Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Perancangan Bussiness Process Model And Notation (BPMN) Analisis Dan Desain Sistem Produksi Cokelat Batang Aulia, Sandra Nurul; Ginantaka, Aditia
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 9 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i9.19370

Abstract

Penggunaan pendekatan Business Process Model and Notation (BPMN) bertujuan untuk menganalisis dan memodelkan sistem produksi cokelat batang. Proses produksi yang kompleks memerlukan representasi yang sistematis dan terstruktur agar dapat dimengerti oleh berbagai pihak yang terlibat. Dalam studi ini, dilakukan identifikasi terhadap tahapan-tahapan utama produksi mulai dari penerimaan biji kakao, pemrosesan kakao, pencampuran bahan tambahan, hingga pengemasan produk akhir. Pemodelan BPMN digunakan untuk menggambarkan alur proses secara visual, melibatkan stakeholder penting dan interaksi antar aktivitas. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa BPMN dapat digunakan sebagai alat bantu yang efektif dalam perancangan dan evaluasi sistem produksi pangan, serta dasar dalam optimasi peoses dan pengendalian mutu.
Analisis dan Desain Sistem Pengolahan Bioetanol dari Sabut Kelapa dengan Pendekatan Business Process Model and Notation (BPMN) Muharrama, Yurandani; Ginantaka, Aditia
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 6 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i6.19383

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses produksi bioetanol berbasis bahan baku serabut kelapa serta memodelkan sistem produksinya secara sistematis menggunakan pendekatan Business Process Model and Notation (BPMN). Proses produksi bioetanol dilakukan melalui beberapa tahapan utama, yaitu persiapan bahan baku serabut kelapa, perlakuan awal (pretreatment), hidrolisis, fermentasi, dan distilasi. Setiap tahapan memiliki peran penting dalam mengoptimalkan konversi selulosa menjadi etanol. Setelah proses fermentasi, hasilnya disuling untuk memperoleh bioetanol dengan kemurnian tertentu. Pemodelan sistem menggunakan BPMN dilakukan untuk menggambarkan alur proses secara menyeluruh, mulai dari input bahan baku, peran masing-masing stakeholder, penggunaan sumber daya, pelaksanaan proses utama, hingga pengendalian kualitas dan hasil akhir. Hasil pemodelan ini dapat menjadi dasar pengembangan sistem produksi bioetanol yang lebih efisien, terstruktur, dan berkelanjutan, khususnya dalam pemanfaatan limbah lignoselulosa seperti serabut kelapa sebagai sumber energi terbarukan.
Analisis Desain Sistem Proses Penyulingan Minyak Nilam Menggunakan Business Process Modelling Notation (BPMN) Saputra, Wildan; Ginantaka, Aditia
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 6 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i6.19393

Abstract

Sektor penyulingan di Indonesia, produsen minyak nilam terbesar di dunia, masih menghadapi beberapa tantangan, termasuk peralatan yang kurang memadai, kurangnya standarisasi, dan kualitas produk yang masih di bawah standar.  Untuk meningkatkan efisiensi produksi, penelitian ini mencoba untuk memodelkan proses penyulingan minyak nilam dengan menggunakan Business Process Modeling Notation (BPMN).  Tinjauan literatur tentang metode penyulingan dan penggunaan BPMN dari berbagai sumber ilmiah merupakan metodologi yang digunakan.  Hasilnya, BPMN dapat menjelaskan secara metodis fase-fase penting seperti penerimaan bahan baku, proses penyulingan, penyimpanan, dan pengemasan.  Model ini juga dapat digunakan untuk menemukan ketidakefisienan dan memberikan saran untuk perbaikan.  Penggunaan BPMN diharapkan dapat menghasilkan sistem penyulingan yang lebih kompetitif, terstandardisasi, dan efisien di pasar dunia.
Sistem Pemasaran Produk Kosmetik Lokal dengan Metode Interpretative Structural Modeling (ISM) Aulia, Sandra Nurul; Muharrama, Yurandani; Ginantaka, Aditia
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 10 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i10.21284

Abstract

Industri kosmetik lokal Indonesia berkembang pesat didorong oleh tren kecantikan, media sosial, dan kesadaran akan perawatan diri. Namun, masih banyak pelaku usaha yang belum mampu merancang sistem pemasaran yang terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis elemen-elemen kunci dalam sistem pemasaran produk kosmetik lokal menggunakan metode Interpretative Structural Modeling (ISM). Pendekatan ini digunakan untuk mengidentifikasi hubungan antar elemen strategis dan memetakan prioritas dalam penyusunan strategi pemasaran. Penelitian dilakukan melalui diskusi dengan dua pakar untuk menentukan elemen penting, yang kemudian dianalisis menggunakan aplikasi Exsimpro dengan pendekatan hubungan V-A-X-O. Tujuh elemen dianalisis, meliputi diferensiasi produk, digital marketing, distribusi pasar, edukasi konsumen, branding produk, promosi, dan kemitraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital marketing merupakan elemen paling berpengaruh dalam sistem, diikuti oleh diferensiasi dan branding. Edukasi konsumen juga menjadi elemen kunci yang dapat memperkuat persepsi dan loyalitas konsumen. Temuan ini memberikan gambaran struktural bagi pelaku usaha untuk menyusun strategi yang efektif dan berorientasi pada pasar. Penelitian ini memiliki keterbatasan jumlah pakar dan ruang lingkup, sehingga disarankan untuk diperluas pada penelitian selanjutnya dengan melibatkan lebih banyak responden dan produk.
Analisis Dinamika Konsumsi Digital dalam Ekonomi Platform Menggunakan Causal Loop Diagram (CLD) Sunandi, Dedi; Saputra, Wildan; Ginantaka, Aditia
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 10 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i10.21328

Abstract

Kebiasaan konsumsi masyarakat telah berubah karena pertumbuhan ekonomi digital yang meledak di berbagai platform digital. Strategi yang komprehensif diperlukan untuk mengatasi masalah konsumsi digital yang rumit yang dipengaruhi oleh algoritma, pemasaran, dan penyesuaian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggunakan teknik Causal Loop Diagram (CLD) untuk memeriksa dinamika konsumsi digital dalam ekonomi berbasis platform. Menemukan faktor-faktor penting dalam literatur, mengumpulkan data sekunder, dan menggunakan perangkat lunak Vensim untuk memodelkan korelasi sebab-akibat antar variabel adalah beberapa teknik yang digunakan. Temuan ini menunjukkan bahwa kebahagiaan pengguna, jumlah pengguna internet, kepercayaan platform, algoritma personalisasi, frekuensi promosi digital, dan harga produk atau layanan adalah enam variabel utama yang berdampak satu sama lain. faktor-faktor ini berinteraksi menciptakan siklus yang seimbang dan saling menguatkan yang menentukan bagaimana konsumsi digital berkembang. Menurut temuan ini, para pemangku kepentingan dapat menciptakan strategi bisnis dan kebijakan yang berkelanjutan dengan bantuan pengetahuan visual dan sistematis tentang hubungan antar faktor. Studi ini juga mengakui perlunya validasi kuantitatif tambahan terhadap model yang sudah ada dan keterbatasan cakupan variabel.