Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Pengaruh edukasi diet DASH terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di Desa Kapandayan Kecamatan Ciawigebang Kabupaten Kuningan Moonti, Mutia Agustiani; Heryanto, Merissa Laora; Puspanegara, Aditiya; Nugraha, Moch. Didik; Alfiani, Siska Nur
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 4 No 2 (2024): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jmc.v4i02.1126

Abstract

Latar belakang : Hipertensi sering dikatakan the silent killer yaitu penyakit yang banyak menyumbang angka kematian di dunia. Sehingga perlu adanya perubahan pola hidup yang sehat bagi penderita hipertensi untuk tetap mempertahankan kualitas hidupnya dengan diet DASH. Prevalensi riskesdas 2018 mencapai (34,1 %), dinkes Kuningan 2021 (40,232) jiwa penderita hipertensi, di Puskesmas Ciawigebang Di Desa Kapandayan (1,234) jiwa penderita hipertensi. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Edukasi Diet DASH (Dietary Approach To Stop Hypertension) terhadap penurunan tekanan darah Di Desa Kapandayan Kecamatan Ciawigebang Kabupaten Kuningan Tahun 2023. Metode : Penelitian ini menggunakan desain quasy experiment dengan rancangan one group pre-test dan post-test desain. Uji statistknya yang digunakan Wilcoxon, Populasi 58 orang dan sampel nya 44 orang dengan menggunakan Teknik purposive sampling. Instrument yang diguakan pada penelitian ini adalah spigmomanometer, Kuesioner. Hasil : analisis univariat, sebagian besar responden berusia 31-50 tahun yaitu 19 orang (65.91%) dan berjenis kelamin perempuan sebanyak 36 orang (81.82%), sebagian besar responden bekerja sebagai IRT sebanyak 36 orang (81.82%), dan sebanyak 32 orang (73%) menderita hipertensi derajat 2. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa adanya pengaruh nilai sistolik dan diastolik sebelum dan sesudah diberikan edukasi diet DASH (p value = 0.000 < 0.005). Pembahasan : Pendekatan diet DASH yang digunakan bukan hanya sekedar mengharuskan penderita pantang garam tetapi lebih menekankan pada bagaimana makanan dapat membantu menurunkan tekanan darah sebagai pengganti penggunaan obat. Kesimpulan : Adanya pengaruh edukasi Diet DASH pada penderita Hipertensi di Desa Kapandayan Kecamatan Ciawigebang Kabupaten Kuningan dengan nilai p-value 0,000 (<0,05). Saran : menerapkan secara rutin dalam kesehariannya untuk pencegahan hipertensi melalui diet DASH khususnya untuk penderita hipertensi.
Efektifitas pemberian smoothies pisang ambon dan jambu biji merah terhadap kenaikan hemoglobin (Hb) pada remaja puteri di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Heryanto, Merissa Laora; Moonti, Mutia Agustiani
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 14 No. 02 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v14i02.852

Abstract

Latar Belakang: Di Indonesia prevalensi anemia pada remaja putri sebesar 27.2% pada kelompok umur 15-24 tahun. Peneliti melakukan survey pendahuluan pada 10 remaja mahasiswa kebidanan dan didapatkan 8 remaja menderita anemia ringan. Salah satu alternatif untuk meningkatkan Hemoglobin (Hb) adalah mengonsumsi dua buah pisang dan jambu merah setiap harinya untuk memenuhi asupan zat besi bagi pasien anemia. Kebaruan penelitian ini dilakukan uji kandungan Fe, antioksidan dan vit.C. Metode Penelitian: Quasy Experimental dengan Pre & Post-Test With Control Group Design. Bentuk intervensinya pemberian smoothies pisang ambon dan jambu biji merah. Subjek adalah remaja puteri yang menderita anemia di Program Studi Kebidanan yang memenuhi kriteria inklusi dengan tehnik Purposive Sampling. Populasi responden sebanyak 93 orang. Hasil: Kelompok intervensi posttest dengan kelompok kontrol posttest didapatkan nilai P-Value 0,000 < 0,005 maka ada perbedaan yang signifikan kenaikan hemoglobin sebelum dan sesudah diberikan pemberian smoothies pisang ambon dan jambu biji merah pada remaja puteri di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan. Kesimpulan: Adanya pengaruh efektifitas pemberian smoothies pisang ambon dan jambu biji merah terhadap kenaikan Hemoglobin (Hb) pada remaja puteri di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan.
Terapi kognitif terhadap penderita hipertensi Moonti, Mutia Agustiani; Nugraha, Moch. Didik; Heryanto, Merissa Laora; Suhada, Ronny Firmansyah; Puspanegara, Aditiya
Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan Vol. 2 No. 02 (2023): Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jppk.v2i02.663

Abstract

Latar Belakang: Faktor psikologis sangat berpengaruh terhadap proses penanganan masalah hipertensi, terkadang seseorang mengalami kecemasan karena berbagai penyakit yang diderita tidak kunjung sembuh bahkan semakin memburuk, hal ini membuat harapan untuk sembuh menjadi sangat tipis, menjadikan penderita merasa cemas. Tujuan dilakukan pengabdian masyarakat yakni memberikan dampak baik terhadap penurunan penyakit hipertensi dalam terapi psikologis yang diberikan langsung terhadap penderita.Metode: Metode penelitian yang digunakan yaitu dengan menghitung pre dan post tekanan darah dengan hasil uji paired t-test nilai p didapatkan p-value 0,000 < α=0,05 yang berarti ada pengaruh.Hasil: Rata-rata tingkat kecemasan sebelum diberikan intervensi adalah 14,40 (kecemasan berat) dan sesudah diberikan intervensi 10,05 (kecemasan sedang).Kesimpulan: Pengabdian masyarakat adalah dapat terapkan secara langsung oleh penderita sebagai pengobatan alternatif relaksasi dengan penggunaan terapi kognitif selama 2 hari dengan intensitas waktu selama 15-20 menit per hari untuk meminimalisir tingkat kecemasan yang dialami oleh penderita hipertensi.
Pemberian mobilisasi dini terhadap penurunan nyeri post operasi di RSUD Gunung Jati Kota Cirebon Moonti, Mutia Agustiani; Heryanto, Merissa Laora; Puspanegara, Aditiya; Nugraha, Moch. Didik
Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan Vol. 3 No. 01 (2023): Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jppk.v3i01.949

Abstract

Latar Belakang: Nyeri pascaoperasi terjadi karena adanya proses inflamasi yang dapat merangsang reseptor nyeri, yang melepaskan zat kimia berupa histamin, bradikimin, prostaglandin, yang menimbulkan nyeri pada pasien. Tujuan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat memberikan solusi terhadap penurunan nyeri post operasi sehingga intervensi langsung tentang mobilisasi dini yang berjalan dengan lancar dan kondusif.Metode: Metode pelaksanaan kegiatan dilaksanakan melalui metode tindakan tutorial dengan cara mobilisasi dini. Kegiatan pre-test dilakukan untuk mengetahui skala intensitas nyeri. setelah itu kegiatan post-test bertujuan untuk menilai skala intensitas nyeri setelah dilakukan mobilisasi dini.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan rata-rata intensitas nyeri pre bernilai 6 sedangkan rata-rata intensitas nyeri bernilai 4, kemudian hasil uji paired sampel t-test didapatkan þ= 0,000 < α=0,05 sehingga H0 ditolak H1 diterima yang artinya terdapat perbedaan bermakna antara skala nyeri sebelum dilakukan mobilisasi dini dengan skala nyeri setelah dilakukan mobilisasi dini.Kesimpulan: Terdapat pengaruh pemberian terapi mobilisasi dini untuk mengurangi skala nyeri di RSD Gunung Jati Cirebon dengan nilai p-value  0,003 (< 0,05).
Sosialisasi smoothies pisang ambon dan jambu biji merah terhadap penanganan anemia Heryanto, Merissa Laora; Moonti, Mutia Agustiani; Septina, Yona
Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan Vol. 3 No. 01 (2023): Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jppk.v3i01.973

Abstract

Latar Belakang: Kejadian anemia di Indonesia mengalami peningkatan di setiap tahunnya. Hasil Riskesdas tahun 2018 juga menunjukkan bahwa 84,6% ibu hamil yang berumur kurang dari 25 tahun mengalami anemia dan 57,6%.  Tujuan dari pengabdian masyarakat ini yaitu untuk mensosialisasikan smoothies pisang ambon dan jambu biji merah terhadap penanganan anemia. Jumlah peserta sebanyak 52 orang.Metode: Metode pengabdian masyarakat ini menggunakan penyuluhan/ metode ceramah, sebelum peserta mendapatkan penyuluhan, peserta terlebih dahulu diberikan pretest kemudian diberikan posttest. Analisa data menggunakan uji wilcoxon untuk mengetahui analisis bivariatnya.Hasil: Hasil pretest sebagian besar pengetahuan peserta kurang yaitu sebesar 59,6%, sedangkan pada hasil postest sebagian besar peserta pengetahuannya baik 73,1%. Hasil uji bivariat didapatkan nilai 0,000.Kesimpulan: Kesimpulannya yaitu adanya peningkatan pengetahuan dengan mensosialisasikan smoothies pisang ambon dan jambu biji merah terhadap penanganan anemia.
Konsumsi jus kurma terhadap peningkatan Hb pada remaja putri Moonti, Mutia Agustiani; Heryanto, Merissa Laora; Nugraha, Moch. Didik; Puspanegara, Aditiya; Jumiati, Ineu
Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan Vol. 3 No. 02 (2024): Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jppk.v3i02.1081

Abstract

Latar Belakang: Anemia merupakan masalah yang paling banyak ditemukan pada remaja putri. Anemia pada remaja putri di Indonesia pada tahun 2018, pada kelompok remaja usia 15-21 tahun sebesar 48,9%. Prevalensi Provinsi Jawa Barat mencapai 41,5% kemudian di Kabupaten Kuningan terdapat 23% remaja putri yang mengalami anemia.Metode: Pengabdian masyarakat ini menggunakan ceramah, sebelum peserta mendapatkan penyuluhan, peserta terlebih  dahulu diberikan pretest kemudian diberikan posttest dengan responden berjumlah 27 responden.Hasil: Analisa menunjukan bahwa rata-rata kadar Hb sebelum diberikan jus kurma pada remaja putri 9,037, sedangkan nilai rata-rata kadar Hb sesudah diberikan jus kurma adalah 13,019. Analisis bivariat menunjukan terdapat pengaruh pemberian jus kurma pada remaja putri (P = 0,00).Kesimpulan: Adanya peningkatan pengetahuan dengan mengsosialisasikan konsumsi jus kurma terhadap peningkatan Hb pada penderita anemia remaja putri.
Air rebusan simplisia daun pepaya dan pijat akupresur terhadap kelancaran pengeluaran ASI Heryanto, Merissa Laora; Rahmawati, Yuniar; Moonti, Mutia Agustiani; Srimulyawati, Tia
Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan Vol. 3 No. 02 (2024): Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jppk.v3i02.1150

Abstract

Latar Belakang: Di Indonesia di tahun 2021 pertanggal 4 februari 2022 capaian indikator bayi usia < 6 bulan mendapat ASI Eksklusif sebanyak 69,7 %. Untuk jawa Barat sebesar 68,9 %. Menurut Laporan kinerja Kementrian Kesehatan Indonesia tahun 2021. Angka tersebut sudah melampaui target tahun 2021 yaitu 45%. tujuan dari pengabdian Masyarakat ini adalah penyuluhan Air Rebusan simplisia Daun Pepaya dan Pijat Akupresur untuk meningkatkan produksi ASI.Metode: penyuluhan dengan pretest dan posttest. Analisisnya menggunakan Uji Paired sampel T-test.Hasil: Hasil pretest didapatkan bahwa Sebagian besar peserta pengetahuannya masih kurang sebanyak 66,7%, sedangkat untuk hasil posttest didapatkan hasil Sebagian besar peserta meningkat pengetahuannya menjadi baik sebanyak 77,8%. Nilai p dari pengabdian Masyarakat ini juga didapatkan 0,001.Kesimpulan: adanya peningkatan pengetahuan Masyarakat yang signifikan tentang Air Rebusan simplisia Daun Pepaya dan Pijat Akupresur.
Pengaruh pemberian rebusan daun kersen (Muntingia Calabura L.) terhadap penurunan Gula Darah Sewaktu (GDS) pada penderita diabetes melitus tipe 2 di Desa Cikadu Kecamatan Nusaherang Kabupaten Kuningan Moonti, Mutia Agustiani; Armanada, Muhamad Billy
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 4 No 1 (2023): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v4i01.900

Abstract

Latar Belakang: Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 beradarkan hasil pengukuran penduduk di Indonesia sebesar 167% ini mengalami peningkatan di bandingkan dengan penderita Diabetes Melitus Tipe 2 pada tahun 2011 sebesar 29%. Kebaruan penelitian ini dengan jumlah dosis rebusan daun kersen diberikan sebanyak 250 ml dan dikonsumsi pada pagi hari sebelum sarapan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain Quasy Experiment dengan rancangan One Group Pre-Test dan Post-Test Desain. Uji statistik yang digunakan Uji Paired Sample T-Test.  Populasi dalam penelitian penderita  Diabetes Melitus Tipe 2 sebanyak 84 orang di Desa Cikadu Kecamatan Nusaherang Kabupaten Kuningan, pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive Sampling dengan jumlah sampel penelitian 38 responden. Adapun waktu penelitian dilakukan selama 14 hari mengkonsumsi 250 ml air rebusan daun kersen  (Muntingia Calabura L.) kemudian dilakukan pengecekan gula darah sewaktu (GDS) menggunakan alat Glukometer. Hasil: Hasil penelitian menunjukan adanya pengaruh rebusan daun kersen pada dewasa akhir di Desa Cikadu Kecamatan Nusahereng Kabupaten Kuningan dengan nilai uji Paired Sample T-Test P-Value 0.004 <  taraf nyata (α=0.05). Daun kersen mengandung senyawa flavonoid dalam daun kersen berfungsi mampu meregenerasi atau memproduksi sel beta pankreas dan membantu merangsang pelepasan insulin dan mengandung antioksidan sebagai zat yang dapat menghambat kerusakan sel akibat kondisi ketidakseimbangan jumlah antioksidan dan radikal bebas (stres oksidatif). Kesimpulan: Adanya pengaruh rebusan daun kersen pada dewasa akhir di Desa Cikadu Kecamatan Nusahereng Kabupaten Kuningan.
Efektivitas senam jantung sehat dan senam lansia terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Garawangi Moonti, Mutia Agustiani; Suhartini, Wiwin Dewi
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v4i02.1035

Abstract

Latar Belakang: Lansia menjadi kelompok beresiko di indonseia dengan banyak masalah kesehatan salah satu nya adalah penyakit hipertensi. Diperlukan penatalaksanaan yang efektif untuk menjaga kebugaran dan penurunan tekanan darah pada lansia, salah satu nya dengan senam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas senam jantung sehat dan senam lansia terhadap tekanan darah pada lanjut usia yang mengalami hipertensi di Puskesmas Garawangi.Metode: Jenis penelitian adalah penelitian Kuantitatif dengan  Rancangan Quasy Eksperimental One Group Pretest-Postest with control. Populasi sebanyak 379 lansia penderita Hipertensi, berdasarkan teknik Purposive Sampling diperoleh sampel sebanyak 18 lansia.  Analisis dilakukan menggunakan uji Wilcoxon.Hasil: Diketahui bahwa tekanan darah sebelum dilakukan senam lansia yaitu 155/84mmHg mengalami penurunan setelah dilakukan senam lansia menjadi 138/74mmHg. Diketahui nilai P-Value 0,000 (<0,05) pada senam jantung sehat dan nilai p = 0,000 pada senam lansia.Kesimpulan: Ada pengaruh senam jantung sehat dan senam lansia terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Disarankan Puskesmas mengadakan kegiatan senam secara rutin dengan membentuk komunitas senam lansia yang menjadi penggerak adalah kader posbindu.
Efektivitas support system keluarga terhadap penurunan tingkat kecemasan pasien pre operatif di ruang bedah RSUD Gunung Jati Cirebon Moonti, Mutia Agustiani
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 3 No 2 (2023): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v3i2.656

Abstract

Latar Belakang : Support System Keluarga (Dukungan keluarga)  yang terdiri atas informasi atau nasihat verbal dan non verbal bantuan nyata atau tindakan yang diberikan oleh keakraban sosial dan didapat karena kehadiran mereka dan mempunyai manfaat emosional atau efek perilaku bagi pihak penerima. Tujuan penelitian mengetahui efektivitas support system keluarga terhadap penurunan tingkat kecemasan Pada pasien pre operatif.Metode: Jenis penelitian pra eksperimental dengan menggunakan rancangan one group pre post test design. Observasi dilakukan secara langsung pada pasien pre operatif menggunakan intrumenst HARS sebelum dan sesudah diberikan Support System.Hasil: Hasil penelitian menunjukan Support System keluarga efektif terhadap penurunan tingkat kecemasan pada pasien pre-operatif di ruang IBS RSUD Toto Kabila. yang ditunjukkan oleh nilai uji wilcoxon Signet rank test mendapatkan nilai p= 0.004 < taraf nyata (α=0.05).Kesimpulan: Support System keluarga efektif terhadap penurunan tingkat kecemasan pada pasien pre operatif di Ruang Bedah RSUD Gunung Jati Cirebon menunjukkan nilai uji wilcoxon Signet rank test mendapatkan nilai p-Value 0.004 < taraf nyata (α=0.05). Dijadikan sebagai bahan masukan dalam penerapan asuhan keperawatan dengan Gangguan Kecemasan pada pasien preoperatif.