Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

ISLAM DAN LEMBAGA NEGARA Muhammad Rizki Maulana; Salaisya Nazwa Fatimah; Ulva Lidia Dewi
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 3 No. 4: Juli 2024
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk memahami makna lembaga negara, lembaga-lembaga negara pada umumnya merupakan salah satu landasan dan penopang bangunan yang disebut negara dan diperlukan bagi terwujudnya kepentingan dan tujuan pembentukan negara, yaitu bagi keberadaan lembaga-lembaga negara. Allah SWT yang menyuruh umat agar untuk selalu berbuat adil dalam setiap urusan, ucapan, pekerjaan terutama dalam menegakkan hukum. melaksanakan amanat dan berbuat adil diantara setiap manusia perlu dijadikan prinsip juga pedoman hidup oleh setiap umat muslim, agar membangun masyarakat yang senantiasa saling percaya dan sejahtera. Allah SWT berfirman pada QS. An-Nisa: 58-59 yang didalamnya dijelaskan bahwa pemimpin haruslah menunaikan misinya dan menjunjung tinggi hukum. Dan Allah SWT memerintahkan umat islam untuk selalu menaati Allah SWT, Rasul-Nya, serta Ulil Amri dan para penguasa
IMPLEMENTASI GERAKAN ANTI BULLIYING MENCIPTAKAN SEKOLAH AMAN Muhammad Rizki Maulana; Ana Marita; Romla Sari Ade; Dina Riyani; Qhiran Ayu Permata; Zulfajri; Raoda Tul Jannah Maruddani
Irfani Vol. 21 No. 2 (2025): Irfani
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/irfani.v21i2.6851

Abstract

Bullying merupakan salah satu permasalahan serius yang kerap terjadi di lingkungan sekolah dasar dan berdampak negatif pada perkembangan psikologis maupun sosial siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi gerakan anti bullying yang terjadi di SDN 064 Bakung Padang Kecamatan Muaro Sebo Kabupaten Muaro Jambi, serta upaya pencegahan yang dapat dilakukan untuk menciptakan sekolah yang aman. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan sosialisasi terkait pencegahan bullying. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bullying di sekolah ini muncul dalam bentuk ejekan, pengucilan, dan tindakan fisik ringan antar siswa. Upaya sekolah selama ini masih terbatas pada pemberian sanksi setelah terjadi kasus, sehingga belum efektif mencegah bullying. Penelitian ini menemukan bahwa kegiatan sosialisasi pencegahan bullying yang melibatkan siswa, guru, dan orang tua dapat meningkatkan kesadaran bersama tentang bahaya bullying, membangun empati antar siswa, serta memperkuat peran guru dan orang tua dalam pengawasan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa strategi pencegahan berbasis sosialisasi dan kolaborasi seluruh warga sekolah sangat penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan siswa