Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pengaruh Curah Hujan terhadap Parameter Air Limbah Rumah Sakit X di Surakarta Alfandi, Rochmad; Sugiharto, Agung
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2024: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencemaran air yakni terhalangnya pemanfaatan perairan akibat terdapatnya akumulasi faktor ataupun organisme ke dalam perairan. Rumah sakit bisa dikatakan menjadi salah satu lokasi bertemunya orang-orang sakit dan sehat yang berpotensi terjadi pencemaran lingkungan. Penelitian yang dilakukan bersifat observasional dengan cara grab sampling hal ini dilaksanakan ketika musim hujan hasil pengolahan air limbah rumah sakit tidak stabil atau hasilnya tidak menentu. Teknik analisis data secara deskripsi menggunakan analisis ANOVA satu arah, analisis regresi sederhana dan menghitung efektivitas sistem pengolahan air limbah. Berdasarkan hasil perhitungan curah hujan terhadap parameter air limbah (BOD,COD) diperoleh nilai hasil uji t-Tes berpasangan menunjukkan pada inlet mempunyai nilai p=0,005126 (p<0,05). Dan untuk outlet nilai hasil uji t-Tes berpasangan menunjukkan pada outlet mempunyai nilai p=0,020034 (p<0,05). Hasil uji ANOVA satu arah menunjukkan curah hujan tidak mempengaruhi parameter air limbah RS X di Surakarta. Analisis regresi menunjukan parameter IPAL rumah sakit x di Surakarta pada bak inlet meningkat dan pada bak outlet menurun pada musih hujan namun tidak disebabkan oleh curah hujan karena nilai korelasi yang dihasilkan jauh dari kostanta regresi. Efisiensi tertinggi dalam pengolahan limbah cair di IPAL terdapat pada minggu kedua bulan Februari dengan nilai efisiensi sebesar 91,39% pada BOD dan 92,03% pada COD.
Minyak Nilam sebagai Bahan Pembuatan Parfum: Review Budiawan, Ilham; Haryana, Riswana Stiana; Azizah, Putri Rizki Nur; Rakotoarisoa, Solofo Roger; Khusna, Laila Al; Jannah, Nabilah Miftachul; Kamaratih, Azzahra Ardya; Sugiharto, Agung; Harismah, Kun
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2024: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman nilam (Pogostemon cablin Benth) merupakan tanaman yang berasal dari keluarga Lamiacea, tergolong kedalam tanaman tropis penghasil minyak atsiri. Nilam tumbuh subur di beberapa daerah Indonesia. Indonesia menjadi salah satu pengekspor minyak atsiri terbesar di Asia tenggara. Minyak nilam memiliki aroma yang kuat, berat dan telah berabad-abad digunakan sebagai parfum dan bahan dupa. Parfum adalah campuran minyak esensial, pelarut, senyawa aromatik, dan fiksatif untuk memberikan wewangian. Klasifikasi parfum tergantung pada jumlah proporsi senyawa aromatiknya. Minyak nilam memiliki kandungan esensial minyak atsiri sehingga sering digunakan sebagai parfum. Komponen utama pada minyak nilam yaitu minyak atsiri sebesar 64,9% dari total kandungan didalamnya. Minyak nilam juga memiliki daya fiksatif yang kuat, sehingga memiliki aroma yang tahan lama bila digunakan dalam industri parfum. Selain banyaknya sisi positif dari pemanfaatan minyak atsiri nilam, penggunaan minyak atsiri nilam, juga perlu ditinjau dari metode perolehannya yang mana ekstraksi yang dilakukan perlu memperhatikan dampak lingkungan.
PENERAPAN INSINERATOR RAMAH LINGKUNGAN UNTUK ATASI SAMPAH DI DESA GONILAN Riza, Ramzul Irham; Aklis, Nur; Sugiharto, Agung; Al-mu’tashim, Mas’ud Fajar; Kurnia, Dicky
Abdi Teknoyasa Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6, Nomor 2, Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Gonilan, Kecamatan Kartasura, Sukoharjo, merupakan kawasan padat penduduk yang didominasi mahasiswa, menghasilkan volume sampah mencapai 40 ton per bulan. Permasalahan utama adalah penumpukan sampah di Tempat Penampungan Sementara (TPS) yang melebihi kapasitas, menyebabkan bau tak sedap, pencemaran udara, dan potensi penyakit. Tujuan pengabdian ini adalah menerapkan teknologi tepat guna insinerator ramah lingkungan untuk mengurangi volume sampah secara signifikan dan meningkatkan kesadaran masyarakat. Mitra pengabdian adalah Tim Pengelolaan Sampah Mandiri (P2SM) RW X Desa Gonilan. Metode yang digunakan meliputi analisis kondisi eksisting, perancangan dan pembuatan insinerator, sosialisasi, serta pendampingan operasional. Hasil menunjukkan bahwa insinerator berdimensi 50x50x80 cm dengan suhu operasional 800-900°C mampu mereduksi volume sampah hingga lebih dari 90%. Residu abu nantinya dapat dimanfaatkan masyarakat untuk membuat paving blok, menambah nilai ekonomi. Partisipasi aktif masyarakat melalui P2SM dalam penyediaan infrastruktur dan pengoperasian alat menjadi kunci keberhasilan, membangun rasa kepemilikan dan kemandirian. Makna hasil ini adalah terciptanya model pengelolaan sampah berkelanjutan berbasis komunitas yang mengintegrasikan solusi teknis dengan pemberdayaan sosial, menjadikan Desa Gonilan sebagai role model bagi desa lain.