Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Alumni Program Studi Pendidikan Khusus Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar Faizal Faizal; Mustafa Mustafa; Nurazizah Rahmi; Awayundu Said
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2516

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor determinan yang mempengaruhi kinerja alumni Program Studi Pendidikan Khusus FIP Universitas Negeri Makassar di dunia kerja. Sebagai penelitian lanjutan, studi ini berangkat dari temuan sebelumnya yang telah memetakan profil kompetensi alumni, di mana alumni menunjukkan keunggulan pada soft skills (kepribadian dan sosial) namun memerlukan penguatan pada hard skills teknis. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, penelitian ini menyurvei 31 pimpinan institusi pengguna jasa alumni (sekolah luar biasa, sekolah inklusi, dan pusat terapi) untuk menilai 14 faktor yang dikelompokkan ke dalam domain pengalaman pendidikan, kapabilitas personal, dan lingkungan kerja. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner skala Likert 1-5. Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa tingkat motivasi dan minat pribadi alumni (M=4.52) dan dukungan atasan langsung (M=4.52) merupakan dua faktor dengan pengaruh paling signifikan terhadap kinerja. Sebaliknya, ketersediaan kesempatan pengembangan karier (M=4.26) dan tingkat kompensasi/gaji (M=4.26) dinilai memiliki pengaruh yang relatif lebih rendah, meskipun masih dalam kategori tinggi. Temuan ini mengindikasikan bahwa kinerja alumni pendidikan khusus lebih didorong oleh faktor intrinsik personal dan dukungan kepemimpinan di lingkungan kerja, dibandingkan dengan faktor fasilitas selama kuliah atau insentif eksternal. Hasil penelitian ini memberikan implikasi penting bagi perguruan tinggi untuk memperkuat aspek motivasi dan resiliensi mahasiswa, serta bagi institusi pengguna untuk menciptakan budaya kerja yang suportif guna mengoptimalkan kinerja pendidik khusus.
PELATIHAN PELAYANAN PRIMA BAGI KARYAWAN PDAM Wahira Wahira; Romansyah Romansyah; Mustafa Mustafa; Abd. Hamid; Lukman HB
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 02 (2026): APRIL 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan umum yang berkualitas adalah salah satu tanda keberhasilan sebuah lembaga, termasuk Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Namun, masih ada berbagai tantangan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, seperti minimnya kemampuan komunikasi dan pemahaman mengenai konsep pelayanan yang unggul. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan karyawan PDAM dalam memberikan layanan yang prima melalui pelatihan yang terencana dan aplikatif. Metode yang digunakan dalam pelatihan adalah presentasi, diskusi dan tanya jawab. Materi pelatihan meliputi prinsip dasar layanan unggul, komunikasi yang efisien, cara menangani keluhan pelanggan, serta norma-norma layanan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kemampuan peserta dalam memberikan layanan yang lebih sigap, bersahabat, dan profesional. Dengan pelatihan ini, pegawai PDAM dapat memperbaiki mutu layanan kepada masyarakat sehingga dapat meningkatkan kepuasan pelanggan dan reputasi perusahaan. Pelatihan pelayanan prima sudah menjadi metode utama untuk meningkatkan kualitas layanan PDAM. Dengan penerapan prinsip layanan unggul, komunikasi efektif, serta penanganan keluhan yang sesuai norma, kualitas pelayanan diharapkan meningkat secara signifikan dan mampu menciptakan pelanggan yang puas dan loyal.
PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA TERHADAP PENINGKATAN KARAKTER ANAK USIA DINI Saptawati Saptawati; Arismunandar Arismunandar; Herman Herman; Mustafa Mustafa
MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment Vol. 2 No. 1 (2025): MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment, Januari 2025
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/zxeqvg69

Abstract

Early childhood is a child who ranges from 0-6 years old. Where at this age is an important phase or called the golden age which only occurs once in human life. Early age is the most appropriate time to stumify its development. Therefore, it is necessary to make efforts to stimulate children's development with approaches, strategies, methods, plans, and media used according to the needs at each stage of their development. The purpose of this study is: To find out the description of children's character abilities after the implementation of the teaching module of the Pancasila Student Profile Strengthening Project in early childhood, to find out what factors support and inhibit children's character through the implementation of the Teaching Module of the Pancasila Student Profile Strengthening Project in early childhood. This research is a descriptive qualitative research. The subjects in this study are teachers, children and parents/guardians. The results of the study showed that the character picture of children aged 4-5 years after the implementation of the P5 teaching module changed for the better. This is evidenced by the increase in character shown by children such as increasing the character of discipline, responsibility, curiosity, independence, creativity and attitude of diversity. Factors that affect the character of children aged 4-5 years through the application of the p5 teaching module, namely supporting factors that come from the treatment given, role models and the use of teacher language. Factors that hinder the improvement of the character of children aged 4-5 years are children's trust and information media that are commonly used or seen.
Dataset on the Number of Schools, Teachers, and Students in Sulawesi, Indonesia: Kindergarten, Primary, Junior, Senior High, Vocational, and Islamic Boarding Schools with Educational Access, Quality, and Cultural Implications to Solve Challenges and Strategies in Education Management and Support Sustainable Development Goals (SDGs) Amirullah Abduh; Sitti Fatimah Achmad; Chaidir Syam; Sulaeman Samad; Muhammad Arham; Mustafa Mustafa; Abdullah Pandang
ASEAN Journal of Educational Research and Technology Vol 5, No 1 (2026): AJERT: VOLUME 5, ISSUE 1, March 2026
Publisher : Bumi Publikasi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study presents a dataset on schools, teachers, and students in Sulawesi, Indonesia, covering kindergarten, primary, junior, senior high, and Islamic boarding schools. Using a descriptive mixed approach that combines statistical data, interviews, focus group discussions, observations, and document reviews, the study examines educational access, quality, governance, and cultural dimensions. Findings reveal disparities in enrollment across school levels, unequal teacher distribution between urban and rural areas, and limited cultural integration in curricula. Some levels showed participation gaps, while community involvement in school management remained weak. The dataset emphasizes the need for equitable teacher deployment, culturally responsive pedagogy, and community-based governance to support sustainable education reform and the achievement of Sustainable Development Goals.
Meningkatkan Kemampuan Memakai Pembalut Menggunakan Media Boneka pada Siswa Down Syndrome di SLB Negeri 2 Kendari Merry andani lido; Mustafa Mustafa; awayundu said
-
Publisher : JURNAL ORTO DIDAKTIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji kemampuan memakai pembalut pada siswa Down Syndrome di SLB Negeri 2 Kendari. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui  peningkatan kemampuan memakai pembalut siswa down syndrome di SLB Negeri 2 Kendari dengan menggunakan boneka sebagai media pembelajaran. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Murid dalam penelitian ini adalah seorang siswa down syndrome kelas VI di SLB Negeri 2 Kendari yang berinisial ADS. Tehnik pengumpulan data yang dilakukan adalah tes perbuatan. Analisis data yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dengan  membandingkan nilai dari tes awal dengan tes akhir, mendeskripsikan hasil tes sebelum dan setelah perlakuan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah : 1) kemampuan memakai pembalut pada siswa Down Syndrome di SLB Negeri 2 Kendari berada pada kategori kurang mampu,  2) kemampuan memakai pembalut pada siswa Down Syndrome di SLB Negeri 2 Kendari setelah menggunakan media boneka berada pada kategori sangat mampu, 3) terdapat peningkatan kemampuan memakai pembalut pada siswa Down Syndrome di SLB Negeri 2 Kendari dari kategori kurang mampu meningkat menjadi kategori sangat mampu. Dengan demikian, kemampuan siswa setelah diberikan perlakuan meningkat dan lebih baik dibandingkan sebelum diberikan perlakuan.