Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Jurnal Jeumpa

Keanekaragaman Burung di Kawasan Pesisir Pantai Lapeng Pulo Breuh, Aceh Besar Wulandari, Vira; Kamal, Samsul; Hanim, Nafisah; Agustina, Elita; Eriawati, Eriawati
Jurnal Jeumpa Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Jeumpa (In Progress)
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jj.v11i2.10717

Abstract

Keanekaragaman burung merupakan salah satu indikator yang dapat mencerminkan kualitas suatu ekosistem seperti kawasan pesisir Pantai Lapeng Pulo Breuh Aceh Besar. Kawasan pesisir Pantai Lapeng Pulo Breuh adalah salah satu kawasan pantai pesisir di Pulo Breuh yang masih alami dan vegetasi yang relatif bervariasi. Kondisi ini diduga mempengaruhi kehadiran berbagai spesies burung di kawasan pesisir Pantai Lapeng. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekararagama spesies burung dan status konservasi burung yang terdapat di kawasan pesisir Pantai Lapeng Pulo Breuh Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan metode titik hitung (point count) pada setiap stasiun pengamatan. Analisis data menggunakan indeks Shannon-Wiener. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 17 spesies burung yang berhasil diidentifikasi di kawasan tersebut dengan nilai rata-rata indeks keanekaragaman spesies (H') sebesar 2.482 yang tergolong pada kriteria tinggi. Kehadiran Rangkong Papan dengan status IUCN Near Threatened menunjukkan pentingnya upaya konservasi untuk melestarikan habitat burung di kawasan ini. Untuk menyelidiki unsur-unsur yang memengaruhi keanekaragaman burung dan membuat rencana konservasi yang berhasil, diperlukan penelitian lebih lanjut. Studi ini memberikan informasi tambahan tentang keberagaman burung di kawasan pesisir Pantai Lapeng Pulo Breuh, yang penting untuk mendukung upaya konservasi dan pengelolaan yang berkelanjutan.
Keanekaragaman Burung di Kawasan Pesisir Pantai Lapeng Pulo Breuh, Aceh Besar Wulandari, Vira; Kamal, Samsul; Hanim, Nafisah; Agustina, Elita; Eriawati, Eriawati
Jurnal Jeumpa Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Jeumpa
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jj.v11i2.10827

Abstract

ekosistem seperti kawasan pesisir Pantai Lapeng Pulo Breuh Aceh Besar. Kawasan pesisir Pantai Lapeng Pulo Breuh adalah salah satu kawasan pantai pesisir di Pulo Breuh yang masih alami dan vegetasi yang relatif bervariasi. Kondisi ini diduga mempengaruhi kehadiran berbagai spesies burung di kawasan pesisir Pantai Lapeng. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekararagama spesies burung dan status konservasi burung yang terdapat di kawasan pesisir Pantai Lapeng Pulo Breuh Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan metode titik hitung (point count) pada setiap stasiun pengamatan. Analisis data menggunakan indeks Shannon-Wiener. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 17 spesies burung yang berhasil diidentifikasi di kawasan tersebut dengan nilai rata-rata indeks keanekaragaman spesies (H') sebesar 2.482 yang tergolong pada kriteria tinggi. Kehadiran Rangkong Papan dengan status IUCN Near Threatened menunjukkan pentingnya upaya konservasi untuk melestarikan habitat burung di kawasan ini. Untuk menyelidiki unsur-unsur yang memengaruhi keanekaragaman burung dan membuat rencana konservasi yang berhasil, diperlukan penelitian lebih lanjut. Studi ini memberikan informasi tambahan tentang keberagaman burung di kawasan pesisir Pantai Lapeng Pulo Breuh, yang penting untuk mendukung upaya konservasi dan pengelolaan yang berkelanjutan.
Penerapan Metode Talking Stick dan Media Video untuk Meningkatkan Partisipasi Aktif Peserta Didik pada Materi Sistem Pencernaan Manusia 'Ulya, Rafiqatul; Agustina, Elita; Widyanto, Anton; Hanim, Nafisah
Jurnal Jeumpa Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Jeumpa
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jj.v11i2.10834

Abstract

Pembelajaran yang efektif melibatkan peserta didik secara aktif dalam berbagai aktivitas pembelajaran. Studi kasus di MTsS Insan Qur’ani, Kabupaten Aceh Besar, menunjukkan motivasi belajar peserta didik tergolong tinggi, namun partisipasi aktif mereka dalam proses pembelajaran masih kurang optimal. Selama pembelajaran materi sistem pencernaan manusia, peserta didik tampak fokus mendengarkan penjelasan guru, tetapi sebagian besar kesulitan menjelaskan kembali materi yang telah disampaikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan partisipasi aktif peserta didik melalui penerapan model pembelajaran talking stick dan penggunaan media video. Penelitian menggunakan desain tindakan kelas (PTK) dengan teknik pengumpulan data berupa observasi partisipatif dan analisis data secara induktif serta statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model talking stick meningkatkan partisipasi aktif peserta didik sebesar 15.6%, sedangkan penggunaan media video memberikan peningkatan sebesar 17.1%. Kombinasi model talking stick dan media video meningkatkan partisipasi aktif hingga 16.3%. Implementasi kedua strategi ini tidak hanya meningkatkan interaksi antar peserta didik, tetapi juga mempermudah visualisasi konsep abstrak, sehingga mendukung pemahaman materi sistem pencernaan manusia secara lebih mendalam.
Karakteristik Bakteri Kitinolitik dari Perairan Sungai Krueng Lamnyong, Banda Aceh Safrika, Dessy; Zuraidah, Zuraidah; Hanim, Nafisah; Ahadi, Rizky; Rahmawati, Lina
Jurnal Jeumpa Vol 12 No 1 (2025): Jurnal Jeumpa
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jj.v12i1.11708

Abstract

Sungai Krueng Lamnyong merupakan kawasan perairan yang berpotensi mengandung bakteri kitinolitik karena menjadi habitat bagi organisme bercangkang seperti udang, kepiting, tiram, dan kerang. Kitin merupakan biopolimer alami yang umum ditemukan di lingkungan perairan dan dapat terdegradasi oleh enzim kitinase yang dihasilkan oleh mikroorganisme, seperti bakteri kitinolitik. Enzim kitinase berperan dalam proses daur ulang kitin, sehingga mencegah terjadinya akumulasi limbah cangkang organisme perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi morfologi bakteri kitinolitik yang diisolasi dari perairan Sungai Krueng Lamnyong, Banda Aceh. Sampel diambil dari tiga lokasi berbeda, yaitu Jembatan Lamnyong, Jembatan Krueng Cut, dan Muara Alue Naga. Dari setiap lokasi diambil tiga sampel, masing-masing dari sisi kiri, kanan, dan tengah sungai. Isolasi menggunakan media agar kitin Congo red berbahan dasar limbah cangkang udang. Pengamatan morfologi bakteri dilakukan secara makroskopis dan mikroskopis. Hasil penelitian menunjukkan keberagaman morfologi koloni: 3 koloni berbentuk circular dan 6 irregular; warna koloni terdiri atas putih (5), putih susu (2), kuning (1), dan merah muda (1). Tepian koloni bergelombang (5), bergerigi (2), dan rata (2). Hasil pewarnaan Gram menunjukkan 2 isolat Gram positif dan 7 Gram negatif, dengan bentuk sel berupa 3 kokus kecil, 2 kokus, dan 4 basil pendek. Bakteri kitinolitik ini berpotensi dimanfaatkan dalam bioteknologi lingkungan, khususnya bioremediasi limbah kitin.
Implementasi Model Pembelajaran Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil belajar Siswa SMA Hanim, Nafisah; Azkia, Mafaza
Jurnal Jeumpa Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Jeumpa
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jj.v12i2.13492

Abstract

Kurangnya keterlibatan siswa dan rendahnya hasil belajar biologi masih menjadi permasalahan pada siswa kelas XI-4 SMA Negeri 1 Baitussalam, Aceh Besar. Observasi awal mengindikasikan bahwa proses pembelajaran belum berjalan secara efektif, khususnya pada tahap penyajian masalah, sehingga siswa kurang aktif dan mengalami kesulitan memahami materi sistem pernapasan manusia. Penelitian ini bertujuan menganalisis peningkatan hasil belajar setelah diterapkan model Problem Based Learning. Penelitian menggunakan metode pra-eksperimental dengan desain One-Group Pretest–Posttest. Sampel terdiri dari 25 siswa, dengan instrumen tes pilihan ganda sebanyak 30 soal yang sudah divalidasi dan diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Data dianalisis menggunakan perhitungan N-Gain dan uji-t paired sample. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar yang signifikan. Nilai rata-rata pre-test sebesar 46,80 meningkat menjadi 92,50 pada post-test. Nilai N-Gain sebesar 0,80 termasuk kategori tinggi. Uji-t menunjukkan t-hitung= 15,28 > t-tabel= 2,064 dengan signifikansi 0,000 < 0,05. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran problem based learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI-4 pada materi sistem pernapasan manusia.