Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi Pasar Modal pada Siswa SMA Negeri 1 Pangkah Guna Meningkatkan Kesadaran Berinvestasi Aminul Fajri; Dewi Indriasih; Yanti Puji Astutie; Abdulloh Mubarok; Fahmi Firmansyah
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/tdkv2p03

Abstract

Rendahnya tingkat literasi keuangan di kalangan remaja Indonesia menjadi perhatian serius, terutama karena keputusan finansial pada usia muda dapat berdampak jangka panjang terhadap kesejahteraan ekonomi di masa depan. Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2024 oleh OJK–BPS, tingkat literasi keuangan kelompok usia 15–17 tahun hanya mencapai 51,70%, jauh di bawah rata-rata nasional 65,43%. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan dan pemahaman investasi pasar modal bagi siswa SMA Negeri 1 Pangkah melalui edukasi dan praktik langsung. Metode pelaksanaan meliputi tahapan perencanaan, persiapan, pelaksanaan, diskusi, serta evaluasi. Kegiatan dilakukan dengan metode ceramah interaktif, diskusi, dan simulasi transaksi saham menggunakan aplikasi trading. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan hasil pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pemahaman sebesar 50%, dengan aspek mekanisme investasi saham mengalami peningkatan tertinggi sebesar 53,5%. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi investasi pasar modal melalui pendekatan praktis dan interaktif efektif dalam meningkatkan literasi keuangan remaja. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran finansial dan perilaku investasi cerdas di kalangan generasi muda.
The Effect of Tax Fairness Perception, Tax Knowledge, and Tax Ease on Taxpayer Compliance with Religiosity Attitude as a Moderating Variable: A Case Study of MSME Taxpayers in Tegal City Rizki, Amelia ana; Indriasih, Dewi; Mubarok, Abdulloh
Jurnal Sains Sosio Humaniora Vol. 10 No. 2 (2026): Volume 10, Nomor 2 July - December 2026 (On Progress)
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jssh.v10i2.58371

Abstract

Indonesia's tax revenue depends heavily on the compliance of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs), yet the growth of MSMEs in Tegal City has not been matched by a stable rate of tax reporting compliance. This study examines the effect of tax fairness perception, tax knowledge, and tax ease on MSME taxpayer compliance, and tests whether religiosity attitude moderates these relationships. A quantitative approach was applied to 400 MSME taxpayers registered at KPP Pratama Tegal, selected through purposive sampling using the Slovin formula. Data were collected through structured questionnaires and analyzed using multiple linear regression and Moderated Regression Analysis (MRA) with IBM SPSS Statistics 22. The results show that tax fairness perception, tax knowledge, and tax ease each have a significant positive effect on taxpayer compliance, jointly explaining 36.5 percent of its variance. However, religiosity attitude does not significantly moderate any of the three relationships, indicating that the moderated model's explanatory power only marginally increases to 39.8 percent and that the interaction terms remain statistically insignificant. These findings suggest that structural and cognitive factors, namely fairness, knowledge, and administrative ease, are more decisive in shaping MSME tax compliance than internalized religious values. The study recommends that tax authorities continue to simplify administrative procedures and strengthen taxpayer education rather than relying on religiosity-based appeals to improve compliance.
Governance as a Mediating Factor: Determinants of the Quality of Regional Government Financial Reports from the Perspective of Systems and Human Resource Quality Nuraini Pujiastuti; Dewi Indriasih; Abdulloh Mubarok
JURNAL MANAJEMEN MOTIVASI Vol 22 No 2 (2026): Jurnal Manajemen Motivasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jmm.v22i2.9345

Abstract

This study analyzes the effects of the internal control system, accounting system, and human resource quality on the financial statement quality of the Brebes Regency Government, with good corporate governance (GCG) as mediator. Data from 200 civil servants across 50 regional agencies, selected by purposive sampling, were analyzed using PLS-SEM. The results show that all three determinants positively affect GCG. The accounting system and GCG directly affect financial statement quality, while the effects of the internal control system and human resource quality are fully mediated by GCG. Strengthening governance is therefore the key lever for improving local government financial reporting quality. Keywords: Internal Control System; Accounting System; Human Resource Quality; Good Corporate Governance; Financial Statement Quality; Local Government; PLS-SEM
WORKSHOP DIGITAL MARKETING KERUPUK USEK DI DESA LUMENENG KECAMATAN PANINGGARAN KABUPATEN PEKALONGAN Juli Riyanto Tri Wijaya; Catur Wahyudi; Setyowati Subroto; Ira Maya Hapsari; Abdulloh Mubarok; Fahmi Firmansyah; Agus Prasetyono; Devky Izati Friyana
SENTRA ABDIMAS: Sinergi dan Transformasi dalam Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2025): SENTRA ABDIMAS Volume 1, Nomor 1, Juni 2025
Publisher : STMIK Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33020/sentraabdimas.v1i1.848

Abstract

Workshop Digital Marketing Kerupuk Usek yang diselenggarakan di Desa Lumeneng, Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan para pelaku usaha lokal dalam memasarkan produk kerupuk secara lebih efektif melalui platform digital. Kegiatan ini menghadirkan pemateri yang berpengalaman dalam bidang digital marketing dan diikuti oleh peserta yang merupakan pelaku usaha kecil dan menengah dari desa setempat. Materi yang disampaikan dalam workshop meliputi strategi pemasaran melalui media sosial, teknik optimisasi mesin pencari (SEO), serta pemanfaatan e-commerce untuk memperluas jangkauan pasar. Selain pemaparan materi, para peserta juga diberi kesempatan untuk praktik langsung dalam membuat konten pemasaran digital yang menarik dan relevan dengan produk mereka. Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelaku usaha kerupuk Usek mampu meningkatkan penjualan serta memperkuat kesadaran merek (brand awareness) di pasar yang lebih luas. Selain itu, workshop ini juga menjadi sarana untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat dengan memanfaatkan perkembangan teknologi digital. Hasil evaluasi pasca-kegiatan menunjukkan bahwa peserta merasa lebih percaya diri dan memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pemasaran digital. Workshop ini menjadi langkah awal yang strategis dalam mengembangkan potensi produk lokal berbasis teknologi dan turut mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di Desa Lumeneng secara berkelanjutan.