Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : CHMK HEALTH JOURNAL

Analisis Hubungan Body Image dan Pola Makan terhadap Status Gizi pada Mahasiswi Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Kupang ANITA CHRISTINA SEMBIRING
CHMK HEALTH JOURNAL Vol 2 No 2 (2018): CHMK HEALTH JOURNAL
Publisher : Citra Bangsa University - Literacy and Publishing Center (CBU-LPC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.784 KB) | DOI: 10.37792/the public health.v2i2.328

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan body image dan pola makan terhadap status gizi pada mahasiswi Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Kupang. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional study. Penelitian ini dilakukan di Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Kupang. Data yang dikumpulkan berupa data primer meliputi karakteristik individu, karakteristik keluarga, body image dan status gizi (berat badan, tinggi badan, dan kadar Hb). Pengumpulan data primer ini dilakukan dengan teknik pengisian kuesioner oleh peneliti dengan metode wawancara dan menggunakan kuesioner yang disebarkan dan diisi oleh mahasiswi. Tahapan analisis data diolah dengan program Microsoft Excell dan SPSS  versi 16.0 dan disajikan dalam bentuk tabulasi dan narasi. Karakteristik orang tua responden sebagian besar berpendidikan SMA. Pekerjaan ayah responden sebagian besar adalah petani dan kebanyakan ibu respoden tidak bekerja atau ibu rumah tangga. Sebagian besar (71,7 %) responden memiliki body image yang positif. Pola makan responden sebagian besar masih tergolong kurang yang artinya keanekaragaman konsumsi pangan responden masih rendah. Status gizi responden sebagian besar Normal (51%) dan sebagian besar responden tidak menderita anemia yang artinya kadar Hb responden sebagian besar Normal. Sebagian besar responden dengan body image positif memiliki pola pangan yang kurang tapi status gizi dan kadar Hb responden normal. Tidak ada hubungan antara body image dan pola makan serta body image dan status gizi. 
ANALISIS PENGARUH SOSIAL EKONOMI KELUARGA TERHADAP TINGKAT KECUKUPAN MINERAL KALSIUM, ZAT BESI, DAN ZINK PADA REMAJA LAKI-LAKI USIA 13—18 TAHUN DI INDONESIA ANITA CHRISTINA SEMBIRING
CHMK HEALTH JOURNAL Vol 2 No 3 (2018): CHMK HEALTH JOURNAL
Publisher : Citra Bangsa University - Literacy and Publishing Center (CBU-LPC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (737.539 KB) | DOI: 10.37792/the public health.v2i3.336

Abstract

This study aims to analyze the risk factors on calsium, iron and zinc adequacy level in adolescent males age 13—18 years. A cross-sectional study was conducted using secondary data of Riskesdas 2010, with male adolescent age 13—18 years as study sample. Data on food intakes were collected with 24-hour recall method and further converted into nutrients intakes (Ca, Fe, Zn) using Food Composition Table. Nutrient adequacy level of each nutrient was calculated using Recommended Dietary Allowance. Based on the analysis of data, the prevalence of calsium and zinc deficiency in male adolescent age 13—18 years in Indonesia is still very high, 72.8% and 68.6% respectively. The prevalence of iron deficiency is still high at 51.9%. Age, father’s education, economic status and area residence are shown to affect (p<0.05) the level of adequacy of calcium, iron and zinc in adolescent malesage 13—18 years, while the level of mother’s education, father’s occupation and mother’s occupation do not.