Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Pendampingan Praktikum Fisika Untuk Menumbuhkan Minat Terhadap Sains pada Peserta Didik MTs DDI Lapeo Nursakinah Annisa Lutfin; Fauziah A; Rasydah Nur Tuada; Dewi Sartika; Nurlina Nurlina
Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/sipakaraya.v3i2.4933

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan untuk mengatasi permasalahan mitra MTs DDI Lapeo yaitu banyak peserta didik yang menunjukkan ketertarikan rendah terhadap pelajaran sains, khususnya dalam bidang ilmu fisika. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk menumbuhkan minat sains peserta didik MTs DDI Lapeo melalui kegiatan pendampingan praktikum fisika. Kegiatan ini dilaksanakan di MTs DDI Lapeo, Desa Lapeo Kab. Polewali Mandar Sulawesi Barat pada 06 Juli sampai 06 September 2024 dengan 17 orang peserta yang terdiri dari peserta didik di MTs DDI Lapeo. Pendampingan praktikum fisika yang dilakukan terdiri dari lima unit percobaan yaitu yaitu Suhu dan Kalor, Prinsip Archimedes, Ayunan Sederhana, Usaha Pada Bidang Miring dan Hukum Hooke. Setelah praktikum selesai, peserta didik dilatih untuk mengolah dan menganalisis data hasil praktikum. Selain itu peserta didik diajarkan pentingnya rasa ingin tahu, menghargai data hasil praktikum, berpikir kritis, kreatif, berpikiran terbuka dan kerjasama, ketekunan, dan menumbuhkan sikap peka terhadap lingkungan dalam bereksperimen dan belajar sains. Berdasarkan hasil pelaksanaan dan evaluasi pengabdian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa kegiatan pendampingan praktikum fisika telah berhasil menumbuhkan minat sains peserta didik di MTs DDI lapeo. Pendampingan praktikum berjalan lancar dan peserta didik memberikan respon positif terkait kegiatan praktikum yang dilaksanakan.
Fisika Dekat Kita: Permainan Tradisional Mamasa sebagai Media Edukasi Interaktif Nursakinah Annisa Lutfin; Dewi Sartika; Aulia Rahmadhani; Farhanuddin Farhanuddin
Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/sipakaraya.v4i1.5585

Abstract

Fisika sering kali dianggap sebagai mata pelajaran yang sulit dan menakutkan bagi siswa, terutama karena pendekatan pembelajaran yang cenderung teoritis dan minimnya keterkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Kondisi ini menjadi tantangan serius untuk menumbuhkan minat belajar fisika. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mengatasi stigma negatif tersebut pada siswa SMAN 1 Mamasa melalui pendekatan yang memadukan kearifan lokal dan teknologi. Kegiatan PkM ini menerapkan media pembelajaran interaktif berbasis Scratch dengan simulasi permainan tradisional Mamasa untuk menjembatani kesenjangan antara konsep fisika yang abstrak dan realitas budaya. Keberhasilan program dievaluasi melalui angket kepuasan peserta dan analisis N-Gain untuk mengukur perubahan sikap siswa. Hasilnya menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi pada aspek materi, partisipasi, dan pelayanan, dengan mayoritas siswa menyatakan puas. Selain itu, analisis N-Gain menunjukkan adanya peningkatan sikap positif siswa terhadap fisika, yang membuktikan bahwa program ini efektif. Temuan ini membuktikan bahwa pembelajaran fisika tidak harus terbatas pada ruang kelas, melainkan dapat menjadi lebih relevan dan menyenangkan melalui model yang kontekstual dan berbasis budaya. Pendekatan ini memiliki potensi besar untuk direplikasi dan berkontribusi pada pelestarian budaya lokal.
KESULITAN BELAJAR FISIKA PADA SISWA SMA DI INDONESIA: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW BERBASIS PRISMA Aulia Nadratan Naim; Nursakinah Annisa Lutfin; Fauziah A
OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 10 No. 1 (2026): OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/optika.v10i1.7862

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis kesulitan belajar fisika pada siswa SMA di Indonesia berdasarkan hasil kajian literatur. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses). Sebanyak 20 artikel yang relevan pada rentang tahun 2020–2025 dianalisis secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan belajar fisika bersifat multidimensional, meliputi kesulitan konseptual, matematis, pemecahan masalah, serta aspek afektif. Aspek afektif, seperti rendahnya motivasi, minat, dan kepercayaan diri, menjadi faktor yang paling dominan. Selain itu, kesulitan belajar juga dipengaruhi oleh faktor eksternal, seperti metode pembelajaran yang kurang variatif, minimnya penggunaan media dan praktikum, serta lingkungan belajar yang kurang kondusif. Materi fisika yang sering dianggap sulit antara lain mekanika dan medan magnet. Solusi yang direkomendasikan meliputi penerapan model pembelajaran aktif, penggunaan media dan simulasi interaktif, peningkatan motivasi belajar, serta pemberian pengalaman belajar melalui praktikum. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kesulitan belajar fisika tidak berdiri sendiri, melainkan saling berkaitan, sehingga diperlukan pendekatan pembelajaran yang holistik, kontekstual, dan berbasis teknologi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran fisika.
The Effect of Volume Target on Quality of Radiotherapy using 3DCRT and IMRT: Dosimetry and Radiobiological Evaluation Lutfin, Nursakinah Annisa; Widita, Rena
Journal of Physics: Theories and Applications Vol 7, No 1 (2023): Journal of Physics: Theories and Applications
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jphystheor-appl.v7i1.71608

Abstract

The main goal of radiotherapy is to deliver the maximum possible dose to the target volume and the minimum possible to the surrounding healthy tissue. In this study, planning was carried out on the TPS Eclipse Varian Medical System using 3DCRT and IMRT techniques for 14 cancer patients. 6 cases of lung cancer with PTV were in the range of 175.1 cc - 875.5 cc, and eight brain cancer patients with a PTV range of 148.5 cc - 841.2 cc. This study aims to determine the effect of target volume on the quality of radiation therapy planning using the 3DCRT and IMRT techniques. The evaluation was carried out using dosimetry and radiobiology analysis. Dosimetry assessment analyzes the average dose, D98, D50, D2, CI, and HI on PTV and the average dose on OAR. Radiobiological evaluation by calculating the value of TCP, NTCP, and UTCP. The results showed that based on dosimetry and radiobiology evaluation, the IMRT technique provides better planning quality for radiation therapy by increasing the probability of cancer cells dying at PTV and reducing the risk of OAR compared to planning using the 3DCRT technique. The effect of PTV on planning quality using statistical regression tests showed that PTV did not significantly impact the quality of radiation therapy planning results either using the 3DCRT technique or the IMRT technique.
Pengembangan E-LKPD Flipbook Berbasis Virtual Laboratory PhET Guna Meningkatkan Minat Belajar Fisika Kartika Hajati; Nursakinah Annisa Lutfin; Fadila Rahmadi
JIPFRI (Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Riset Ilmiah) Vol. 9 No. 2 (2025): November Edition
Publisher : Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jipfri.v9i2.4808

Abstract

This study developed a flipbook-based Electronic Student Worksheet (E-LKPD) integrated with the PhET (Physics Education Technology) virtual laboratory as a physics learning material to improve students’ interest in learning physics. The research used a Research and Development (R&D) method with the 4D model: Define, Design, Development, and Dissemination. The participants were Grade X MIPA students of SMAN 3 Majene, physics teachers, and expert validators. The E-LKPD was validated by experts with an average score of 86.59%, categorized as valid. Practicality tests showed very practical results, with 86.93% from student responses and 93.33% from teacher responses. The effectiveness test showed a gain of 60%, which means the E-LKPD is fairly effective in increasing students’ interest in learning physics. These results confirm that the developed PhET-based flipbook E-LKPD meets the criteria of validity, practicality, and effectiveness.
ANALISIS PERSEPSI SISWA TERHADAP PENGGUNAAN LABORATORIUM VIRTUAL PHET PADA MATERI PERUBAHAN ENERGI Kristina Nurmi; Fauziah A; Nursakinah Annisa Lutfin; Afiq Agung
OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 10 No. 1 (2026): OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/optika.v10i1.7976

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi siswa SMA kelas X terhadap penggunaan laboratorium virtual PhET pada materi perubahan energi yang berfokus pada aspek keterpahaman materi dan penggunaan software. Evaluasi ini penting dilakukan untuk mengetahui bagaimana siswa menerima dan mengoperasikan simulasi PhET untuk memahami konsep abstrak dalam materi perubahan energi. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan survei yang disebarkan secara daring kepada 185 siswa di SMAN 2 Polewali yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan instrumen kuesioner skala Likert dan pertanyaan terbuka yang kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan analisis konten tematik. Pemilihan metode ini sangat tepat untuk mendeskripsikan distribusi respon subjektif siswa secara sistematis dan objektif tanpa manipulasi variabel. Hasil penelitian menunjukkan persepsi yang sangat positif pada aspek keterpahaman materi dimana fitur interaktif simulasi terbukti efektif membantu siswa bereksperimen dengan variabel secara mandiri dan memperjelas visualisasi konsep fisika yang bersifat abstrak. Namun pada aspek penggunaan software, terdapat beberapa kendala teknis berupa kesulitan navigasi bagi pengguna pemula, berkurangnya keterlibatan emosional jika dibandingkan dengan praktikum tradisional, dan kurangnya panduan materi yang terintegrasi di dalam simulasi. Temuan ini mengindikasikan bahwa daya tarik visual PhET akan lebih efektif jika dibarengi dengan strategi pedagogis yang tepat untuk mencapai keberhasilan dalam pembelajaran.
Penguatan Konsep Dasar Matematika Melalui Kegiatan Math Club Berbasis Permainan pada Siswa SMPN 4 Majene Helmi Helmi; Gita Oktavia; Sartika Arifin; Fauziah Hakim; Nursakinah Annisa Lutfin; Nurlina Nurlina
Rengganis Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/rengganis.v6i1.1053

Abstract

Mathematics is often considered a difficult subject by students. Even now, many students still have not mastered basic mathematical concepts even though they are in grade 9 of junior high school. Therefore, this community service activity aims to strengthen students' basic mathematical concepts through Math Club activities using domino games at SMPN 4 Majene. This activity involved 40 students from grades 7, 8, and 9 who participated in structured meetings. This Math Club activity was held from September to November 2025. In the Math Club activity, the team used the domino game as media to make the activity more enjoyable and meaningful for students. The domino game media was in the form of question-answer cards that were adjusted to the curriculum and the difficulty level of each grade level. The implementation method consisted of three stages: preparation, implementation, and evaluation. Data were collected through pre-tests and post-tests to measure improvements in basic mathematical concepts, as well as questionnaires to measure student interest and satisfaction. The results of the activities showed an improvement in basic mathematical concepts and students participated actively and enthusiastically in each series of Math Club activities.