Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Kebijakan Penanganan Penelantaran Anak Korban Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) Gusnita, Chazizah
Deviance Jurnal Kriminologi Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/djk.3505

Abstract

Penelitian ini membahas tentang penelantaran anak korban dari Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT). Anak awalnya menjadi korban dari KDRT kedua orangtua. Karena kondisi keluarga yang berantakan, anak menjadi korban penelantaran sehingga dikhawatirkan menjadi pelaku kejahatan kekerasan yang berkelanjutan. Penelitian ini mengkaji bagaimana upaya dan strategi penanganan anak menjadi korban penelantaran dari kondisi keluarga yang berantakan karena adanya kekerasan dalam rumah tangga. Penelitian ini menggunakan teori viktimisasi struktural dengan metode kualitatif yang melaksanakan wawancara kepada 2 sumber pembuat kebijakan penanganan anak menjadi korban penelantaran dan pelaku penelantaran tersebut. Hasil dari penelitian ini menjadi program kebijakan sebagai upaya meminimalisir terjadinya penelantaran anak yang sesuai dengan amanat UUD 1945 untuk memelihara fakir miskin dan anak-anak terlantar.
Analisis Viktimisasi Struktural Terhadap Pekerja Migran Indonesia Ilegal di Kabupaten Indramayu Desa Juntinyuat Dwi Puspita; Chazizah Gusnita
Anomie Vol. 1 No. 1 (2019): Maret
Publisher : Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Viktimisasi Struktural Terhadap Pekerja Migran Indonesia Ilegal di Kabupaten Indramayu Desa Juntinyuat. Dalam penelitian ini melihat bagaimana viktimisasi struktural yang dialami pekerja migran ilegal, etika imigran legal dan juga eksploitasi imigran. Hasil dari penelitian ini melihat bagaimana faktor-faktor struktural di masyarakat, termasuk di dalamnya adalah faktor ekonomi, faktor sosial, dan faktor ideologi menyebabkan kerentanan perempuan sehingga mengalami viktimisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif sebagai metode penelitian dengan menggunakan dua orang korban pekerja migran ilegal sebagai subyek penelitian, dimana kedua informan tersebut menjadi temuan lapangan yang dipergunakan sebagai bahan analisis dalam penelitian ini.
Modus Operandi Kekerasan Seksual Terhadap Anak Melalui Media Sosial TikTok Aldi Evi Permana; Chazizah Gusnita
Anomie Vol. 5 No. 1 (2023): April
Publisher : Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study looks at the patterns and types of sexual assault against minors on the social media platform Tiktok. This research method employs qualitative and descriptive approaches based on Rational Choice Theory. The researchers used five sources, including three perpetrators of child and sexual abuse and two police officers. The study's findings indicated why each of the criminals engaged in sexual harassment and child abuse on the social media site TikTok. The three perpetrators utilize TikTok because it is simple to use, and the victim is active on TikTok, which makes it easier to approach. The culprit can view many videos and victim profiles on the TikTok app. Because environmental factors and relationships that exist in the friendship of one of them that help to find the victim and perpetrator also like to see the porn video, and the mode of perpetration with the way to approach the victims first, then like the posts and frequently comment. The criminal approached the victim via TikTok messenger after sending a message to the victim. The culprit stole the victim's heart, after which the offenders frequently made sexual calls and remarks. The offender picking the child as a victim is because the perpetrator is very glad to relate to an age group of children since it is easy to offer confidence to want to do and obey the criminal's desire and may also be used in terms of the victim's age and finances.
Perlindungan Anak sebagai Korban dengan Orang Tua Kombatan Teroris di Balai Rehabilitasi Anak Membutuhkan Perlindungan Khusus Handayani Kementerian Sosial Aprilia Heriati; Chazizah Gusnita
Anomie Vol. 1 No. 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The case of terrorism involving a child as a victim with parent of terrorist combatants is a new form of violent crime in the household, where the child is involved by the head of the household and indoctrinated to engage in a heresy by doing things which not taught in any religion. The revealed of child’s identitiy to the community then forming a stigma, thus giving a threat to the rights of children to be protected. The research uses the victimology theory to explain that there is a closeness between children as victims with parents as perpetrators. The study used a qualitative approach as a research method by interviewing five informants. The results showed that there are several factors that caused children become victims of parent combatants terrorist, they are: form of child care pattern, social dysfunction role as child, protection obtained by children based on the implementation of child protection law, terrorism law, and the law of combating terrorism in the form of deradicalisation program for children, and the fulfillment of the rights of children.
Perundungan Siber melalui Media Sosial Facebook sebagai Faktor Pemicu Percobaan Bunuh Diri Wisnu Nugroho Hidayat; Chazizah Gusnita
Anomie Vol. 1 No. 3 (2019): Desember
Publisher : Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This time, social media cannot be separate from human life. There is no day without social media especially for teenager who are almost twenty four hours active on social media. Social media such as facebook has become a place for teenangers to do social interaction. The lack of control over the use of social media can have a bad impact for teenager who use it. One of the bad thing that can arise is cyberbullying. The meaning of cyberbullying is a bullying that carried out through online media such a social media. Cyberbullying give the psychological impact for victim that can make depression so that they think and try to commit suicide attempts. The method used in this study is a qualitative approach. The informants of this study are victim of cyberbullying on facebook and has committed suicide attempts.
Pola Orderan Makanan Fiktif Melalui Aplikasi Ojek Online Syafii Syafii; Chazizah Gusnita
Anomie Vol. 6 No. 2 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola orderan makanan fiktif melalui aplikasi ojek online, dengan menggunakan metode penelitian berupa observasi serta melakukan wawancara terstruktur yaitu kolaborasi teknik pengumpulan data dengan melibatkan peneliti untuk beperan aktif selama kegiatan berlangsung bersama informan kunci dan menjadi akar informasi penelitian serta subjek dalam penelitian dengan cara melakukan observasi dan wawancara terstruktur dengan pelaku pola orderan makanan fiktif melalui aplikasi ojek online. Penelitian kualitatif ini mengkaji tentang pola orderan makanan fiktif yang dilakukan melalui aplikasi ojek online dengan menggunakan topeng, pola ini mencakup ruang lingkup kompleks dalam mengungkapkan mekanisme kejahatan yang dilakukan dalam melakukan orderan makanan fiktif ojek online dengan penggunaan topeng. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori pilihan rasional yang berperan sebagai teori pengkajian kejahatan yang terjadi berlandaskan pilihan rasional aktor sebagai pelaku yang melakukan pola orderan makanan fiktif melalui aplikasi ojek online sebagai customers, driver, dan merchant. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukan bahwa terdapat modus operandi yang dilakukan oleh satu sindikat yang berperan menjadi Customer, Driver, dan Merchant.
Fenomena Anak Sebagai Penari Striptis dalam Konteks Victimless Crime di Klub X Wilayah Jakarta Barat Maretha Wahyu Handayani; Chazizah Gusnita
Anomie Vol. 2 No. 1 (2020): April
Publisher : Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mengetahui Fenomena Anak Sebagai Penari Striptis Dalam Konteks Victimless Crime Di Klub X Wilayah Jakarta Barat. Anak merupakan karakteristik rentan korban apalagi sebagai korban eksploitasi seksual komersial. Penelitian ini menggunakan teori turunan yaitu Victimless Crime. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa jelas orang dewasa yang memiliki peran penting dalam perekrutan menjadi penari striptis, objek seks, dan mengambil keuntungan dari anak yang menjadi penari striptis tersebut. Walaupun pada intinya Victimless Crime ini membuat seseorang lebih mudah terpengaruh sebab pelaku yang juga menjadi korban yaitu penari striptis. Mereka beranggapan bahwa apa yang dilakukan tidak merugikan orang lain.
ANALISIS NEWSMAKING CRIMINOLOGY TERHADAP KEJAHATAN BEGAL DI PONDOK KARYA KECAMATAN PONDOK AREN TANGERANG SELATAN Bagus Adi Septiyantoro; Chazizah Gusnita
Anomie Vol. 2 No. 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai proses pemberitaan media televisi dalam kejahatan begal. Tidak hanya itu, dalam penelitian ini juga dibahas mengenai bagaimana masyarakat menilai tayangan berita kejahatan. Newsmaking Criminology digunakan untuk menganalisa permasalahan dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Peneliti menggunakan 2 orang sebagai narasumber, untuk mengetahui bagaimana pandangan masyarakat yang sering menonton tayangan berita kriminal di televisi. Ada juga ahli dari kepala produksi berita terkait  bagaimana sebuah proses dalam pemberitaan dan polsek pondok aren tangerang selatan yang juga menjadi narasumber, serta data kejahatan yang terjadi di wilayah pondok aren tangerang selatan dalam penelitian ini.
Analisis Labelling Terhadap Kelompok Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender (LGBT) dalam Lingkungan Sosial Masyarakat Audy Mentari Noor’Aini; Chazizah Gusnita
Anomie Vol. 3 No. 1 (2021): April
Publisher : Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian Analisis labelling terhadap kelompok Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender LGBT di dalam lingkungan sosial masyarakat ini dilatarbelakangi oleh semakin terlihatnya eksistensi kelompok LGBT, serta melihat pandangan masyarakat yang memiliki persepsi yang berbeda terhadap keberadaan eksistensi kelompok LGBT tersebut, dan ditemukan kelompok LGBT mendapat label yang buruk dandiskriminasi di lingkungan masyarakat. Walau sebagian besar wilayah Indonesia pada saat ini tidak mengkriminalisasi tindakan homoseksual di kalangan orang dewasa, hukum Indonesia tidak juga melindungi LGBT dari diskriminasi dan kejahatan kebencian yang dialami. Dalam penelitian ini kita melihat bentuk labelling apa yang diterima oleh kelompok LGBT Indonesia dan bagaimana labeling itu bisa melekat. Penelitian ini merupakan penelitian dengan sumber data 4 (empat) narasumber anggota LGBT dan studi pustaka berupa karya ilmiah, jurnal penelitian dan buku. Dari penelitian ini ditemukan Labelling yang dialami atau didapatkan terhadap kaum LGBT di Indonesia antara lain adalah: ancaman bangsa, propaganda, perilaku menyimpang, kejahatan sexual, penyebab HIV, seks bebas, bertentangan dengan agama dan moral, penyakit kejiwaan, bertentangan dengan hukum dan Pancasila, LGBT menular, penggiring wacana, menjijikan, dan lainnya. Penyebab utama label ini didapatkan adalah norma masyarakat, media massa yang dikonsumsi, adanya hukum diskriminasi yang mengkriminalisasi LGBT.
Analisis Rational Choice Theory Praktik Prostitusi di Wilayah Blok M Jakarta Selatan Rizkia Nurjihan; Chazizah Gusnita
Anomie Vol. 2 No. 3 (2020): Desember
Publisher : Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai PSK (Perempuan Seks Komersial) dan keterlibatan dalam praktik prostitusi melalui pendekatan Rational Choice Theory dan akan dianalisis dalam Teori Pilihan Rasional, James Coleman, dan Cornish & Clarke. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui alasan, tujuan dan cara PSK melakukan praktik prositusi tersebut. Pembahasan masalah ini dianalisis menggunakan Teori Pilihan Rasional oleh James Coleman serta Cornish dan Clarke untuk melihat alasan, tujuan, dan cara bagaimana keterlibatan PSK dalam melakukan praktik prostitusi. Pada penulisan ini peneliti menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan cara menggali informasi secara langsung dengan narasumber dari informan untuk mendapatkan data-data yang diperlukan untuk mengetahui analisa yang terdapat pada permasalahan ini dan menggunakan metode deskriptif merupakan suatu metode dalam meneliti status kelompok, suatu objek, suatu set kondisi, suatu sistem pemikiran ataupun suatu kelas peristiwa pada masa sekarang. Hasil penelitian menunjukan bahwa alasan dan tujuan keterlibatan PSK dalam melakukan praktik prostitusi karena adanya masalah ekonomi mejadikan faktor dominan yang mendorong mereka untuk menjadi PSK dan adanya tuntutan sosial gaya hidup yang tinggi membuat para PSK melakukan pekerjaan ini. pelaku praktik prostitusi ini memilik pertimbangan yang mempunyai nilai berupa keuntungan dan kerugian sebelum PSk melakukan praktik prostitusi, namun tindakan yang diambil oleh keterlibatan PSK dalam praktik prostitusi merupakan rasional dari pertimbangan-pertimbangan yang ada dan keputusan yang diambil adalah keuntungan untu mereka karena memenuhi kebutuhan ekonomi dan kebutuhan sosial mereka.