Claim Missing Document
Check
Articles

The Oral Language Proficiency of Indonesian English Teachers Budiharso, Teguh
IJELTAL (Indonesian Journal of English Language Teaching and Applied Linguistics) Vol 4, No 1 (2019): Indonesian Journal of English Language Teaching and Applied Linguistics
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/ijeltal.v4i1.436

Abstract

This study reports an observation of the competencies of Indonesian secondary English teachers.  An intensive observation over a two-week workshop session was performed involving 38 English teachers, with this group comprising 18 SMP English teachers and 20 SMA English teachers. Three aspects of the observation were identified for this study: competence in oral English, competence in written discourse, and the ability to motivate students in the classroom. This study revealed that English teachers lacked practice in speaking, resulting in an insufficient mastery of the oral use of English. In written discourse, the teachers showed a lack of mastery with rhetoric and the linguistic aspects of writing.  In terms of strategies to motivate students in the classroom, the teachers generally lacked self-confidence
Penguatan Kapasitas Guru Bahasa Inggris SMA dalam Mengenal Konsep Deep Learning dan CEFR: Capacity Building Program on Understanding the Concepts of Deep Learning and CEFR for Senior High School English Teachers Zainal 'Arifin; Atin Kurniawati; Irwan Rohardiyanto; Imroatus Solikhah; Sujito Sujito; Teguh Budiharso; Anissatusholihah Anissatusholihah; Apri Salwa Sasmita Rahmawati
DARMADIKSANI Vol 6 No 1 (2026): Edisi Maret
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v6i1.9449

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas guru Bahasa Inggris jenjang SMA di kabupaten Klaten, Jawa Tengah dalam mengenal konsep deep learning dan Common European Framework of Reference for Languages (CEFR) sebagai kerangka acuan pembelajaran. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih beragamnya pemahaman guru terhadap kedua konsep tersebut serta kecenderungan pemaknaan yang bersifat teknis dan belum terintegrasi dalam kerangka pedagogis pembelajaran Bahasa Inggris. Oleh karena itu, kegiatan difokuskan pada penguatan konseptual. Kegiatan dilaksanakan selama satu hari melalui pemaparan materi dan diskusi reflektif. Metode pengumpulan data meliputi angket terbuka prakegiatan dan pascakegiatan untuk mengidentifikasi pemahaman peserta, serta observasi selama kegiatan berlangsung. Data dianalisis secara deskriptif untuk melihat kecenderungan respons dan pemahaman peserta terhadap materi yang disampaikan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman konseptual guru terhadap deep learning sebagai pendekatan pembelajaran yang menekankan pembelajaran bermakna dan proses berpikir mendalam. Selain itu, guru mulai memahami CEFR sebagai kerangka acuan yang dapat membantu melihat arah pengembangan kemampuan berbahasa siswa. Meskipun kegiatan ini belum sampai pada tahap implementasi pembelajaran, hasilnya menunjukkan penguatan kesadaran pedagogis guru sebagai landasan awal untuk pengembangan praktik pembelajaran Bahasa Inggris yang lebih terarah.