Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Latent of The Victims: Perlakuan Terhadap Anak Paska Mengalami Kekerasan Seksual Henky Fernando; Yuniar Galuh Larasati; Agus Indiyanto; Riky Novarizal; Syahrul Akmal Latif
Endogami: Jurnal Ilmiah Kajian Antropologi Vol 6, No 2 (2023): Juni
Publisher : Prodi Antropologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/endogami.6.2.170-182

Abstract

The treatments of children after experiencing sexual violence from their social structure does little to make children become victims again in the process of resilience. Studies that have discussed this context have only focused on handling the victim's condition, so they have not comprehensively explained the treatment received by the victim. This study focuses on the question "How is the treatment received by children after experiencing sexual violence by their social structure?" To answer this question, this study uses a qualitative descriptive approach in exploring cases of sexual violence against minors through online media coverage. The process of reading the news is focused on news titles that contain cases, victims, and the treatment received by children after experiencing sexual violence. Important findings in this study show that children after experiencing sexual violence often experience intimidation, discrimination, and decisions that are counterproductive to their social structure, such as the family, community, and school authorities. Based on these findings it is possible to formulate a concept of Latent of the victims as a contribution to this study. This study also recommends the importance of comparing cases, victims, and treatment received by children after experiencing sexual violence by interviewing groups of girls and boys who are macro and more empirical.
Beyond Juvenile Delinquency: Youth Involvement as Perpetrators of Criminality Henky Fernando; Irwan Abdullah; Yuniar Galuh Larasati; Riky Novarizal; Leanne Morin
Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial Budaya Vol 26, No 1 (2024): June
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jantro.v26.n1.p01-09.2024

Abstract

Adolescents' involvement as perpetrators of criminality in Indonesia has gone beyond the patterns of deviant behavior and actions categorized as juvenile delinquency. Adolescents' involvement as perpetrators of criminality has not been given much scientific attention in previous studies. This study focuses on the question, "How is the involvement of adolescents as perpetrators of criminality that occurs in Indonesia?" This study uses a descriptive qualitative approach to exploring the forms, characteristics, and factors that influence a teenager to become a perpetrator of criminality disseminated through online media coverage. The collection and reading of online news focused on news titles containing criminality cases involving teenagers by using the search keyword "Involvement of teenagers as perpetrators of criminality in Indonesia" on the Google search engine. The findings in this study show that the involvement of teenagers as perpetrators of criminality has gone beyond the deviant behavior patterns of juvenile delinquency. The context can be reflected through the forms and characteristics of the acts committed by teenagers, ranging from maltreatment, drug abuse, to murder. This study also recommends the importance of looking at the welfare of adolescents as perpetrators of criminality and the law enforcement process to obtain a comprehensive and more empirical understanding.
Mengukur Ketersediaan Instrumen Penyembuhan Psikologis pada Pengungsi Asal Afganistan Riky Novarizal; Rahmat Amin Siregar
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 1 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v7i1.8836

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur ketersediaan instrumen penyembuhan psikologis pada pengungsi asal Afganistan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ditemukan bahwa faktor penyebab depresi dan trauma pengungsi adalah lingkungan, finansial, merasa kehilangan identitas dan kebudayaannya dan keterbatasan layanan. Dari sembilan instrumen hanya terdapat dua instrumen penyembuhan psikologis pada partisipan penelitian ini. Beberapa instrumen dan proses lainnya, sebagaimana yang dibangun oleh ahli, tidak selalu harus terpenuhi namun dapat menutupi atau mengurangi dampak dari depresi dan trauma guna mencegah tindakan bunuh diri oleh pengungsi. Simpulan penelitian bahwa dalam mengukur kesembuhan psikologis dalam penanganan depresi, trauma, dan stres menggunakan pendekatan keyakinan, keagamaan, dan praktik spiritual. Kata kunci: Pengungsi, Bunuh Diri, Depresi dan Trauma, Healing
PERANAN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MAJELIS TAKLIM MASJID AR - RAUDAH KELURAHAN AIR DINGIN KOTA PEKANBARU La Ode Syarfan; Azwirman; Riky Novarizal
Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): April 2025 Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat (HAWAJPPM)
Publisher : Yayasan Wayan Marwan Pulungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69745/hawajppm.v3i1.87

Abstract

Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah baik dosen maupun mahasiswa dapat memberikan manfaat kepada masyarakat khususnya anggota dan pengurus majelis taklim,  meningkatkan kemampuan dosen dan mahasiswa dalam bekerja sama dengan mitra terkait, menerapkan  ilmu pengetahuan yang dimiliki oleh dosen dan mahasiswa kepada anggota dan pengurus majelis taklim serta masyarakat. Meningkatkan peranan sumber daya manusia dalam meningkatkan kualitas  pemberdayaan perempuan  majelis taklim khususnya Majelis Taklim Di Masjid Ar Raudah Kelurahan Air Dingin  Kota Pekanbaru.Metode / tahapan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini pertama tim melakukan observasi, ke dua melakukan pengumpulan data dan penetuan permasalahan, ke tiga menyusun proposal dan solusi, ke empat melakukan persiapan dan koordinasi, ke lima melaksanakan pelatihan untuk pengelola majelis taklim, ke enam pelaksnaan program pemberdayaan perempuan, ke tujuh evaluasi dan monitoring berkelanjutan, delapan praktek pendampingan langsung, sembilan evaluasi kegiatan pkm dan pemberian saran, sepuluh penyusunan laporan luaran jurnal. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah adanya peningkatan kualitas SDM pengurus, peningkatan motivasi, dan partisipasi jama’ah perempuan serta pengembangan inovasi dalam program pemberdayaan.   Diharapkan majelis taklim dapat memperkuat system kaderisasi, memperluas program pemberdayaan serta memanfaatkan teknologi dan jejearing antar majelis taklim untuk keberlanjutan dan pengembangan program yang lebih efektif.
MEMBANGUN DESA SEHAT BERKELANJUTAN MELALUI LITERASI DIGITAL PENCEGAHAN PENYELAHGUNAAN DI NEGARA BAGIAN TRENGGANU DARUL IMAN MALAYSIA Riky Novarizal; Rahmat Amin Siregar; Mohd Syaiful Nizam Bin Abu Hassan; Khotami Khotami
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.41637

Abstract

Literasi digital menjadi salah satu sarana penguatan modal sosial bagi sebuah komunitas di desa agar mendapatkan informasi. Pemahaman yang komprehensif tentang berbagai upaya dan pemahaman seputar narkotika harus dikuatkan dalam masyarakat. Khususnya pria muda rentang usia 15-25 tahun yang telah diidentifikasi sebagai kelompok berisiko tinggi untuk penggunaan narkoba sintetis. Dalam mewujudkan target Sustainable Development Goals (SDG) yang ditetapkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sangat berkaitan dengan permasalahan narkotika. Pengabdian dilakukan di Negara Bagian Terengganu, Malaysia menawarkan pemahaman tentang tiga komponen literasi yang mampu mendukung pencegahan penyalahgunaan narkotika di desa. Hasil evaluasi program pengabdian menunjukkan tingkat pemahaman dan pengaplikasian yang tinggi. Namun tindak lanjut pengabdian perlu menghasilkan produk digital seperti Program Edukasi Online, untuk memberikan sumber-sumber program edukasi online yang dirancang untuk meningkatkan pengetahuan tentang narkoba dan keterampilan hidup sehat
The Vigilante Violence Against Criminality Offenders Riky Novarizal; Henky Fernando; Rahmat Amin Siregar; Dean Rizky Saputra; Tasya Sofiatul Afrida Nasution; Yuniar Galuh Larasati
Indonesian Journal of Criminal Law Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : ILIN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/ijocl.v7i2.2989

Abstract

This article critically examines the phenomenon of community vigilantism against criminals because these actions are often legitimised by dominant cultural knowledge and meanings. However, this phenomenon tends to be absent from the literature. In addition to responding to the gaps in previous studies, this research also aims to explain the characteristics, factors, and implications of community vigilantism against criminals. This research is based on descriptive qualitative research using a case study approach. The important findings of this study show that the vigilante violence perpetrated by the community against criminals appears in the form of physical and psychological violence, as well as acts of property destruction. These acts are not only influenced by factors such as mass hysteria, disregard for moral standards, and low social cohesion but also have long implications for counterproductive social conditions. This study contributes significantly to evaluating the normalisation of vigilante violence acts against criminals in public spaces while proposing strategies to prevent the adverse effects of vigilante violence acts on social harmony.
PENERAPAN PRINSIP CRIME PREVENTION THROUGH ENVIRONMENTAL DESIGN (CPTED) DALAM PENYELENGGARAAN LIGA 2 PSPS PEKANBARU DI STADION KAHARUDDIN NASUTION RUMBAI Radhwa Mustafina Rifai Fajri; Riky Novarizal
JUSTITIA : Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora Vol 9, No 2 (2026): JUSTITIA Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/justitia.v9i2.%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji penerapan prinsip Crime Prevention Through Environmental Design (CPTED) dalam penyelenggaraan Liga 2 PSPS Pekanbaru di Stadion Kaharuddin Nasution Rumbai. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi lapangan, wawancara, dan analisis dokumen. Fokus kajian meliputi elemen CPTED seperti pengawasan alami, penguatan teritorial, pengendalian akses, pemeliharaan ruang, serta dukungan aktivitas dalam mengurangi risiko kejahatan, khususnya kerusuhan suporter dan pencurian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stadion telah menerapkan sebagian prinsip CPTED melalui pemasangan CCTV, pengaturan akses masuk, serta penempatan petugas keamanan. Namun, masih ditemukan kelemahan seperti ketidakmerataan distribusi CCTV dan pencahayaan yang belum optimal. Secara keseluruhan, penerapan CPTED berkontribusi dalam meningkatkan keamanan pertandingan serta menciptakan rasa aman bagi pemain, ofisial, dan suporter. Oleh karena itu, optimalisasi penerapan prinsip CPTED direkomendasikan guna mendukung keberlanjutan keamanan dalam penyelenggaraan Liga 2 di Pekanbaru.
Penyimpangan Digital: Penggunaan Instagram sebagai Media Pemasaran Narkoba di Indonesia Riky Novarizal; Dean Rizki Saputra; Rahmat Amin Siregar
Deviance Jurnal Kriminologi Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/djk.4169

Abstract

This study examines how Instagram serves as a digital marketplace for narcotics in Indonesia, highlighting how online anonymity and networked promotion facilitate illicit transactions. The research aims to describe the mechanisms by which narcotics are marketed through Instagram, the characteristics of dealer accounts, and the driving factors behind this phenomenon. Using a digital ethnography approach, the study analyzed over 1,500 Instagram posts under hashtags such as #duniakiri and #infoduniapersilatan, complemented by a review of relevant scholarly literature. The findings indicate that drug dealers employ coded language, region-based hashtags, and anonymous accounts to conceal their activities, primarily promoting their products through Instagram Stories rather than public feeds. The study identifies four major drivers: online anonymity, partnership models between accounts, wide promotional reach, and efforts to build buyer trust. These patterns demonstrate how digital platforms enable traditional criminal practices to adapt to the online environment, reducing risk and increasing reach. The results affirm the relevance of Jaishankar’s Space Transition Theory, emphasizing that digital crime represents an extension of conventional deviance shaped by technology. This research recommends stronger digital surveillance and increased awareness of cybercrime as key measures to address the evolving landscape of the online drug trade.