatan Business Process Model and Notation (BPMN) Muharrama, Yurandani; Ginantaka, Aditia
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 6 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i6.19383

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses produksi bioetanol berbasis bahan baku serabut kelapa serta memodelkan sistem produksinya secara sistematis menggunakan pendekatan Business Process Model and Notation (BPMN). Proses produksi bioetanol dilakukan melalui beberapa tahapan utama, yaitu persiapan bahan baku serabut kelapa, perlakuan awal (pretreatment), hidrolisis, fermentasi, dan distilasi. Setiap tahapan memiliki peran penting dalam mengoptimalkan konversi selulosa menjadi etanol. Setelah proses fermentasi, hasilnya disuling untuk memperoleh bioetanol dengan kemurnian tertentu. Pemodelan sistem menggunakan BPMN dilakukan untuk menggambarkan alur proses secara menyeluruh, mulai dari input bahan baku, peran masing-masing stakeholder, penggunaan sumber daya, pelaksanaan proses utama, hingga pengendalian kualitas dan hasil akhir. Hasil pemodelan ini dapat menjadi dasar pengembangan sistem produksi bioetanol yang lebih efisien, terstruktur, dan berkelanjutan, khususnya dalam pemanfaatan limbah lignoselulosa seperti serabut kelapa sebagai sumber energi terbarukan.
Analisis Desain Sistem Proses Penyulingan Minyak Nilam Menggunakan Business Process Modelling Notation (BPMN) Saputra, Wildan; Ginantaka, Aditia
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 6 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i6.19393

Abstract

Sektor penyulingan di Indonesia, produsen minyak nilam terbesar di dunia, masih menghadapi beberapa tantangan, termasuk peralatan yang kurang memadai, kurangnya standarisasi, dan kualitas produk yang masih di bawah standar.  Untuk meningkatkan efisiensi produksi, penelitian ini mencoba untuk memodelkan proses penyulingan minyak nilam dengan menggunakan Business Process Modeling Notation (BPMN).  Tinjauan literatur tentang metode penyulingan dan penggunaan BPMN dari berbagai sumber ilmiah merupakan metodologi yang digunakan.  Hasilnya, BPMN dapat menjelaskan secara metodis fase-fase penting seperti penerimaan bahan baku, proses penyulingan, penyimpanan, dan pengemasan.  Model ini juga dapat digunakan untuk menemukan ketidakefisienan dan memberikan saran untuk perbaikan.  Penggunaan BPMN diharapkan dapat menghasilkan sistem penyulingan yang lebih kompetitif, terstandardisasi, dan efisien di pasar dunia.
Sistem Pemasaran Produk Kosmetik Lokal dengan Metode Interpretative Structural Modeling (ISM) Aulia, Sandra Nurul; Muharrama, Yurandani; Ginantaka, Aditia
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 10 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i10.21284

Abstract

Industri kosmetik lokal Indonesia berkembang pesat didorong oleh tren kecantikan, media sosial, dan kesadaran akan perawatan diri. Namun, masih banyak pelaku usaha yang belum mampu merancang sistem pemasaran yang terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis elemen-elemen kunci dalam sistem pemasaran produk kosmetik lokal menggunakan metode Interpretative Structural Modeling (ISM). Pendekatan ini digunakan untuk mengidentifikasi hubungan antar elemen strategis dan memetakan prioritas dalam penyusunan strategi pemasaran. Penelitian dilakukan melalui diskusi dengan dua pakar untuk menentukan elemen penting, yang kemudian dianalisis menggunakan aplikasi Exsimpro dengan pendekatan hubungan V-A-X-O. Tujuh elemen dianalisis, meliputi diferensiasi produk, digital marketing, distribusi pasar, edukasi konsumen, branding produk, promosi, dan kemitraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital marketing merupakan elemen paling berpengaruh dalam sistem, diikuti oleh diferensiasi dan branding. Edukasi konsumen juga menjadi elemen kunci yang dapat memperkuat persepsi dan loyalitas konsumen. Temuan ini memberikan gambaran struktural bagi pelaku usaha untuk menyusun strategi yang efektif dan berorientasi pada pasar. Penelitian ini memiliki keterbatasan jumlah pakar dan ruang lingkup, sehingga disarankan untuk diperluas pada penelitian selanjutnya dengan melibatkan lebih banyak responden dan produk.
Analisis Dinamika Konsumsi Digital dalam Ekonomi Platform Menggunakan Causal Loop Diagram (CLD) Sunandi, Dedi; Saputra, Wildan; Ginantaka, Aditia
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 10 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i10.21328

Abstract

Kebiasaan konsumsi masyarakat telah berubah karena pertumbuhan ekonomi digital yang meledak di berbagai platform digital. Strategi yang komprehensif diperlukan untuk mengatasi masalah konsumsi digital yang rumit yang dipengaruhi oleh algoritma, pemasaran, dan penyesuaian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggunakan teknik Causal Loop Diagram (CLD) untuk memeriksa dinamika konsumsi digital dalam ekonomi berbasis platform. Menemukan faktor-faktor penting dalam literatur, mengumpulkan data sekunder, dan menggunakan perangkat lunak Vensim untuk memodelkan korelasi sebab-akibat antar variabel adalah beberapa teknik yang digunakan. Temuan ini menunjukkan bahwa kebahagiaan pengguna, jumlah pengguna internet, kepercayaan platform, algoritma personalisasi, frekuensi promosi digital, dan harga produk atau layanan adalah enam variabel utama yang berdampak satu sama lain. faktor-faktor ini berinteraksi menciptakan siklus yang seimbang dan saling menguatkan yang menentukan bagaimana konsumsi digital berkembang. Menurut temuan ini, para pemangku kepentingan dapat menciptakan strategi bisnis dan kebijakan yang berkelanjutan dengan bantuan pengetahuan visual dan sistematis tentang hubungan antar faktor. Studi ini juga mengakui perlunya validasi kuantitatif tambahan terhadap model yang sudah ada dan keterbatasan cakupan variabel.
PEMILIHAN TEKNOLOGI PROSES PRODUKSI DI - N - BUTYL - ETHER ( DNBE) SEBAGAI BAHAN ADITIF BAHAN BAKAR DIESEL Aditia Ginantaka; Novi Purnama Sari; Mustika Zelvi
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 2 No. 1 (2016): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jah.v2i1.128

Abstract

Senyawa ether dapat digunakan sebagai bahan aditif yang berfungsi membawa oksigen untuk bahan bakar diesel. Beberapa jenis bahan linear ether diantaranya berupa di-n butyl ether yang sangat menarik untuk dikembangkan demi menjawab kebutuhan bahan aditif bagi bahan bakar diesel. Sintesis d-n-butyle ether menarik perhatian para peneliti karena dapat disintesis dari biobutanol yang merupakan salah satu hasil fermentasi microbial dari biomassa disamping aceton dan ethanol (acetone, buthanol, ethanol atau fermentasi ABE). Makalah ini bertujuan untuk menentukan pemilihan teknologi rekayasa proses produksi Di-n Butyl Ether (DNBE) dari Butanol yang berasal dari fermentasi biomassa bonggol jagung. Kajian pemilihan dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan mempertimbangkan variabel teknis seperti, suhu, tekanan dan waktu serta besaran rendemen. Diketahui bahwa proses yang paling efesien adalah dengan menggunakan metode eterifikasi yang dicampurkan dengan toluen dan ditambahkan katalis heterepolyacid (HPA). Berdasarkan hasil analisa finansial diperoleh NPV sebesar Rp 15.041.241.361, dengan IRR sebesar 18 % dan PBP sebesar 1 tahun.
SOLID WASTE MANAGEMENT (SWM) : TINJAUAN MANAJEMEN PENGUMPULAN LIMBAH PADAT DI BEBERAPA NEGARA Aditia Ginantaka
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 1 No. 2 (2015): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jah.v1i2.355

Abstract

Setiap komunitas masyarakat yang hidup di dalam sebuah ekosistem selalu menghasilkan limbah padat. Sistem penanganan limbah padat yang baik sangat diperlukan, mulai dari pengumpulan, penampungan sementara hingga pembuangan akhir. Hal tersebut bertujuan untuk meminimalisir dampak negatif yang ditimbulkan. Artikel ini menjelaskan hasil review dari beberapa literatur pada aspek infrastruktur pengumpulan limbah (collection infrastructure) terutama yang dihasilkan oleh masyarakat. Tujuan dari paper ini adalah untuk mengidentifikasi dan menelaah beberapa teknik pengumpulan limbah padat di beberapa negara sehingga dapat dijadikan referensi bagi pengembagan teknik penanganan limbah di Indonesia. Hasil studi menunjukan bahwa sistem pengumpulan solid waste merupakan aspek terpenting dari pengelolaan dan penanganan solid waste diberbagai negara. Kombinasi proses pengumpulan antara petugas pemerintah dan pihak swasta merupakan pilihan strategi yang paling efisien, yang dapat diatur melalui mekanisme peraturan daerah
ANALISIS DAN DESAIN SISTEM IDENTIFIKASI PREFERENSI KONSUMEN PRODUK KERIPIK PISANG LAMPUNG Aditia Ginantaka; Dian Novitasari
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 1 No. 2 (2015): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jah.v1i2.364

Abstract

Banyaknya pelaku usaha yang memproduksi keripik pisang mengharuskan para produsen untuklebih kreatif dan inovatif dalam mengembangkan sebuah produk. Informasi mengenai jenisproduk yang diinginkan oleh pasar sangat dibutuhkan oleh produsen sebelum melakukanpengembangan produk. Penelitian ini menunjukan sebuah analisis dan desain sistem identifikasiparameter produk yang mempengaruhi preferensi konsumen terhadap produk keripik pisang.Proses analisis disimulasikan dalam Business Process Model and Notation (BPMN) untukmengetahui peran setiap stakeholder yang terlibat dalam sistem serta input data yangdibutuhkan. Skala linkert digunakan untuk menentukan tingkat kesukaan konsumen terhadapsampel produk. Parameter yang paling mempengaruhi preferensi konsumen ditentukan dengananalisis faktor menggunakan metode Relief. Hasil analisis menunjukan bahwa seluruh bisnisproses dapat diverifikasi dan dihasilkan tiga produk keripik yang paling diminati yaitu Suseno,Yenyen, dan Mr. Monkey. Metode Relief menunjukan bahwa kadar minyak merupakanparameter yang paling penting
TEKNOLOGI DISINFEKSI LIMBAH CAIR DENGAN MENGGUNAKAN OZON Aditia Ginantaka
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 1 No. 2 (2015): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jah.v1i2.559

Abstract

Penanganan limbah merupakan salah satu aspek yang menjadi perhatian berbagai negara di dunia. Hal ini ditunjukan dengan penerapan beberapa regulasi mengenai produk ramah lingkungan melalui penggunaan ecolabeling pada sebuah produk industri. Beberapa teknik penanganan limbah konvensional telah banyak diterapkan, mulai dari pendekatan end of pipe maupun pendekatan preventif melalui konsep cleaner production. Paper ini menjelaskan hasil review dari beberapa literatur tentang penanganan limbah cair secara lanjutan dalam penanganan tersirer yang bertujuan untuk membersihkan air hingga mencapai parameter kualitas yang lebih baik. Tujuan dari paper ini yaitu, untuk membandingkan beberapa penerapan teknik disinfeksi limbah cair dengan penambahan ozon serta konfigurasi output yang dihasilkan. Selain itu paper ini bertujuan untuk menunjukan tentang hal-hal yang perlu dilakukan selanjutnya dalam rangka menghadapi trend di masa mendatang berdasarkan sudut pandang para peneliti. Hasil review menunjukan bahwa teknologi disinfeksi dengan ozon direkomendasikan sebagai satu unit operasi yang dapat memenuhi kebutuhan penanganan limbah industri dan pengembangannya mampu menyesuaikan dengan tuntutan regulasi yang ada.
Perancangan Sistem Informasi Traceability Produk Pangan Halal UKM Unggulan Berbasis Digital Business Ecosystem Aditia Ginantaka; Endrianur Rahman Zain
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 3 No. 2 (2017): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jah.v3i2.880

Abstract

Makanan halal adalah sesuatu yang tidak mengandung bahan yang dilarang untuk dikonsumsi oleh orang muslim baik pada bahan baku maupun bahan tambahan. Traceability merupakan salah satu standar dalam sistem jaminan halal yang disusun oleh LPPOM MUI Indonesia. Konsumen dapat menggunakan system traceability untuk memperoleh informasi mengenai asal dari semua bahan baku yang digunakan untuk menghasilkan produk pangan. Baik satu tahap sebelumnya maupun satu tahap sesudahnya dalam mekanisme sistem rantai pasok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan dan merancang system traceability yang dapat mendokumentasikan semua data yang relevan berdasarkan standar produksi pangan halal. Berdasarkan analisis kebutuhan sistem ini terdiri dari empat stakeholder diantaranya unit produksi dan unit pengiriman pada UKM, konsumen dan admin website. Sistem berbasis digital business ecosystem dapat menggantikan proses dokumentasi berbasis kertas (papper based) sehingga menghasilkan dokumen paperless. Database sistem berisi data yang berkaitan dengan bahan baku, standar penanganan bahan dan transportasi, asal pemasok, tujuan distribusi. Setiap data disimpan dengan sistem keamanan tinggi untuk menghindari kehilangan data dan dapat dipindahkan kepada stakeholder lain menggunakan website.
Pengaruh Perlakuan Fisik dan Variasi Produk Second Grade Terhadap Kebocoran dan Sifat Fisik pada Produk Industri Susu dalam Kemasan Botol Syarbaini Ahmad; Aditia Ginantaka
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 4 No. 1 (2018): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jah.v4i1.1158

Abstract

PT. Milko Beverage Industry merupakan perusahaan yang bergerak dalam industri minuman yang berbasis susu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perlakuan fisik dan variasi produk second grade terhadap kebocoran dan sifat fisik produk . Sampel produk yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Cereal Milk Drink 200ml dan Milky Moo 70ml. Analisis produk NG dilakukan dengan menggunakan metode DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Pengaruh tingkat kebocoran ditentukan melalui simulasi uji statis dengan taraf perlakuan 550 kg, 600 kg dan 650 kg, uji dinamis dengan taraf perlakuan 1000 km, 2000 km, dan 3000 km, serta uji balai kemasan sebagai pembanding. Hasil analisis yang dilakukan menunjukkan bahwa produk dengan volume kemasan 70ml dan 200ml tidak terkendali secara statistik karena berada diluar batas UCL (batas garis atas). Hasil uji simulasi statis dan dinamis terhadap produk second grade tidak memberikan pengaruh terhadap kebocoran produk.