Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal of Authentic Research

Pengembangan Accordion Book Berbasis Eksperimen Sederhana Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep IPA Materi Perubahan Wujud Benda Siswa Kelas IV SD Dewi, Ni Putu Chintya Kumala; Astawan, I Gede; Tristiantari, Ni Ketut Desia
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/6fzr3m18

Abstract

Penelitian ini memiliki empat tujuan; (1) menghasilkan rancang bangun accordion book berbasis eksperimen sederhana, (2) mengidentifikasi validitas hasil pengembangan accordion book pengembangan accordion book berbasis eksperimen sederhana, (3) mengidentifikasi  kepraktisan accordion book berbasis eksperimen sederhana, (4) menganalisis keefektifannya accordion book berbasis eksperimen sederhana terhadap pemahaman konsep IPA kelas IV SD. Pada penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE dengan metode Pengumpulan data berupa pemberian angket dan tes. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Sedangkan efektivitas accordion book berbasis eksperimen sederhana diukur menggunakan desain one group pretest-posttest dengan melibatkan 33 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) hasil validasi media memperoleh rerata 3,85 dari ahli materi dan 3,95 dari ahli media yang termasuk ke dalam kategori sangat baik, (2) kepraktisan accordion book diperoleh melalui penilaian respon guru, serta melalui respon siswa yang memperoleh nilai rerata persentase masing-masing sebesar 97,5% dan 98,7% sehingga kedua nilai tersebut termasuk ke dalam kategori sangat praktis, (3) hasil uji efektivitas menggunakan uji t berpasangan menunjukkan nilai signifikasi sebesar 0,000 kurang dari 0,05, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara pretes dan nilai postes setelah pemberian perlakuan menggunakan accordion book berbasis eksperimen sederhana. Dengan demikian, penggunaan accordion book berbasis eksperimen sederhana efektif meningkatkan pemahaman konsep IPA siswa kelas IV SD.
E-Modul dengan Model SAVI Berbasis Kearifan Lokal untuk Meningkatkan HOTS Siswa pada Pembelajaran IPA kelas IV SD Utami, Ni Luh Dhea Sherlita; Astawan, I Gede; Tristiantari, Ni Ketut Desia
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/0xftzq16

Abstract

Keterampilan berpikir kritis siswa tergolong masih rendah, hal ini terlihat dari hasil belajar siswa yang masih di bawah rata-rata. Salah satu faktor yang mempengaruhi adalah penggunaan media pembelajaran interaktif yang masih jarang digunakan oleh guru. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan menghasilkan E-Modul pembelajaran IPA dengan model SAVI berbasis kearifan lokal Bali yang valid, praktis, dan efektivit untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS) siswa kelas IV sekolah dasar. Pengembangan E-Modul menggunakan model ADDIE. Subjek penelitian berjumlah 20 siswa kelas IV SD Negeri 1 Kertha Mandala. Data dikumpulkan melalui lembar validasi ahli, angket kepraktisan guru dan siswa, serta tes HOTS berupa pretest dan posttest. Data validitas dan kepraktisan dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan mengonversi skor ke dalam kategori kelayakan. Sementara itu, efektivitas e-modul dianalisis melalui perbandingan hasil pretest dan posttest kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Uji keefektiva e-modul juga menggunakan uji prasyarat dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-Modul berada pada kategori sangat layak dan sangat praktis. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi 0,001 (p < 0,05) yang menandakan adanya peningkatan HOTS siswa setelah penggunaan E-Modul. Dengan demikian, E-Modul pembelajaran IPA berbasis model SAVI dan kearifan lokal Bali dinyatakan valid, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran.
Kecerdasan Emosional dan Ketahanmalangan sebagai Faktor Internal Prestasi Belajar IPA Siswa Kelas IV Triutari, Komang Rika; Astawan, I Gede; Tristiantari, Ni Ketut Desia
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/wptzdq76

Abstract

Prestasi belajar IPA siswa sekolah dasar masih menunjukkan variasi yang dipengaruhi oleh berbagai faktor internal dan faktor eksternal peserta didik. Selain kemampuan kognitif, kecerdasan emosional dan ketahanmalangan dipandang berperan dalam membantu siswa mengelola emosi, menghadapi kesulitan belajar, serta mempertahankan motivasi selama proses pembelajaran IPA. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kecerdasan emosional dan ketahanmalangan sebagai faktor pendukung prestasi belajar IPA siswa kelas IV sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Subjek penelitian melibatkan 73 siswa kelas IV SD Gugus VII Kecamatan Buleleng yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Metode pengumpulan data yaitu metode kuesioner dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu kuesioner. Hubungan kecerdasan emosional dan prestasi belajar IPA diperoleh nilai r hitung sebesar 0,360 dengan persentase kontribusi kecerdasan emosional terhadap prestasi belajar IPA siswa sebesar 11,7%. Hubungan ketahanmalangan dan prestasi belajar IPA diperoleh nilai r hitung sebesar 0,269 dengan persentase kontribusi ketahanmalangan terhadap prestasi belajar IPA siswa sebesar 5,9%. Hubungan kecerdasan emosional dan ketahanmalangan dengan prestasi belajar IPA diperoleh nilai F hitung sebesar 0,136 dengan persentase kontribusi kecerdasan emosional terhadap prestasi belajar IPA siswa sebesar 13,6%. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa penguatan kecerdasan emosional dan ketahanmalangan penting untuk mendukung peningkatan prestasi belajar IPA. Secara praktis, temuan penelitian ini memberikan implikasi bahwa upaya peningkatan prestasi belajar IPA tidak dapat hanya bertumpu pada aspek kognitif semata, tetapi juga perlu mempertimbangkan penguatan kecerdasan emosional dan ketahanmalangan siswa. Guru dan sekolah diharapkan dapat merancang strategi pembelajaran yang tidak hanya mentransfer pengetahuan, tetapi juga membangun kemampuan siswa dalam mengelola emosi, menjalin hubungan sosial, serta menumbuhkan daya juang dalam menghadapi kesulitan belajar