Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Hubungan Lingkungan Rumah Terhadap Kejadian Tuberkulosis Paru di RSUD Kabupaten Bekasi Amjani, Aam; Cusmarih, Cusmarih
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 10 (2023): Volume 3 Nomor 10 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v3i10.11007

Abstract

ABSTRACT Tuberculosis is a chronic infectious disease caused by Mycobacterium tuberculosis. According to the West Java Provincial Health Department, 970 men and 622 women were confirmed in Bekasi district in 2019, and in 2022, 55 hospitalized patients at Bekasi district hospital suffered from pulmonary tuberculosis. Bekasi is one of the most populated and densely populated vassals with a home environment, and it is of interest to collect data from respondents in Bekasi District Hospital and identify the relationship between home environment and incidence of pulmonary tuberculosis through observation and analysis. is a researcher's goal. 70 samples were used and split into 35 case and 35 control samples using a simple random sampling technique to process them with a chi-square method with error (α) = 0.05 . Test results for home environmental conditions associated with pulmonary events were ventilation area (p-value = 0.001), room humidity (p-value = 0.016), natural light (p-value = 0.015), and indoor environmental conditions. Irrelevant are occupancy density (p-value = 1.000), room temperature (p-value = 0.752), and floor type (p-value = 0.734). Pulmonary tuberculosis  cases can be prevented by minimizing the risk factors of the home environment and clean and healthy living habits.  The conclusion from this study is that it is better to do health education for the community to be more concerned about the cleanliness of the house and immediately go to the nearest healt service if they experience symptoms of pulmonary tuberculosis. Keywords : Pulmonary Tuberculosis, Home Environment, Chi-Square   ABSTRAK Tuberculosis adalah suatu penyakit kronik yang menural disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tubeculosis. Menurut data Dinas Kesehatan provinsi jawa barat pada tahun 2019 kabupaten Bekasi teridentifkasi jumlah masyarakat pada laki-laki 970 orang dan perempuan 622 orang, sedangkan RSUD kabupaten Bekasi terdapat sebanyak 55 pasien rawat inap yang menderita tuberculosis paru pada tahun 2022. Bekasi menjadi salah satu darah dengan jumlah masyarakat dan lingkungan rumah yang padat menjadi tujuan peneliti tertarik mengidentifikasi hubungan lingkungan rumah terhadap kejadian tuberculosis paru di RSUD kabupaten Bekasi dengan cara mengobservasi dan menganalisa dengan mengumpulkan data responden dan mengolahnya pada cara chi square dengan derajat kesalahan (α)= 0,05, sampel yang digunakan sebanyak 70 sampel dimana terbagi 35 sampel kasus dan 35 sampel control dengan Teknik pengambilan simple random sampling. Hasil uji kondisi lingkungan rumah yang memiliki hubungan dengan kejadian paru adalah luas ventilasi (p value = 0,001), kelembaban ruangan (p value = 0,016), pencahayaan alami (p value = 0,015) sedangkan kondisi lingkungan rumah yang tidak berhubungan yaitu kepadatan hunian (p value = 1.000), suhu ruangan (p value = 0,752), jenis lantai (p value = 0,734). Kasus tuberkulosis paru dapat dicegah dengan meminimalkan faktor resiko lingkungan rumah serta perilaku hidup bersih dan sehat. Simpulan dari penelitian ini adalah sebaiknya dilakukan penyuluhan kesehatan terhadapat masyarakat untuk lebih peduli dengan kebersihan rumah serta segera memeriksakan diri ke pelayanan kesehetan terdekat jika mengalami gejala penyakit tuberkulosis paru. Kata Kunci: Tuberkulosis Paru, Lingkungan Rumah, Chi-Sqaure
Hubungan Pengetahuan Keluarga terhadap Penanganan Awal Pasien Gastroenteritis di Unit Gawat Darurat Puskesmas Rawat Inap Way Laga Cusmarih, Cusmarih; Saputra, Andika Rahman
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 11 (2025): Volume 5 Nomor 11 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i11.19689

Abstract

ABSTRACT Gastroenteritis / GEA is an inflammation of the digestive tract (including the stomach and intestines) that is generally caused by viral or bacterial infections, and in less rare cases due to parasites and fungi. In the community, gastroenteritis is known as muntaber. To find out if there is a relationship between the level of knowledge of early treatment of gastroenteritis in the emergency department of the way laga health center in 2024.This study uses a kuatitative method with a cross sectional approach with the Chi-square test. With a total sampling technique that uses primary data obtained from filling out questionnaires to determine the relationship between the level of knowledge about gastroenteritis management and the emergency department of the way laga health center in 2024.There is a relationship with the level of knowledge about handling gastroenteritis at the Way Laga 2024 Health Center.There is a population in this study of 42 respondents with a sample of 42 respoonents. Based on statistical analysis, it shows that the p-value of this study is 0.000.It is concluded that Ha is accepted and Ho is rejected, which means that there is a relationship of family knowledge to the initial treatment of gastroenteritis at the Way Laga Health Center in 2024 Keyword: Gastoeteritis, Knowledge, Treatment, Emergency Departement.  ABSTRAK Gastroenteritis / GEA adalah peradangan pada saluran pencernaan (termasuk lambung dan usus) yang umumnya disebabkan karena infeksi virus atau bakteri, dan pada kasus yang lebih jarang karena parasit dan jamur. Di masyarakat gastroenteritis dikenal dengan istilah muntaber.Untuk mengetahui apakah ada hubungan tingkat pengetahuan penanganan awal gastroenteritis di unit gawat darurat pusekesmas way laga tahun 2024.Penlitian ini menggunkan metode kuatitatif dengan pendekatan cross sectional dengan uji Chi-square.Dengan teknik pengambilan sampel total sampling yang menggunakan data primer yang didapat dari pengisian kuesioner untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan penaganan gastroenteritis du unit gawat darurat pueskesmas way laga tahun 2024.Terdapat hubungan dengan tingkat pengetahuan penanganan gastroenteritis  di puskesmas way laga 2024.Terdapat populasi dalam penelitian ini sebanyak 42 responden dengan sampel sebnayak 42 respoonden.Berdasarkan analisi statistic menunjukan bahwa nilai p-value dari penelitian ini 0,000.Disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti terdapat hubungan pemgetahuan keluarga terhadap penanganan awal gastroenteritis di puskesmas way laga tahun 2024. Kata Kunci: Gastoeteritis, Pengetahuan, Penaganan UGD
Hubungan Hipertensi dengan Kejadian Stroke pada Masyarakat di RW 03 Kelurahan Makasar Kecamatan Makasar Kota Jakarta Timur Saraswati, Nilam Dwi; Cusmarih, Cusmarih
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 11 (2024): Volume 4 Nomor 11 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i11.16132

Abstract

ABSTRACT Stroke is a condition characterized by clinical symptoms that can develop rapidly in the form of focal neurological deficits that last for 24 hours or more and/or cause death for no apparent cause other than vascular. There has been an increase in stroke cases in the society in RW 03 Makasar Village Makasar District East Jakarta City. Stroke is influenced by several risk factors, namely hypertension, diabetes mellitus, coronary heart disease, cholesterol levels, family history of stroke, age, gender and smoking status. This study aims to investigate the association between hypertension and stroke in the society in RW 03 Makasar Village Makasar District East Jakarta City in 2024. This research uses a quantitative method with the Chi-Square Test. This research is a cross-sectional analytical epidemiological study. The data used is primary data obtained through interviews and questionnaires regarding the association between hypertension and stroke in  the society in RW 03 Makasar Village Makasar District East Jakarta City in 2024. There’s a association between hypertension and stroke in  the society in RW 03 Makasar Village Makasar District East Jakarta City in 2024. Individuals who have hypertension have a greater risk of stroke when compared to individuals who do not have hypertension. Individuals who have hypertension have a 20,83 times risk of stroke when compared to individuals who do not have hypertension. The research result show the association between hypertension and stroke in the society in RW 03 Makasar Village Makasar District East Jakarta City in 2024. It is hoped that the results of this research can be used as guidance and evaluation for the community in changing healthier lifestyles. Keywords: Stroke, Hypertension, Public  ABSTRAK Stroke adalah suatu kondisi yang ditandai dengan gejala klinis yang dapat berkembang begitu pesat berupa defisit neurologis fokal yang berlangsung selama 24 jam atau lebih dan/atau menyebabkan kematian tanpa penyebab yang jelas selain vaskular. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan hipertensi dengan kejadian stroke pada masyarakat di RW 03 Kelurahan Makasar Kecamatan Makasar Kota Jakarta Timur pada tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode  kuantitatif dengan Uji Chi-Square. Penelitian ini adalah penelitian epidemiologi analitik dengan cross-sectional. Data yang digunakan merupakan data primer yang didapat melalui wawancara dan kuesioner mengenai Hubungan Hipertensi Dengan Kejadian Stroke Pada Masyarakat Di RW 03 Kelurahan Makasar Kecamatan Makasar Kota Jakarta Timur Pada Tahun 2024. Terdapat hubungan yang signifikan antara hipertensi dengan kejadian stroke pada masyarakat di RW 03 Kelurahan Makasar Kecamatan Makasar Kota Jakarta Timur Pada Tahun 2024. Individu yang mengalami hipertensi memiliki risiko lebih besar terkena stroke bila dibandingkan dengan individu yang tidak mengalami hipertensi. Individu yang mengalami hipertensi memiliki risiko sebesar 20,83 kali terkena stroke bila dibandingkan dengan individu yang tidak mengalami hipertensi. Dari hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara hipertensi dengan kejadian stroke pada masyarakat di RW 03 Kelurahan Makasar Kecamatan Makasar Kota Jakarta Timur Pada Tahun 2024. Diharapkan hasil penelitian ini dapat dijadikan pedoman serta evaluasi pada masyarakat dalam merubah pola hidup yang lebih sehat. Kata Kunci: Stroke, Hipertensi. Masyarakat
THE RELATIONSHIP OF KNOWLEDGE AND CONFIDENCE WITH THE BEHAVIOR OF ADDRESS TO TAKING DIABETES MELLITUS MEDICATION IN TYPE 2 DIABETES MELLITUS PATIENTS AT BHAYANGKARA BRIMOB HOSPITAL Nuryanti, Euis; Cusmarih, Cusmarih
HEARTY Vol 13 No 6 (2025): DESEMBER
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/hearty.v13i6.16111

Abstract

Background: The incidence of DM is increasing, if not treated properly it can cause various complications in the body. DM complications can cause increased morbidity and mortality. The success of Diabetes Mellitus treatment is greatly influenced by the patient's compliance with maintaining their health Research Purpose: To determine the relationship between knowledge and belief and compliance behavior in taking diabetes mellitus medication in type 2 diabetes mellitus patients at Bhayangkara Brimob Hospital. Research Method: The research approach used in this research is cross-sectional. The population in this study was 1410 DM patients in 2023. The sample required is 93 respondents. The sampling technique for respondents used a simple random sampling technique. The instrument in this research was to use a questionnaire. Researchers used the Chi Square test. Research Results: The results of statistical tests on the relationship between knowledge and compliance behavior obtained a P value = 0.005 and the results of statistical tests on the relationship between beliefs and compliance behavior obtained a P value = 0.001. Conclusions and Suggestions: There is a relationship between knowledge and belief and compliance behavior in taking diabetes mellitus medication in type 2 diabetes mellitus patients at Bhayangkara Brimob Hospital. Suggestions for Hospital Management: Create educational classes for patients, especially type 2 DM sufferers, to understand medication compliance
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Tingkat Kecemasan pada Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisa di Rumah Sakit Primaya Bekasi Barat Cusmarih, Cusmarih; Perdana, Bima Putra
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 12 (2025): Volume 5 Nomor 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i12.19775

Abstract

ABSTRACT Chronic renal failure (CKD) is a progressive decline in kidney tissue function so that the remaining kidney mass is no longer able to maintain the body's internal environment (Ariga, 2020). According to WHO (World Health Organization) data, the prevalence of kidney failure in the world according to ESRD Patients (End-Stage Renal Disease) in 2017 was 2,786,000 people, in 2019 it was 3,018,860 people and in 2020 it was 3,200,000 people. From these data, it can be concluded that there is an increase in the morbidity rate of kidney failure patients every year by 6%. Around 78.8% of chronic kidney failure patients in the world use dialysis therapy for survival (Ariga, 2020). To determine the relationship between family support and anxiety levels in chronic kidney failure patients undergoing hemodialysis at Primaya Hospital, West Bekasi in 2024. This research method is quantitative using a cross sectional approach. The analysis used is univariate analysis and bivariate analysis. The population in this study was all patients with chronic kidney failure from December 2024 to January 2025. The research location was carried out at Primaya Hospital, West Bekasi, for 4 weeks from December 2024 to January 2025. Based on the results of Bivariate Analysis with the Chi-Square test, it was found that respondents who had high family support (score > 40) had 25 (69.4%) non-anxious levels of anxiety, 6 (6.7%) respondents who experienced mild anxiety and there was no data on respondents with moderate anxiety and severe anxiety. Likewise, respondents who had moderate family support (score 21-39) experienced mild levels of anxiety, namely 3 (8.3%) respondents and 2 (5.5%) respondents experienced moderate anxiety and there was no data on respondents who were not anxious and had severe anxiety. Then no data was found on respondents with low levels of family support (score <20).  There is an influence between family support and the level of anxiety in chronic kidney failure patients undergoing hemodialysis at Primaya Hospital, West Bekasi in 2024. In the Chi-square test, the P value was obtained which showed a value of 0.000, which means P value <0.05. Keywords: Hypertension, Elderly, and Foot Massage ABSTRAK Gagal ginjal kronik(GGK) merupakan suatu penurunan fungsi jaringan ginjal secara progresif sehingga masa ginjal yang masih ada tidak mampu lagi mempertahankan lingkungan internal tubuh (Ariga, 2020). Menurut Data WHO (World Health Organization) mengemukakan bahwa prevalensi gagal ginjal di dunia menurut ESRD Patients (End-Stage Renal Disease) pada tahun 2017 sebanyak 2.786.000 orang, tahun 2019 sebanyak 3.018.860 orang dan tahun 2020 sebanyak 3.200.000 orang. Dari data tersebut disimpulkan adanya peningkatan angka kesakitan pasien gagal ginjal tiap tahunnya sebesar sebesar 6 %. Sekitar 78,8% dari pasien gagal ginjal kronik di dunia menggunakan terapi dialisis untuk kelangsungan hidupnya (Ariga, 2020). Untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di rumah sakit primaya bekasi barat tahun 2024. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Analisis yang digunakan yaitu analisisi univariat dan analisis bivariat. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien gagal ginjal kronik pada bulan Desember 2024 hingga Januari 2025. Tempat penelitian dilakukan di Rumah Sakit Primaya Bekasi Barat dilakukan selama 4 minggu pada bulan Desember 2024 hingga Januari 2025. Berdasarkan hasil Analisis Bivariat dengan uji Chi-Square diketahui bahwa responden yang memiliki dukungan keluarga tinggi (skor >40) mempunyai tingkat kecemasan tidak cemas sebanyak 25 (69,4%), responden yang mengalami kecemasan ringan sebanyak 6 (6,7%) responden dan tidak terdapat data responden dengan cemas sedang dan cemas berat. Begitu juga dengan responden yang meililiki dukungan keluaga sedang (skor 21-39) mengalami tingkat kecemasan yang ringan yaitu 3 (8,3%) responden dan 2 (5,5%) responden  mengalami kecemasan sedang dan tidak terdapat data responden tidak cemas dan cemas berat. Kemudian tidak ditemukan data responden dengan tingkat dukungan keluarga rendah (skor <20). Ada pengaruh hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di Rumah Sakit Primaya Bekasi Barat tahun 2024. Pada uji Chi-square, di dapatkan hasil  P Value yang menunjukkan nilai 0.000 yang berarti P Value <0.05. Kata Kunci: Gagal Ginjal Kronik, Dukungan Keluarga, Tingkat Kecemasan, Hemodialisa
ANALISIS FAKTOR FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KECEMASAN IBU HAMIL BERDASARKAN ASPEK PSIKOLOGIS DI MASA PANDEMI COVID-19 DI KABUPATEN BEKASI Ummu Habibah; Lusi Noviyanti; Cusmarih Cusmarih
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 13, No 1 (2022): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v13i1.1289

Abstract

ABSTRAKLatar belakang - Pandemi COVID -19 membuat perubahan yang signifikan terhadap kondisi psikologi di masa kehamilan. Kasus Covid-19 diIndonesia pada bulan Januari bertambah 12.001 menjadi 1.078.314 kasus. Di Indonesia, terdapat 107.000 (28,7%) ibu hamil yang mengalami kecemasan dalam menghadapi persalinan. Kecemasan akan berdampak negatif pada ibu hamil sejak masa kehamilan hingga persalinan. Dampak tersebut dapat membahayakan ibu dan janin.Metode - Desain penelitian yang digunakan adalah Chi-Square dan regresi bergandaHasil - Hasil penelitian didapatkan bahwa ibu hamil yang mengalami cemas sebesar  (47,5%)  dari ibu hamil yang tidak mengalami kecemasan yaitu (52,5%). Tidak ada korelasi yang signifikan secara statistik antara usia, latar belakang pendidikan, tingkat pendapatan, dan tingkat paritas, hal ini mengandung arti bahwa tingkat kecemasan tidak dipengaruhi oleh faktor-faktor terkait tersebut. Hasil multivariate hanya ada 1 variabel yang menjadi kandidatyaitu pendidikan sebagai proteksi.Simpulan -  Ibu hamil yang mengalami kecemasan selama pandemi COVID-19 masih cukup tinggi hanya berbeda lebih rendah 5 % dari ibu yang tidak mengalami kecemasan. Tidak ada variabel secara signifikan yang berhubungan dengan kecemasan pada ibu hamil. Kata kunci : kecemasan; wanita hamil; COVID-19  ABSTRACTBackground - .The COVID-19 pandemic has made significant changes to the psychological state during pregnancy. Covid-19 cases in Indonesia in January are increased by 12,001 to 1,078,314 cases. In Indonesia, there are 107,000 (28.7%) pregnant women who experience anxiety in facing childbirth. Anxiety will have a negative impact on pregnant women from pregnancy to delivery. These impacts can harm the mother and fetus.Methods - The designed study used is the Chi-Square and multiple regressionResults - .The results showed that pregnant women who experienced anxiety were (47.5%) from pregnant women who did not experience anxiety, namely (52.5%). There is no statistically significant correlation between age, educational background, income level, and parity level, this means that the level of anxiety is not influenced by these related factors. In multivariate results, there is only one candidate variable, namely education as protection.Conclusion - Pregnant women who experience anxiety during the COVID-19 pandemic are still quite high, only 5% lower than mothers who do not experience anxiety. There is no significant variable associated with anxiety in pregnant women. Keywords: anxiety and pregnant women, COVID-19
Hubungan Pengetahuan Perawat terhadap Tindakan Pencegahan Infeksi Luka Operasi di Ruang Bedah Central Rumah Sakit Bhayangkara Brimob Depok Agum Wirawan; Cusmarih Cusmarih
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 12 (2024): Volume 6 Nomor 12 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i12.14351

Abstract

ABSTRAK Infeksi luka operasi adalah infeksi pada daerah operasi atau organ atau ruang yang terjadi dalam 30 hari pasca operasi atau dalam kurun 1 tahun apabila terdapat implant. Strategi pencegahan dan pengendalian infeksi luka operasi meliputi pencegahan preoperasi dan Pencegahan Intra Operasi. Pengetahuan perawat adalah cara pandang perawat dalam menjalankan asuhan keperawatan terhadap pasien berdasarkan ilmu yang diperoleh dalam pendidikan formal dan berfokus pada perawatan untuk pasien. Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan perawat terhadap Tindakan pencegahan infeksi luka operasi di Ruang Bedah Central Rumah Sakit Bhayangkara Brimob Depok. Metode PenelitianDeskriptif Analitik menggunakan rancangan Cross Sectional. Analisis data menggunakan uji Kendal Tau C. Hasil Penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara pengetahuan perawat tentang tindakan pencegahan infeksi luka operasi di Ruang Bedah Central Rumah Sakit Bhayangkara Brimob Depok Tahun 2024 dengan nilai (p-value 0,036). Kesimpulan dan saran dalam penelitian ini adalah ada hubungan antara pengetahuan perawat tentang tindakan pencegahan infeksi luka operasi di Ruang Bedah Central Rumah Sakit Bhayangkara Brimob Depok Tahun 2024. Diharapkan penelitian ini sebagai masukan dibidang profesi keperawatan sebagai referensi dan pengetahuan perawat terhadap tindakan pencegahan infeksi luka operasi di Ruang Bedah Central Rumah Sakit Bhayangkara Brimob Depok. Kata Kunci: Pengetahuan, Infeksi Luka Operasi  ABSTRACT Surgical wound infection is an infection in the surgical area or organ or space that occurs within 30 days after surgery or within 1 year if there is an implant. Strategies for preventing and controlling surgical wound infections include preoperative prevention and intraoperative prevention. Nursing knowledge is the nurse's perspective in carrying out nursing care for patients based on the knowledge obtained in formal education and focuses on patient care. The aim of the research was to determine the relationship between nurses' knowledge of measures to prevent surgical wound infections in the Central Operating Room at Bhayangkara Brimob Hospital, Depok. Descriptive Analytical Research Method using a Cross Sectional design. Data analysis used the Kendal Tau C test. The research results showed that there was a relationship between nurses' knowledge about measures to prevent surgical wound infections in the Central Surgery Room at Bhayangkara Brimob Hospital, Depok in 2024 and the value (p-value 0.036). The conclusion and suggestion in this research is that there is a relationship between nurses' knowledge about measures to prevent surgical wound infections in the Central Operating Room at Bhayangkara Brimob Hospital, Depok in 2024. It is hoped that this research will provide input in the field of the nursing profession as a reference and nurses' knowledge of measures to prevent surgical wound infections in Central Surgical Room at Bhayangkara Hospital Brimob Depok. Keywords: Knowledge, Surgical Wound Infection
Hubungan Dukungan Keluarga Terhadap Kepatuhan Melakukan Kontrol Rutin Pada Penderita Diabetes Melitus di Klinik Pratama Balai Pengobatan Jatibening Oktaviani Wulandari; Cusmarih Cusmarih
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 2 (2024): Volume 6 Nomor 2 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i2.10880

Abstract

ABSTRACT Diabetes Mellitus Is a condition when the body cannot use or produce sufficient amounts of insulin, then the body will experience diabetes mellitus, a complicated chronic condition that requires ongoing medical care to prevent complications and manage multifactorial risks beyond glycemic management. (American Diabetes Association, 2018). To determine whether there is a relationship between family support and routine control compliance in people with diabetes mellitus at the Jatibening Medical Center Primary Clinic in 2023. This research sample is all patients with diabetes mellitus at the Jatibening Medical Center Pratama Clinic in 2023. With Random sampling technique. The results of the chi square test show that there is a relationship between family support for compliance with routine control in people with diabetes mellitus at the Jatibening Primary Hall Primary Clinic in 2023 as many as 36 respondents and P value results of 0.039 (P0.05). There is a relationship between family support for compliance with routine control for people with diabetes mellitus at the primary clinic of the Jatibening Medical Center in 2023. Keywords: Routine Control Compliance, Family Support, People with Diabetes Mellitus.  ABSTRAK Diabetes Melitus Merupakan kondisi ketika tubuh tidak dapat menggunakan atau memproduksi insulin dalam jumlah yang cukup, maka tubuh akan mengalami diabetes melitus, suatu kondisi kronis yang rumit yang memerlukan perawatan medis yang berkelanjutan untuk mencegah komplikasi dan mengelola risiko multifaktorial di luar manajemen glikemik. (American Diabetes Association, 2018). Untuk mengetahui apakah ada hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan kontrol rutin pada penderita diabetes melitus di Klinik Pratama Balai Pengobatan Jatibening Tahun 2023. Sampel penelitian ini seluruh pasien penderita diabetes melitus di Klinik Pratama Balai Pengobatan Jatibening Pada bulan Tahun 2023. Dengan Teknik Random sampling. Hasil uji chi square menunjukan bahwa adanya hubungan dukungan keluarga terhadap kepatuhan melakukan kontrol rutin pada penderita diabetes melitus di Klinik Pratama Balai Pengoatan Jatibening Tahun 2023 sebanyak 36 Responden dan hasil P value 0,039 (P0,05). Adanya hubungan dukungan keluarga terhadap kepatuhan melakukan kontrol rutin pada penderita diabetes melitus diklinik pratama balai pengobatan jatibening tahun 2023. Kata Kunci: Kepatuhan Kontrol Rutin, Dukungan Keluarga, Penderita Diabetes Melitus.
Pengaruh Pemberian Rebusan Labu Siam (Sechium Edule) Terhadap Tekanan Darah Ibu Hamil dengan Hipertensi di TPMB Diana Munzir Way Jepara Lampung Timur Adelia Martadila; Cusmarih Cusmarih
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 3 (2024): Volume 6 Nomor 3 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i3.10965

Abstract

ABSTRACT Hypertensive disorders in pregnancy affect up to 8% of all gestations and are the second cause after embolism. Pregnant women with hypertension are prone to developing potentially lethal complications, especially placental abruption, disseminated intravascular coagulation, cerebral hemorrhage, hepatic failure and acute renal failure. Makmur Enny (2020) The increased incidence of hypertension is influenced by several risk factors including gender, family history of high blood pressure, obesity, lack of exercise, consuming excessive salt, stress, and unhealthy lifestyle habits such as smoking and drinking. Management of hypertension can be done by means of pharmacology and non-pharmacology. By way of pharmacology or using hypertension drugs. While non-pharmacological therapy is using complementary therapy. Knowing the Effect of Giving Siamese Pumpkin (Sechium Edule) Decoction on Blood Pressure of Pregnant Women with Hypertension at TPMB Diana Munzir Way Jepara, East Lampung. This study used the Two group pre-post test design method with a sample of 15 people. Data techniques included in the uivariate analysis using the frequency distribution and bivariate analysis using the SPSS program statistical calculations. The results of this study using the Wilcoxon test showed that there was a significant influence between the pretest and posttest, a significance value of 0.000 or 0.05 was obtained, so the hypothesis was not rejected (accepted), or it meant that there was a difference in the pretest and posttest average values in the hypertension classification. There is a significant influence between the Effect of Siamese Pumpkin Decoction (Sechium Edule) on the Blood Pressure of Pregnant Women and Hypertension before and after it is given. It is hoped that it can increase the knowledge of pregnant women for complementary alternatives to lower blood pressure. Keywords: Pregnancy, Hypertension, Chayote  ABSTRAK Gangguan hipertensi pada kehamilan mempengaruhi sampai 8% dari semua masa gestasi dan merupakan penyebab kedua setelah emboli. Ibu hamil dengan hipertensi cenderung mengalami perkembangan komplikasi yang berpotensi mematikan, terutama abrubtion placentae, koagulasi intravaskuler diseminata, pendarahan cerebral, gagal hati dan gagal ginjal Akut. Makmur Enny (2020) meningkatnya kejadian hipertensi dipengaruhi oleh beberapa faktor resiko diantaranya jenis kelamin, adanya Riwayat darah tinggi dalam keluarga, obesitas, kurang olahraga, mengonsumsi garam yang berlebihan, stress, dan kebiasaan hidup yang tidak sehat seperti merokok dan minum-minuman. Penatalaksaanan hipertensi dapat dilakukan dengan cara farmokologi dan non farmokologi. Dengan cara farmakologi atau menggunakan obat-obatan hipertensi. Sedangkan terapi non farmokologi yaitu menggunakan terapi komplementer. Mengetahui Pengaruh Pemberian Rebusan Labu Siam (Sechium Edule) Terhadap Tekanan Darah Ibu Hamil dengan Hipertensi di TPMB Diana Munzir Way Jepara Lampung Timur. Penelitian ini menggunakan metode Two group pre-post test design dengan sample 15 orang. Teknik data termasuk dalam analisis uivariat menggunakan distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan perhitungan statistik program SPSS. Hasil dari penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara pretest dan posttest, didapat nilai signifikansi sebesar 0,000 atau 0.05, sehingga hipotesis tidak ditolak (diterima), atau diartikan terdapat perbedaan nilai rata-rata pretest dan posttest pada klasifikasi hipertensi. Terdapat pengaruh yang signifikan antara Pengaruh Pemberian Rebusan Labu Siam (Sechium Edule) Terhadap Tekanan Darah Ibu Hamil dengan Hipertensi sebelum dan sesudah diberikan. Diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil untuk alternatif menurunkan tekanan darah secara komplementer. Kata Kunci: Hamil, Hipertensi, Labu Siam 
Hubungan Pengetahuan dan Gaya Hidup dengan Kejadian Hipertensi di UPTD Puskesmas Bahagia Bekasi Anita Wulandari; Cusmarih Cusmarih
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 2 (2024): Volume 6 Nomor 2 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i2.10752

Abstract

ABSTRACT Hypertension is a condition in which a person experiences an increase in blood pressure beyond normal limits that can cause pain or death. A person who is said to be hypertensive if blood pressure is more than the normal limit. Hypertension is also referred to as the silent killer where symptoms are often caused such as headaches, palpitations, heaviness in the nape, fatigue, blurred vision, buzzing ears. The purpose of conducting this study was to determine the relationship between knowledge and lifestyle with the incidence of hypertension at UPTD Puskesmas Bahagia Bekasi. Data collection by distributing questionnaire sheets, this research design is descriptive with a cross sectional approach. Based on the results of the analysis of 75 respondents that there were 19 (25.3%) respondents with the most knowledge in hypertension respondents there were 12 (16.0%) respondents, while there were 36 (48.0%) respondents who had the most knowledge in hypertension respondents there were 32 (42.7%) respondents, while there were 20 (26.7%) respondents with the most good knowledge in hypertension respondents there were 13 (17.3%) respondents. The results of the statistical test (chi square test) show that p value = 0.042 or p value a (0.05), so the conclusion is that Ho is rejected and Ha is accepted, which means that there is a relationship between knowledge and the incidence of hypertension.  From the results of this study, it is expected for all patients and continue to check blood pressure regularly and is expected to change a healthy lifestyle. Keywords: Knowledge, Lifestyle, Hypertension  ABSTRAK Hipertensi merupakan kondisi dimana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah melebihi batas normal yang bisa menyebabkan kesakitan ataupun kematian. Seseorang yang dikatakan hipertensi apabila tekanan darah lebih dari batas normal. Hipertensi juga disebut juga sebagai silent killer dimana gejala yang sering ditimbulkan seperti sakit kepala, jatung berdebar-debar, rasa berat pada tengkuk, mudah lelah, pandangan kabur, telinga berdengung. Tujuan dalam melakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan pengetahuan dan gaya hidup dengan kejadian hipertensi di UPTD Puskesmas Bahagia Bekasi. Pengambilan data dengan menyebarkan lembar kuesioner, desain penelitian ini adalah deskriktif dengan pendekatan cross sectional. Berdasarkan hasil analisis 75 responden bahwa ada 19 (25.3%) responden dengan pengetahuan yang kurang terbanyak di reponden hipertensi ada 12 (16.0%) reponden, sedangkan ada 36 (48.0%) responden yang pengetahuan cukup terbanyak di responden hipertensi ada 32 (42.7%) responden, sedangkan ada 20 (26.7%) reponden yang pengetahuannya baik terbanyak di responden  hipertensi ada  13 (17.3%) responden. Hasil dari uji statistic (chi square test) menunjukkan bahwa p value = 0,042 atau p value  a (0,05), jadi kesimpulannya adalah Ho ditolak dan Ha diterima, yang artinya adanya Hubungan Pengetahuan Dengan Kejadian Hipertensi. Dari hasil penelitian ini, diharapkan bagi seluruh pasien dan tetap melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin dan diharapkan untuk merubah pola hidup yang sehat. Kata Kunci: Pengetahuan, Gaya Hidup, Hipertensi