Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENGARUH INVESTMENT OPPORTUNITY SET, KEBIJAKAN HUTANG, DAN PROFITABILITAS TERHADAP KEBIJAKAN DIVIDEN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SEKTOR INDUSTRI BARANG KONSUMSI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PERIODE 2020-2024 Any, Ade Indri; Helmi, Muhamad; Carolina, Debi; Ridho, Ahmad Muhammad
JEMBATAN (Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis, Auditing, dan Akuntansi) Vol 10 No 2 (2025): JEMBATAN (Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis, Auditing, dan Akuntansi)
Publisher : P3M STIE Mulia Darma Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54077/jembatan.v10i2.248

Abstract

Ketidakkonsistenan pembagian dividen pada perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di BEI periode 2020–2024 menjadi latar belakang penelitian ini. Permasalahan yang dirumuskan adalah bagaimana perkembangan Investment Opportunity Set (IOS), kebijakan hutang, profitabilitas, serta pengaruhnya baik secara parsial maupun simultan terhadap kebijakan dividen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan Investment Opportunity Set (IOS), kebijakan hutang, profitabilitas dan menguji pengaruhnya secara parsial dan simultan terhadap kebijakan dividen. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan analisis regresi linear berganda, menggunakan data sekunder dari laporan keuangan 10 perusahaan yang menjadi sampel dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial hanya IOS yang berpengaruh signifikan terhadap kebijakan dividen, sedangkan kebijakan hutang dan profitabilitas tidak. Namun, secara simultan ketiga variabel berpengaruh signifikan. Nilai Adjusted R Square sebesar 32% menjelaskan bahwa variabel penelitian mampu menerangkan variasi kebijakan dividen, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain. Kesimpulan penelitian ini menegaskan pentingnya peluang investasi dalam menentukan kebijakan dividen. Disarankan agar perusahaan memperhatikan keseimbangan antara peluang investasi, struktur hutang, dan profitabilitas untuk menjaga konsistensi dan keberlanjutan kebijakan dividen.
PENGARUH KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL, STRUKTUR ASET DAN PERTUMBUHAN PERUSAHAAN TERHADAP KEBIJAKAN HUTANG PADA PERUSAHAAN TEKSTIL DAN GARMEN YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2021-2024 Tegu Salim; Muhamad Helmi; Debi Carolina; Ahmad Muhammad Ridho; Ahmad Sazili
JEMBATAN (Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis, Auditing, dan Akuntansi) Vol 11 No 1 (2026): JEMBATAN (Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis, Auditing dan Akuntansi)
Publisher : P3M STIE Mulia Darma Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54077/jembatan.v11i1.287

Abstract

Struktur pendanaan merupakan faktor penting bagi keberlangsungan dan pertumbuhan perusahaan. Dalam praktiknya, perusahaan dapat menggunakan modal internal maupun eksternal. Perbedaan kebijakan utang antar perusahaan dipengaruhi oleh faktor internal seperti kepemilikan institusional, struktur aset, dan pertumbuhan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan kepemilikan institusional, struktur aset, pertumbuhan perusahaan, dan kebijakan utang pada perusahaan tekstil dan garmen periode 2021–2024, Locus penelitian yaitu perusahaaan Tekstil dan Garmen yang terdaftar di BEI, dengan populasi sebanyak 23 perusahaan dan sampel 8 perusahaan yang diambil dengan teknik Purposive Sampling. Objek penelitian ini, yaitu laporan keuangan dan annual report. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. dengan analisis deskriptif dan analisis verifikatif. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda, uji t dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, secara parsial kepemilikan Institusional berpengaruh signifikan terhadap kebijakan hutang, struktur aset berpengaruh signifikan terhadap kebijakan hutang, dan pertumbuhan perusahaan berpengaruh signifikan terhadap kebijakan hutang, kepemilikan institusional, struktur aset, dan pertumbuhan perusahaan berpengaruh secara simultan terhadap kebijakan hutang dengan nilai koefisien determinasi sebesar 43,3%.